Claim Missing Document
Check
Articles

From Natural Potential to Business Opportunity: Preparing Geotourism Based Entrepreneurship at Gunung Padang Site, Cianjur: Dari Potensi Alam ke Potensi Usaha: Menyiapkan Kewirausahaan Geowisata di Situs Gunung Padang Cianjur Eli Jamilah Mihardja; Hasan Ali Murtadha; Mohammad Ihsan; Deffi Ayu Puspito Sari; Insan H Harahap; Jurica Lucyanda; Ahmad Yani
CONSEN: Indonesian Journal of Community Services and Engagement Vol. 5 No. 2 (2025): Consen: Indonesian Journal of Community Services and Engagement
Publisher : Institut Riset dan Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57152/consen.v5i2.2024

Abstract

Situs Gunung Padang di Kabupaten Cianjur merupakan situs cagar budaya nasional yang menyimpan potensi besar sebagai destinasi geowisata berbasis konservasi dan edukasi. Namun, pengelolaan kawasan ini cenderung terjebak dalam pola mass tourism yang berorientasi pada kuantitas pengunjung, tanpa memperhatikan aspek pelestarian dan pemberdayaan masyarakat lokal. Artikel ini membahas inisiatif pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Universitas Bakrie dengan tujuan menyiapkan kewirausahaan berbasis geowisata di kalangan pemuda dan pelajar sekitar kawasan situs. Kegiatan ini merupakan program berkelanjutan yang diawali dengan survei pendahuluan pada April 2025 untuk memetakan potensi komunitas serta menyusun materi pelatihan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis komunitas, yang mencakup perancangan pelatihan kewirausahaan, pendampingan, serta penyusunan materi akademik yang relevan dengan prinsip geowisata. Hasil kegiatan awal menunjukkan tingginya antusiasme dan potensi keterlibatan generasi muda dalam praktik geo-entrepreneurship. Program ini diharapkan dapat mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG 11), khususnya dalam mendorong pengelolaan kawasan wisata yang inklusif, edukatif, dan berkelanjutan.
Mengukur Dampak Public Figure Communication Influence dalam Peningkatan Exposure Komunitas BUMN Hijau Andi Hendra Paluseri; Eli Jamilah Mihardja
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 6 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i6.2543

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dampak public figure communication influence dalam meningkatkan exposure komunitas BUMN Hijau melalui analisis engagement di media sosial. Dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif komparatif, penelitian ini membandingkan jumlah follower, like, comment, dan share sebelum dan sesudah keterlibatan public figure. Hasil penelitian menunjukkan adanya tren kenaikan yang signifikan dalam engagement setelah public figure terlibat. Hal ini menunjukkan bahwa public figure dapat menjadi katalisator dalam meningkatkan interaksi dan visibilitas komunitas di media sosial. Temuan ini berimplikasi pada strategi komunikasi digital yang lebih efektif dalam mendukung inisiatif keberlanjutan baik bagi komunitas maupun perusahaan.
Knowledge Configuration about Ciletuh UNESCO Global Geopark in Mass Media Eli Jamilah Mihardja; Prima Mulyasari Agustini; Guson P Kuntarto
Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 5 No. 2 (2020): December 2020 - Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jkiski.v5i2.428

Abstract

This study intends to describe the discourse of the geopark in Indonesia in the Indonesian media. Media coverage is a form of knowledge in society, including about geopark in the context of sustainable regional development. Data was obtained based on analysis of media content (local and national) during 2019 and analyzed. by using sociology knowledge approach of discourse. As a result, the mass media, as a source of knowledge in society, should be able to play a greater role in providing understanding to audiences about the geopark and aspects of sustainable regional development.
Pendayagunaan Platform Media Sosial oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Candra Anggraini; Eli Jamilah Mihardja; Aryo Subarkah Eddyono
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 8 No. 1 (2025): Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v8i1.342

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi kelembagaan, khususnya dalam menyosialisasikan peran dan tanggung jawabnya kepada masyarakat luas. Peneliti berfokus pada pemanfaatan platform media sosial Instagram sebagai sarana komunikasi publik dan kendala yang dihadapi dalam implementasinya. Studi ini mengisi kesenjangan pada kurangnya kajian mengenai efektivitas penggunaan Instagram oleh lembaga pemerintahan teknis dalam menyampaikan informasi secara interaktif dan berkelanjutan. Dalam riset ini, peneliti berasumsi bahwa pemanfaatan media sosial memerlukan inovasi dan strategi konten yang relevan agar dapat mencapai efektivitas komunikasi yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan alasan penggunaan Instagram oleh Kementerian PU serta mengidentifikasi hambatan-hambatan dalam pemanfaatannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif guna menggambarkan secara mendalam fenomena komunikasi yang terjadi. Teori komunikasi publik dan konsep engagement digital digunakan sebagai dasar analisis untuk menginterpretasi data yang dikumpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Instagram mampu memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat, Kementerian PU menghadapi kendala berupa kurangnya inovasi dan improvisasi dalam pembuatan konten, serta menurunnya jumlah pengguna aktif Instagram di Indonesia sejak Agustus 2024. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan perlunya strategi komunikasi yang lebih kreatif dan adaptif terhadap perubahan tren media sosial. 
PENGUATAN STRATEGI CITY BRANDING KOTA MALANG PASCA PENETAPAN UNESCO CREATIVE CITY BIDANG MEDIA ARTS Vicky Arief Herinadharma; Andityas Bima Prasatya; Unirma M. Taufik; Linda Lestari; Yusri Yusuf; Hermansyah Hermansyah; Rian Wahyudi Putra Nteseo; Eli Jamilah Mihardja
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 1 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penetapan Kota Malang sebagai bagian dari UNESCO Creative Cities Network (UCCN) bidang Media Arts pada tahun 2025 merupakan capaian strategis dalam penguatan identitas kota berbasis kreativitas. Namun demikian, pengakuan internasional tersebut menuntut kesiapan ekosistem lokal agar status UNESCO tidak berhenti sebagai simbol prestise, melainkan menghasilkan dampak sosial, budaya, dan ekonomi yang berkelanjutan. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan dan merefleksikan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang difokuskan pada penguatan kapasitas komunitas kreatif Kota Malang melalui kolaborasi dengan Malang Creative Fusion sebagai mitra utama. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan Focus Group Discussion (FGD) dengan pemangku kepentingan ekosistem kreatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa komunitas kreatif Kota Malang memiliki fondasi budaya dan sumber daya manusia yang kuat, namun masih menghadapi tantangan dalam literasi media arts, konsistensi narasi city branding, serta pengelolaan kolaborasi lintas sektor. Kegiatan PkM berkontribusi pada peningkatan pemahaman media arts sebagai identitas kota, penguatan jejaring kolaboratif, dan operasionalisasi kontribusi terhadap SDGs 4, 8, dan 11. Artikel ini menegaskan bahwa penguatan city branding kota kreatif memerlukan pendampingan berbasis komunitas, pendekatan partisipatif, dan keberlanjutan kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat.
Komunikasi Digital sebagai Instrumen Pelestarian Cagar Budaya: Program Pengabdian Masyarakat di Kota Bandung R. Subchan Daragana; R. Femmy Diajeng Kencana; Alamsyah Alamsyah; Akriadi Akriadi; Linda Lestari; Eli Jamilah Mihardja; Bambang Sukma Wijaya; Kurniati Putri Haeirina
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 1 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v10i1.6187

Abstract

Perkembangan media digital telah mengubah cara masyarakat memahami dan memaknai warisan budaya perkotaan. Di tengah dominasi konten instan dan visual di ruang digital, narasi cagar budaya kerap terpinggirkan dan berisiko direduksi menjadi sekadar objek estetika. Artikel ini membahas kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk Bandung Heritage Seminar & Training yang diselenggarakan oleh mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie melalui mata kuliah Komunikasi Digital. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi komunikasi digital masyarakat dalam mendukung pelestarian dan promosi cagar budaya Kota Bandung. Metode pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif melalui seminar, diskusi interaktif, dan pelatihan literasi komunikasi yang dilaksanakan secara hybrid dengan melibatkan pemerintah daerah dan komunitas budaya. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai nilai cagar budaya serta kesadaran kritis terhadap peran media digital sebagai instrumen pelestarian non-fisik. Selain itu, kegiatan ini memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan komunitas dalam membangun narasi heritage berbasis komunikasi. Artikel ini menyimpulkan bahwa komunikasi digital memiliki peran strategis dalam pelestarian cagar budaya apabila digunakan secara kontekstual, reflektif, dan bertanggung jawab, serta dapat menjadi model pengabdian masyarakat berbasis komunikasi di era digital
Communication Strategies for Climate Change Disaster Mitigation in Kota Lama Semarang Deddy Setiawan; Eli Jamilah Mihardja
Jurnal Sosial Humaniora Vol 17 No 1 (2024)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j24433527.v17i1.20116

Abstract

Kota Lama Semarang, rich in cultural and architectural heritage, isvulnerable to disasters like Rob Floods and rising sea levels due to climatechange. This research aims to describe recommended communicationstrategies for increasing awareness and community involvement in climatechange disaster mitigation. Through analysis of the news text, data analysis,and literature review, this study provides valuable insights for stakeholders.The communication strategy utilizes storytelling through social media,awareness campaigns, and educational programs. Effective communicationis crucial in facing disasters in Kota Lama Semarang. The recommendedstrategy emphasizes community-based approaches with active participation.Dialogues with the government, NGOs, and relevant institutions strengthencommunity adaptation. Challenges include accessibility and technologylimitations in the area. Cultural and linguistic diversity should be consideredin communication strategies to enhance message reception. Ongoingevaluations are necessary to enhance communication strategy effectiveness.In conclusion, effective communication strategies are vital in addressingclimate change disasters in the Kota Lama Semarang. This strategy promotescommunity awareness, involvement, and adaptation. Challenges such astechnology accessibility and cultural diversity should be wisely managed. Byovercoming these challenges and conducting continuous evaluations,communication strategies can reduce disaster risks and build communityresilience.
Developing Singhasari Special Economic Zone as a Creative and Digital Innovation Hub Vicky Arief Herinadharma; Eli Jamilah Mihardja
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 04 (2026): Juli: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jukim.v5i04.3030

Abstract

Special Economic Zones (SEZs) are increasingly expected to move beyond investment-oriented development toward innovation ecosystems that integrate talent, technology, creative production, markets, and collaborative governance. This study aims to analyze the development strategy of the Singhasari Special Economic Zone (SEZ) as a creative and digital innovation hub through a collaborative ecosystem approach. A qualitative instrumental case study was employed using document analysis covering the period from 2019 to July 2026. Data were obtained from government regulations, official government reports, publications of the Singhasari SEZ management entity, policy documents, and relevant scholarly literature. Data were analyzed using the interactive model of data condensation, data display, and conclusion drawing, supported by source triangulation. The findings indicate that the Singhasari SEZ possesses strategic foundations derived from its technology and tourism mandates, Greater Malang's talent and educational ecosystem, creative production activities, digital technology capabilities, and national and international partnerships. However, several gaps remain in ecosystem specialization, talent-to-market integration, anchor demand, financing and intellectual property services, collaborative governance, performance measurement, and regional linkages. The study proposes seven strategic pillars: specialization-based positioning, an integrated talent pipeline, AI-native production and experimentation, market-driven cluster development, financing and intellectual property, collaborative governance and data, and place-based and global connectivity. The study concludes that the Singhasari SEZ should strengthen its role as an ecosystem orchestrator that connects policy, talent, technology, creative production, investment, markets, and regional-global networks to generate sustainable innovation and economic value.
Participatory Digital Heritage Branding: Transforming Government-Centered Communication Through Generation Z Co-Creation in Bandung Alamsyah; Eli Jamilah Mihardja
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 05 (2026): September: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jukim.v5i05.3068

Abstract

Contemporary city branding remains dominated by government-centered, one-way communication, while Generation Z increasingly creates and shares city narratives through digital platforms. Previous Indonesian studies rarely integrate participatory communication, digital storytelling, user-generated content (UGC), and Generation Z within heritage branding. Objective: This study aimed to analyze the shift toward participatory city branding and formulate the Participatory Digital Heritage Branding Model (PDHBM) for Bandung Heritage. Method: A qualitative literature review and conceptual analysis of 31 scholarly sources published between 2000 and 2024 was conducted using thematic coding, conceptual synthesis, and model-building. Findings: The study identified a shift toward multidirectional communication, with digital storytelling and UGC strengthening authentic heritage narratives and Generation Z acting as co-creators. Implications: Local governments should act as facilitators of participatory digital ecosystems. Originality: PDHBM integrates government strategy, Generation Z, digital storytelling, UGC, public engagement, and heritage brand image within one conceptual framework.
Co-Authors Agatha Tri Priharini agustini, Prima Mulyasari Agustini Ahmad Nur Ilham Ahmad Yani Akriadi Akriadi Alamsyah Alamsyah Alamsyah Alchoiri, Muhammad Firrizqi Amelia Sandyrani Amer Qasem Andi Hendra Paluseri Andini Khansa Andityas Bima Prasatya Anggraini, Candra Anggraini, Indri Anggraini Annisa Putri Antasari, M. Rizky Aqil Azizi Ari Kurnia Arif Mulizar Arni Widyastuti, Dominica Aryo Subarkah Eddyono Azman Azwan Azmawati Azmawati, Azman Azwan Azmawati, Azman Azwan Azzura, Denisa Bambang Sukma Wijaya Bambang Sukma Wijaya Brian Benarivo Butar-butar Budi Priyanto, Adi Budi Priyanto, Adi Candra Anggraini Cintiya, Devina Dadang Rachmat Puja Deddy Setiawan Deddy Setiawan Deffi Ayu Puspito Sari Deni Mulyadi Denisa Azura Dewanty, Irma Septuriany Dian Harmaningsih Dicky Andika Diki Surya Irawan Dominica Arni Widyastuti Dudi Rudianto Erica Thomas Gracemonia Fajrin Ismail, Rexy Fakhrurezza Fariardhany Fariardhany, Fakhrureza Fatin Adriati Feni Fasta Ghaisani Dwi Miranti Ginta Febryana Ramadhani Gunawan, M Guson P Kuntarto Hasan Ali Murtadha Hasan Ali Murtadha Ali Murtadha Hermansyah Hermansyah Holila Hatta Holilla Hatta Ika Nur Fitriani Indarmawan, Aldo Indriani, Putri Insan H Harahap Insan H. Harahap Jamin, M. Irsyad Jauhari Manfaat Jurica Lucyanda Karina Damayanti Kurnia, Ari Kurnia, Ari Kurniati Putri Haeirina Kurniati Putri Haerina Lestari, Dinda Dwi Linda Lestari Linda Lestari M. Didih Mariano, Houce Mirsa Diah Novianti Mohammad Ihsan mountina, Natasya Sarah Mountina Muhammad Rassya Saputra Murtadha, Hasan Ali Murtanti Putri, Dianingtyas Nurul Aderahma Panggabean, Ronald H. Panji Witaryanto Pipit Nurvina Praditya Ernanda Alya Wigati Prima Mulyasari Agustina Prof. Ir. Sofia W. Alisjahbana, M.Sc., Ph.D., Prof. Ir. Sofia W. R. Femmy Diajeng Kencana R. Subchan Daragana Raden Aryo Febrian ratama, Sapta Agung P Ratih Utami Dewi Rexy F. Ismail Rian Wahyudi Putra Nteseo Rio Rahim Rizki Briandana Rosi Sukmawati Santa Lorita Saputra, Muhammad Rassya Sartika, Forestya Simon, Victoria Sirin Fairus Siti Komsiah, Siti Stella Florensia Hutajulu Sulthan Fadhilah, Muhammad Susilaningrum Hartono Syaifuddin Syaifuddin Togu Pardede Tri Susanto Tuti Widiastuti Unirma M. Taufik Vicky Arief Herinadharma Vicky Arief Herinadharma Vivi Lovianita Widyastuti, Dominica Arni Yusri Yusuf