Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Hubungan Tingkat Spiritualitas dan Tingkat Depresi dengan Kualitas Hidup Pasien DM Tipe 2 di RSUD Kota Bau-bau Islaminuru Ismail, Tirta; Hafizah, Indria; Susanty, Sri
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.128

Abstract

Komplikasi kesehatan dapat berdampak pada psikologis dan sosial pasien dengan DM tipe 2, seperti depresi dan spiritualitas yang dapat menurunkan kualitas hidup pasien dengan DM tipe 2. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubugan tingkat spiritual dan depresi terhadap kualitas hidup pasien dengan DM tipe 2. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan total 63 total sampel pasien dengan diagnosa DM Tipe 2 di RSUD Kota Baubau. Sampel diambil secara purposive menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Spiritual Well Being Scale  (SWBS) untuk menilai tingkat spiritualitas, Beck Depression Inventory (BDI) untuk menilai tingkat depresi  dan Diabetes Quality of Life (DQOL) untuk mengukur kualitas hidup pasien. Analisis data dilakukan dengan uji statistik Spearmen Rank. Hasil analisis statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan secara statistik antara tingkat spiritualitas dan tingkat depresi terhadap kualitas hidup pasien  DM Tipe 2 di RSUD Kota Bau-bau. Didapatkan hasil uji tingkat spiritualitas terhadap kualitas hidup memberikan nilai koefisien r = 0.725 dengan nilai p = 0.00 (? 0.05) dan tingkat depresi terhadap kualitas memberikan nilai koefisien r= -0.534 dengan nilai p=0.00 (? 0.05). Kesimpulan penelitian bahwa pasien dengan tingkat spiritualitas yang tinggi cenderung memiliki kualitas hidup yang lebih baik, sementara pasien dengan tingkat depresi yang tinggi menunjukkan kualitas hidup yang lebih rendah.
Analysis of User Acceptance of Electronic Medical Record Systems Using the Technology Acceptance Model (TAM) Amelia, Meilany; Susanty, Sri; Prasetya, Fikki
Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA) Vol. 7 No. 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 Agustus 2025
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jika.v7i2.1336

Abstract

User acceptance is a key determinant of the successful implementation of Electronic Medical Records (EMR) in hospitals. This study aimed to analyze the factors influencing EMR acceptance at Bhayangkara Level III Hospital Kendari using the Technology Acceptance Model (TAM) approach. A cross-sectional study was conducted involving 114 healthcare workers selected through simple random sampling. Data were analyzed using Structural Equation Modeling based on Partial Least Squares (PLS-SEM) with SmartPLS version 4.0. Perceived ease of use had a significant effect on perceived usefulness (β = 0,760, p < 0.001) and user attitude (β = 0,464, p < 0,001). Perceived usefulness affected user attitude (β = 0,368, p < 0,001) and actual use (β = 0,534, p < 0.001), but had no direct effect on behavioral intention (p = 0,167). User attitude strongly influenced behavioral intention (β = 0,793, p < 0,001), which in turn affected actual use (β = 0,384, p < 0,001). Perceived usefulness acted as a partial mediator between ease of use and attitude, while attitude served as a full mediator between perceived usefulness and behavioral intention. Behavioral intention did not mediate the relationship between perceived usefulness and actual use. A user-friendly system design and demonstrable benefits are essential to foster positive user attitudes and encourage EMR adoption.
Determinanan Kejadian Diare pada Balita di Puskesmas Kolono, Kabupaten Konawe Selatan, Indonesia Marhana, Andi; Tosepu, Ramadhan; Susanty, Sri; Sety, La Ode Muhamad; Yuniar, Nani; Asriati, Asriati
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i6.2252

Abstract

Diare pada balita masih menjadi masalah kesehatan utama, terutama di Sulawesi Tenggara. Kondisi ini dipicu oleh berbagai faktor, sehingga diperlukan kajian untuk memperkuat upaya pencegahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Kolono. Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2025, menggunakan desain potong lintang dengan pendekatan analitik observasional. Penelitian ini menggunakan sampel konfensional sebanyak 199 ibu dengan balita berusia 1 hingga 5 tahun. Pengumpulan data menggunakan instrumen modifikasi yang dirancang berdasarkan pedoman Kementerian Kesehatan yang menggabungkan dimensi pengetahuan, kepemilikan toilet sehat, pola asuh, pencucian botol susu, akses air bersih, dan pemberian ASI eksklusif. Data dianalisis menggunakan analisis univariat, bivariat, dan multivariat dengan uji chi-square dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p = 0,024), kepemilikan toilet sehat (p = 0,002), pola asuh (p = 0,006), pencucian botol susu (p = 0,021), akses air bersih (p = 0,001), pemberian ASI eksklusif (p = 0,004), dan diare pada balita. Akses terhadap air bersih ditetapkan sebagai faktor paling dominan (OR = 15,854; 95% CI: 3,282–76,588). Implikasinya, peningkatan akses dan kualitas air bersih menjadi prioritas utama dalam upaya pencegahan diare pada balita di tingkat rumah tangga maupun komunitas.