Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Antara Kepatuhan Minum Obat dan Tingkat Pemahaman Tentang Penyakit Dengan Tingkat Kesembuhan Pada Pasien Gastritis Di Instalasi Rawat Jalan Klinik Husada Mulia Wonorejo Lumajang Arif Mulyani; Nafolion Nur Rahmat; Dodik Hartono
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i3.1660

Abstract

Manajemen gastritis yang efektif sangat bergantung pada kepatuhan pasien terhadap pengobatan yang diresepkan serta pemahaman mereka tentang penyakit tersebut. Kepatuhan terhadap pengobatan sangat penting karena berdampak langsung pada efektivitas pengobatan dan pencegahan komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepatuhan minum obat dan tingkat pemahaman tentang penyakit dengan tingkat kesembuhan pada pasien gastritis di Instalasi Rawat Jalan Klinik Husada Mulia Wonorejo Lumajang. Desain penelitian menggunakan analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi sebanyak 165 responden di Klinik Husada Mulia Wonorejo pada bulan Maret 2024. Sampel penelitian ini berjumlah 117 pasien yang diambil menggunakan teknik accidental sampling. Data diambil dengan menggunakan kuesioner dan dilakukan uji analisi dengan uji Spearman's rho.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden sebagian besar responden memiliki kepatuhan kategori patuh sebanyak 89 responden (76,1%), memiliki pemahaman kategori baik sebanyak 84 responden (71,8%) dan memiliki kesembuhan kategori sembuh sebanyak 90 responden (76,9%). Hasil analisis menggunakan uji Spearman's rho menunjukkan adanya hubungan antara kepatuhan minum obat dengan tingkat kesembuhan pasien gastritis (p : 0,000). Selain itu, terdapat hubungan antara tingkat pemahaman tentang penyakit dengan tingkat kesembuhan pasien gastritis (p : 0,000). Penelitian ini menunjukkan bahwa kepatuhan minum obat dan pemahaman tentang penyakit memiliki peran penting dalam meningkatkan tingkat kesembuhan pasien gastritis. Oleh karena itu, intervensi dalam bentuk edukasi kesehatan tentang penyakit gastritis perlu diprioritaskan dalam pelayanan kesehatan untuk mencapai hasil kesembuhan yang optimal.
Pengaruh Edukasi Kadarzi (Keluarga Sadar Gizi) Terhadap Perilaku Pencegahan Stunting Ibu Balita Di Desa Sumber Mujur Kecamatan Candipuro Farit Adi Pratama; Dodik Hartono; Suhari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i4.1664

Abstract

Keluarga Sadar Gizi (Kadarzi) adalah suatu keluarga yang mampu mengenal, mencegah dan mengatasi masalah gizi setiap anggotanya. Suatu keluarga disebut Kadarzi apabila telah berprilaku gizi yang baik yang dapat dilihat dengan beberapa indikator, yaitu: menimbang berat badan secara teratur, makan beraneka ragam, menggunakan garam beryodium, minum suplemen gizi sesuai aturan dan memberikan Air Susu Ibu (ASI) eksklusif kepada bayi dari sejak lahir sampai umur 6 bulan Hasil penelitian didapatkan bahwa 118 responden menunjukkan Sebagian besar umur dari ibu adalah 21- 30 tahun yaitu sebanyak 64 ibu (54,2%). Sebelum Dilakukan Edukasi KADARZI Terhadap Pencegahan Stunting dalam kategori cukup yaitu sebanyak 64 orang (54,2%). Dimana dalam kategori baik sebanyak 30 orang (25,5%) dan responden dengan perilaku Keluarga Sadar Gizi (KADARZI) dalam kategori kurang sebanyak 30 orang (25,5%). hasil uji satistik menunjukkan nilai p value 0,002 atau < α 0,05, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti terdapat hubungan antara perilaku KADARZI Terhadap Pencegahan Stunting.Nilai Odds Ratio (OR) 0,000 yang berarti bahwa jika perilaku Keluarga Sadar Gizi (KADARZI) baik maka dapat mengurangi risiko balita mengalami stunting pada desa sumber mujur. Metode edukasi memiliki kelebihan dapat mengetahui pengetahuan ibu tentang KADARZI sehingga dapat memberikan solusi yang pas untuk meningkatkan penegtahuan ibu balita agar mendapatkan hasil yang sesuai. Informasi yang diberikan akan meningkatkan pengetahuan ibu balita tentang KADARZI dan tujuan agar terpenuhnya gizi balita.
Hubungan Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Dengan Komplikasi Hipertensi Pada Pasien Hipertensi Di Puskesmas Pronojiwo Kabupaten Lumajang Febri Rizalul Fikri; Dodik Hartono; Marfuah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i4.1665

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang umum dan banyak diderita oleh masyarakat. Apabila penyakit Hipertensi ini tidak terkontrol, maka akan menyebabkan komplikasi Hipertensi. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan kepatuhan minum obat hipertensi dengan komplikasi hipertensi pada pasien hipertensi di Puskesmas Pronojiwo. Desain penelitian ini adalah korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini sejumlah 673 responden dengan sampel penelitian sejumlah 251 responden, alat ukur menggunakan kuesioner MMAS pada kepatuhan minum obat hipertensi, sedangkan pada komplikasi hipertensi menggunakan rekam medis pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi mayoritas rendah yaitu sebanyak 185 responden (73,3%) dan komplikasi Hipertensi pada pasien Hipertensi mayoritas terdapat komplikasi yaitu sebanyak 195 responden (77,7%). Hasil uji analisis menggunakan Uji spearman rank test menunjukkan ada hubungan antara kepatuhan minum obat hipertensi dengan komplikasi hipertensi pada pasien hipertensi di Puskesmas Pronojiwo dengan nilai p value 0,001 < 0,05. Komplikasi Hipertensi dapat dicegah dengan minum obat Hipertensi secara rutin, sehingga penderita Hipertensi tekanan darahnya dapat terkontrol. Menjaga pola hidup sehat juga menjadi salah satu peranan penting untuk menjaga penderita Hipertensi agar tidak terjadi komplikasi Hipertensi.
Pengaruh Permainan Puzzle Terhadap Perkembangan Kognitif dan Interaksi Sosial pada Anak Prasekolah 4-6 Tahun Di TK Pertiwi 1 Probolinggo Alifah Wardatul Jannah; Nafolion Nur Rahmat; Dodik Hartono
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i4.1671

Abstract

Perkembangan kognitif (cognitive development) merupakan tahap-tahap perkembangan kognitif manusia mulai dari usia anak-anak sampai dewasa, mulai dari proses-proses berfikir secara konkret atau melibatkan konsep-konsep konkret sampai dengan yang lebih tinggi yaitu konsep-konsep yang abstrak dan logis. Interaksi sosial merupakan hubungan sosial yang dinamis yang menyangkut hubungan antara orang-orang perorangan, antara kelompok-kelompok manusia, maupun antara orang perorangan dengan kelompok manusia. Tujuan penelitian ialah untuk untuk menganalisis Pengaruh permainan puzzle terhadap perkembangan kognitif dan interaksi sosial pada anak prasekolah 4-6 tahun di TK PERTIWI 1 Probolinggo. Desain penelitian ini desain desain penelitian pre experimental design dengan one group pre post test design. Populasi 50 dengan tekhnik pengambilan sample total sampling. Data yang diperoleh dilakukan uji statistik analisis bivariat dengan uji Wilcoxon signed rank test. Hasil penelitian sebelum dan sesudah terapi bermain Puzzle terhadap perkembangan kognitif dan Interaksi Sosial di TK PERTIWI 1 Nusantara di Desa Sepuhgempol didapatkan ρ value = 0,000 dengan tingkat signifikan ρ value < α = 0,005, nilai Z prepost terapi bermain Puzzle -6,665, sehingga dapat dinyatakan ada pengaruh terapi bermain Puzzle terhadap perkembangan kognitif dan interaksi sosial di TK PERTIWI 1 Nusantara di Desa Sepuhgempol Kecamatan Wonomerto Kabupaten Probolinggo. Dalam menyusun puzzle maka akan melatih kesabaran, ketangkasan mata, dan tangan untuk menyusun puzzle tersebut. Selain itu kegiatan ini dapat dilakukan melalui bermain agar anak tidak mudah merasa bosan dan menerapkan metode belajar melalui bermain dapat membantu anak dalam belajar sehingga meningkatkan hasil belajar anak menjadi lebih baik.
Pengaruh Terapi Progressive Muscle Relaxation Dan Terapi Musik Intrumental Untuk Menurukan Kecemasan Terhadap Korban Bullying Di SDN Muneng Leres III Kabupaten Probolinggo Ahmad Fitrah Firdaus; Widya Addiarto; Dodik Hartono
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i4.1672

Abstract

Tindakan bullying berakibat buruk bagi korban, saksi, dan bagi pelakunya sendiri. Bahkan efeknya membekas sampai si anak telah menjadi dewasa. Dampak buruk yang dapat terjadi pada anak yang menjadi korban bullying yakni kecemasanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi Progressive Muscle Relaxation dan Terapi Musik Instrumental untuk menurunkan kecemasaan terhadap korban Bullying. Jenis penelitian ini pra eksperimental dengan pendekatan one group pre post test design. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 15 Juli 2024 dengan jumlah sampel 30 responden, dengan tekhnik proposive sampling Instrument penelitian menggunakan Kuesioner. Dan analisa data menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian ini menunjukkan tingkat kecemasan sebelum dilakukan terapi progressive muscle relaxation dapatkan nilai tingkat kecemasan sedang yaitu 8 responden (53,3%), tingkat kecemasan setelah dilakukan terapi progressive muscle relaxtion tidak ada kecemasaan yaitu 15 responden (100%), dan tingkat kecemasan sebelum dilakukan terapi music Instrumental dapatkan nilai tingkat kecemasan sedang yaitu 10 responden (66,7), tingkat kecemasan setelah dilakukan terapi music instrumental tidak ada kecemasaan yaitu 15 responden (100%) hasil uji analisis mengunakan Wilcoxon ada pengaruh Terapi Progressive Muscle Relaxation Dan Terapi Musik Instrumental Di SDN Muneng Leres III Kabupaten Probolinggo dengan nilai r -valeu 0,001 α 0,005. Terapi Progressive Muscle Relaxation dan Terapi Musik Instrumental merupakan program yang dapat diterapkan pada korban bullying yang mengalami Kecemasan. Diharapkan responden dapat mengaplikasikan setiap gerakan yang telah dilakukan bersama konselor.
Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Waktu Pelayanan IGD Di RSUD Dr. Haryoto Lumajang Arifan Alqodri; Widya Addiarto; Dodik Hartono
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i4.1673

Abstract

Manajemen Instalasi Gawat Darurat (IGD) merupakan pertahanan garis depan dalam sistem pelayanan kesehatan, baik untuk kejadian sehari-hari atau pasien yang mengalami dan membutuhkan perawatan gawat darurat bencana. IGD memiliki peran yang sangat penting dalam menanggulangi berbagai kondisi darurat yang membutuhkan penanganan cepat dan tepat. Waktu pelayanan yang memanjang dapat memperburuk kondisi pasien sehingga berdampak negatif bagi pasien maupun petugas, serta memperlambat pelayanan pasien di IGD. Dalam situasi darurat, keterlambatan penanganan bisa berakibat fatal, sehingga efisiensi waktu sangat diperlukan. Tujuan penelitian ini mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi waktu pelayanan IGD di RSUD dr. Haryoto Lumajang. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif menggunakan metode pengumpulan data secara cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh pasien yang berkunjung ke IGD, yang mencapai jumlah 1500 pasien per bulan, dengan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 93 pasien yang diambil menggunakan metode Accidental Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dilakukan uji chi-square test untuk mengidentifikasi keterkaitan antara variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh faktor-faktor memiliki hubungan dengan waktu pelayanan di IGD, dengan kategori pelayanan yang diwakili oleh 64 responden (68.8%). Hasil uji analisis menggunakan uji chi-square menunjukkan nilai p ≤ 0,001 dengan tingkat signifikan 0,05 (p-value = 0,001 ≤ 0,05), yang berarti ada hubungan yang signifikan antara faktor-faktor yang mempengaruhi waktu pelayanan di IGD RSUD dr. Haryoto Lumajang. Seluruh proses yang terjadi di dalam IGD harus ditingkatkan lebih baik, karena IGD memang diperuntukan untuk pasien gawat darurat sehingga tatalaksana di IGD berjalan lancar dan kondusif. Dengan meningkatkan pelayanan IGD, diharapkan mampu menerima pasien dalam kondisi apapun, agar fungsi IGD berjalan sebagaimana mestinya. Upaya moderenisasi juga diperlukan, sehingga IGD tidak hanya menjadi kamar terima, tetapi mampu memberikan pelayanan yang optimal sesuai dengan standar kesehatan yang berlaku, dengan respons cepat terhadap segala situasi darurat yang mungkin terjadi
Hubungan Pola Makan Dan Aktivitas Fisik Dengan Peningkatan Asam Urat Di Desa Alassumur Lor Kecataman Besuk Kabupaten Probolinggo Ramadhani Alvan Hidayatullah; Achmad Kusyairi; Dodik Hartono
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i4.1683

Abstract

Salah satu perubahan yang memiliki dampak terhadap kesehatan manusia yaitu terjadi perubahan pola makan dan gaya hidup. Perubahan tersebut dapat mengakibatkan berbagai macam gangguan kesehatan salah satunya yaitu asam urat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola makan dan aktivitas fisik dengan peningkatan asam urat di desa Alassumur Lor Kecamatan Besuk Kabupaten Probolinggo. Jenis penelitian ini analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi semua penderita asam urat sebanyak 82 responden, penentuan sampel menggunakan tekhnik purposive sampling sebanyak 68 responden. Instrumen yang digunakan menggunakan lembar kuesioner dan observasi. Selanjutnya dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan pola makan pada penderita asam urat yaitu baik sebanyak 51 responden (75%), aktivitas fisik pada penderita asam urat yaitu baik sebanyak 49 responden (72,1%), kadar asam urat pada penderita asam urat yaitu normal sebanyak 48 responden (70,6%). Hasil uji analisis menggunakan chi-square, ada hubungan pola makan dan aktivitas fisik dengan peningkatan kadar asam urat di Desa Alalassumur kecamatan besuk kabupaten probolinggo didapatkan nilai r = 0,001 < α = 0,05. Tenaga kesehatan perlu memberikan edukasi kepada pasien dan keluarga dalam menjaga pola makan, melakukan aktivitas fisik untuk menjaga stabilitas kadar asam urat penderita asam urat. Selain itu perlu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam melakukan pencegahan dan pengendalian penyakit asam urat dalam kegiatan posbindu
The Influence of Peer Group Method of Education on the Knowledge and Motivation of Pregnant Women in Anemia Prevention Mariani, Mariani; Hartono, Dodik; Hasina, Siti Nur
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No 6 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6i6.4716

Abstract

Anemia is a nutritional problem that needs attention and is a public health problem in Indonesia. Anemia, which is generally called anemia, is a condition when the body lacks red blood cells or hemoglobin (Hb), where the Hb in the blood is at a level lower than the normal limit. The percentage of pregnant women who experience anemia is 48.9%, this means that around 5 out of 10 pregnant women in Indonesia suffer from anemia. If anemia in pregnant women is not treated, it will result in suboptimal growth and development of the fetus in the womb and has the potential to cause complications in pregnancy and childbirth, even causing maternal death. Objective: This research was conducted to determine "Is there an influence of peer group education on the knowledge and motivation of pregnant women in preventing anemia". This research method uses a pre-experimental design using a one-group pre-post test design method. The population in this study were all pregnant women in the Pajarakan Community Health Center area. The sampling technique used was purpusive sampling, namely selecting samples according to the inclusion criteria, with a sample size of 30 respondents. The data collection instrument uses a questionnaire and validity and reability tests have been carried out with an r table value of 0,747 and cronbach’s alpha 0.757. Analysis uses the Paired simple T-Test. Results The results show that the knowledge and motivation of pregnant women in preventing anemia before and after being given peer group education shows a significant influence where P = 0.000 is smaller than α = 0.005. So that peer group education can be used as a solution to reduce the incidence of anemia in pregnant women.
Hubungan Peran Keluarga Pasien Diabetes Mellitus Dengan Pelaksanaan Diet 3j Di Puskesmas Jatiroto Kabupaten Lumajang Zainal Abidin; Dodik Hartono; Siswa Aini
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 4 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v4i2.354

Abstract

Diabetes mellitus is a chronic disease characterized by high levels of sugar (glucose) in the blood. One of them can be minimized by implementing the 3J diet, to achieve the effective implementation of the 3J diet, the role of the family is needed in its implementation. This study aims to determine the relationship between the role of the family of diabetes mellitus patients with the implementation of the 3J diet In Community Health Center Lumajang. This type of research is correlational analytic with a cross sectional approach. Population All patients with diabetes mellitus at the Jatiroto Public Health Center were 33 people, the determination of the sample using the accidental sampling technique that met the criteria was 31 respondents. The instrument used was a questionnaire on family roles and the implementation of the 3J diet. Data processing with Editing, Coding, Scoring and Tabulating processes, then analyzed using the Spearman Rank Test. The results of this study indicted that the group with the most family roles is low as many as 16 respondents (51.6%) the group implementing the 3J diet is mostly good as many as 12 respondents (38.7%), the results of the analysis test using the Spearman Rank Test there is a relationship between family roles patients with diabetes mellitus with the implementation of the 3J diet In Community Health Center Lumajang (r-valeu= 0.000 < = 0.05). One of the roles of the family that can be done in the care of patients with diabetes mellitus is the emphasis on implementing the 3J diet that has been made by health workers, namely the right meal schedule, the right amount of food, and the right type of food eaten. Implementation of the 3J diet is very important to improve blood sugar levels, and minimize the risk of complications. Keywords: Diabetes mellitus, Family Role, Implementation of the 3J Diet.
Pengaruh Latihan Mindfulness Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Ibu Preeklamsia Di Puskesmas Pajarakan Kabupaten Probolinggo: Pengaruh Latihan Mindfulness Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Ibu Preeklamsia Di Puskesmas Pajarakan Kabupaten Probolinggo Dodik Hartono; Mariani
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 5 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v5i1.619

Abstract

Preeclampsia is a collection of symptoms or syndromes that affect pregnant women over 20 weeks of gestation with the main signs being hypertension and proteinuria. Preeclampsia is a multisystem disorder that characteristically affects 2% - 5% of pregnancies and is one of the causes of most maternal and infant deaths. Several risk factors for preeclampsia are caused by maternal age, occupation, parity, gestational age, history of hypertension and education. Mothers who have many risk factors and previously suffered from preeclampsia have a 20% risk of experiencing preeclampsia. The aim of this research is to determine the effect of mindfulness training on reducing blood pressure in preeclamptic women at the Pajarakan Community Health Center, Probolinggo Regency. This research design uses pre-experimental using the one-group pre-post test design method. The total population was 30 respondents with a sampling technique using total sampling with a total of 30 research samples. The measuring tool uses mindfulness therapy SOPs and blood pressure observation sheets. The research results were processed with the help of SPSS 23 for Windows using the Wilcoxon statistical test. The results of the research: Blood pressure in preeclamptic mothers before being given mindfulness training was systolic blood pressure with a mean value of 148.53; median 147.50; SD 5,036; The minimum value is 141 and the maximum value is 159. Meanwhile, the diastolic blood pressure value is 137.77; median 138.00 ; SD 2,800 ; The minimum value is 130 and the maximum value is 142. Meanwhile, the blood pressure results in preeclamptic mothers after being given mindfulness training are systolic blood pressure with a mean value of 90.57; median 91.00 ; SD 3,954; The minimum value is 81 and the maximum value is 96. Meanwhile, the diastolic blood pressure value is 80.90; median 80.00 ; SD 3,680; The minimum score is 70 and the maximum score is 86. There is an effect of mindfulness training on reducing blood pressure in preeclamptic mothers at the Pajarakan Community Health Center, Probolinggo Regency with a value of ρ = 0.000 < α = 0.05.
Co-Authors Achmad Fauzi Achmad Kusyairi Ahmad Fitrah Firdaus Ainul Yaqin Salam Akhmadi, Wakhid Alfarizi, Muhammad Alifah Wardatul Jannah Alwin Widhiyanto Ana Fitria Nusantara Anis Sulalah Ari Susanti Arif Eka Budiman Arif Mulyani Arifan Alqodri Awaludin Awaludin, Awaludin Cici Lahayati Eka Novita Anggraini Erika Dwi Safitri Fani Fransiska Farit Adi Pratama Febri Eka Chandra Kirana Febri Rizalul Fikri Firda Dwi Cahyaningtias Handayani, Erna Hari Purwanto Haswita, Haswita Hemiati, Nur Hilman Hidayat Hosnol Khotimah Hoyriyetus Sholehah Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ilda Ima Amalia Juliyantiara Indah Nurkholizah Irma Wahyuni Ishaq Ishaq Isnawati, Iin Aini Jalali, Jalali Kusyairi, Achmad Lia Barkatur Rohmniah Lutfiaturrahmah Marchita, Ria Fitri Marfuah Marfuah Marfuah Maria Ulfatus Zuhria Mariani Mariani Mariani Mariani Mariani Masruris Sulton Mukhammad Nur Iksan Nadatien, Ima Nafolion Nur Rahmad Nafolion Nur Rahmat Nafolion Nur Rahmat, Nafolion Nur Nazilah Wiqoatul Haqiqoh Nor Fadilah Wahyu Wulandari Nurul Laili Nurul Laili Permatasari, Ema Prasetyanto, Deny - Putri Melinda, Putri Putri, Yuke Ambarwati Ramadhani Alvan Hidayatullah Reviana Erdwi Fajarini Rizka Yunita Salamah, Ummatus Sasongko, Hendrik Probo Siswa Aini Siti Lestyawati Ningrum Siti Nur Afifah Siti Sulaiha Sri Wahyuni Sriyono, Grido Handoko Suhari Suhari Sulistiyono Sulistiyono Supiyati, Rahayu Tintin Sukartini Sukartini, Tintin Sukartini Tonny, Harry Irfan Umi Wardana Ummah, Siti Rohmatul Wahyu Widyanuari, Dwi Shanti Widya Addiarto Yaqin, Moh. Husyn Ainul Zainal Abidin Zainal Abidin Zainal Abidin Zakiyatul Masruro