Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Fatherless Phenomenon After Divorce and Its Impact on Children's Social and Academic Behavior Mahendra, Juandra Prisma; Rahayu, Fitriani
International Journal of Education, Information Technology, and Others Vol 7 No 4 (2024): International Journal of Education, information technology   and others (IJEIT)
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fatherless is a term that refers to a condition when a child does not have the presence, care, or role of a father. One of the causes of fatherlessness is caused by divorce, which results in the child being separated from their father. The absence of the father's role can have a negative impact on children. One of them is in terms of academic and social skills. This study aims to determine the impact of the fatherless phenomenon after divorce on the behavior and academic abilities of children aged 5-11 years in one of the sub-districts in North Lombok Regency. This research is a type of qualitative research with the number of respondents in this study were 8 mothers. The results of the research in terms of the behavior of children who experience fatherlessness are that children do not have attachment to their fathers, children's independence is not optimal, and children's emotional control is still low. Meanwhile, in terms of academic ability, children who experience fatherlessness are children who cannot focus on learning due to negative emotions such as shame, anger, and low self-control. Children who experience fatherlessness also experience failure in subjects and have low motivation to learn. Children who feel loss and severe disappointment psychologically towards the role of the father then result in a decrease in learning achievement at school. So it is necessary to do socialization to parents to provide an understanding of the importance of the father's role in parenting.
Upaya Orang Tua Dalam Meningkatkan Kemandirian Belajar Anak Usia 4-8 Tahun di Desa Tanjung Lombok Utara Mahendra, Juandra Prisma; Marzoan, Lalu; Rahayu, Fitriani
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 10, No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Januari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v10i1.6600

Abstract

This research aims to determine the role of parents in increasing the learning independence of children aged 4-8 years. This research examines the efforts of parents to familiarize their children with independent learning. This research is descriptive qualitative research with data collection techniques in the form of observation, interviews and documentation. To measure the validity of the data, researchers used triangulation techniques, member checks, and peer discussion. The results of this research show that parents' efforts to increase the learning independence of children aged 4-8 years in Tanjung Village include accompanying children when studying at home, controlling children's daily activities, being good role models, and carrying out habituation and discipline.
Evaluasi Kesiapan Guru dalam Penerapan Asesmen Diagnostik pada Kurikulum Merdeka Laulita, Ulfa; ., Marzoan; Rahayu, Fitriani; Anam, Khaerul
PeDaPAUD: Jurnal Pendidikan Dasar dan PAUD Vol 3, No 1 (2024): PEDAPAUD: JURNAL PENDIDIKAN DASAR DAN PAUD
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/pedapaud.v3i1.605

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan guru dalam mengimplementasikan asesmen diagnostik pada Kurikulum Merdeka. Studi ini dilakukan di sekolah dasar se Kecamatan Tanjung dengan mengambil sampel secara purposive. Secara spesifik, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan guru dalam mengimplementasikan asesmen diagnostic sebagai salah satu bagian penting dalam Kurikulum Merdeka. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus. Pengumpulan data dilakukan secara online melalui google form, dan secara ofline dengan teknik dokumentasi, dan wawancara mendalam kepada kepala sekolah dan guru. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Pada aspek kesiapan guru dalam menggunakan asesmen diagnostik, hasil penelitian menunjukan; (a) 63,64% guru sudah mengetahui asesmen diagnostik; (b) 45,45% guru pernah melakukan asesmen diagnostik; (c) 40,91% guru belum memahami dengan baik dan merasa belum pernah melakukan asesmen diagnostik; dan (d) 77,27% guru tidak pernah mengikuti sosialisasi atau pelatihan terkait asesmen diagnostik. Merujuk pada data-data yang ditemukan di lapangan dapat diketahui bahwa guru-guru di SD Kecamatan Tanjung belum siap menggunakan asesmen diagnostic. Guru-guru masih memerlukan sosialisasi dan pelatihan tentang asesmen diagnostic. Adapun pada aspek kesiapan guru dalam menerapkan kurikulum Merdeka, dari data yang terkumpul dapat diketahui bahwa ; (a) 90,91% guru mengetahui tentang kurikulum merdeka; (b) 68,18% guru mendapatkan informasi tentang kurikulum merdeka dari media sosial; (c) 59,09% guru masih ragu mengimplementasikan kurikulum merdeka pada semester berikutnya. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa guru SD di Kecamatan Tajung masih ragu untuk menerapkan Kurikulum Merdeka, lebih disebabkan kurangnya pemahaman guru dan belum adanya sosialisasi secara khusus kepada guru-guru SD di Kecamatan Tanjung terkait Kurkulum Merdeka. Temuan penelitian ini diperkuat oleh pernyataan Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lombok Utara yang menyatakan bahwa sosialisasi implementasi Kurikulum Meredeka belum dilakukan secara optimal sehingga dianggap wajar bila guru-guru belum cukup siap untuk mengimplementasikan Kurikulum Merdeka pada tahun pelajaran berikutnya.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Pelajaran Matematika dI Kelas III SDN 2 Kayangan Astuti, Yulia; M. Taufik; Rahayu, Fitriani
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 4 No 2: Juni (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v4i2.1336

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain pre-experimental tipe kuasi-eksperimental design.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran plomblem based learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika di kelas III SDN 2 kayangan. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes dan dokumentasi berupa hasil pretest dan posttest siswa. yang dianalisis menggunakan analisis kuantitatif deskriptif dan inferensial dengan bantuan SPSS 16. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan sampel jenuh atau seluruh populasi dengan jumlah 43 siswa kelas 3 dijadikan sebagai sampel dalam dua kelompok pada kelas kontrol dan kelas eksperimen. Adapun hasil dari penelitian ini didapatkan dari hasil rata-rata skor pre-test 27,50% sedangkan post-test dengan 68,86%. Begitu juga dari hasil perhitungan yang di dapat t hitung sebesar 12,319 > t tabel 0,443 dengan signifikan 5% dengan demikian t hitung > t tabel, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari model pembelajaran problem based learning terhadap hasil belajar siswa pada pelajaran matematika di kelas III SDN 2 Kayangan.
Implementation Of Discipline Character Education For First Grade Students At SDN 5 Sigar Penjalin In The 2024/2025 Academic Year Ulandari, Sintia; Rahayu, Fitriani; Sukarto, Sukarto
International Journal of Education, Information Technology, and Others Vol 8 No 3.A (2025): International Journal of Education, information technology   and others (On Pro
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the implementation of disciplinary character education for grade 1 students at SDN 5 Sigar Penjalin in the 2024/2025 school year. This research was conducted at SDN 5 Sigar Penjalin with 21 students, collecting data by means of observation, interviews, and documentation. Meanwhile, to test the validity of the data using source and technique tringulation. This type of research is field research (field research) which is descriptive qualitative in nature by taking location at SDN 5 Sigar Penjalin. The results of research and data analysis can be concluded that habituation is carried out from the arrival of students to the return of students. Starting with welcoming students in the school yard where the 5S habituation was in the form of smiles, greetings, courtesy and shaking hands with teachers and saying and answering greetings, after the bell rang it continued with prayer (al-fatihah, shahada and its meaning, prayer for learning, prayer for both parents). In addition, students are also accustomed to always be disciplined in terms of responsibility to always bring equipment during ceremonies such as using hat attributes, ties and always tucking in clothes. The teacher also gives another habit by always reminding students to be disciplined in returning books when they have finished reading them to make them tidier.
Meningkatkan Minat Membaca Siswa Melalui Media Budaya Cerita Rakyat Dalam Bentuk Buku Bergambar di Sekolah Dasar Rahayu, Fitriani; Mulyono, Ana
Arus Jurnal Pendidikan Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajup.v5i2.1428

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat membaca siswa kelas II di SDN 1 Teniga yang disebabkan oleh buku bacaan yang tidak bervariatif, judul dan isi buku yang kurang menarik bagi siswa, ketidakpahaman siswa terhadap isi bacaan, serta metode kegiatan membaca di kelas yang membosankan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat membaca siswa kelas rendah melalui pemanfaatan media budaya berupa cerita rakyat dalam bentuk buku bergambar. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan minat membaca siswa dari pra siklus 26,6% menjadi 53,3% pada siklus I, dan menjadi 86,6% pada siklus II. Penggunaan media budaya berupa cerita rakyat dalam bentuk buku bergambar efektif meningkatkan minat membaca siswa kelas II SDN 1 Teniga. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi guru dan praktisi pendidikan dalam memilih dan menerapkan media pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan siswa.
Development Of Colored Flour Plasticine Educational Game Tools (Ape) To Improve Early Childhood Creativity At Kejora Paud In The 2024/2025 Academic Year Fatwaturrahimi, Nika; Ramzi, Muhajirin; Rahayu, Fitriani
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 11, No 3 (2025): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Agustus)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v11i3.9168

Abstract

This study aims to develop Color Flour Plasticine educational game tools in increasing children's creativity. The focus of this research are: 1) Describing the Characteristics of Colored Flour Plasticine Educational Game Tools in Improving Early Childhood Creativity. 2) Analyzing the Development Process of Colored Flour Plasticine Educational Game Tools in increasing Children's Creativity. 3) Knowing how the effect of using educational game tools of color flour plasticine on increasing the creativity of early childhood. 4) Describing the advantages and disadvantages of the Color Flour Plasticine Educational Game Tool in increasing Early Childhood Creativity at Kejora Early Childhood Education for the 2024/2025 school year.Based on a comprehensive analysis of the characteristics, development process, effects, and advantages and disadvantages of color flour plasticine APE at Kejora Early Childhood Education, it can be concluded that this media is an educational game tool that is effective in increasing the creativity of children aged 4-5 years. This plasticine meets the ideal criteria of Educational Game Tools with the characteristics of raw material safety, education, and has a soft texture and attractive color variations. Although it has limitations in durability and texture stability, its systematic development process through expert validation and field trials showed a significant increase in children's creativity (post-t score). Technical weaknesses can be overcome through proper storage and teacher assistance, so this APE is still recommended as an innovative solution for early childhood education with limited budgets that prioritize creative and child-friendly learning.
Dampak Fatherless Terhadap Perubahan Perilaku Pada Anak Mahendra, Juandra Prisma; Rahayu, Fitriani
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 8.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena kenakalan pada anak-anak saat ini masih sering terjadi baik dilingkungan sekitar maupun dilingkungan keluarga. Sebagai contoh kenakalan yang terjadi pada masa anaka-anak, membolos, membangkang, acuh tak acuh pada perintah orang tua dan berkata kasar. Peran dari keluarga sangatlah dibutuhkan dalam hal ini terutama ibu dari anak-anak yang mengalami fatherless akibat perceraian orang tua. Penelitian ini dilakukan pada siswa sekolah dasar dan Pendidikan anak usia dini yang ada di desa tanjung lombok utara. Penelitin ini dilakukan selama 1 bulan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif, Jumlah responden dalam penelitian ini yaitu 17 siswa. Dalam menggali data peneliti menggunakan metode wawancara, observasi, serta dokumentasi. Hasil penelitian yaitu mengetahui dampak kenakalan dan upaya pencegahan dan penanganan kenakalan anak seperti adanya bimbingan dari orang tua dan lingkungan sekitar yang mendukung. Melalui peran keluarga yang utama dalam menanggulangi kenakalan anak yang mengalami fatherless dapat membantu anak tersebut untuk bangkit, pantang menyerah serta mendapatkan motivasi dari lingkungan terdekat yaitu keluarga. Dapat disebabkan oleh perceraian, kematian ayah, perpisahan oleh karena permasalahan dalam hubungan pernikahan, atau perpisahan oleh karena permasalahan kesehatan fisik atau psikologis.
Implementasi Kurikulum Merdeka pada Sekolah Penggerak di SDN 1 Dangiang pada Tahun Ajaran 2022/2023 Mariawan, Uji; Hadiyaturrido; Rahayu, Fitriani
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 9 (2023): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v1i9.81

Abstract

Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif Deskripsi yang berjudul implementasi kurikulum merdeka pada sekolah penggerak di SDN 1 Dangiang. penelitian ini bertujuan untuk mengegtahui implementasi kurikulum merdeka, kedua untuk mengetahui hambatan dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka di SDN 1 Dangiang. Dan ketiga untuk mengetahui manfaat yang ditemukan oleh guru-guru dalam menerapkan kurikulum merdeka. sumber data dalam penelitian ini dari kepala sekolah, guru kelas 1 dan kelas 4 dengan cara pengambilan data mengunakan teknik obeservasi, wawancara dan dokumentasi, analisis data dalam penelitian ini mengunakan analisis data menurut Milles dan Michael Huberman. Hasil penelitian ini menujukan bahwa penerapan kurikulum merdeka di SDN 1 Dangiang mengunakan pembelajaran dengan dua cara yaitu pembelajaran di dalam kelas dan di luar kelas. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan kurikulum merdeka di SDN 1 Dangiang sudah berjalan dengan baik maskipun di berapa hal masih adanya kendala yang di temukan disaat menerapkannya.
Pengenalan Psikologi Anak Dalam Pembentukan Karakter di PAUD Insan Kaamil Teniga Kabupaten Lombok Utara Prisma Mahendra, Juandra; Musafir, Musafir; Rahayu, Fitriani; Syahnia, Lani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services) Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmsi.v5i1.583

Abstract

This article discusses the importance of introducing child psychology in character formation in Insan Kaamil Teniga Early Childhood Education (PAUD), North Lombok Regency. This service aims to explore how understanding child psychology can influence teaching methods and social interactions in educational institutions. Using a qualitative approach, data was collected through interviews, observation and documentation studies. The results of the service show that a good understanding of child psychology contributes to the development of positive character in children, as well as improving the quality of education at PAUD Insan Kaamil.