Claim Missing Document
Check
Articles

Deficit Consumption of Protein and Calcium on Children Aged 2-5 years old in Yogyakarta Indonesia Syagata, Anindhita Syahbi; Dewi, Dian Alifah Kumala; Nugroho, Agung; Fauzia, Faurina Risca; Rohmah, Fayakun Nur; Khairani, Khalisa; Arifah, Siti
Journal of Global Nutrition Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : Ikatan Sarjana Gizi Indonesia (ISAGI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53823/jgn.v4i2.96

Abstract

In Indonesia, stunting cases are estimated to be a problem and some areas are likely to experience stunting due to its high prevalence including Yogyakarta Province. There are several causes of stunting, including a lack of macro and micronutrients. This study has objective to determine the relationship between protein and calcium intake in children aged 2-5 years height. This research was an analytical survey research with a cross-sectional approach. In this study, the primary data was collected using the SQ-FFQ questionnaire to determine the intake of protein and calcium. Stunting was measured using height for age (standard deviation). Subjects were 64 children as respondents and were distributed using a purposive sampling method. The data was processed with the help of SPSS software by performing multiple regression tests. In normal children, they tend to have higher average protein adequacy (111.1±84.5g) than stunted children (25.4±6.3g). Hence, the average calcium intake was 1707,3±1273,88mg in normal children and 291,2±253.8mg in stunted children. The results of the regression test explained that there was a significant relationship between children's height and protein and calcium intake (p<0.05). The relationship between protein and calcium intake with children's height is shown in the percentage of 10.3% and the other 89.7% is explained by variables outside the study. There is a significant relationship between protein and calcium intake with stunting and non-stunted children's height at the age of 2-5 years in Yogyakarta.
Implementasi Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) Fayakun Nur Rohmah; Eka Tiara Febriani
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 5, No 2 (2021): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v5i2.1271

Abstract

Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) merupakan program di masyarakat untuk mencapai target SDG’S pada tahun 2030, mengurangi rasio angka kematian ibu hingga kurang dari 70 per 100.000 kelahiran hidup. Program ini menekankan pemberdayaan masyarakat dalam memantau ibu hamil, melahirkan dan pascapersalinan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana wanita hamil menerapkan setiap komponen P4K.Penelitian deskriptif ini dilakukan di salah satu puskesmas di Kabupaten Sleman. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari semua wanita hamil yang melakukan ANC pada tahun 2020, dengan total 332 wanita hamil. 50 sampel diambil dengan purposive sampling.Hasil penelitian menunjukkan : karakteristik responden berada diantara umur 20-35 tahun. Sebagian besar (58%) berpendidikan menengah dan 72% dari responden tidak bekerja. Dari 50 ibu, 66% diantaranya berstatus multigravida. Sebanyak 68% responden berencana ditolong oleh Bidan, 58% berencana untuk melahirkan di Puskesmas, dengan didampingi oleh suami (62%). Mayoritas Ibu (88%) telah menyiapkan transportasi dan pendonor darah. Sebagian besar diantaranya tidak merencanakan kontrasepsi postpartum (56%) dan tidak memiliki riwayat menggunakan kontrasepsi (62%). Disimpulkan bahwa program P4K belum dilaksanakan secara maksimal oleh ibu hamil.
BESTIE (BELAJAR SEHAT REPRODUKSI & LINDUNGI DIRI) Fayakun Nur Rohmah; Windi Sawitri; Siti Arifah; Dimas Gilang Pradita; Sofiatul Fajara Gita
Bagimu Negeri Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya kasus kekerasan anak di Yogyakarta, serta fakta pendidikan kesehatan reproduksi (kespro) dan pubertas masih tabu, melatarbelakangi kegiatan ini. Analisis situasi di SD Muhammadiyah Karangkajen I dan II menunjukkan materi kespro, khususnya persiapan pubertas, belum disampaikan spesifik dan didukung media memadai. Pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa sekolah dasar mengenai persiapan menghadapi pubertas. Kegiatan PkM ini dilaksanakan di Aula SD Muhammadiyah Karangkajen I dan II, dengan sasaran 112 siswa kelas V. Metode yang digunakan adalah edukasi dua arah: ceramah interaktif, diskusi/tanya jawab dan brainstorming. Media yang digunakan adalah presentasi PowerPoint (PPT) yang dirancang menarik dan sesuai usia. Materi berfokus pada pengenalan pubertas, perubahan fisik, psikis, serta cara menjaga kebersihan organ reproduksi dan batasan diri. Efektivitas kegiatan diukur menggunakan desain pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan sangat signifikan. Persentase siswa berkategori pengetahuan Baik meningkat dari 71% (pre-test) menjadi 88% (post-test). Secara kualitatif, siswa (putra maupun putri) antusias dan aktif berpartisipasi, terbukti dari banyaknya pertanyaan saat diskusi. Metode ceramah interaktif didukung media visual PPT terbukti efektif meningkatkan pemahaman siswa kelas V mengenai kespro dan pubertas. Tingginya partisipasi aktif menunjukkan topik ini sangat relevan bagi siswa, yang memiliki rasa ingin tahu besar namun sering ragu bertanya.
The Relationship Between Husband's Support and Anxiety Level of Primigravida Pregnant Women in Third Trimester at Puskesmas Gamping I, Sleman Yogyakarta Rasidah Rasidah; Fayakun Nur Rohmah
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol. 12 No. 1 (2024)
Publisher : Midwifery Department, Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v12i1.3162

Abstract

The first pregnancy for a mother is one of the crisis periods in her life. This anxiety can arise because of the long period of waiting for birth. To decreases mother’s anxiety level, efforts can be made, with support from the husband such as assistance. Lack of trust and support from husbands can result in pregnant women anxiety. The purpose of this study is to determine the relationship between husband support and the anxiety level of primigravida pregnant women third trimester at Puskesmas Gamping I, Sleman, Yogyakarta. The sampling technique used was Accidental Sampling. The population of all pregnant women who made ANC visits at Puskesmas Gamping I in February 1 to May 30, 2023 which amounted to 213 pregnant women and the sample used was 64 pregnant women. Data sources came from primary and secondary data. Data analysis using Univariate and Bivariate. Results of this study showed that of 64 respondents who filled out the questionnaire, the majority of 50 pregnant women (78.12%) received husband support. There were 56 pregnant women (87.50%) who did not experience anxiety, while as 8 pregnant women (12.50%) experienced mild anxiety. The conclusion of this research there is a relationship between husband's support and anxiety about childbirth in third trimester primigravida pregnant women at Puskesmas Gamping I, Sleman, Yogyakarta.