Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

MENINGKATKAN KEMAMPUAN BELAJAR SISWA MUATAN PPKN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN GASING KELAS V SDN PANGERAN 2 Syafitri, Yuliani; Hidayat, Ari
Jurnal Kiprah Pendidikan Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Kiprah Pendidikan | Oktober 2023
Publisher : Program Studi Pendididikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/kpd.v2i4.209

Abstract

Penelitian ini berfokus pada rendahnya aktivitas, hasil belajar siswa.. Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan. Dikelas V SDN Pangeran 2 Banjarmasin. Yang berjumlah 12 orang siswa. Data yang diambil diperoleh melalui observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, hasil belajar siswa yang diperoleh melalui tes tertulis secara kelompok dan individu. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas guru pertemuan 1 sampai 4 meningkat dari skor 22 dengan kriteria cukup baik meenjadi 33 dengan kritea sangat baik. Observasi aktivitas siswa pada pertemuan 1 sampai 4 secara klasikal meningkat dari 50% dengan kriteria cukup baik menjadi 100% dengan kriteria sangat baik. Observasi aktivitas hasil belajar siswa pada pertemuan 1 sampai 4 secara klasikal meningkat dari 25% dengan kriteria kurang aktif menjadi 100%. Hasil belajar dan minat belajar afektif siswa secara klasikal pada pertemuan 1 sampai 4 meningkat dari 25% menjadi 100%. Hasil belajar aspek psikomotorik siswa secara klasikal pada pertemuan 1 sampai 4 meningkat dari 50% menjadi 100%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model GASING dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa pada pembelajaran PPKn.
Meningkatkan Aktivitas dan Berpikir Kritis Siswa Pada Muatan IPA Menggunakan Model ARNA Pada Siswa Kelas V SDN Telawang 3 Banjarmasin Muttaqin, Farid; Agusta, Akhmad Riandy; Jannah, Fathul; Hidayat, Ari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerangka pembelajaran abad ke-21 menekankan pengembangan pemikiran kritis, koneksi konsep ilmiah dengan kehidupan nyata, penguasaan teknologi informasi, dan kolaborasi efektif. Namun, kendala pembelajaran IPA seperti rendahnya keterampilan dalam berpikir kritis, aktivitas belajar, dan hasil belajar siswa akibat metode satu arah dan minimnya keterlibatan siswa masih sering terjadi. Model ARNA, yang menggabungkan Problem Based Learning, Numbered Head Together, dan Team Games Tournament, diusulkan untuk mengatasi masalah ini. Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar siswa melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam empat pertemuan dengan subjek siswa kelas VB SDN Telawang 3 Banjarmasin. Data kualitatif diperoleh dari observasi, sedangkan data kuantitatif dari tes tertulis, kemudian dianalisis dengan teknik deskriptif analisis. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan: aktivitas guru dari skor 35 menjadi 47 ("Sangat Baik"), aktivitas siswa dari 52% menjadi 90% ("Sangat Aktif"), keterampilan berpikir kritis siswa dari 48% menjadi 86% ("Sangat Terampil"), hasil belajar kognitif dari 43% menjadi 86%, afektif dari 48% menjadi 90%, dan psikomotorik dari 43% menjadi 90%. Kesimpulannya, model ARNA efektif meningkatkan kualitas pembelajaran dan dapat menjadi referensi bagi kepala sekolah, guru, siswa, dan peneliti lain.
Meningkatkan Aktivitas , Motivasi, dan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Model Perantara pada Siswa Kelas V SDN Mawar 2 Banjarmasin Wiratami, Yeny Panca; Hidayat, Ari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah yang beradadi penelitian ini antara lain ialah tingkat aktivitas dan hasil belajar siswa masih rendah. Memang pembelajaran selalu berlangsung satu arah, guru lebih banyak berbicara dan bercerita daripada menempatkan siswa pada kondisi nyata, guru juga tidak menggunakan model dan sarana yang lebih membosankan bagi siswa dibandingkan saat belajar. Salah satu cara agar mengatasi permasalahan ini adalah menggunakan penerapan model pembelajaran PERANTARA yang bisa disebut Pembelajaran Berbasis Masalah, Turnamen Permainan Tim, dan Pembelajaran Angka Bersama. Fungsi penelitian ini ialah agar meningkatnya aktivitas untuk belajar dan hasil-hasil belajar pada siswa.
MENINGKATKAN AKTIVITAS, KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL PANTING DI SEKOLAH DASAR BAHARAS, VITA RIA SAFITRI; JANNAH, FATHUL; AGUSTA, AKHMAD RIANDY; HIDAYAT, ARI
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i3.3193

Abstract

This study aims to describe educator activities, analyze the improvement of activities, critical thinking skills, and learning outcomes of students. This research is a Class Action Research (PTK) which is carried out with 4 meetings. The subjects of this study are students of class VB SDN Telawang 3 Banjarmasin, with a total of 21 students in the second semester of the 2023/2024 school year. The types of data used in this study are qualitative and quantitative. Qualitative data was obtained through observation of educator activities, student activities and students' critical thinking skills, then using quantitative data for student learning outcomes obtained through written tests in groups and individuals. The analysis in this study uses descriptive analysis techniques and is described with tables, graphs and interpretations with percentages. The results of this study show that educator activity increased from a score of 23 to 31 with the "Very Good" Criterion. Student activity increased from 14% to 90% with the criterion of "Almost All Active Students". Students' critical thinking skills increased from a percentage of 19% to 90% with the criterion of "Almost All Students Are Active". The learning outcomes of students from a percentage of 24% to 100% classical completeness. Based on the results of the study, it can be concluded that the use of the PANTING model can improve students' activities, critical thinking skills, and learning outcomes. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas pendidik, menganalisis peningkatan aktivitas, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dengan 4 kali pertemuan. Subjek dari penelitian ini adalah peserta didik kelas VB SDN Telawang 3 Banjarmasin, dengan jumlah 21 orang peserta didik pada semester II tahun ajaran 2023/2024. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh melalui observasi aktivitas pendidik, aktivitas peserta didik dan keterampilan berpikir kritis peserta didik, kemudian menggunakan data kuantitatif untuk hasil belajar peserta didik yang diperoleh melalui tes tertulis secara berkelompok dan individu. Analisis dalam penelitian ini menggunakan teknik deskriptif analisis dan dijabarkan dengan tabel, grafik dan interpretasi dengan persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas pendidik meningkat dari skor 23 hingga 31 dengan Kriteria “Sangat Baik”. Aktivitas peserta didik meningkat dari 14% hingga 90% dengan kriteria “Hampir Seluruh Peserta Didik Aktif”. Keterampilan berpikir kritis peserta didik meningkat dari presentase 19% hingga 90% dengan kriteria “Hampir Seluruh Peserta Didik Aktif”. Hasil belajar peserta didik dari presentase 24% hingga mencapai 100% ketuntasan secara klasikal. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model PANTING dapat meningkatkan aktivitas, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar peserta didik.
MENINGKATKAN AKTIVITAS, KERJA SAMA, DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN POLA DI SEKOLAH DASAR Nisa, Khairun; Jannah, Fathul; Agusta, Akhmad Riandy; Hidayat, Ari
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 8 No. 4 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v8i4.62592

Abstract

Abstract: The problem in this study is the low activity, cooperation and learning outcomes of students in mathematics learning. The purpose of the study is to describe the activities of educators and analyze the increase in activity, cooperation and learning outcomes of students. This type of research is PTK implemented in 4 meetings. The subjects of the study were grade V students of SDN Antasan Besar 1. Using qualitative and quantitative data types. The results showed that educator activity increased to a score of 40 with the criteria of "Very Good" at meeting 4. Student activity increased at meeting 4 to 86.67%. Student cooperation increased at meeting 4 to 86.67%. Student learning outcomes increased at meeting 4 to 95.53%. Keyword: Activities, Collaboration, Learning Outcomes, POLA Learning ModelAbstrak: Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya aktivitas, kerja sama dan hasil belajar siswa pada pembelajaran matematika. Tujuan penelitian mendeskripsikan aktivitas pendidik serta menganalisis peningkatan aktivitas, kerja sama dan hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah PTK dilaksanakan dalam 4 pertemuan. Subjek penelitian siswa kelas V SDN Antasan Besar 1. Menggunakan jenis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas pendidik meningkat hingga mencapai skor 40 dengan kriteria œSangat Baik pada pertemuan 4. Aktivitas siswa meningkat pada pertemuan 4 mencapai 86.67%. Kerja Sama peserta didik meningkat pada pertemuan 4 menjadi 86.67%. Hasil belajar siswa meningkat pada pertemuan 4 menjadi 95.53%.Kata Kunci: Aktivitas, Kerja Sama, Hasil Belajar, Model Pembelajaran POLA
MENINGKATKAN DISIPLIN, MOTIVASI, DAN HASIL BELAJAR SISWA MUATAN PPKN MENGGUNAKAN MODEL PANTING PADA SISWA KELAS VA SDN SUNGAI JINGAH 4 Safitri, Bella; Hidayat, Ari
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024 (Special Issue)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.31826

Abstract

Masalah di kelas VA SDN Sungai Jingah 4 yaitu kurangnya disiplin, motivasi, dan hasil belajar siswa. Usaha yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan ini yaitu menggunakan model PANTING. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan aktivitas pendidik dan siswa, menganalisis disiplin siswa, menganalisis motivasi siswa, dan menganalisis hasil belajar siswa. Data yang di ambil berupa data kualitatif yang diperoleh melalui observasi aktivitas guru, siswa, disiplin, dan motivasi kemudian menggunakan data kuantitatif yang diperoleh melalui tes tertulis secara kelompok dan individu. Hasil penelitian menunjukkan hasil aktivitas guru pada pertemuan 1 sampai 4 meningkat dari skor 19 dengan kriteria “cukup baik” menjadi 32 dengan kriteria “sangat baik”. Aktivitas siswa meningkat dari 42,86% “kurang aktif”  menjadi 90,48% “sangat aktif”. Disiplin siswa meningkat dari 42,86% “kurang disiplin” menjadi 90,48% “sangat disiplin”. Motivasi belajar siswa meningkat dari 47,62% “motivasi cukup tinggi” menjadi 100% “motivasi sangat tinggi”. Kognitif siswa meningkat dari 47,62% menjadi 100%. Afektif siswa meningkat dari 42,86% menjadi 100%. Psikomotorik siswa meningkat dari 57,14% menjadi 100%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model PANTING dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, disiplin, motivasi, dan hasil belajar siswa pada pembelajaran PPKn.
PENERAPAN MODEL BE SMART UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN BERKOMUNIKASI SISWA MUATAN PPKN DIKELAS VA SDN TELAWANG 3 BANJARMASIN Hidayat, Ari; Fitriana, Erika
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024 (Special Issue)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.31829

Abstract

Permasalahan penelitian adalah rendahnya keterampilan berpikir kritis, dan berkomunikasi siswa. Hal ini disebabkan karena proses pembelajaran terjadi secara satu arah, keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran yang belum optimal, kurang terampil dalam berpikir kritis. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan model BE SMART dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, dan berkomunikasi siswa. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan yang dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menggunakan model BE SMART menunjukkan bahwa aktivitas guru meningkat dari skor 25 (Baik) pada pertemuan 1 menjadi skor 32 (Sangat Baik) pada pertemuan 4, aktivitas siswa meningkat dari skor presentase klasikal 45% (Cukup Aktif) pada pertemuan 1 menjadi skor presentase klasikal 91% (Sangat Aktif) pada pertemuan 4, serta keterampilan berpikir kritis dari skor presentase klasikal 41% (Cukup Terampil) pada pertemuan 1 menjadi skor presentase klasikal 91% (Sangat Terampil) pada pertemuan 4. Sedangkan keterampilan berkomunikasi dari skor presentase klasikal 41% (Cukup Terampil) pada pertemuan 1 menjadi skor presentase klasikal 91% (Sangat Terampil) pada pertemuan 4. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat diambil kesimpulan bahwa penggunaan model BE SMART dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis,dan berkomunikasi siswa.
MENINGKATKAN AKTIVITAS, KONSENTRASI DAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM MUATAN PPKN MENGGUNAKAN MODEL BALAMUT PADA KELAS V SDN PELAMBUAN 1 Shofa, Ghaitsa Zahira; Hidayat, Ari
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024 (Special Issue)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.31967

Abstract

Masalah di kelas V SDN Pelambuan 1 termasuk rendahnya aktivitas dan konsentrasi siswa serta strategi pembelajaran yang kurang tepat. Untuk mengatasi masalah ini, diterapkan model BALAMUT dalam penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan selama empat sesi dengan 24 siswa (10 laki-laki, 14 perempuan). Data kuantitatif dan kualitatif diperoleh melalui tes tertulis dan observasi aktivitas serta konsentrasi siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan: aktivitas guru meningkat dari skor 23 (cukup baik) menjadi 38 (sangat baik), aktivitas siswa dari 33% (kurang aktif) menjadi 96% (sangat aktif), dan konsentrasi siswa dari 25% (kurang konsentrasi) menjadi 96% (sangat konsentrasi). Hasil belajar juga meningkat: kognitif dari 38% menjadi 96%, afektif dari 8,33% menjadi 100%, dan psikomotorik dari 16,67% menjadi 100%. Kesimpulannya, model BALAMUT efektif dalam meningkatkan aktivitas, konsentrasi, dan hasil belajar siswa. Disarankan agar hasil penelitian ini digunakan sebagai referensi untuk model pembelajaran yang dapat memperbaiki kualitas pengajaran.
MENINGKATKAN AKTIVITAS, KERJA SAMA, DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN BATA DI SEKOLAH DASAR Fatimatuzzahroh, Fatimatuzzahroh; Jannah, Fathul; Agusta, Akhmad Riandy; Hidayat, Ari
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.38225

Abstract

Problematika yang dihadapi pada penelitian ini adalah rendahnya aktivitas dan kerja sama peserta didik pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), sehingga berimplikasi pada hasil belajar yang kurang maksimal. Solusi yang digunakan agar meningkatkan aktivitas dan kerja sama siswa dalam pembelajaran IPS adalah dengan mengimplementasikan model pembelajaran BATA. Riset ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas pembelajaran yang dilakukan pendidik serta menganalisis perubahan signifikan pada aktivitas, kerja sama, dan capaian belajar. Penelitian ini berbentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari 4 pertemuan. Subjek penelitian ini adalah pelajar kelas V SDN Pemurus Luar 1 Banjarmasin sebanyak 22 orang anak yang mana terdiri dari 9 orang anak laki-laki dan 13 orang anak perempuan. Jenis data yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif dalam penelitian ini termuat dari observasi partisipatif terhadap aktivitas pendidik dan peserta didik serta dinamika kerja sama kelompok. Sementara itu, data kuantitatif mengenai hasil belajar siswa diperoleh dari tes tertulis individu dan kelompok. Analisis data dilakukan dengan menghitung persentase dan indikator ketuntasan belajar yang telah ditentukan. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa terdapat peningkatan yang substansial pada aktivitas pembelajaran yang dilakukan oleh pendidik, dengan skor 27 hingga skor akhir mencapai 36 yang dikategorikan “Sangat Baik”. Analisis data menunjukkan peningkatan yang signifikan pada aktivitas peserta didik, dari 32% menjadi 100% yang mengindikasikan “Semua siswa aktif dalam pembelajaran”. Analisis data menunjukkan peningkatan yang signifikan pada kerja sama peserta didik, dari 18% menjadi 100%, sehingga mencapai ketuntasan klasikal. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa ditemukan peningkatan yang substansial atas hasil belajar peserta didik, dengan persentase ketuntasan klasikal meningkat dari 36% menjadi 91%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model BATA dapat meningkatkan aktivitas, kerja sama, dan hasil belajar
IMPLEMENTASI LITERASI DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN BAGI GURU SEKOLAH DASAR Rachman , Ali; Rini, Tika Puspita Widya; Ferdiansyah, Aldy; Harsono, Arta Mulya Budi; Hidayat, Ari; Rizqi, Maulana; Azkia, Nida
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.42010

Abstract

Perkembangan zaman yang menuntun sampai pada era digitalisasi pendidikan menjadikan tantangan sekaligus tuntutan guru untuk mengembangkan literasi digital dalam pembelajaran. Guru sebagai tokoh utama kegiatan pembelajaran sewajarnya mampu menguasai teknologi sebelum mengajarkannya pada peserta didik. Faktanya kecakapan guru untuk mengembangkan literasi digital dalam pembelajaran masih relatif kurang. Kegiatan pengabdian dengan menyasar Sekolah Dasar sebagai mitra pengabdian dapat menjadi solusi dan alternatif dalam mengatasi kondisi tersebut. Melalui pelatihan dan pendampingan dengan empat metode penyelesaian masalah yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan monitoring terbukti berhasil memberikan pemahaman dan pengetahuan yang baru bagi para guru mengenai bagaimana merancang pembelajaran yang inovatif berbasis literasi digital. Berdasarkan penilaian sikap keaktifan pada kegiatan pelatihan ini menunjukkan adanya reaksi positif dari guru dalam kategori baik dan sangat baik. Terdapat peningkatan yang signifikan dari hasil pretest dan posttest yang dilakukan oleh guru. Dampak positif dari kegiatan pelatihan literasi digital diharapkan dapat menjadi jalan pembuka bagi guru Sekolah Dasar untuk dapat mengembangkan kompetensi dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran berbasis literasi digital secara berkelanjutan demi memenuhi tantangan zaman kedepannya.