This Author published in this journals
All Journal Jurnal Manajemen Teori dan Terapan Share : Social Work Journal IJIS - Indonesian Journal On Information System Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Informasi dan Komputer Journal Sampurasun : Interdisciplinary Studies for Cultural Heritage Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama JURNAL PENDIDIKAN, SAINS DAN TEKNOLOGI Infotek : Jurnal Informatika dan Teknologi Indonesian Journal of Social Work Pasundan International of Community Services Journal (PICS-J) Jurnal Sistem Informasi Jurnal Budaya Etnika Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Humanitas Ceria: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Kesehatan Tambusai Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Kresna: Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat Jurnal Ilmiah Rehabilitasi Sosial (Rehsos) Jurnal Ilmiah Perlindungan dan Pemberdayaan Sosial (Lindayasos) Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, dan Akuntansi) Jurnal Hukum Inconcreto Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Jurnal Rekayasa Sistem Informasi dan Teknologi KarismaPro Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Cendikia Pendidikan Jurnal Garasi Buku dan Obrolan Keilmuan JPK: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Journal of Economic Empowerment Strategy (JEES) Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Serumpun Mengabdi Jurnal Elementaria Edukasia Komunikan : Jurnal Komunikasi dan Dakwah Mabrur: Academic Journal of Hajj and Umra Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Pendampingan Pembuatan Pakan Menggunakan Tepung Daun Kelor (Moringa Oleifera) dalam Ransum Untuk Meningkatkan Kualitas Telur (Skor Yolk) Pada Ayam Petelur Rahmaniya, Nita; Yuningsih, Yuyun
Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : STKI Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/diyamas.v1i2.665

Abstract

Ayam yang dipelihara oleh orang Indonesia masih kalah dalam produksi telur dibandingkan ayam petelur yang diimpor dari luar negeri. Ayam domestik, sering dikenal sebagai ayam kampung, dapat bertelur sekitar 46 butir per tahun, sementara ayam petelur dapat bertelur hingga 180 butir per tahun. Dengan permintaan pasar domestik untuk telur dan pengembangan teknologi persilangan, ayam petelur dalam negeri sekarang dapat bersaing dengan ayam petelur asing, yang memiliki kapasitas produksi telur yang jauh lebih tinggi daripada ayam kampung. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan manajemen pemeliharaan ayam petelur melalui pendampingan penggunaan tepung daun kelor (moringa oleifera) dalam ransum. Teknik pengumpulan data dalam pengabdian ini menggunakan tiga macam metode yaitu: Tutorial atau pencampaian materi, Tindakan (pendampingan langsung) evaluasi (mealui observasi partisipatif dan wawancara tidak terstruktur). Penambdian ini dilakukan di Desa Nata, Kecamatan Palibelo, NTB. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan hasil yang maksimal, tepung daun kelor sangat baik untuk pencampuran pada bahan tambahan pakan ayam petelur,  tepung daun kelor, dapat dikategorikan sebagai bahan pakan sumber protein karena mengandung protein protein kasar 30,3 %, lemak kasar 6,13 %, serat kasar 12,48 %, abu 12,16 %, kalsium 2,66 %, dan fosfor 0,95 %. Di bawah 16%, Kandungan serat kasar bahan pakan penelitian berkisar 12,48 %. Dengan demikan penggunaan tepung daun kelor untuk pakan ayam pertelur sangat direkomendasikan jika ingin meningkatkan kualitas dan kuantitas telur.
Social Protection In The Fulfillment Of Children’s Rights At The Muhammadiyah Child Welfare Institution (LKSA Taman Harapan), Bandung City Yuningsih, Yuyun; Sumardani, R.; Nur Fadilah Amalia
SAMPURASUN Vol 11 No 2 (2025): Sampurasun Vol. 11 No. 2 - 2025
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/sampurasun.v11i2.30280

Abstract

Children are creations of God who need to be protected and whose rights must be fulfilled. The first and foremost party responsible for providing this protection and fulfillment of rights is the family. However, in reality, the fulfillment of children's rights in Indonesia is still far from perfect. Undang-Undang No 35 Tahun 2014 about Child Protection is one of the regulations in force in Indonesia that provides legal certainty in the protection of children's rights. When parents and families are unable to protect the child, the government is obliged to provide protection through child protection institutions. This research focuses on Social Protection in Fulfilling Children's Rights at LKSA Taman Harapan Muhammadiyah in Bandung City. This study uses a qualitative research method, with primary data obtained through in-depth interview guidelines and secondary data from written documents and physical observation at the research site. This study uses purposive sampling techniques. The findings from the field show that the implementation of social protection carried out by LKSA Muhammadiyah includes the following programs: first, physical and health services through facilities provided by the Foundation in cooperation with zakat and charity services at Muhammadiyah Hospital, where all foster children receive free medical care; second, mental-spiritual services to help children develop a balanced and positive personality through Quran memorization activities, congregational prayer, mandatory tahajjud prayer, and daily recitation of one juz; third, educational services, where all foster children receive free education from elementary to high school, and those with academic achievements are awarded scholarships for college; and fourth, skills training services, offering various skill options according to the children’s interests and talents, such as life skills, vocational skills including sewing, cooking, computer skills, and graphic design. In conclusion, the foster children at LKSA Muhammadiyah in Bandung City have received social protection that effectively fulfills their rights as children.    
MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA DALAM MENINGKATKAN LAYANAN MUTU PENDIDIKAN DI PKBM QIYYA SANTOSA KABUPATEN BANDUNG Yuningsih, Yuyun; Fitriani, Seni; Sumarni, Sri; Ratnawulan, Teti; Suwandari, Lilis
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.40280

Abstract

This study aims to analyze the management of facilities and infrastructure in improving the quality of educational services at PKBM Qiyya Santosa, Bandung Regency. The research background is based on the importance of facilities and infrastructure as one of the national education standards that play a strategic role in supporting the learning process, particularly in non-formal education units that often face resource limitations. This research employs a qualitative approach using a case study method. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation, and analyzed using data reduction, presentation, and verification techniques. The findings indicate that the management of facilities and infrastructure at PKBM Qiyya Santosa has been implemented through the application of POAC management functions (Planning, Organizing, Actuating, Controlling). Planning is carried out in a participatory manner based on the actual needs of learners and budget constraints. Organizing includes clear task distribution among managers, tutors, and education staff, as well as the implementation of standard operating procedures for facility use. The execution of procurement is conducted gradually through government assistance, self-help, and community support, while the utilization of facilities is optimized through tutors’ creativity. Supervision is carried out regularly through internal monitoring and evaluation to ensure sustainability. Although challenges such as limited budgets and learning spaces remain, adaptive and participatory management of facilities and infrastructure has proven to contribute positively to improving the quality of educational services at PKBM Qiyya Santosa.
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM PEMANFAATAN RAPOR PENDIDIKAN UNTUK MENINGKATKAN MUTU SEKOLAH DASAR Yuningsih, Yuyun; Wasliman, Eva Dianawati
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v6i1.9409

Abstract

Improving the quality of primary schools requires principals to optimally use data in planning, implementing, evaluating, and following up school improvement programs. The Educational Report Card (Rapor Pendidikan) developed by the Ministry of Education provides a comprehensive picture of students’ learning outcomes, learning processes, school climate, and school management, and therefore has the potential to become the basis for data-based planning at the school level. However, preliminary findings at SDN Malabenghar indicated that the principal had not yet fully utilized the Educational Report Card as an instrument for diagnosis and decision making, so that quality improvement programs were not always directed at the identified root problems. This study aims to analyze principal leadership in utilizing the Educational Report Card to improve the quality of primary schools at SDN Malabenghar, focusing on four aspects: planning, implementation, evaluation, and follow-up. The research employed a qualitative approach with a case study method. Data were collected through observation, in-depth interviews with the principal and teachers, and documentation study of planning documents, reports, and the school’s Educational Report Card. Data were analyzed descriptively by reducing, presenting, and drawing conclusions from emerging patterns within the case context. The findings show that the principal has begun to develop more systematic planning based on the Educational Report Card by analyzing priority indicators, determining improvement focus, formulating goals, and integrating programs into medium- and annual-term school plans. In the implementation stage, the principal acts as an instructional and transformational leader by communicating the importance of data, mobilizing teachers in literacy and numeracy programs, and conducting supervision based on Report Card findings. Evaluation is carried out through regular monitoring, joint reflection with teachers, and re-using data to review progress, although documentation remains inconsistent. Follow-up is evident in program adjustment, teacher capacity building, and integration of evaluation results into subsequent planning. Overall, the use of the Educational Report Card at SDN Malabenghar shows a positive trend but still requires strengthening of data literacy, documentation culture, and consistency in implementing continuous improvement cycles. BSTRAK Peningkatan mutu sekolah dasar menuntut kepala sekolah mengoptimalkan pemanfaatan data mulai dari perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, hingga tindak lanjut. Rapor Pendidikan yang dikembangkan Kemendikbudristek menyajikan gambaran komprehensif capaian hasil belajar, proses pembelajaran, iklim belajar, dan tata kelola sekolah, sehingga berpotensi menjadi dasar perencanaan berbasis data. Namun, temuan awal di SDN Malabenghar menunjukkan bahwa pemanfaatan Rapor Pendidikan oleh kepala sekolah belum optimal sebagai instrumen diagnosis dan pengambilan keputusan, sehingga program peningkatan mutu belum sepenuhnya menyasar akar masalah. Penelitian ini bertujuan mengkaji kepemimpinan kepala sekolah dalam memanfaatkan Rapor Pendidikan untuk meningkatkan mutu sekolah dasar di SDN Malabenghar, dengan fokus pada aspek perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan kepala sekolah dan guru, serta telaah dokumen perencanaan, pelaporan, dan Rapor Pendidikan. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah telah mulai menerapkan perencanaan berbasis Rapor Pendidikan secara sistematis melalui analisis indikator prioritas dan integrasi program ke dalam RKJM, RKS, dan RKAS. Pelaksanaan ditunjukkan melalui peran kepemimpinan instruksional dan transformasional, evaluasi melalui monitoring dan refleksi, serta tindak lanjut berupa penyesuaian program. Secara umum, pemanfaatan Rapor Pendidikan menunjukkan tren positif, namun masih memerlukan penguatan literasi data, dokumentasi, dan konsistensi perbaikan berkelanjutan.    
Mediating Elderly-Friendly Hajj: An Analysis of the Ministry of Religious Affairs’ Socialization Strategy in Indonesia, 2023–2024 Yuningsih, Yuyun; Fakhruroji, Moch; Setiawan, Asep Iwan
Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol. 9 No. 1 (2026): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama
Publisher : Program Studi Studi Agama-Agama Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hanifiya.v9i1.53167

Abstract

The significant growth in the number of elderly Hajj pilgrims in Indonesia has prompted the need for inclusive policies that focus not only on technical aspects but also on the formation of fair and humane public perceptions of this vulnerable group. This study aims to describe the construction of the Elderly-Friendly Hajj program in the media of the Indonesian Ministry of Religious Affairs in 2023–2024, identify key messages, and analyze the context of media use in program socialization. The study uses a constructivist paradigm with a qualitative case study approach, through documentation of the official social media of the Indonesian Ministry of Religious Affairs, in-depth interviews with officials and communication practitioners, and analyzed using the interactive model of Miles and Huberman. The results show that the media constructs the elderly as active subjects with spiritual capacity and an important role in worship, emphasizing humanistic, inclusive, and humanitarian-value-based Hajj services. Media messages are effective, encouraging active participation, highlighting special facilities, physical and mental readiness, mentoring, health education, elderly-friendly worship, and the digitalisation of services. The use of media is participatory and empathetic, becoming a space for education, advocacy, and the formation of public opinion based on multi-platform technology. This study presents a social media construction-based policy communication model that integrates message values, digital technology, and inclusive public policy.
Anticipate Mental Degradation of Elementary School Students: The Influence of Student Health on Student Mentality Through the School Environment and School Climate Yuningsih, Yuyun; Yusuf, Furtasan Ali; Umalihayati, Umalihayati
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 6, No 4 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v6i4.82828

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengoptimalkan peran mediasi (lingkungan sekolah dan iklim sekolah) antara kesehatan siswa terhadap mental siswa. Jenis penelitian ini adalah kuantitattif dengan metode survey pada guru sekolah dasar kota Cilegon, dan memasukan variabel mediasi prestasi kerja sebagai predictor yang mampu (tidak) menghubungkan antara variable independent (kesehatan guru dan lingkungan kerja) terhadap kinerja. Pendekatan yang digunakan adalah analisis kuantitatif bagian adopsi Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian antara lain: (1) ada pengaruh kesehatan siswa terhadap lingkungan sekolah; (2) ada pengaruh kesehatan siswa terhadap iklim sekolah; (3) tidak  ada pengaruh kesehatan siswa terhadap iklim sekolah; (4) ada pengaruh lingkungan sekolah terhadap mental siswa; (5) tidak ada pengaruh iklim sekolah terhadap mental siswa; (6)   hasil uji mediasi  mediasi  iklim sekolah sebesar P value 0.222 >  0.05 artinya variable independent tidak mampu mempengaruhi langsung ke variable dependen kecuali melalui variable mediasi; serta (7) uji mediasi lingkungan sekolah sebesar 0.000>0.05 artinya variable independent mampu mempengaruhi langsung ke variable dependen. Simpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh peran mediasi (lingkungan sekolah dan iklim sekolah) antara kesehatan siswa terhadap mental siswa.
REVITALISASI RITUAL MITEMBEYAN SEBAGAI PELESTARIAN LEWAT YOUTUBE PADA KELOMPOK TANI SINDANG HURIP DI DUSUN SINDANG, DESA/KEC. RANCAKALONG, SUMEDANG, JAWA BARAT Imam Setyobudi; Yuyun Yuningsih; Wahyu Hifajar; Rifka Rahma Dewi; Nurgalih Hadad Jantika; Silvia Dewi; Farhan Fadilah
Jurnal Budaya Etnika Vol. 9 No. 2 (2025): POTRET BUDAYA TRADISI DAN MATERI LOKAL DAN GLOBAL PADA MASA KONTEMPORER DI INDO
Publisher : Institute of Indonesia Arts and Culture (ISBI) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/jbe.v9i2.4644

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan konsep dan metode revitalisasi ritual mitembeyan meuseul sebagai upaya pelestarian nilai-nilai kearifan budaya lokal masyarakat petani Sunda di tengah perubahan sosial budaya akibat modernisasi pertanian, serta mendiseminasikan hasil revitalisasi melalui media digital. Modernisasi pertanian melalui penggunaan mesin penggiling gabah (huller) telah menyebabkan memudarnya praktik ritual mitembeyan yang sebelumnya menjadi bagian integral dari sistem kepercayaan, kosmologi, dan kehidupan komunal petani. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi yang dilakukan di Dusun Sindang, Desa/Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, Focus Group Discussion (FGD), dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa revitalisasi ritual dilakukan melalui rekonstruksi bentuk otentik berbasis memori kolektif, reaktualisasi tahapan ritual, serta penggalian kembali makna simbolik dan nilai kearifan lokal yang mencakup nilai spiritual-religius, keselarasan dengan alam, dan solidaritas sosial komunal. Dokumentasi ritual melalui platform YouTube berfungsi sebagai arsip visual sekaligus strategi adaptif pelestarian budaya di era digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa revitalisasi ritual mitembeyan meuseul merupakan bentuk modernisasi selektif yang memungkinkan masyarakat petani mempertahankan identitas budaya dan nilai-nilai fundamental tanpa menolak kemajuan teknologi. Kata kunci: revitalisasi budaya, ritual mitembeyan, kearifan lokal, pertanian tradisional, media digital. Abstract: This study aims to formulate concepts and methods for revitalizing the mitembeyan meuseul ritual as an effort to preserve local cultural wisdom among Sundanese farming communities amid socio-cultural changes caused by agricultural modernization, as well as to disseminate the revitalization outcomes through digital media. The introduction of rice milling machines (hullers) has gradually diminished the practice of mitembeyan, which was previously an integral part of farmers’ belief systems, cosmology, and communal life. This research employs a qualitative method with an ethnographic approach conducted in Sindang Hamlet, Rancakalong Village/Subdistrict, Sumedang Regency. Data were collected through participant observation, in-depth interviews, Focus Group Discussions (FGD), and literature review. The findings indicate that ritual revitalization was carried out through reconstructing its authentic form based on collective memory, reactualizing ritual stages, and reinterpreting symbolic meanings and local wisdom values, including spiritual-religious beliefs, harmony with nature, and communal social solidarity. Digital documentation via YouTube functions as a visual archive and an adaptive strategy for cultural preservation in the digital era. The study concludes that revitalizing the mitembeyan meuseul ritual represents a form of selective modernization that enables farming communities to maintain cultural identity and fundamental values without rejecting technological advancement. Keywords: cultural revitalization, mitembeyan ritual, local wisdom, traditional agriculture, digital media. 
AKULTURASI BUDAYA PADA PERTUNJUKAN KESENIAN KOROMONG Linda Yuliani; Neneng Yanti Khozanatu Lahpan; Yuyun Yuningsih
Jurnal Budaya Etnika Vol. 3 No. 1 (2019): Etnografi Ritual Masyarakat Sunda: Fungsi Sosial, Liminalitas, Akulturasi
Publisher : Institute of Indonesia Arts and Culture (ISBI) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/be.v3i1.1127

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berfokus pada kesenian Koromong dalam perubahan-perubahan yang disebabkan oleh adanya akulturasi budaya antara kepercayaan lokal dengan agama Islam sehingga dapat berdampingan. Akibat adanya akulturasi membuat beberapa aspek mengalami pembauran kedua unsur tersebut serta munculkan struktur baru dalam pertunjukan kesenian Koromong. Pandangan mengenai pemaknaan memberikan dua sudut yang berbeda sesuai dengan kepercayaan nya masing-masing. Penulisan ini hasil penelitian yang di deskripsikan dengan menggunakan metode kualitatif. Teknik lapangan yang dilakukan melalui observasi, wawancara, dan mendokumentasikan. Landasan teori dalam penelitian menggunakan teori akulturasi budaya dimana hasil dari penelitian lapangan dapat dipecahkan melalui teori ini. Kata Kunci: Akulturasi, Kesenian, Koromong, Kepercayaan dan Islam.  ABSTRACT This research study focuses on the art of Koromong in the changes that caused by the cultural acculturation between local beliefs and Islamic teachings in order to make them live coexisted. As a result of the acculturation, several aspects have experienced mixing of these two elements and have emerged into a new form which could be deflected in Koromong art peerformances. The meaning of this art performance could be seen in two different angles according to their respective beliefs.This study is the result of research that described by using qualitative methods. Field techniques are carried out through observation, interviews, and documenting. The theoretical foundation of research uses cultural acculturation theory where the results of field research can be solved through this theory. Keywords: Acculturation, Art, Koromong, Trust and Islam.
Co-Authors Adiputra, Dede Kurnia Ainun Fitriani AKHMAD FAOZI Alpian, Yayan Alyasa, M Hafidh Anisa Putri Purwanti Anita Nur Aziizah Muniifah Annisa Nur Azizah Aprilliani, Arindika ardelia, syahda Ardiana, Lufi Ari Puspita Asep Iwan Setiawan, Asep Iwan Aulia, Burhanudin Azhari, Hasbinoer Ibnu B. Herawan Hayadi B.Herawan Hayadi Bagja, Haliza Barhrudin, Barhrudin Binahayati Rusyidi Deby Fauzi Asidiqi Detaliani, Yunika Detaliani Dewi, Nurul Fitria Kumala Dodo Eka Setiawati Endang Pujiastuti Endang Pujiastuti F, Ikka Kartika A Fakhriza Ardafie Raihan Farhan Fadilah Fitriani, Seni Fuad, Mohammad Haddiel Fuadah, Hasna Hasnatul Furtasan Ali Yusuf Hartomo, Adi Hayatul Masquroh Hilda Amalia Ida Faridah Ihsan Muhammad Rifqy Iim Wasliman Ikhsan Maulana Imam Setyobudi Inda Dwi Aulia Ismi Lailil Mukarromah Juhriah Juhriah, Juhriah Khaira, Nurul Komarudin, Danti Kusumawardani, Arum Lea Rosnawati Lia Mazia, Lia Lidiawati, Diana Linda Yuliani Lisiani Prihatinah, Tri Loho, Albertina N. Lusa Indah Prahartiwi Melinda Dwi Linggasari Moch. Fakhruroji Muhadi Muhadi, Muhadi Muhammad Fahmi Muhtarom, Mumuh Nadia Mustofa Neneng Yanti Khozanatu Lahpan Nina Riska Nisa, Farida Zahra Khairun Novianti, Galih Suci Nur Fadilah Amalia Nurgalih Hadad Jantika Nurwulan, Riany Laila Praptini Yulianti, Praptini Putri Oktapiyani R. Sumardani Rahakbaw, Nancy Rahmaniya, Nita Rahmat Tri Yunandar Ramdani, Saiful Islam RATNASARI, DINE TRIO Ridwan, Heri Rifka Rahma Dewi Rika Rahayu Pramudita Rizky Febriansyah, Daffa Roseno, Edi Rusmana, Jajang Rustandi, Ridwan Sahadi Humaedi Sambada, Reksa Adib Seni Kurniasari Sepriyanti, Sepriyanti Silawati, Yulis Silvia Dewi Siti Aisyah Siti Helmyati Siti Ulfah Nurazizah Sri Sumarni Suherman Suirat, Suirat Sulistyandari Sumardani Sumardani, R. Sumardhani Supriyadi, Tedi Supryanto, Try Sutisna, Dede suwandana, Aldy Noor Chalik Suwandari, Lilis Teti Ratnawulan TITI RACHMI, TITI Toyibah, Toyibah Umalihayati Umalihayati Wahyu Hifajar Warsih Warsih Wasliman, Eva Dianawati Wulan dari Yoseptry, Ricky Yulistina, Nabila Yusdiana, Yusdiana Zulhaeni, Zulhaeni