Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pengaruh Sistem Reward, Recognition dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan Coffee Shop di Kota Palangka Raya Angelica, Helena; Sintani, Lelo; Karuehni, Ina; Kristinae, Vivy
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36399

Abstract

Penelitian ini menyelidiki bagaimana sistem reward, recognition dan motivasi karyawan memengaruhi kinerja di coffee shop yang berlokasi di Kota Palangka Raya. Rasionalisasi penelitian ini berasal dari meningkatnya persaingan di sektor coffee shop, di mana personel sangat penting untuk menjaga standar layanan dan meningkatkan kinerja organisasi. Recognition dan sistem reward terhadap staf dipandang sebagai strategi manajemen penting yang dapat meningkatkan motivasi pekerja, yang pada gilirannya memengaruhi kinerja mereka. Metodologi penelitian ini melibatkan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan teknik survei. Individu yang disurvei adalah karyawan dari Nakaya Cafe, Anggrek Koffie, dan Kopte by Dum Dum Palangka Raya. Kelompok sampel sebanyak 44 partisipan dipilih untuk penelitian berdasarkan rumus Slovin. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur yang menggunakan skala Likert. Data yang dihasilkan akan dinilai melalui analisis regresi linier berganda untuk mengeksplorasi hubungan antara berbagai variabel. Faktor-faktor yang diteliti meliputi sistem reward, recognition, dan motivasi, sedangkan kinerja karyawan dianggap sebagai variabel hasil. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada ranah teori manajemen sumber daya manusia dan menawarkan panduan praktis bagi kepemimpinan coffee shop dalam menciptakan kerangka kerja sistem reward dan recognition yang efektif yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi karyawan dan kinerja secara keseluruhan
Peningkatan Keterampilan Kewirausahaan Ekonomi Hijau Pembuatan Hidrogel Aromaterapi Pada Siswa SMA N 1 Kuala Kapuas Irmawan, Muhammad; Septya, Lia; Toepak, Erwin Prasetya; Kristinae, Vivy; Wulandary, Leony; Atviaputra, Alvin Siena; Arum, Diah Panjar
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 1 (2026): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i1.33902

Abstract

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan jumlah pengangguran di Kabupaten Kapuas menduduki peringkat pertama dengan jumlah pengangguran terbanyak di Kalimantan Tengah pada tahun 2023. Cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menggiatkan kegiatan kewirausahaan ekonomi hijau. Di banyak negara, konsep kewirausahaan ekonomi hijau telah diintegrasikan ke dalam kurikulum sekolah dalam upaya meningkatkan wawasan berwirausaha siswa. Oleh karena itu kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat melalui pendampingan kewirausahaan ekonomi hijau produk hidrogel aromaterapi berbahan miyak atsiri dari tumbuhan, dilaksanakan di SMAN 1 Kuala Kapuas berdasarkan metode community-based approach. Kegiatan pengabdian melalui 4 tahapan utama, yaitu Identifikasi masalah, Perencanaan, Pelaksanaan pelatihan dan evaluasi. Data hasil evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa setelah siswa dan siswi SMAN 1 Kuala Kapuas mengikuti kegiatan, mereka mampu melakukan ekstrasi minyak atsiri, membuat produk hidrogel aromaterapi dan memahami konsep kewirausahaan ekonomi hijau yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
The Role of Moderation of PPh Final PP 55 Year 2022 PPh in Tax Compliance Relations, Financing Access, and Financing Performance of MSMEs In Indonesia Luntungan, David; Kristinae, Vivy
Neraca Keuangan : Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan Vol. 21 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/neraca.v21i1.23417

Abstract

MSMEs serve as a fundamental pillar of Indonesia's national economy, contributing significantly to employment absorption and gross domestic product growth. However, persistent challenges surrounding fiscal obligations, capital accessibility, and suboptimal business financial outcomes continue to hinder their sustainable development. Government Regulation No. 55 of 2022 (Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2022), which establishes a simplified final income tax (Pajak Penghasilan Final) rate of 0.5% on gross turnover, represents a strategic policy initiative designed to reduce the administrative and financial burden faced by small business operators. Employing a quantitative research design, this study collected primary data from 50 MSME respondents in Palangka Raya, Central Kalimantan, through structured questionnaires using purposive sampling. Palangka Raya was selected as the research site as it represents the economic center of Central Kalimantan, where MSME activity is concentrated and the implementation of PP 55 of 2022 has been actively monitored by local tax authorities. The collected data were subsequently analyzed using descriptive statistics and moderated multiple regression analysis (MRA) to examine both direct and interaction effects among the studied variables. Prior studies have examined tax compliance and financing access separately, yet the moderating role of PP 55 of 2022 in simultaneously linking both variables to MSME financial performance remains empirically underexplored, particularly at the regional level in Eastern Indonesia. The empirical findings confirm that tax compliance and financing accessibility each exert statistically significant positive effects on MSME financial outcomes (p < 0.05). Furthermore, PP 55 of 2022 functions as a meaningful moderating variable, amplifying the strength of those relationships. These results underscore the importance of synergistic collaboration among regulatory authorities, financial intermediaries, and MSME stakeholders in collectively building a more inclusive, resilient, and sustainable small business ecosystem in Indonesia.