p-Index From 2021 - 2026
7.979
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam Substantia: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin MILLATI: Journal of Islamic Studies and Humanities Yupa: Historical Studies Journal JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman Attazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora SANGKEP: Jurnal Kajian Sosial Keagamaan Journal of Humanities and Social Studies Harmoni Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Menara Ilmu AL-HIKMAH : Jurnal Theosofi dan Peradaban Islam Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Media Syari'ah: Wahana Kajian Hukum Islam dan Pranata Sosial FORUM PAEDAGOGIK Jurnal Penelitian Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Mimbar Kampus International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Da'watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting Enggang: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Warisan: Journal of History and Cultural Heritage INTERNATIONAL JOURNAL OF CULTURAL AND SOCIAL SCIENCE International Archives of Medical Sciences and Public Health International Archives of Medical Sciences and Public Health JURIS (Jurnal Ilmiah Syariah) Mazahib: Jurnal Pemikiran Hukum Islam AT-TAZAKKI: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Journal of Law, Poliitic and Humanities EKONOMIKA SYARIAH : Journal of Economic Studies Bulletin of Indonesian Islamic Studies ANTHOR: Education and Learning Journal Local History & Heritage Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya VISA: Journal of Vision and Ideas Algebra PERSPEKTIF: Journal of Social and Library Science Jurnal Akuntansi Hukum dan Edukasi ANTHOR: Education and Learning Journal Journal of Islamic Education Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Symbolism and Ritual Practice: The Role of Fruits in Buddhist Ceremonies at Maha Vihara Maitreya Medan, Indonesia M. Yuda Prayoga; Jufri Naldo
Bulletin of Indonesian Islamic Studies Vol. 4 No. 2 (2025): Bulletin of Indonesian Islamic Studies
Publisher : KURAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/biis.v4i2.1581

Abstract

The fruit offering ritual in Buddhist religious practices at the Maha Vihara Maitreya Cemara Asri in Medan represents symbolism rich in theological and ethical meaning. This study aims to examine in depth the symbolic meaning of fruit in Buddhist worship and uncover its connection to the concepts of abundance and purity in Buddhist teachings. Using a qualitative approach, participatory observation methods, in-depth interviews with religious leaders, and triangulation to ensure accuracy and validity, the information obtained in this study found that fruit is positioned not only as a material offering, but also as an expression of the congregation's inner spirit, embodying the values of dāna (generosity), belief in the law of karma, and hope for virtue. Fruits such as apples and oranges are chosen because they reflect freshness, propriety, and prosperity, while fruits such as durian are avoided because they are considered to reflect less inner refinement and a sacred atmosphere. Fruit symbolism in rituals also serves as a medium for internalizing the teachings of impermanence (anicca) and the consequences of actions (vipaka), reinforcing reminders of moral action, reflections on inner qualities, and ways to visualize spiritual values in everyday life. This research enriches the body of Buddhist studies by highlighting symbolic practices often overlooked by academics.
Implementasi diri sebagai hamba dalam aktivitas suluk tarekat naqsyabandiyah Lubis, Nurasiah; Naldo, Jufri
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202424714

Abstract

Tarekat Naqsyabandiyah merupakan salah satu tarekat yang paling berpengaruh di dunia Islam, dikenal luas karena pendekatannya yang mendalam dalam mengajarkan spiritualitas dan moralitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi diri sebagai hamba dalam kegiatan suluk tarekat naqsyabandiyah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, informan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 6 murid dari syekh H. Muhammad Ali Guntur Siregar di desa Tanjung Medan, Kec. Kemapung Rakyat. Hasil dalam penelitian ini menunjukan bahwa Para siswa terlibat dalam berbagai praktik spiritual, termasuk dzikir (mengingat Allah) secara teratur, melakukan salat tambahan seperti tahajud dan dhuha, dan berpartisipasi dalam latihan spiritual seperti khalwat (mengurung diri untuk bermeditasi). Praktik-praktik ini ditujukan untuk meningkatkan hubungan dan disiplin spiritual mereka. Namun, para siswa menghadapi beberapa tantangan, termasuk persepsi masyarakat yang memandang para praktisi tarekat sebagai penyendiri atau kurang bersosialisasi. Hal ini menumbuhkan rasa spiritualitas yang lebih dalam, meningkatkan nilai-nilai moral mereka, dan mendorong gaya hidup yang disiplin. Maka dapat disimpulkan bahwa keterlibatan para siswa dalam berbagai kegiatan spiritual seperti suluk tarekat naqsyabandiyah tidak hanya memperdalam hubungan mereka dengan Allah tetapi juga secara positif memengaruhi nilai-nilai moral dan interaksi sehari-hari mereka.
UPAYA PELESTARIAN TARI ANGGUK DI SANGGAR ANGGUK MARMOYO TUNAS BARU DESA DALU X B KECAMATAN TANJUNG MORAWA Prasetyo, Budi; Batubara, Abdul Karim; Naldo, Jufri
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 7, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v7i2.2023.522-525

Abstract

Penelitian ini membahas tentang “Upaya Pelestarian Tari Angguk di Sanggar Angguk Marmoyo Tunas Baru Kota Dalu XB, Wilayah Tanjung Morawa. Yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana sejarah perkembangan seni Gerak Angguk pada masyarakat di Kota Dalu XB Kabupaten Tanjung Morawa, variabel-variabel yang mendukung dan menghambat upaya pelestarian Gerak Angguk. Setelah mengetahui unsur-unsur yang mendukung dan merusak upaya pelestarian, selanjutnya upaya apa yang harus dilakukan untuk menjaga dan melestarikan pertunjukan kesenian tari Angguk di Kota Dalu XB. Prosedur pengumpulan informasi dalam hal ini melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Saksi kunci dalam refleksi ini adalah Sesepuh Sanggar Ikan Angguk Marmoyo Baru, Penanggung Jawab Sanggar Angguk Marmoyo Baru, Pemkot Dalu X B, Tenaga Ahli, Pemain Sanggar Angguk Marmoyo, dan Masyarakat Kota Dalu X B. Alasan pertimbangan ini adalah untuk menggambarkan sejarah kebangkitan gerakan tersebut. Bermula sebagai sarana dakwah yang bernafaskan Islam menjadi sarana pertunjukan hiburan masyarakat". 
The Relationship Between Physical Environmental Factors in the Home and the Incidence of Respiratory Infections in Children in Pasar Simundol Village Indah Rahayu Ritonga; Yulia Khairina Ashar; Syafran Arrazy; Rapotan Hasibuan; Jufri Naldo
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Vol. 7 No. 4: October-2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v7i4.8677

Abstract

Acute respiratory infections (ARI) in toddlers remain an urgent health issue in Indonesia because toddlers are susceptible to infection due to their immature immune systems. The physical environment of the home plays a major role as a risk factor, especially in homes with poor ventilation, minimal lighting, high humidity, and inadequate sanitation. The objective of this study is to determine the relationship between housing density, the presence of ventilation, the presence of windows, lighting, and temperature with the incidence of ISPA in infants in Pasar Simundol Village. The research method used is quantitative with a cross-sectional design. The sample size in this study is 55 infants, calculated using the Lameshow formula. Data analysis was performed using univariate and bivariate analysis with the chi-square test. The results of the study showed a relationship between the presence of windows (PR = 1.697; p = 0.019 < 0.05), the presence of ventilation (PR = 1.080; p = 0.030 < 0.05), lighting (PR = 1.753; 0.011 < 0.05), temperature (PR = 1.733; p = 0.012 < 0.05), and humidity (PR = 1.853; p = 0.026), while there was no association with housing density (PR = 1.175; p = 0.832 > 0.05). It is recommended that the community improve the physical conditions of their homes, such as adding ventilation, windows, and maintaining cleanliness and lighting to reduce the risk of respiratory infections in infants.
KEBEBASAN BERAGAMA DI RUMAH TAHANAN NEGARA tama, Pirda pria; Harahap, Indra; naldo, Jufri
Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman Vol 10, No 1 (2025): Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/muaddib.v10i1.23-38

Abstract

Lembaga pemasyarakatan ( LAPAS) sebagai wadah yang menangani permasalahan ini merupakan fasilitas negara yang digunakan untuk tempat narapidana diberikan bimbingan dan dapat pembinaan untuk tujuan mendapatkan pembelajaran baru mengenai perilaku, nilai, norma dan sikap. Di LAPAS napi harus kehilangan haknya, seperti hak bebas, kemudian harta benda yang dimiliki sebelumnya serta hilang keamanannya. LAPAS memiliki dua fungsi, yaitu sebagai lembaga reosialisasi dan lembaga priosinasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana kebebasan beragama di rumah tahanan negara. Penelitian ini bersifat penelitian lapangan dengan metode kualitatif dan pendekatan yang digunakan adalah fenomenologi agama digunakan untuk melihat gejala tampak yang di tunjukan oleh para penghuni lapas negara. Temuan dari penelitian ini adalah bahwa kebebasan beragaman di rumah tahanan negara sangat terjamin tanpa ada intemidasi pada agama manapun. Serta terdapat narapida yang memdapat hidayah karena kegiatan rutin keagamaan.
Spiritual Guidance Towards Prosperity in the Perspective of the Naqsabandiyah Tariqa Sari, Vina Muliana; Naldo, Jufri
Journal of Islamic Education Vol. 9 No. 2 (2024): JIE: (Journal of Islamic Education) July-December
Publisher : Letiges

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52615/jie.v9i2.542

Abstract

Welfare is one of the main goals in human life, encompassing both material and spiritual aspects. Despite the complexity of modern life, pursuing prosperity involves achieving balance in these areas. This study investigates the contribution of Naqsabandiyah Tariqa's spiritual guidance to the community's welfare in Harjosari II Village, Medan Amplas District. Additionally, it explores the congregation's role in forming strong spiritual and social values. The research method used is a qualitative approach, a case study. Data collection with field observation, documentation, and in-depth interviews. Data validity using triangulation and analysis using reduction steps, data display and verification. The research findings show that Naqsabandiyah Tariqa's spiritual guidance significantly enhances the spiritual and social welfare of the community. This order emphasizes the importance of maintaining a balance between one's relationship with Allah (hablu minallah) and with fellow humans (hablu minannas), which is demonstrated through various acts of worship and rituals such as dzikr, khataman, tawasul, and manaqib. Additionally, spiritual guidance promotes inclusive values, social equality, and active participation in social activities, thereby strengthening social ties and fostering a harmonious and supportive environment. Therefore, this study concludes that the spiritual guidance of the Naqsabandiyah Tariqa plays a crucial role in shaping strong spiritual and social values and significantly contributes to the community's welfare in Harjosari II Village.
Implementasi Tahfiz Alquran Sebagai Media Pengembangan Kognitif dan Karakter Anak Usia Dini Shalliya, Reisya Azzahra; Naldo, Jufri
Substantia: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin Vol. 27 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Ar-raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/substantia.v27i2.32431

Abstract

This study aims to describe the implementation of the tahfidz Al-Qur’an programme as a medium for developing cognitive and character aspects of early childhood at Rumah Qur’an Humairah, Stabat District, Langkat Regency. The research employed a qualitative approach with a case study design, involving one tahfidz teacher, four parents, and four children aged 4–5 years. Data were collected through semi-structured interviews, participatory observations, and documentation, and analysed using the interactive model of Miles and Huberman. The findings reveal patterns of cognitive and character development emerging through the talaqqi method and gradual repetition adapted to the children’s age and learning styles. Support from teachers and parents played a crucial role in maintaining the children’s motivation and consistency in memorisation. The tahfidz programme contributes to fostering religious behaviour, discipline, and focused memory, although challenges such as limited classroom space and novice teacher capacity remain. This study emphasises that integrating tahfidz into early childhood education can serve as a contextual pedagogical approach to nurture spiritual intelligence and character. Abstrak: Penelitian ini bertujuan menggambarkan implementasi program tahfidz Al-Qur’an sebagai media pengembangan kognitif dan karakter anak usia dini di TK Rumah Qur’an Humairah, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan satu guru tahfidz, empat orang tua, dan empat anak usia 4–5 tahun. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan adanya pola pengembangan nilai kognitif dan karakter anak yang tumbuh melalui metode talaqqi dan pengulangan hafalan bertahap sesuai usia dan gaya belajar anak. Dukungan guru dan orang tua menjadi faktor kunci dalam menjaga motivasi dan konsistensi hafalan anak. Program tahfidz di lembaga ini berkontribusi dalam membentuk perilaku religius, disiplin, dan daya ingat yang lebih terarah, meskipun masih terdapat kendala seperti keterbatasan ruang dan kapasitas guru pemula. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi tahfidz dalam pendidikan anak usia dini dapat menjadi pendekatan pedagogis kontekstual untuk menumbuhkan kecerdasan spiritual dan karakter anak. 
History and Contributions of Hadharatul Islamiyah Islamic Boarding School in Community Development in Sipispis District Serdang Bedagai Regency, 2009-2023 Purba, M. Zuhri Wanda; Naldo, Jufri
Yupa: Historical Studies Journal Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/yupa.v8i1.3176

Abstract

This research investigates the role of Pondok Pesantren Hadharatul Islamiyah in Sipispis Subdistrict, Serdang Bedagai Regency from 2009 to 2023, employing a qualitative descriptive method and a historical approach. The study focuses on the pesantren's involvement in education, religious affairs, and socio-community aspects. The findings highlight the pivotal role of the pesantren in religious education, serving as a platform for students to deepen their understanding of Islam. Moreover, the pesantren contributes to molding the community's character by instilling Islamic values. Economically, it empowers the community through skill-building initiatives and fosters economic self-sustainability. Additionally, the pesantren fosters social awareness and tolerance among residents by promoting positive social ethics. This research offers a comprehensive understanding of the pesantren's impact on community development, providing insights that can inform further efforts to enhance its role and promote regional development.
The New Construction of Inheritance in Minangkabau People: Competition and Strategy to Produce Successful Entrepreneurs in Indonesia Tarigan, Azhari Akmal; Naldo, Jufri
Millati: Journal of Islamic Studies and Humanities Vol 7, No 2 (2022): Decolonization of Islamic Thought, Social and Humanities Studies
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/mlt.v7i2.7151

Abstract

The Minangkabau people are one of the dynamic groups of traders in Indonesia. This study follows a Field Study approach, and it aims to reveal the influence of inheritance when it is used as business capital. The study starts by discussing theoretical debates about inheritance in Islam. Then, it is followed by new construction of inheritance within the Minangkabau tribe. The findings of this study indicate that the management of inheritance into business capital in Minangkabau is a new idea that was never carried out in the past. Furthermore, the productive pattern of inheritance is positively correlated with the economic welfare of a family. Finally, the development of businesses built from inheritance can automatically encourage new Muslim entrepreneurs to compete with other entrepreneurs in Indonesia.
Peran Museum Daerah Deli Serdang dalam Melestarikan Peninggalan Kesultanan Serdang Murbarani, Febri; Naldo, Jufri; Purwaningtyas, Franindya
MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/mkd.v8i1.8465

Abstract

The museum is an institution that preserves historical objects for conservation and preservation purposes. The Museum Daerah Deli Serdang plays a role in preserving historical relics, one of which is the legacy of the Serdang Sultanate. This study aims to examine how the Museum Daerah Deli Serdang preserves the historical heritage of the Serdang Sultanate. The research employs a qualitative approach and descriptive method by conducting direct observation of the research object and documenting the findings as they occur at the research site. The results obtained from this study indicate that the museum's role can be described as an institution that collects, records, preserves, and conserves cultural heritage objects. The Museum Daerah Deli Serdang role in preserving the legacy of the Serdang Sultanate involves various activities such as acquiring collections, participating in events organized by the Serdang Sultanate family, and organizing public events such as museum learning sessions, collection reviews, and others. To preserve the legacy of the Serdang Sultanate, the Museum undertakes conservation efforts including maintenance, protection, restoration, development, and utilization.
Co-Authors ABdul Karim Batubara, ABdul Karim ADELIA, PUTRI Affendi, Hazrul Ahmad Zuhri Alda Andrini Alfikri, Muhammad Ali, Nasihudin Alparizky, M Amal Hayati, Amal Arfani Rahman Sari Asmelia, Fithri Aulia Prameswari, Sekar ayu lestary, ayu Azhar, Anang Anas Azhari Akmal Tarigan Azzuhro Azzuhro Batubara, Abdul Karim Budi Prasetyo Budi Prasetyo Dalimunthe, Muhammad Dani Kesuma Dwi Fauziyah Faisal Riza Fatiya Febina Sitepu Fauziyah, Dwi Febrianti, Wina Fitri Hayati Gultom, Amalia Nurhanisah Hafidza, Nurul Hamanda, Dewa Harahap, Annisa Dwi Utari Harahap, Indra Hasibuan, Ramsil Huda Hasibuan, Reni Ria Armayani Husna Sari Siregar Ifani, Aldita Iftitah, Azalika Indah Rahayu Ritonga Intan Kusumawati Irma Suryani Lubis Islaini, Sri Indah Ismahani, Siti Ismail Jaenal Aripin Japakiya, Ismail Lutfi Junaidi Junaidi Juni Ariansyah Pulungan Kamaruddin Kasron Munchsin Khoiriyah, Fitri Lubis, Nurasiah M. Nasihudin Ali M. Yuda Prayoga Maharani Rizky Putri Siagian Mara Sutan Rambe Margolang, Dinda Pratiwi Maulana Azri Ba’dawi Mohammad Reevany Bustami Monang, Sori Muhammad Akbar Maulana Muhammad Rakha Bimantara Fiarnanda Saragih Muhammad Rezki Lubis Mulya, Riska Murbarani, Febri Muslim Marpaung Nofi Susanti Novianti, Dessi Nurhayati Nurhayati Nurhudawi Oktasari, Sisca Parinduri, Nurul Aulia Purba, M. Zuhri Wanda Purwaningtyas, Franindya Putra Apriadi Siregar Rafika Syifa Nirwana Hasibuan Rakha Bimantara Fiarnanda Saragih, Muhammad Rapotan Hasibuan Ritonga, Hermansyah Rizaldi Deliskan Rohani, Laila Rollina Ahmad Sari, Vina Muliana Sekar Aulia Prameswari Shalliya, Reisya Azzahra Siregar, Husna Sari Siregar, Husnul Khotimah Siregar, Nurhafifah Siregar, Yusdinal Rizki Siregar, Yusra Dewi SITI MARIAM Syafran Arrazy Syahrial Arif Hutagalung Syauqii, Fachri Syifa Nirwana Hasibuan, Rafika tama, Pirda pria Tasya Nadilla Umara, Shoumi Yasmin, Nabila Yessi Kurnia Arjani Manik Yulia Khairina Ashar Yuma, A. Adnan Rasyidi