Articles
Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Pada Soal SPLDV Ditinjau dari Gaya Belajar Kolb
Usman, Muhammad Rizal;
Tahir, Sitti Rahma;
Nursakiah, Nursakiah;
Nursyam, Aisyah
JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Vol 7 No 2 (2024): JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Juli 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37081/mathedu.v7i2.5909
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan komunikasi matematis dalam menyelesaikan soal sistem persamaan linear dua variabel ditinjau dari gaya belajar kolb pada siswa kelas VIII SMPN 30 Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Instrumen yang digunakan yaitu tes kemampuan komunikasi matematis, angket gaya belajar kolb, dan pedoman wawancara. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-1 SMPN 30 Makassar sebanyak 4 siswa yaitu 1 siswa dengan gaya belajar diverger, 1 siswa dengan gaya belajar assimilator, 1 siswa dengan gaya belajar konverger dan 1 siswa dengan gaya belajar acomodator. Uji validitas data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tringulasi teknik/metode. Teknik analisis yang digunakan yaitu kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) kemampuan komunikasi matematis dengan subjek gaya belajar diverger dapat memenuhi 3 semua indikator, (2) kemampuan komunikasi matematis dengan subjek gaya belajar assimilator dapat memenuhi 3 indikator, (3) kemampuan komunikasi matematis dengan gaya belajar konverger dapat memenuhi 3 indikator, dan (4) kemampuan komunikasi matematis dengan gaya belajar acomodator dapat memenuhi 3 indikator.
Pengembangan pendidikan karakter di sekolah dasar: analisis peran guru dan kurikulum
Hanafiah, Hanafiah;
Malik, Abdul;
Nursyam, Aisyah;
Mokay, Meggy Merlin;
Smas, Musa Hefer
Academy of Education Journal Vol. 15 No. 1 (2024): Academy of Education Journal
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47200/aoej.v15i1.2340
Tujuan dari penelitian ini agar menyajikan analisis mengenai peran dan juga pengaruh dari guru serta kurikulum dalam mengembangkan karakter pendidikan para siswa di Sekolah Dasar. Hasil dan pembahasan yang diuraikan dalam penelitian bisa menjadi salah satu sajian informasi yang bermanfaat dan bisa menjadi pedoman untuk penelitian berikutnya. Penelitian ini bisa menjadi salah satu kajian pendukung untuk penelitian yang memiliki relevansi dengan penelitian ini. Rumusan masalah dari penelitian yang dilakukan ini untuk mengetahui peran dari guru dan juga kurikulum dalam membentuk karakter siswa di tingkat sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini merupakan metode deskriptif kualitatif dengan studi kasus. Dari hasil penelitian ini didapatkan bahwa Guru memiliki peran dan pengaruh dalam membentuk karakter siswa SD. Disimpulkan pula bahwasanya dalam membentuk karakter dari para siswa ini terdapat 4 faktor penting dimana guru sebagai suri tauladan, pembimbing dan juga pengarah serta evaluator. Guru dan kurikulum memiliki peran dan pengaruh dalam membentuk karakter pribadi cerdas dan kuat
PEMAHAMAN KONSEP BELAJAR MENINGKAT MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PAIKEM: EKSPERIMENT DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
A., Aisyah;
Nursyam, Aisyah;
S., Sirwanti;
H, Harisma;
Novianty, Rina
Ekspose: Jurnal Penelitian Hukum dan Pendidikan Vol. 23 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30863/ekspose.v23i1.6280
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media interaktif berbasis PAIKEM untuk mengoptimalkan pemahaman konsep belajar siswa SMP Negeri 4 Awangpone. Metode penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perolehan analisis inferensial di tes Mann-Whitney didapat poin Asymp.sig (2-tailed) post-test < 0,05 dimana poin signifikansi yakni berkisar 0,000 yang berarti H0 tidak diterima serta Ha diterima, maknanya model pembelajaran PAIKEM efektif pada skill pemahaman konsep belajar siswa. Selanjutnya diperoleh perolehan tes effect size sebesar 1,5 yang artinya termasuk pada kategori besar, serta perolehan analisis persentase respons siswa pada gaya pembelajaran PAIKEM didapatkan perolehan berkisar 80,08% (Kategori Sangat Efektif). Menurut bagian itu bisa disimpulkan bahwasannya penerapan model pembelajaran PAIKEM efektif pada skill pemahaman konsep belajar siswa kelas VII SMPN Awangpone.
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA: P5 MATEMATIKA DITINJAU DARI KEPERCAYAAN DIRI SISWA KELAS X SMA NEGERI 15 BONE
Nildayanti, Nildayanti;
Nursyam, Aisyah;
Asfar, Andi Muhammad Irfan Taufan
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 2 (2024): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kurikulum merdeka merupakan terobosan baru abad 21 dengan memuat komponen P5 dengan bahasan pembelajaran matematika. Penelitian dengan tujuan mengetahui pengaruh pembelajaran P5 pada pelajaran matematika ditinjau dari kepercayaan diri siswa. Menggunakan metode true experiment dengan desain Posttest Only Control Design. Pelaksanaan penelitian pada siswa SMA Negeri 15 Bone di kelas X dengan menggunakan 2 sampel yang masing-masing sebanyak 35 siswa, kelas X. 11 sebagai kelas eksperimen dan kelas X.7 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan yaitu tes hasil belajar (posttest) siswa dan angket kepercayaan diri siswa. Hasil penelitian menujukkan bahwa tidak ada pengaruh pembelajaran P5 pada pelajaran matematika di era kurikulum merdeka ditinjau dari kepercayaan diri siswa kelas X SMA Negeri 15 Bone
The Influence of Social Media in Increasing Student Motivation in Mathematics Lessons for Elementary Schools
Nursyam, Aisyah;
Widyatiningtyas, Reviandari;
Palayukan, Hersiyati;
Fawait, Aldi Bastiatul
Journal of Social Science Utilizing Technology Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Yayasan Pendidikan Islam Daarut Thufulah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70177/jssut.v2i1.855
Background. Mathematics learning in elementary schools (SD) often requires innovative approaches to increase student engagement. With the development of technology, the use of social media as a learning tool is starting to become the focus of research to increase students' learning motivation in mathematics. Purpose. The research aims to measure how much influence the use of social media has in increasing students' motivation in learning mathematics in elementary school, as well as providing a concrete understanding of the relationship between social media and motivation to learn mathematics. Method. A quantitative approach using a survey model is used to examine the impact of social media on student motivation. Questionnaires were distributed to elementary school teachers and mathematics education students via Google Form and WhatsApp (WA) groups. Research ethical principles were upheld, and data were analyzed using Miles and Huberman's qualitative data analysis techniques. Results. The majority of respondents gave a positive view of the influence of social media in mathematics learning. However, there are a small number who feel that social media can interfere with studying concentration. The integration of social media needs to be considered wisely to minimize risks and maximize its benefits in mathematics learning. Conclusion. The research results show that social media has great potential in increasing students' motivation in learning mathematics in elementary school. However, its use needs to be managed wisely and responsive to student needs and preferences. Social media integration can be an interesting and effective learning alternative in the context of mathematics learning at school.
Media Jam Sudut (Jasut) : Solusi Pembelajaran Matematika di SD Negeri 110 Lura
Syaplinda;
Aisyah Nursyam;
A. Muh. Irfan Taufan Asfar
Teaching and Learning Journal of Mandalika (Teacher) e- ISSN 2721-9666 Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36312/teacher.v6i1.4232
Mathematics education is often considered difficult and boring learning. One of the causes is the lack of creative learning models, so teachers must use learning models that can rejuvenate student learning motivation, for example by using props such as props that the author has prepared, namely corner clock props. Corner clocks are a medium for teachers to make math learning more interesting and fun. The introduction of angular clock props (jasut) aims to help teachers explain abstract mathematical concepts in geometry material, namely the relationship between time and angle magnitude. This activity used several methods, namely the demonstration method, practice method, question and answer method, and evaluation method with 11 respondents at SD Negeri 110 Lura. The evaluation results showed that the angular clock learning media (JASUT) was able to improve teachers' understanding of the concept of angles and was relevant to be applied in mathematics learning, with an average teacher response of 85.5%. This finding confirms that JASUT is effective as a tool in explaining geometry materials in elementary schools.
Penerapan Pembelajaran Berbasis Masalah: Solusi Peningkatan Kemampuan Pemahaman Konsep Siswa SMA
Nurfadillah;
Sirwanti;
Aisyah Nursyam
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2024): Sustainable Development Goal in Mathematics and Mathematics Education
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/proximal.v7i1.3387
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep soswa melalui penerapan pembelajaran berbasis masalah Open Ended pada siswa kelas X KM 5 SMA Negeri 13 Bone. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Research (CAR), dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu siklus I dan siklus II yang setiap siklus terdiri dari 3 pertemuan pembelajaran dan 1 pertemuan tes. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes soal kemampuan pemahaman konsep, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran (aktivitas siswa dan aktivitas guru) dan angket respons siswa. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X KM 5 sebanyak 36 orang. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis masalah Open Ended pada pembelajaran matematika dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep siswa di SMA Negeri 13 Bone. Hal ini terlihat dari dari peningkatan skor hasil tes dari siklus I sebesar 76,41 menjadi 89,83 pada siklus II berada pada kategori sangat baik. Untuk persentase aktivitas siswa sebesar 76,71 pada siklus I meningkat menjadi 80,67 pada siklus II berada pada kategori baik sekali. Selain itu, persentase rata-rata respons siswa dari siklus I sebesar 79,66 menjadi 86,63 pada siklus II pada kategori sangat tinggi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis masalah Open Ended pada pembelajaran matematika dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep siswa di SMA Negeri 13 Bone.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Kelas XI dalam Menyelesaikan Soal Higher Order Thinking Skill (HOTS) pada Materi Barisan dan Deret Aritmatika
Nana Selfiana;
Andi Trisnowali MS;
Aisyah Nursyam;
Andi Tenri Padawali Surya
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2024): Sustainable Development Goal in Mathematics and Mathematics Education
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/proximal.v7i1.3531
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Kelas XI SMA Negeri 28 Bone dalam Menyelesaikan Soal Higher Order Thinking Skill (HOTS) pada Materi Barisan dan Deret Aritmetika. Data yang diolah merupakan hasil wawancara dengan Siswa yang memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skill atau HOTS) 1 (satu) orang, Siswa yang memiliki kemampuan berpikir tingkat sedang (Medium Order Thinking Skill atau MOTS) 1 (satu) orang, Siswa yang memiliki kemampuan berpikir tingkat rendah (Low Order Thinking Skill atau HOTS) 1 (satu) orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Observasi, Tes Kemampuan Pemecahan Masalah dan Wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kemampuan berpikir siswa berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah dalam menyelesaikan soal Higher Order Thinking Skill (HOTS) pada materi barisan dan deret aritmetika di SMA Negeri 28 Bone kelas XI. Berdasarkan hasil tes dan wawancara subjek yang memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi dapat menyelesaikan empat dari empat indikator kemampuan pemecahan masalah, subjek dengan kemampuan berpikir tingkat sedang dapat menyelesaikan dua dari tiga indikator kemampuan pemecahan masalah, dan subjek yang memiliki kemampuan berpikir tingkat rendah hanya dapat menyelesaikan satu dari tiga indikator pemecahan masalah, artinya semakin tinggi tingkat kemampuan berpikir yang dimiliki oleh siswa maka semakin baik pula tingkat kemampuan pemecahan yang dimiliki oleh siswa tersebut.
PANGGUNG AJAIB ANGKA: PETUALANGAN MATEMATIKA DALAM TEATER PEMBELAJARAN ROLE PLAYING DI KELAS IV SD 38 JANNA-JANNAYA
Lestari, Indra Dwi;
Nursyam, Aisyah;
Henra, Kiki
JP2MS Vol 9 No 1 (2025): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33369/jp2ms.9.1.36-43
Hasil belajar matematika siswa sekolah dasar masih tergolong rendah, salah satunya disebabkan oleh pendekatan pembelajaran yang bersifat pasif dan kurang melibatkan siswa secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode role playing terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV di SD 38 Janna-Jannaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimental one group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 16 siswa, dengan instrumen berupa soal pilihan ganda untuk pretest dan posttest. Data dianalisis menggunakan uji-t berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 58,12 menjadi 85,18, serta peningkatan ketuntasan belajar dari 19% menjadi 87,5%. Hasil uji statistik menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05), yang menunjukkan bahwa metode role playing berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa. Implikasi dari temuan ini menunjukkan bahwa penerapan metode role playing tidak hanya meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan berhitung, tetapi juga membangun kerja sama dan komunikasi antar siswa dalam pembelajaran. Penelitian ini membuka peluang untuk studi lanjutan mengenai penerapan role playing pada materi matematika lainnya, pada jenjang pendidikan berbeda, atau dikombinasikan dengan media digital untuk mengoptimalkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran interaktif.
PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL MA’GURECCENG DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN NUMERASI SISWA DI SD NEGERI 24 PANDANG-PANDANG
Husna, Asmaul;
Nursyam, Aisyah;
Aspikal, Aspikal
JP2MS Vol 9 No 1 (2025): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33369/jp2ms.9.1.13-22
Kemampuan numerasi merupakan salah satu kompetensi dasar yang esensial bagi siswa sekolah dasar dalam memahami dan mengaplikasikan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari. Namun, seringkali pembelajaran matematika dianggap kurang menarik bagi siswa. Permainan tradisional, sebagai bagian dari kekayaan budaya, memiliki potensi untuk diintegrasikan ke dalam pembelajaran, termasuk matematika, karena sifatnya yang menyenangkan dan melibatkan interaksi aktif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan permainan tradisional ma’gurecceng yang dilakukan berdampak pada peningkatan kemampuan numerasi siswa kelas 5 SD. Untuk melihat pengaruh permainan tradisional ma’gurecceng terhadap peningkatan kemampuan numerasi siswa, peneliti melakukan uji coba pada 12 siswa kelas 5 di SD Negeri 24 Pandang-Pandang. Setelah menjalani serangkaian kegiatan pembelajaran menggunakan permainan ma’gurecceng selama 3 kali pertemuan, dilakukan posttest untuk mengukur peningkatan kemampuan siswa. Penelitian ini menggunakan data hasil tes pretest dan posttest siswa sebagai bahan analisis. Data kemampuan numerasi siswa sebelum dan sesudah perlakuan dianalisis menggunakan uji statistik non-parametrik Wilcoxon dengan bantuan program SPSS untuk melihat perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan secara statistik kemampuan numerasi siswa kelas 5 SD Negeri 24 Pandang-Pandang sebelum dan sesudah diterapkannya pembelajaran matematika melalui permainan tradisional ma’gurecceng. Analisis uji Wilcoxon menghasilkan nilai signifikansi (0,002 < 0,05), yang mengindikasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan numerasi siswa sebelum dan sesudah mengikuti pembelajaran dengan permainan ma’gurecceng.