Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : POSITA

Penetapan Nasab Anak dari Perkawinan Poliandri Perspektif Mazhab Syafi’i (Analisis Putusan Pengadilan Agama Kelas 1A Mojokerto Nomor Perkara 499/Pdt.P/2022/PA/Mr) Rahayu, Rita; Chodir, Fatkul
Posita: Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : STIS Ummul Ayman, Pidie Jaya, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52029/pjhki.v2i1.195

Abstract

Pernikahan merupakan naluri semua mahkluk hidup untuk melangsungkan hidup berpasang-pasangan agar lahirnya sebuah keturunan layaknya sebagai keluarga. Skripsi ini mempersembahkan pembahasan mengenai penetapan nasab anak dari perkawinan poliandri perspektif Mazhab Syafi’i. Perkara tersebut merupakan putusan pengadilan agama mojokerto yang dikabulkan permohonan asal usul anak dari suami kedua, sebagaimana kita ketahui bahwasanya pernikahan pemohon merupakan praktek poliandri yang merupakan larangan dalam syariat. Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah (1) Apa yang menjadi pertimbangan hakim dalam penentuan nasab anak dari perkawinan poliandri Putusan Pengadilan Agama Kelas 1a Mojokerto Nomor Perkara 499/Pdt. P/2022/PA/Mr? (2) Bagaimana perspektif Mazhab Syafi’i terhadap penentuan nasab anak dari perkawinan poliandri Putusan Pengadilan Agama Kelas 1a Mojokerto Nomor Perkara 499/Pdt.P/2022/PA/Mr ? Adapun jenis yang dipakai dalam penelitian ini adalah penelitian studi pustaka (Library Recearch) dengan menggunakan metode kualitatif. Dalam kepenulisan ini mengambil  data secara langsung terkait perkara putusan Permohonan Asal Usul Anak dan melakukan wawancara Hakim Pengadilan Agama Mojokerto sebagai penguat data. Berdasarkan hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pertimbangan hakim dalam memutus perkara ini adalah karna hakim melihat dari fakta-fakta sekalipun secara administratif pernikahan pemohon termaksud praktek poliandri. Akan tetapi secara substantif pernikahan pemohon dianggap sudah bercerai sehingga hakim mengabulkan permohonan tersebut dengan alasan lain agar status anaknya tidak mengambang demi kemaslahatannya kelak.
Co-Authors Abdul Karib Afandi Afandi Ahwan Sholih Al-Ichwani, Azzahra Amalda Aulia Amir, Mayasyanti Dewi Anne Putri Annisa Rahman Arsy, Nada Salsabila Asmarawanti, Asmarawanti Aulia, Amalda Azizah, Nikmatul Azni Srimaydila Aziz Azra Ramizah Bahari, Asniati Bin Sansuwito, Tukimin Budi Rahmadya Chodir, Fatkul Defriko Gusma Putra Delva Muharni Denny Yohana Deny Yohana Dewi Permatasari, Dewi Dhini Suryandari, Dhini Eka Budiarto, Eka Emdat Suprayitno ERI BESRA, ERI Erna Safariyah F Fitraharizki Fahmy, Rahmi Fanessa, Fanessa Fery Adrianus Fitraharizki, F Fitriani, Rani Gayatri, Satya Haerani Maksum Hakimi, Nurul Halimah Tusya Diah Harits, Muhammad Dzakwan El Henri Setiawan Hukmi, Wilda Husna Roza Husnul Khatimah Idun Ariastuti Indah Fajarini Sri Wahyuningrum, Indah Fajarini Sri Irpan Ali Rahman Judith Zakary Liawati, Nunung Lidiyawati, Herlina Linda Agustina Lisa Fitriani Rahman Ludipa, Olin Meisa Mamat Pratama, Mamat Mardhiyah, Sayang Ajeng Meuthia, Meuthia Muammar Fawwaz Mutiara Candra Nazhfiyani KS Novianty, Lia Nurapandi, Adi Nurkamilah, Andi Nurlaila Fitriani Purnairawan, Yosep Rahayu Dinassari Rahmat Febrianto Ramadani, Rima Ratnawati Rafles Ratni Prima Lita Rayna Kartika, Rayna Ref, Ghina Luqyana Retnoningrum Hidayah Ria Andriani Rida Rahim Safitri, Embun Iindrajati Saldi, Wardah Awwalin Sanda Patrisia Komalasari Saparuddin Latu Sari, Dellani Mutia Selvy Mozin Septin Maisharah K Silfia Riski Sri Dewi Edmawati Sri Kartika Afini Suci Fitriamiranti Sukirman - Sunaras, Syawallya Sundewi, Alis Suryani, Indah Permata Suziana, Suziana Syafira, Tama Aulia Syahril Ali Teten Tresnawan Triani, Laura Amelia Trisni Suryarini Vera Pujani Verinita, Verinita Verni Juita Viya Guziana Sari Wafiq, Muhammad Wati, Nenden Lesmana Wilda Hukmi Yanti Yanti YANTI, PENTI DORA Yeni Yulianti Yuhandri Yuhandri, Yuhandri