Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Peningkatan Pengetahuan Mayarakat terhadap Pengaruh Paparan Sinar Matahari yang dapat Menyebabkan Kanker Kulit Oktora, MetaZulyati; Haiga, Yuri; Liana, Nana
Abdika Sciena Vol 1 No 2 (2023): JURABDIKES Volume I No 2, Desember 2023
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/jurabdikes.v1i2.105

Abstract

Indonesia termasuk negara tropis dengan paparan sinar matahari sangat tinggi. Paparan sinar  matahari adalah faktor risiko utama keganasan kulit. Tumor ganas kulit terbanyak di Indonesia terutama tipe melanoma. Insiden melanoma di Indonesia sebanyak 1.609 kasus tahun 2020. Angka kematian melanoma lebih tinggi daripada non melanoma karena kejadian invasi ke jaringan sekitar dan penyebaran ke organ lain lebih sering. Biaya pengobatan tumor ganas kulit sangat tinggi karena pengobatan tindakan pembedahan membutuhkan estetika untuk meminimalkan jaringan parut. Selain itu angka kejadian rekurensi cukup tinggi sehingga terjadi peningkatan biaya pengobatan. Oleh karena itu dibutuhkan pencegahan dan edukasi agar insiden kasus tumor ganas kulit menurun. Edukasi terutama pengetahuan tentang gejala kulit seperti tahi lalat, papul atau plak yang berisiko berlanjut menjadi keganasan serta cara-cara pencegahan.
Gambaran Gangguan Neuropati Perifer dengan Menggunakan Metode Brief Peripheral Neuropathy Screen (BPNS) pada Pasien HIV/AIDS di RSUP Dr. M. Djamil Padang Haiga, Yuri; Efriza, Efriza; Izmi, Chintya Nur
Health and Medical Journal Vol 6, No 3 (2024): HEME September 2024
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33854/heme.v6i3.1595

Abstract

Latar Belakang: Neuropati perifer merupakan salah satu komplikasi neurologi pada HIV/AIDS. HIV/AIDS dengan neuropati perifer merujuk pada distal symmetrical sensory polyneuropathy (DSPN) yang disebabkan oleh virus HIV itu sendiri dan antiretroviral toxic neuropathy (ATN) disebabkan dari penggunaan obat antiretroviral. Tujuan: Untuk mengetahui gambaran gangguan neuropati perifer dengan menggunakan metode Brief Peripheral Neuropathy Screen (BPNS) pada pasien HIV/AIDS di RSUP. Dr. M. DJamil Padang. Metode: Ruang lingkup penelitian ini adalah penyakit saraf dan ilmu penyakit dalam. Penelitian dilakukan di RSUP. Dr. M. Djamil Padang bulan Agustus 2023 sampai September 2023. Jenis penelitian adalah deskriptif kategorik, dengan jumlah populasi 62 pasien yang terinfeksi HIV/AIDS di Poliklinik VCT RSUP. Dr. M. Djamil Padang dengan melakukan wawancara dan pemeriksaan klinis berdasarkan kuisioner BPNS. Analisa data dan pengolahan data menggunakan komputerisasi program SPSS versi IBM 24. Hasil: Hasil penelitian ini terdapat 68 orang pasien HIV/AIDS di RSUP. Dr. M. DJamil dengan usia terbanyak pada usia 26-45 yaitu 44 orang (64.7%), jenis kelamin laki-laki yaitu 58 orang (85.3%), status bekerja yaitu 53 orang (77.9%), lama terapi ARV >1 tahun yaitu 43 orang (63.2%), jenis terapi lamivudin yaitu 58 orang (85.3%), menurut kriteria BPNS berdasarkan keluhan subjektif yaitu grade 0 (normal) sebanyak 43 orang (63.2%), sensibilitas getar yaitu grade 0 (normal) sebanyak 65 orang (95.6%), reflek tendon dalam yaitu menurun sebanyak 41 orang (60.3%), sehingga dari interpretasi BPNS neuropati perifer yaitu 19 orang (27,9 %) dan tidak dengan neuropati (normal) yaitu 49 orang (72,1%). Kesimpulan: Angka Kejadian neuropati perifer terbanyak pada usia dewasa 23-45 tahun, jenis kelamin laki-laki, status bekerja, menggunakan terapi ARV >1 tahun, jenis terapi ARV dominan adalah Lamivudin.
HUBUNGAN GANGGUAN FUNGSI KOGNITIF DENGAN KADAR CD4 PADA PASIEN HIV/AIDS DI RSUD DR.M.DJAMIL PADANG Najma Salsabila Bustari; Yuri Haiga; Vina Tri Septiana
Nusantara Hasana Journal Vol. 4 No. 3 (2024): Nusantara Hasana Journal, August 2024
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v4i3.1208

Abstract

Background : Cognitive impairment as found in patients with CD4 levels below 200 / ul is one of the risk factors for impaired cognitive function in HIV / AIDS patients. Objective: To determine the relationship between impaired cognitive function and CD4 levels in HIV/AIDS patients at Dr. M. Djamil Padang Hospital. Method: The scope of this research is neuroscience and internal medicine. The study will be conducted in June - September 2023. This type of research is observational analytics. The affordable population in the study was HIV/AIDS patients at Dr. M. Djamil Padang Hospital as many as 51 samples with consecutive sampling techniques. Univariate data analysis was presented in the form of frequency distribution and bivariate analysis using the kruskall-wallis test, data processing using computerized IBM version 25.0 of the SPSS program. Results: The most age was 25-49 years, which is 40 people (78.4%), the highest level of education is high schoo l/ vocational school, which is 25 people (49.0%), the most gender is male, which is 47 people (92.2%), the most CD4 levels are medium, namely 23 people (45.1%), the most cognitive function disorders are normal, namely 25 people (49.0%), and there is a relationship between impaired cognitive function and CD4 levels in HIV/AIDS patients at Dr. M. Djamil Padang Hospital (p = 0.000). Conclusion: The most age was 25-49 years, the highest level of education is high school / vocational school, the most gender is male, the most CD4 levels are medium, the most cognitive function disorders are normal and there is a relationship between cognitive function disorders and CD4 levels in HIV / AIDS patients at Dr. M. Djamil Padang Hospital
Langkah Awal, Harapan Baru: Peningkatan Kesadaran Kanker di Nagari Sungai Gayo Lumpo Oktora, Meta Zulyati; Anggraini, Debie; Haiga, Yuri; Nurwiyeni; Liana, Nana; Putriyuni, Anandia; Aliefia, Desi
Abdika Sciena Vol 2 No 2 (2024): JURABDIKES Volume 2 No 2, Desember 2024
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/jurabdikes.v2i2.197

Abstract

Latar belakang: Kanker merupakan permasalahan kesehatan global yang berdampak signifikan terhadap angka kematian dan kualitas hidup penderitanya. Di Indonesia, peningkatan kejadian kanker diiringi dengan keterbatasan informasi mengenai gejala awal dan faktor risiko, terutama di daerah dengan akses kesehatan yang terbatas. Di Nagari Sungai Gayo Lumpo, masyarakat menghadapi tantangan tersebut karena kurangnya pemahaman mengenai pencegahan dan deteksi dini kanker. Tujuan: Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat Nagari Sungai Gayo Lumpo mengenai kanker melalui penyuluhan interaktif, sehingga dapat mendorong tindakan deteksi dini dan pencegahan secara proaktif. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 6 Agustus 2024 di kantor Wali Nagari dengan melibatkan 37 peserta. Metode penyuluhan interaktif menggunakan media visual seperti banner, poster, dan leaflet, serta dilengkapi dengan sesi diskusi, tanya jawab, dan simulasi pemeriksaan awal. Materi edukasi disusun berdasarkan referensi ilmiah dan data terkini mengenai kanker, sehingga informasi yang disampaikan dapat dipertanggungjawabkan. Kesimpulan: Evaluasi melalui diskusi dan wawancara singkat menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai faktor risiko, gejala awal, dan pentingnya deteksi dini kanker. Peserta mengapresiasi pendekatan interaktif dan mengusulkan agar kegiatan serupa dilakukan secara berkala, dengan penambahan program pemeriksaan kesehatan oleh tenaga medis untuk mendukung deteksi dini.
GAMBARAN KUALITAS TIDUR PASIEN HIV/AID DENGAN GANGGUAN NEUROPATI PERIFER DI RSUP Dr. M. DJAMIL PADANG Milzam Radifan Akridhol; Yuri Haiga; Nilas Warlem
Nusantara Hasana Journal Vol. 4 No. 12 (2025): Nusantara Hasana Journal, May 2025
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v4i12.1460

Abstract

Human Immunodeficiency Virus is a type of virus that infects human immunity, namely white blood cells, which results in a decrease in the human immune system, causing AIDS. Acquired Immunodeficiency Syndrom is a group of disease symptoms that arise due to a decrease in the immune system due to HIV infection. The current effective therapy for HIV/AIDS patients is antiretroviral. Efavirenz is an antiretroviral drug that often causes neuropsychiatric side effects, one of which is sleep disturbance. To determine the description of sleep quality in HIV / AIDS patients with Peripheral Neuropathy Disorders at Dr. M. Djamil Padang Hospital. The scope of this research is neurology and internal medicine. This study was conducted at Dr. M. Djamil Padang Hospital in March 2024 to November 2024.This study was conducted using a categorical descriptive method. using primary data. The target population of this study were all HIV/AIDS-infected patients with Peripheral Neuropathy Disorders at the VCT Polyclinic of Dr. M Djamil Padang Hospital who were given the PSQI questionnaire. The number of samples in this study were 63 with total sampling technique. Univariate data analysis is presented in the form of frequency distribution. Data processing using the computerized SPSS program IBM version 25. The results of this study showed that most HIV/AIDS patients aged 26-35 years were 30 patients (47.6%). The most gender was male patients, 55 patients (87.3%). The most common occupation was self- employed, namely 22 patients (34.9%). The number of HIV/AIDS patients with sleep quality disorders was 60 patients (95.2%), and many patients used efavirenz, 57 patients (90.5%). HIV/AIDS patients were mostly aged 26-35 years, male, self-employed, had sleep disturbances and used efavirenz.
HUBUNGAN NEUROPATI PERIFER DENGAN KADAR CD4 PADA PASIEN HIV/AIDS YANG MENDAPAT TERAPI ANTIRETROVIRAL DI RSUP DR. M. DJAMIL PADANG Dwitri Achda Ichromi; Yuri Haiga; Dhina Lydia Lestari
Nusantara Hasana Journal Vol. 5 No. 1 (2025): Nusantara Hasana Journal, June 2025
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peripheral neuropathy is damage to the nerves that transmit signals in the brain and spinal cord. Peripheral neuropathy is a common condition that occurs in HIV/AIDS patients who have taken antiretroviral drugs. HIV/AIDS patients will experience decreased CD4 levels due to a weakened immune system. This research objective to determine the relationship between peripheral neuropathy disorders and CD4 levels in People With HIV/AIDS (PLWHA) with antiretroviral therapy at Dr. M. Djamil Padang General Hospital. The fields of internal medicine and neurology are the focus of this study. This study was conducted in November 2024. This study is a categorical comparative analysis. The accessible study population is all PLWHA who receive antiretroviral treatment at Dr. M. Djamil Padang General Hospital who have peripheral neuropathy problems. A total of 49 people were sampled using sequential sampling techniques. Frequency distribution is used to show univariate data analysis, while the chi-square test is used for bivariate analysis. IBM 26.0 is a computerized SPSS application used for data processing. Most patients had category III CD4 levels, namely 31 people (63.3%), experienced mild peripheral neuropathy disorders, namely 43 people (87.8%), received TLD ARV drugs as many as 37 people (75.5%). There was a relationship between CD4 levels and peripheral neuropathy disorders in People With HIV/AIDS (PLWHA) with antiretroviral therapy (p = 0.034). There was no relationship between CD4 levels and peripheral neuropathy disorders in People With HIV/AIDS (PLWHA) with antiretroviral therapy at Dr. M. Djamil Padang General Hospital (p= 0.300). There was a relationship between peripheral neuropathy disorders and CD4 levels and no relationship between ARV types and peripheral neuropathy disorders in People With HIV/AIDS (PLWHA) with antiretroviral therapy at Dr. M. Djamil Padang General Hospital.
SKRINING KADAR GLUKOSA DAN KOLESTEROL DARAH PADA CALON JEMAAH HAJI SEBAGAI UPAYA DETEKSI DINI PENYAKIT METABOLIK Anggraini, Debie; Haiga, Yuri; Adelin, Prima
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 2 (2025): April
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i2.2219

Abstract

Penyakit metabolik seperti diabetes melitus dan dislipidemia merupakan masalah kesehatan yang umum dijumpai pada lansia dan memiliki potensi komplikasi serius, terutama saat melaksanakan ibadah haji yang menuntut ketahanan fisik tinggi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk melakukan skrining kadar glukosa dan kolesterol darah sebagai upaya deteksi dini penyakit metabolik pada calon jemaah haji. Kegiatan dilaksanakan di RSU Aisyiyah Padang dengan metode consecutive sampling terhadap 46 peserta yang telah terdaftar sebagai calon jemaah haji tahun 2024–2025. Pemeriksaan dilakukan menggunakan metode enzymatic colorimetric assay dari darah vena. Hasil menunjukkan bahwa 11 peserta (23,9%) mengalami hiperglikemia dan 21 peserta (45,7%) mengalami hiperkolesterolemia, dengan distribusi usia terbanyak pada kelompok 60–74 tahun (52,1%). Temuan ini menegaskan perlunya deteksi dan intervensi dini terhadap gangguan metabolik pada kelompok risiko tinggi seperti calon jemaah haji usia lanjut. Kegiatan ini juga memberikan edukasi tentang pentingnya kontrol metabolik dan gaya hidup sehat guna menunjang pelaksanaan ibadah yang aman dan optimal. Dengan demikian, skrining laboratorium sederhana ini menjadi strategi promotif-preventif yang penting dalam pembinaan kesehatan haji.
KORELASI AKTIFITAS FISIK DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BAITURRAHMAH PADANG Yusti Siana; Yuri Haiga; Mhd Nurhuda; Dian Puspita; M. Syaikhan Azzamul Khair
Nusantara Hasana Journal Vol. 5 No. 2 (2025): Nusantara Hasana Journal, July 2025
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v5i2.1565

Abstract

Obesity is an excessive accumulation of fat in all body tissuesevenly which results in health problems and causes various diseases such as hypertension, diabetes, and heart attack. A person who is said to be obesity can be done by measuring the Body Mass Index (BMI). Lack of physical activity is oneof the factors that increase the risk of obesity. The intensity of physical activity performed will affect body weight, depending on the weight and lightness of the physical activity performed. The purpose of this study to discover the correlation physical activity towards occurrence of obesity in medical students of, Baiturrahmah University, Padang. This research involved the field of public health and internal medicine. This type of research is analytic correlation with cross sectional design. This research was conducted in March-December 2022 at the Faculty of Medicine, Baiturrahmah University Padang. The population in this research is medical students, Baiturrahmah University Padang with 29 samples. Data analysis is univariate displayed with frequency distribution tables and bivariate analysis by using chi-square test with SPSS version 23.0 program. The result of this research showed, the average age of students was 21.17 ± 0.85 years; weight 88.66 ± 10.14 kg ; height 164.66 ± 8.00 cm; as manyas 58.6% are woman, as manyas 69.0% are with moderate activity, 79.3% had obesity I, 73.9% are obesity I with moderate activity and there was no correlation between physical activity toward the occurrence of obesity in medical students, Baiturrahmah University Padang (p = 0.222). There is no correlation between physical activity toward occurrence of obesity in medical students, Baiturrahmah University Padang.  
PERAN SKRINING HEMATOLOGI RUTIN DALAM DETEKSI DINI KOMPLIKASI PADA PASIEN STROKE DI WILAYAH KERJA RSI SITI RAHMAH PADANG Humaira, Zikra; Anggraini, Debie; Adelin, Prima; Haiga, Yuri
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 4 (2025): Agustus
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i4.2924

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk menerapkan skrining hematologi rutin pada pasien stroke di wilayah kerja RSI Siti Rahmah Padang guna mendeteksi komplikasi dini dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Metode pengabdian yang digunakan adalah intervensi komunitas klinis selama enam bulan (Agustus–Desember 2024) dengan melibatkan tim multidisipliner dan menggunakan consecutive sampling pada pasien stroke iskemik dan hemoragik yang menjalani perawatan rawat inap maupun rawat jalan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa dari 22 pasien yang diskrining, 45% mengalami leukositosis, 23% anemia, dan 5% trombositopenia, sedangkan 32% pasien tidak menunjukkan kelainan hematologi. Temuan ini menegaskan pentingnya skrining hematologi berkala untuk mendeteksi komplikasi seperti stroke-associated pneumonia, anemia yang mempengaruhi perfusi serebral, dan risiko transformasi hemoragik, sehingga memungkinkan intervensi medis yang cepat dan tepat. Simpulan pengabdian ini adalah integrasi skrining hematologi rutin dalam alur klinis stroke memberikan kontribusi signifikan dalam deteksi dini komplikasi dan peningkatan outcome pasien stroke di RSI Siti Rahmah Padang. Kata Kunci: Stroke, Skrining Hematologi, Komplikasi Dini, Leukositosis, Anemia
INTENSITAS NYERI PADA ARTHRITIS: TINJAUAN SISTEMIK LITERATUR Birman, Yuliza; Nirwana, Putri Sinthya; Haiga, Yuri
Nusantara Hasana Journal Vol. 5 No. 3 (2025): Nusantara Hasana Journal, August 2025
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v5i3.1638

Abstract

Arthritis is an inflammation of the joints characterized by pain as the main symptom. The most common types are osteoarthritis (OA), rheumatoid arthritis (RA), and gout arthritis (GA). One way to assess the intensity of pain is by using the Visual Analogue Scale (VAS). This study is a systematic literature review aimed at reviewing the differences in pain intensity among types of arthritis based on previous studies. The results show that pain intensity in RA is classified as mild to moderate (VAS ±3.4), OA is moderate to severe (VAS 4–6), and GA is severe during the acute phase (VAS 7–9). Factors such as age, gender, and psychological conditions also influence pain perception. Understanding this is essential to support appropriate management and improve the quality of life for patients.