Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Nasihat Guru Kepada Murid dalam Kitab Washoya Al Aba Lil Abna Karya Syekh Muhammad Syakir dan Korelasinya Terhadap Nasihat Orang Tua Betawi Irfan, Ahmad; Ayuhan, Ayuhan; Setiady, Dicky
MISYKAT AL-ANWAR JURNAL KAJIAN ISLAM DAN MASYARAKAT Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : Faculty of Islamic Studies, University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/ma.9.1.111-118

Abstract

The decline in students’ moral conduct toward teachers and parents has become a critical issue in contemporary Islamic education, necessitating a re-examination of ethical sources that shape teacher–student and parent–child relationships. This study employs a library research method by analyzing Washoya Al Aba Lil Abna by Muhammad Syakir and Betawi parental advice through a descriptive-analytical approach. The findings reveal a strong continuity of values between the two sources, particularly regarding four key principles: the equal moral status of teachers and parents as authoritative figures, the importance of seeking the riḍā (approval) of teachers and parents, the obligation to adorn knowledge with noble character, and the encouragement of self-improvement through personal effort rather than reliance on the prestige of teachers or family lineage. These findings affirm that Betawi parental advice reflects ethical values aligned with the teachings of Sheikh Muhammad Syakir and remains relevant for reinforcing students’ foundations of adab in the contemporary era. This study contributes to the development of an Islamic education model grounded in local wisdom, making Islamic education more closely connected to students’ everyday lives.
Penerapan Metode Tadabbur Ayat Untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Pada Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadits Materi Akhlak Mulia di Kelas XI MAS Al Kalam Langkat Irfan, Ahmad; Usmaidar, Usmaidar; Ridha, Zaifatur
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2771

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode tadabbur ayat serta peningkatannya terhadap pemahaman siswa pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadits materi akhlak mulia di kelas XI MAS Al Kalam Langkat. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman siswa yang ditunjukkan oleh persentase ketuntasan belajar yang masih di bawah kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran (KKTP). Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 22 siswa kelas XI MAS Al Kalam Langkat tahun ajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode tadabbur ayat dapat meningkatkan pemahaman siswa secara signifikan. Nilai rata-rata siswa pada tahap pra tindakan sebesar 72,32 dengan ketuntasan belajar 54,55%. Pada siklus I meningkat menjadi 77,36 dengan ketuntasan 68,18%, dan pada siklus II meningkat menjadi 84,95 dengan ketuntasan 86,36%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode tadabbur ayat efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadits serta membantu siswa menginternalisasi nilai-nilai akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
Edukasi Akhlak Berpuasa dalam menghadapi Bulan Ramadhan bagi Santri TPQ Al Awfiya Irfan, Ahmad; Setiady, Dicky; Hafani, Ahmad
Al-Khidmah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): Al-Khidmah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STAI Pelabuhan Ratu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51729/al-khidmah.412002

Abstract

Puasa sebagai salah satu ibadah utama dalam Islam tidak hanya memiliki dimensi ritual, tetapi juga mengandung nilai-nilai moral yang bertujuan membentuk akhlak dan pengendalian diri. Namun dalam praktiknya, esensi puasa sering kali tidak kontekstual dengan problematika akhlak dalam kehidupan sehari-hari, sehingga ibadah puasa lebih dipahami sebatas menahan lapar dan dahaga tanpa diiringi dengan internalisasi nilai-nilai moral yang mendalam. Kondisi ini menunjukkan pentingnya upaya edukasi yang mampu menghubungkan makna puasa dengan pembentukan akhlak, khususnya pada anak-anak yang sedang berada dalam tahap pembentukan karakter. Penelitian pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di TPQ Al Awfiya dengan subjek santri usia sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif melalui kegiatan tausiah dan ceramah mengenai akhlak berpuasa serta pembelajaran interaktif dengan pendekatan fun learning by doing. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mengenai fikih puasa sekaligus menanamkan nilai-nilai akhlak yang terkandung di dalamnya melalui aktivitas belajar yang melibatkan partisipasi aktif santri. Kegiatan yang dilaksanakan adalah tausiah akhlakberpuasa dan metode pembelajaran interaktif dengan harapan mampu meningkatkan pemahaman santri mengenai makna puasa serta mendorong mereka untuk merefleksikan nilai-nilai iman dan ibadah dalam kehidupan sehari-hari. Santri tidak hanya memahami puasa secara kognitif, tetapi juga mulai menyadari pentingnya mengimplementasikan nilai-nilai seperti kesabaran, pengendalian diri, dan sikap saling menghormati dalam hubungan dengan guru, orang tua, dan teman. Dengan demikian, kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran yang kontekstual dan partisipatif dapat menjadi sarana efektif dalam menanamkan nilai-nilai puasa sebagai bagian dari pembentukan akhlak pada anak sejak usia dini.