Claim Missing Document
Check
Articles

PENYUSUNAN REGULASI ANTI KDRT: PENGALAMAN PEREMPUAN PARLEMEN Sartika, Forestya; Mihardja, Eli Jamilah
Jurnal SOMASI (Sosial Humaniora Komunikasi) Vol. 6 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CERED Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/js.v6i2.1385

Abstract

Penelitian ini membahas pengalaman perempuan parlemen dalam penyusunan regulasi anti-KDRT, khususnya terkait implementasi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga. Latar belakang penelitian ini didorong oleh masih tingginya angka kekerasan berbasis gender di Indonesia, meskipun telah ada payung hukum yang melindungi korban. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivis serta desain fenomenologi sosial Alfred Schutz. Pendekatan ini dipilih untuk menggali pengalaman subjektif perempuan anggota DPR RI dalam menghadapi dinamika politik, dominasi budaya patriarki, keterlibatan Perempuan dalam penyusunan regulasi undang-undang serta interaksi sosial dalam proses legislasi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen, yang kemudian dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman personal dan kolektif perempuan parlemen menjadi sumber penting dalam memperjuangkan regulasi anti-KDRT. Kehadiran mereka tidak hanya mengisi kuota keterwakilan, tetapi juga menghadirkan perspektif substantif yang sensitif gender dalam proses politik. Perempuan parlemen menggunakan strategi komunikasi politik, lobi, serta solidaritas lintas partai untuk mendorong legislasi yang lebih berpihak pada korban kekerasan. Penelitian ini menegaskan bahwa realitas politik bersifat konstruktif dan dipengaruhi oleh pengalaman serta intersubjektivitas aktor, sehingga regulasi yang lahir bukan hanya produk hukum, tetapi juga hasil konstruksi sosial yang berakar pada pengalaman perempuan. Kata kunci: regulasi anti-KDRT, perempuan parlemen, fenomenologi sosial, konstruktivisme, komunikasi politik
Soil Bioengineering: Metode Alternatif Peningkatan Stabilitas Tanah Fatin Adriati; Diki Surya Irawan; Eli Jamilah Mihardja
Jurnal Konstruksi Vol 22 No 2 (2024): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/konstruksi/v.22-2.1642

Abstract

Dalam dekade terakhir, terjadi peningkatan tanah longsor dan keruntuhan lereng yang signifikan. Guna menjawab permasalahan tersebut, stabilisasi lereng menggunakan metode geo-struktur menjadi sebuah kebutuhan. Seiring dengan perkembangan metode geo-struktur, metode soil bioengineering menjadi alternatif dalam stabilisasi lereng, baik untuk lereng alami maupun lereng buatan. Soil bioengineering sendiri merupakan metode ramah lingkungan untuk stabilisasi dan perkuatan pada lahan miring (lereng) melalui penanaman vegetasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan antara metode geo-struktur (menggunakan soil nailing dan perkuatan tiang) dan metode soil bioengineering (menggunakan vetiver grass dan switchgrass) dalam stabilisasi lereng. Analisis stabilitas lereng dilakukan dengan menggunakan metode elemen hingga dan mempertimbangkan nilai faktor keamanan (SF). Jika dibandingkan dengan metode geo-struktur, metode soil bioengineering ternyata mampu menandingi sebagai metode stabilisasi lereng pada tiga kondisi tanah yang berbeda, yaitu kondisi tanpa air, kondisi jenuh, dan kondisi tidak jenuh. Metode soil nailing menghasilkan pengaruh paling besar dalam peningkatan stabilitas lereng (SF = 1.384 – 3.096), sedangkan yang berpengaruh paling kecil adalah metode perkuatan tiang (SF = 1.045 – 2.236). Metode soil bioengineering dengan menggunakan switchgrass (SF = 1.060 – 2.322) dan vetiver grass (SF = 1.090 – 2.449), berada pada tingkat menengah di antara metode soil nailing dan perkuatan tiang. Bisa dikatakan bahwa metode soil bioengineering cukup setara dengan metode perkuatan tiang dalam meningkatkan nilai SF meskipun masih jauh di bawah metode soil nailing. Dengan demikian, metode soil bioengineering terbukti dapat menggantikan metode geo-struktur dalam meningkatkan stabilitas lereng.
Co-Authors agustini, Prima Mulyasari Agustini ahmad yani Akriadi, Akriadi Alamsyah - Alchoiri, Muhammad Firrizqi Amelia Sandyrani Amer Qasem Andi Hendra Paluseri Andika, Dicky Andini Khansa Anggraini, Candra Anggraini, Indri Anggraini Annisa Putri Antasari, M. Rizky Aqil Azizi Ari Kurnia Arif Mulizar Arni Widyastuti, Dominica Azman Azwan Azmawati Azmawati, Azman Azwan Azmawati, Azman Azwan Azzura, Denisa Bambang Sukma Wijaya Budi Priyanto, Adi Budi Priyanto, Adi Cintiya, Devina Dadang Rachmat Puja Damayanti, Karina Daragana, R. Subchan Deddy Setiawan Deffi Ayu Puspito Sari, Deffi Ayu Puspito Deni Mulyadi Denisa Azura Dewanty, Irma Septuriany Dian Harmaningsih Diki Surya Irawan Dudi Rudianto Fajrin Ismail, Rexy Fariardhany, Fakhrureza Fariardhany, Fakhrurezza Fathiarani, Sarah Khaerunnisha Fatin Adriati Feni Fasta Gunawan, M Guson P Kuntarto Haeirina, Kurniati Putri Harahap, Insan H Hasan Ali Murtadha Ali Murtadha Herinadharma, Vicky Arief Hermansyah Hermansyah Holila Hatta Ika Nur Fitriani Indarmawan, Aldo Indriani, Putri Insan H. Harahap Jamin, M. Irsyad Jurica Lucyanda Kencana, R. Femmy Diajeng Kurnia, Ari Kurnia, Ari Lestari, Dinda Dwi Lestari, Linda Lorita Simamora, Santa M. Didih Manfaat, Jauhari Mariano, Houce Mirsa Diah Novianti Mohammad Ihsan Mohammad Ihsan mountina, Natasya Sarah Mountina Muhammad Rassya Saputra Murtadha, Hasan Ali Murtanti Putri, Dianingtyas Nteseo, Rian Wahyudi Putra Nurvina, Pipit Paluseri, Andi Hendra Panggabean, Ronald H. Panji Witaryanto Praditya Ernanda Alya Wigati Prasatya, Andityas Bima Priharini, Agatha Tri Prima Mulyasari Agustina Prof. Ir. Sofia W. Alisjahbana, M.Sc., Ph.D., Prof. Ir. Sofia W. ratama, Sapta Agung P Ratih Utami Dewi Rexy F. Ismail Rio Rahim Rizki Briandana Rosi Sukmawati Saputra, Muhammad Rassya Sartika, Forestya Simon, Victoria Sirin Fairus Siti Komsiah, Siti Sulthan Fadhilah, Muhammad Susilaningrum Hartono Syaifuddin Syaifuddin Taufik, Unirma M. Togu Pardede Tri Susanto Tuti Widiastuti Widyastuti, Dominica Arni Yusri Yusuf