Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Edukasi Tiga Ancaman Dasar Kesehatan Reproduksi Remaja (TRIAD KRR) Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Kesehatan Reproduksi Remaja Idha Farahdiba; Rahman, Nur Indah Noviyanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pendampingan Tiga Ancaman Dasar Kesehatan Reproduksi Remaja (TRIAD KRR) diberikan dengan tujuan untuk meningkatkan penegtahuan remaja tentang kesehatan reproduksi dan TRIAD KRR. Kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari Program Matching Fund Kedaireka Tahun 2023 dengan judul Strategi Pencegahan Pernikahan Anak BRILLIANT (Bersama Remaja Peduli Kesehatan) Melalui Optimalisasi Layanan Kesehatan Dan Profil Pelajar Pancasila Sebagai Budaya Sehat Berbasis Sekolah di Kalimantan Utara. Adapun mitra pada kegiatan ini adalah DPPPAPPKB Provinsi Kalimantan Utara, Dinas Pendidikan Cabang Nunukan, Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan, DSPPPAPPKB Kab. Nunukan, dan SMAN 1 Nunukan. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari pada tanggal 29-30 Agustus 2023. Peserta kegiatan ini adalah siswa-siswi SMAN 1 Nunukan sebanyak 60 orang. Hasil pendampingan yang telah dilakukan menunjukkan peningkatan pengetahuan yang positif dari 65,5% menjadi 81,6%.
PENGUATAN PENGETAHUAN KADER DALAM MENDAMPINGI IBU HAMIL PADA SITUASI BENCANA YANG DIPICU PERUBAHAN IKLIM Padlilah, Rahmi; Farahdiba, Idha; Umami, Nurrahmi
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 5 NOMOR 1 TAHUN 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v5i1.6301

Abstract

Attention, protection, and fulfillment of the needs of pregnant women during natural disasters must be provided in a specific and different manner compared to the general public or other disaster victims. Pregnant women affected by natural disasters will experience physical weakness as well as heightened concerns. In a disaster situation, pregnant women may experience stress, which will undoubtedly impact their pregnancy condition. In facing natural disasters, community involvement, such as that of cadres and community leaders, is very important. Due to the limitations of medical personnel, the involvement of cadres in supporting pregnant women is highly expected. Cadres, as part of the community, are individuals who are closely connected with pregnant women and also serve as drivers of public health development. The purpose of the community service is to increase the knowledge of cadres in accompanying pregnant women during disaster situations through education provided to the cadres in Kalampising Village, Lumbis District, Nunukan Regency, North Kalimantan Province. The participants in this activity numbered 15 people. The community service activity involved providing education about the role of cadres in accompanying pregnant women during disaster situations. The media used included PowerPoint, leaflets, and posters. The activity was held on Thursday, July 18, 2024, from 14:00 to 17:00 Wita, consisting of an opening and introduction, delivery of material, a question-and-answer session, and evaluation. The education provided new knowledge to the cadres, with the evaluation results showing that 86% of the cadres had good knowledge of the role of cadres in accompanying pregnant women during disaster situations.
Respon Psikologis dan Kesiapan Persalinan Ibu Hamil Usia Remaja di Wilayah Pesisir Idha Farahdiba; Nur Aisyah Laily; Annisa Eka Permatasari; Yoan Putri Praditia Susanto; Noviyani Hartuti
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.412

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kondisi psikologis dan kesiapan persalinan pada ibu hamil usia remaja di wilayah Pesisir. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian adalah 34 ibu hamil usia remaja yang berada di Kecamatan Tarakan Timur, Kota Tarakan, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur aspek psikologis (kecemasan, stres, kepercayaan diri, kesiapan mental dan stabilitas emosional) dan kesiapan persalinan (pengetahuan, perencanaan persalinan, kesiapan fisik dan mental). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada respon psikologis pada kategori tinggi untuk aspek rasa takut sebanyak 18 orang (52,94%), kesiapan mental sebanyak 17 orang (50%) dan stabilitas emosional sebanyak 17 orang (50%). Kategori sedang pada aspek kecemasan sebanyak 23 orang (67,65%), dan stress psikologis sebanyak 19 orang (55,88%). Sedangkan untuk aspek kepercayaan diri terdapat jumlah yang sama pada kategor sedang dan tinggi yaitu masing-masing sebanyak 15 orang (44,12%). Terkait kesiapan persalinan, sebagian besar responden menunjukkan kesiapan dalam hal pengetahuan sebanyak 18 orang (52,94%), perencanaan persalinan sebanyak 24 orang (70,59%), dan dukungan sosial sebanyak 20 orang (58,82%), namun masih terdapat kekurangan dalam kesiapan fisik dan mental sebanyak 18 orang (52,94%). Penelitian ini menyarankan perlunya program edukasi dan pendampingan yang lebih intensif untuk meningkatkan kesiapan fisik dan mental ibu hamil usia remaja dalam menghadapi persalinan.
PENINGKATAN PENGETAHUAN WANITA USIA SUBUR (WUS) TENTANG KELUARGA BERENCANA Laily, Nur Aisyah; Permatasari, Annisa Eka; Johan, Reza Bintangdari; Umami, Nurrahmi; Farahdiba, Idha
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Kesehatan (JUPKes) Edisi Desember 2022
Publisher : STIKes Santa Elisabeth Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52317/

Abstract

Pengetahuan tentang keluarga berencana (KB) merupakan hal yang esensial bagi wanita usia subur yang telah menikah. Informasi tentang KB penting dalam mendukung penentuan keputusan reproduksi secara mandiri oleh wanita. Perlu dilakukan penyuluhan atau pendidikan kesehatan sebagai upaya peningkatan pengetahuan tentang keluarga berencana sehingga minat WUS dalam menggunakan kontrasepsi juga meningkat. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat khususnya wanita usia subur yang telah menikah tentang pentingnya program keluarga berencana di Kelurahan Pantai Amal Kota Tarakan. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada 35 wanita usia subur. Sebelum dilakukan penyuluhan, peserta masih belum mengetahui terkait tentang jenis-jenis kontrasepsi dan manfaatnya. Setelah dilakukan penyuluhan peserta memahami tentang keluarga berencana. Pelaksanaan kegiatan berjalan lancar dan baik. Peserta juga sangat antusias saat sesi diskusi dengan pemateri. Adanya kegiatan penyuluhan ini diharapkan tidak hanya terjadi peningkatan pengetahuan tapi juga dapat memotivasi peserta menjadi akseptor KB.
Efektifitas prenatal massage terhadap penurunan nyeri punggung pada kehamilan trimester III Di RSUD Malinau Frensida, Frensida; Yulianti, Ika; Farahdiba, Idha
Avicenna : Journal of Health Research Vol 8, No 2 (2025): OKTOBER
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/avicenna.v8i2.1602

Abstract

Latar belakang: Ketidaknyamanan pada kehamilan muncul akibat dari perubahan adaptasi fisiologis. Nyeri punggung merupakan salah satu ketidaknyamanan yang paling umum dirasakan oleh ibu hamil trimester III. Ibu hamil trimester III yang melakukan ANC di poliklinik kandungan RSUD Malinau, Kabupaten Malinau Kalimantan Utara, 89 orang mengalami nyeri punggung. Tujuan penelitian: Untuk menilai efektifitas Prenatal Massage terhadap penurunan nyeri pungung pada ibu hamil trimester III di RSUD Malinau. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah pre experiment dengan menggunakan uji statistic non parametrik dengan Wilcoxon. Rancangan penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah one group pretest post-test design. Subjek diobservasi sebelum diberikan Prenatal Massage. Pemberian Prenatal Massage 1 kali selama 40 menit dengan menggunakan teknik effleurage, petrisage,accupresure dan love kneading, kemudian diobservasi lagi setelah 30 menit. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Ibu Hamil Trimester III yang melakukan kunjungan antenatal ke poliklinik kandungan RSUD pada bulan Mei-Juni 2024. Pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling yaitu hanya ibu hamil yang memenuhi kriteria saja yang dijadikan sampel. Jumlah sampel dalam penelitian ini 30 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini, variabel independent  yaitu prenatal massage dengan menggunakan lembar observasi dan variabel independent yaitu penurunan nyeri punggung menggunakan skala nyeri Numeric Rating Scale (NRS). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan ada perubahan tingkat nyeri sebelum dan sesudah dilakukan Prenatal Massage yaitu terjadi penurunan tingkat nyeri dengan nilai rata-rata 2,67. Uji Hipotesis didapatkan Asymp. Sig. (2-tailed)= <0,001. Hasil penelitian tingkat efektifitas pemberian Prenatal Massage dalam penurunan nyeri punggung yaitu terdapat perbedaan nyeri sebelum dan setelah pemberian intervensi dengan menunjukkan p-value=0.001<α(0.05). Simpulan: Kesimpulan dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Prenatal Massage efektif mengurangi keluhan nyeri punggung pada ibu hamil Trimester III di RSUD Malinau.
Potensi asuhan komplementer berbasis kearifan lokal jus kurma tarap terhadap peningkatan hemoglobin Ibu hamil di Kota Tarakan Imas Andini, Nenden; Yulianti, Ika; Farahdiba, Idha
Avicenna : Journal of Health Research Vol 8, No 2 (2025): OKTOBER
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/avicenna.v8i2.1603

Abstract

Latar belakang: Ibu hamil berisiko mengalami kekurangan gizi. Gangguan gizi pada ibu hamil meliputi anemia, pertambahan berat badan yang kurang, dan gangguan pertumbuhan janin. Prevalensi anemia di Indonesia meningkat, dengan 48,9% ibu hamil mengalami anemia, terutama di provinsi Kalimantan Utara dan Kota Tarakan. Anemia dapat menyebabkan komplikasi seperti solusio plasenta, kelahiran prematur, dan kematian ibu. Kadar hemoglobin bisa ditingkatkan dengan konsumsi tablet fe dan makanan bergizi seperti kurma dan biji buah tarap. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memastikan manfaat jus kurma tarap dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil. Tujuan penelitian: Mengetahui adanya potensi olahan Jus Kurma Tarap terhadap peningkatan Hb pada ibu hamil di Kota Tarakan. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain penelitian pre-test dan post test dengan control group design dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Sampel penelitian sebanyak 20 responden. Dalam kelompok perlakuan diberikan jus kurma tarap kombinasi dengan tablet tambah darah selama 7 hari. Alat ukur dalam penelitian ini menggunakan alat pengukur kadar hemoglobin. Hasil: Hasil analisa bivariat menunjukkan analisis uji Paired Samples Test dengan p value sebesar 0,000>0,05 maka Ha  diterima dan Ho ditolak, sehingga ada potensi jus kurma tarap terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil di Kota Tarakan. Simpulan: penelitian menunjukkan adanya pengaruh jus kurma tarap terhadap peningkatan kadar Hb pada ibu hamil
PERBANDINGAN KEPUASAN AKSEPTOR TERHADAP PENGGUNA KONTRASEPSI IMPLAN DAN IUD DI PUSKESMAS KARANG REJO KOTA TARAKAN Ameylia Miranda Maulydia; Rizky Vaira; Idha Farahdiba
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 14 No 2 (2025): Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kebidanan.v14i2.3016

Abstract

Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) seperti implan dan intrauterine device (IUD) dinilai lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan. Namun, tingkat penggunaan MKJP masih tergolong rendah dibandingkan metode kontrasepsi jangka pendek, yang disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah tingkat kepuasan akseptor terhadap metode yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kepuasan akseptor pengguna kontrasepsi implan dan IUD di Puskesmas Karang Rejo, Kota Tarakan, dengan meninjau beberapa aspek pelayanan seperti keandalan tenaga kesehatan, keterukuran prosedur, jaminan keamanan, empati, serta kecepatan respons pelayanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel terdiri dari 70 responden yang dipilih secara purposive sampling, masing-masing 35 pengguna implan dan 35 pengguna IUD. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa median tingkat kepuasan pengguna IUD adalah 94, sedangkan pengguna implan sebesar 91, dengan nilai p=0,810 yang menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan. Meskipun demikian, secara deskriptif, pengguna IUD menunjukkan kecenderungan tingkat kepuasan yang lebih tinggi. Temuan ini memberikan gambaran penting bagi penyedia layanan KB untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya dalam pemberian informasi, keterlibatan komunikasi yang aktif, dan sikap empatik terhadap akseptor.
The Effectiveness of Giving Sutarma Nutritious Drink "Date Tarap Milk" on Increasing Upper Arm Circumference of Pregnant Women Yulianti, Ika; Lewuk, Maria Ulfanti Uhle; Ariyanti, Ririn; Noviani, Doris; Farahdiba, Idha
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No 6 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6i6.4020

Abstract

Chronic Energy Deficiency (CED/ kekurangan energi kronik / KEK) must be overcome by increasing adequate nutrient intake. The additional nutritional intake that can be provided is by utilizing local wisdom from Kalimantan, namely tarap fruit seeds which have nutritional content such as protein, carbohydrates, fats, and vitamins combined with dates in an innovation "SUTARMA". The purpose of this study is to find out the benefits of giving Sutarma nutritious drink "Date Tarap Milk" can increase the upper arm circumference (lingkar lengan atas/LILA) in pregnant women at the Karang Rejo Health Center. This research method is a quasi-experimental quantitative research with a one-group pretest posttest design. The research sample used was 15 pregnant women. This research was conducted in the work area of the Karang Rejo Health Center. This study provides Sutarma intervention for 15 days with a frequency of 1 time a day. And based on descriptive analysis, the average value of the LILA pre-test before the administration of Sutarma to pregnant women was 21.7 cm and the post-test of LILA after the administration of Sutarma for 15 days was 23.1 cm, and the average increase in LILA in mothers was 1.3 cm. Based on the statistical test using paired samples t-test in the output table of t-test results, a significant value of p-value is obtained. 0.000, which means that the p-value < 0.05. Thus, Ho was rejected and H1 was accepted. Thus, it can be concluded that the administration of Sutarma's nutrient-dense drink "Susu Tarap Kurma" is effective and significant in increasing LILA in pregnant women at the Karang Rejo Health Center.
ASUHAN KEBIDANAN KOMUNITAS GERIMIS PAGI (GERAKAN IBU HAMIL SEHAT, PENCEGAHAN IBU HAMIL DENGAN RESIKO TINGGI ANEMIA) Lestary, Tanti Tri; Umami, Nurrahmi; Farahdiba, Idha; Permatasari, Annisa Eka
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.31276

Abstract

Kehamilan merupakan salah satu kondisi rentan bagi kaum perempuan terhadap kekurangan zat besi. Kekurangan zat besi mempengaruhi proses perkembangan janin dan pertumbuhan berbagai organ tubuh selama proses kehamilan. Pada saat hamil, tubuh ibu memerlukan zat besi untuk membantu pembentukan sel darah merah dan transportasi oksigen ke tubuh. Kebutuhan zat besi meningkat karena peningkatan volume darah, kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia pada ibu hamil. Kegiatan pegabdian masyarakat GERIMIS PAGI bertujuan untuk memberikan edukasi terhadap masyarakat khususnya ibu hamil dalam mengatasi masalah kesehatan yang berhubungan anemia menggunakan pendekatan asuhan kebidanan. Kegiatan ini dilaksanakan pada rabu 6 Desember 2023, metode yang di gunakan dalam kegiatan penyuluhan dan pelatihan kepada masyarakat yang sasarannya adalah ibu hamil yang berjumlah 20 orang yang pelaksanaannya dilakukan selama 1 hari. Hasil kegiatan pegabdian dimana ibu hamil memiliki pengetahuan tentang anemia dan cara pengolahan makanan yang tepat untuk memenuhi nutrisi selama kehamilan,serta adanya sikap positif dan mampu melakukan secara mandiri pengolahan makanan yang baik di rumah.
EDUKASI PENGENALAN DAN PENANGANAN TANDA-TANDA BAHAYA KEHAMILAN DAN ALUR RUJUKAN PERSALINAN PADA IBU HAMIL DAN KELUARGA DI WILAYAH PESISIR Farahdiba, Idha; Susanti, Susanti; Permatasari, Annisa Eka; Johan, Reza Bintangdari; Prasetyo, Yogho; Siregar, Eka Darmayanti Putri
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.44347

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) masih menjadi permasalahan serius di Indonesia, termasuk di Kota Tarakan yang menunjukkan peningkatan kasus pada tahun 2023, terutama disebabkan oleh komplikasi seperti perdarahan. Salah satu faktor penyebab tingginya AKI adalah kurangnya pengetahuan ibu hamil mengenai tanda bahaya kehamilan dan alur rujukan yang tepat. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Tarakan tahun 2024, Puskesmas Juata tercatat memiliki cakupan kunjungan kehamilan K1 dan K4 terendah di kota tersebut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ibu hamil dan keluarganya di wilayah pesisir, khususnya di Kelurahan Juata Laut, tentang tanda bahaya kehamilan dan alur rujukan persalinan melalui edukasi yang interaktif dan kontekstual. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi dengan ceramah, diskusi kelompok, dan penggunaan media edukatif seperti poster dan leaflet, serta evaluasi melalui post-test. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 86% ibu hamil memiliki pengetahuan yang baik tentang tanda bahaya kehamilan, sementara 71% memahami alur rujukan persalinan. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukasi yang partisipatif dan kontekstual efektif dalam meningkatkan kesadaran ibu hamil di daerah pesisir. Edukasi yang berkelanjutan sangat penting dilakukan secara rutin untuk mendukung kesiapan persalinan yang aman dan menurunkan risiko kematian ibu.