Kepercayaan diri pada masa remaja berkaitan dengan keberanian mengekspresikan diri, keterlibatan sosial, dan kesiapan menghadapi tuntutan akademik. Penelitian ini bertujuan mengembangkan serta menilai kelayakan awal E-Modul Eco-Art Counseling sebagai media layanan bimbingan dan konseling (BK) untuk mendukung penguatan kepercayaan diri siswa SMA. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development dengan kerangka ADDIE yang diterapkan melalui analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, implementasi terbatas, dan evaluasi formatif. Produk berupa e-modul berbasis web/flipbook yang memuat kolase alam, nature mandala, painting from nature, clay work, serta panduan refleksi yang mencakup kesadaran diri, pola pikir, respons perilaku, dan makna simbolis karya. Validasi formatif dilakukan oleh ahli materi BK, ahli media visual, dan ahli bahasa. Uji keterpakaian awal melibatkan 3 guru BK dan 5 siswa SMA di Kota Bogor. Hasil menunjukkan peningkatan penilaian ahli materi dari 56,6% menjadi 83,3% dan ahli media dari 87,5% menjadi 100% setelah revisi. Penilaian ahli bahasa mencapai 60%, yang menunjukkan kebutuhan penyempurnaan kebahasaan. Respons guru BK sebesar 84% dan respons siswa 86%, keduanya menunjukkan penerimaan awal yang sangat baik. Temuan mendukung kelayakan awal produk sebagai media layanan BK, tetapi belum membuktikan efektivitas E-Modul dalam meningkatkan kepercayaan diri karena penelitian tidak menggunakan pengukuran pretest-posttest kepercayaan diri maupun kelompok pembanding. Kebaruan produk terletak pada integrasi aktivitas seni berbahan alam dengan refleksi konseling dalam format digital yang dapat digunakan secara terstruktur oleh guru BK.