Claim Missing Document
Check
Articles

PENGUKURAN ASPEK KEKUATAN LENGAN DENGAN INSTRUMEN PUSH UP TEST PADA SISWA SMPN 1 BANGKALAN SECARA TATAP MUKA Nashrullah, Ach.; Hidayatullah, Fajar; Handayani, Heni Yuli
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Mandala Education (April)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v8i2.3232

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar aspek kekuatan lengan dengan push-up test pada siswa SMPN 1 Bangkalan. Penelitian ini merupakan penelitian deskripstif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode tes praktek. Subjek dan populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMPN 1 Bangkalan dengan jumlah sampel 30 siswa. Instrument yang digunakan untuk mengumpulkan data dengan melakakukan push up test 60 detik. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif yang dituangkan dalam bentuk persentase. Dan hasil yang diperoleh dalam penelitian yaitu pada test ke 1, pada kategori sempurna sebesar 3%, kategori baik sekali sebesar 3%, kategori baik sebesar 44%, cukup 50% dan 0% kurang. Pada test ke 2, pada kategori sempurna sebesar 0%, kategori baik sekali 10%, kategori baik 40%, kategori cukup 50% dan 0% kurang. Sehingga diketahui besar aspek kekuatan lengan dengan push up test pada siswa SMP Negeri 1 Bangkalan dalam kategori cukup hal ini diperkuat dengan hasil test 1 dan 2 yang ke duanya sama-sama menujukkan hasil test yang paling dominan dalam kategori cukup.
IMPLEMENTASI SHUTTLE RUN UNTUK MENINGKATKAN ASPEK KELINCAHAN BAGI SISWA DI UPTD SDN KARANGANYAR 2 MODUNG BANGKALAN Rosihandika, Muhammad; Handayani, Heni Yuli; Hidayatullah, Fajar
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Mandala Education (April)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v8i2.3278

Abstract

Ada beberapa pengaruh yang akan menurunkan kelincahan yaitu bentuk badan, umur, bobot badan, jenis kelamin, dan mudah letih. Latihan shuttle run merupakan bentuk latihan kelincahan yang bertumpu pada gerakan cepat yang dilakukan dengan cara bolak balik. Tujuan shuttle run untuk melatih mengubah gerak tubuh arah lurus, dengan teknik pengumpulam data menggunakan tes dan latihan, instrumen yang digunakan adalah shuttle run untuk mengukur kelincahan siswa di UPTD SDN KARANGANYAR 2. Pelaksanaan penelitian dilakukan oleh siswa kelas V yang berjumlah 20 siswa. Penelitian ini menggunakan instrumen shuttle run untuk mengukur kelincahan yang dimiliki oleh setiap siswa. Pengukuran ini dilaksanakan dengan 1 kali test dan sebelum pelaksaan tersebut siswa di berikan perlakuan berupa lari ziz zag untuk meningkatkan sebuah kelinchan bagi siswa tersebut.Pelaksanaan penelitian ini dilakukan oleh siswa kelas V siswa di UPTD SD NEGERI Karanganyar 2 modung bangkalan. Hasil yang diperoleh peneliti rata-rata berada pada skala baik dan kurang. Berdasarkan hasil penelitian uji t berupa paired sample test menunjukkan bahwa nilai signifikan sebesar 0.000, berarti kurang dari 0.05, maka H0 di tolak. Hal ini menunjukkan bahwasannya hasil pemberian pembelajaran sebelum dan sesudah menggunakan metode latihan.tidak sama, dengan demikian dapat dikatakan bahwasannya ada perbedaan yangsignifikan antara sebelum dan sesudah pemberian latihan kepada siswa.
PENGARUH LATIHAN NAIK TURUN BANGKU TERHADAP DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI PADA KEMAMPUAN LOMPAT JAUH SISWA SDN LOMBENG DEJEH 1 BLEGA Ghazali, Achmad; Handayani, Heni Yuli; Hidayatullah, Fajar
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Mandala Education (April)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v8i2.3268

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengukur atau mengetahui seberapa besar pengaruh daya ledak otot tungkai dengan latihan loncat naik turun bangku menggunakan vertical jump test pada siswa SDN Lombeng Dajah 1 Blega. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan yaitu tes praktek. Subjek dan populasi dari penelitian ini adalah siswa SDN Lombeng Dajah 1 Blega dengan jumlah sample 30 siswa . instrumen yang dipakai menggunakan vertical jump test dengan tiga kali percobaan di ambil nilai tertinggi. Teknik analisi data menggunakan deskriptif yang di ubah ke dalam bentuk persentase. Hasil yang didapat dalam penelitian ini adalah pretest pada kategori sempurna sebesar 0%, kategori baik sekali sebesar 3%, kategori baik sebesar 80%, cukup 17% dan 0% kurang. Pada postest, pada kategori sempurna sebesar 4%, kategori baik sekali 73%, kategori baik 23%, kategori cukup 0% dan 0% kurang. Shingga dapat di simpulkan bahwa kekuatan daya ledak otot tungkai siswa SDN Lombeng Dajah 1 Blega pada saat pretes menjukkan hasil tes yang paling dominan dalam kategori baik setelah diberikan latihan mengalami perubahan dari kategori baik menjadi baik sekali yang paling dominan.
PENGUKURAN ASPEK KEBUGARAN JASMANI KECEPATAN REAKSI PADA SISWA SMP NEGERI 01 BANGKALAN MENGGUNAKAN INSTRUMEN RULER DROP TEST Adipurwanto, Setiyo; Hidayatullah, Fajar; Handayani, Heni Yuli
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Mandala Education (April)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v8i2.3243

Abstract

Pendidikan jasmani dan olahraga merupakan salah satu mata pelajaran yang wajib diajarkan pada siswa. Khususnya pada siswa menengah pertama. Olahraga sangat penting bagi siswa guna meningkatkan kebugaran jasmani. Salah satu hal yang terpengaruh oleh usia yakni reaksi kecepatan pada siswa. Reaksi kecepatan pada siswa menengah pertama tentunya berbeda. Sayangnya jarang terdapat peneliti yang mengggunakan kecepatan reaksi sebagai bahan penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan ruler drop test untuk mengukur aspek kebugaran jasmani kecepatan reaksi pada siswa SMP Negeri 01 Bangkalan. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VII A, VII B, VII C, dan VII D yang berjumlah 30 siswa. Dengan menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif dimana siswa akan melakukan praktek ruler drop test secara langsung. Bedasarkan hasil uji validitas dan realibilitas, tes yang telah dilakukan di SMPN 1 Bangkalan dapat dikatakan valid dan realibel karena hasil uji validitas dan realibilitas lebih dari r tabel yakni 0,361. Sedangkan untuk hasil uji normalitas dapat dikatakan normal karena hasil uji normalitas yang didapatkan 0,490 dimana nilai lebih dari 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa tes yang telah dilakukan di SMPN 1 Bangkalan normal/baik.
Push-Up Test Secara Daring dan Tatap Muka Bagi Siswa UPTD SMP Negeri 1 Bangkalan Nisa, Hoirun; Hidayatullah, Fajar; Anwar, Khoirul
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Mandala Education (April)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v8i2.3291

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian yang melakukan tes dan pengukursn menggunakan instrumen push-up, pelaksanaannya dilakukan secara daring dan tatap muka, terhadap siswa UPTD SMP Negeri 1 Bangkalan. Penelitian dilakukan untuk memecahkan permasalahan mengenai bagaimana membandingkan cara melakukan intrumen push-up secara daring dan tatap muka pada siswa. COVID-19 jenis penyakit yang gejalanya seperti demam bahkan kematian. Dampak dari pandemi tersebut seperti pembelajaran yang dilaksanakan secara daring. Kemudian dampak lainnya yakni juga terajadi pada tingkat kebugaran jasmani yang menurun karena hanya beraktivitas dirumah. Maka dianjurkan untuk menerapkan gaya hidup sehat seperti olahraga dirumah agar tubuh bugar, imun terjaga. Push-up dapat dilakukan untuk menjaga kebugaran jasmani kekuatan dan daya tahan. Push-up test aman dilakukan oleh siswa SMP. Tujuannya membandingkan antara instrumen yang dilakukan secara daring dan tatap muka, pengukuran dilakukan menggunakan metode test dan retest. Penelitian ini menggunakan uji prasyarat validitas, reliabilitas (khusus instrumen daring), normalitas, homogenitas, analisis paired t-test. Maka dapat disimpulkan dari 30 siswa yang melaksanakan test, retest push-up secara daring dan tatap muka sudah melaksanakan dengan baik. Hasil uji membuktikan bahwasanya perbandingan antara instrumen yang dilakukan secara daring dan tatap muka ini memiliki perbedaan yang signifikan karena pada instrumen daring terdapat perbedaan perlakuan, sedangkan intrumen tatap muka tidak terdapat perbedaan perlakuan.
IMPLEMENTASI STANDING STORK TEST SECARA DARING UNTUK MENGUKUR ASPEK KEBUGARAN JASMANI KESEIMBANGAN SISWA SMPN 1 BANGKALAN Ardi, Rahardian Kurnia; Hidayatullah, Fajar; Anwar, Khoirul
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 8, No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Agustus)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v8i3.3821

Abstract

Physical education is a significant subject for junior high school students that study in theory and practice. However, the COVID-19 pandemic condition requires learning activities performed without direct meetings to avoid virus transmission. One subject that experienced obstacles in the test performance was the Standing Stork Test. It is a balance test on gymnastic subjects to measure students' physical fitness and balance. This study was conducted to analyze the factors that influence the online Standing Stork Test implementation at SMPN 1 Bangkalan. The research was conducted qualitatively and analyzed descriptively by conducting interviews with students who were the object of the test. The population was 56 students of class VII SMPN 1 Bangkalan that practiced the Standing Stork Test online and offline, each of which was carried out on the right leg and left foot, repeated 3 times. The results were then compared in the t-test to formulate a conclusion. The results showed that the Standing Stork test conducted online and offline did not significant difference. This is presumably due to the balance ability of students is not influenced by the location and technique of taking scores but is more influenced by the condition of the student's fitness.
Perbandingan Antara Latihan Passing Berpasangan Dan Passing Ke Dinding Terhadap Akurasi Passing Atas Peserta Ekstrakurikuler Bola Voli DI SMKN 1 Kamal Jubri, Jubri; Handayani, Heni Yuli; Hidayatullah, Fajar
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 8, No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Agustus)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v8i3.3798

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan antara latihan passing berpasangan dan passing ke dinding terhadap akurasi passing atas peserta ekstrakurikuler bola voli di SMK Negeri 1 Kamal. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain “two groups pre-test-post-test design”.Subjek dalam penelitian ini adalah peserta ekstrakurikuler bola voli di SMK Negeri 1 Kamal yang berjumlah 26 siswa. Instrumen tes akurasi passing atas menggunakan tes passing atas dari AAHPER. Analisis data menggunakan uji t taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Ada pengaruh yang signifikan latihan passing atas berpasangan terhadap akurasi passing atas anggota ekstrakurikuler bola voli di SMK Negeri 1 Kamal, dengan t hitung 2,000 > t tabel 2,306, dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, dan kenaikan persentase sebesar 12,11%. (2) Ada pengaruh yang signifikan latihan passing atas ke dinding terhadap akurasi passing atas anggota ekstrakurikuler bola voli di SMK Negeri 1 Kamal, dengan t hitung 15,119 > t tabel 2,306, dan nilai signifikansi 0,000< 0,05, dan kenaikan persentase sebesar 18,10%. (3) Latihan passing atas ke dinding lebih baik daripada latihan passing atas berpasangan terhadap akurasi passing atas anggota ekstrakurikuler bola voli di SMK Negeri 1 Kamal , dengan t hitung 3,250 > t tabel = 2,120 dan sig, 0,005 < 0,05
SURVEI KONDISI FISIK PADA SISWA USIA 15-17 TAHUN DALAM KEGIATAN EKSTRAKURIKULER PENCAK SILAT PAGAR NUSA DISAAT PANDEMI COVID-19 Faizah, Nor; Handayani, Heni Yuli; Hidayatullah, Fajar
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Mandala Education (April)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v8i2.3286

Abstract

Olahraga pencak silat adalah salah satu olahraga yang memiliki teknik yang mudah dipelajari suatu bentuk pembelaan diri sehingga melibatkan komponen gerak tubuh manusia. Terutama pada cabang  pencak silat dimana kondisi fisik sebagai tolak ukur awal latihan yang terdapat 3 aspek yaitu fisik, teknik dan mental. Dalam penelitian ini bertujuan mengetahui kondisi fisik pada siswa usia 15-17 tahun dalam kegiatan ekstrakurikuler pencak silat pagar nusa disaat pandemi covid-19 dimana penyebaran virus corona yang meyebabkan kondisi fisik siswa menurun serta program latihan tidak teratur. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitaif dengan metode surve yang menggunakan tes dan pengukuran dengan jumlah sampel 20 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan beberapa item tes seperti kecepatan, kelincahan, kekuatan, kelentukan, power, daya tahan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa disalah satu tes  kondisi fisik memiliki kategori  kurang sekali maka lebih di tingkatkan kembali.
PENGARUH LATIHAN DOT DRILLS DAN SHUTTLE RUN TERHADAP PENINGKATAN KELINCAHAN REAKSI ELAKAN PADA PENCAK SILAT PERSINAS ASAD BANGKALAN Putra, Freanza Diaz Mahesa; Handayani, Heni Yuli; Hidayatullah, Fajar
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Vol 23 No 1 (2024): JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jik.v23i1.57207

Abstract

This research was conducted to determine whether there was an effect of dot drills and shuttle run training on increasing the Agility of Avoidance Reactions in Pencak Silat Personas Asad Bangkalan. The research was carried out over 8 meetings, this type of research is quasi-experimental research. The research design used was a "two groups pre-test-post-test design". The results of the research show that there is a significant difference between dot drills training and shuttle run training and shuttle run training has an influence on the results of increasing the agility of dodge reactions in Persinas ASAD Bangkalan College fighters. This is proven by obtaining normality test results from the pretest and posttest of 0.200 > 0.05, so the data is normally distributed. As for the homogeneity test obtained with a p-value> 0.05, the data variance was declared homogeneous and hypothesis testing obtained a t-count value of 5.945 and a t-table of 2.365 with a Sig p of 0.00. The results show that there is a significant difference in shuttle run training in increasing the agility of the fighter's dodging reactions at the Persinas Asad Bangkalan College
PENGARUH LATIHAN LARI ZIG-ZAG TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA PEMAIN SSB DEKATE FC Ramadhany, M Rendy Dwi; Anwar, Khoirul; Hidayatullah, Fajar
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Vol 23 No 1 (2024): JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jik.v23i1.57218

Abstract

So many students who like soccer makes soccer always crowded among school students. However, there are a number of things that students need to know and master before playing soccer, namely kicking techniques, control/stopping techniques, dribbling techniques, heading techniques, grabbing techniques and throw-in techniques. One of the most important techniques is the herding technique. In the dribbling technique itself, expertise is needed so that you can dribble by deceiving your opponent, namely by using a zig-zag run. This study used a quasi-experimental research method using the SPSS trial, namely the homogeneity test, the normality test and the simple paired t-test. The research obtained satisfactory results, one example is the simple paired t-test obtained a value of 0.005 which means that there is a difference in the results of the tests that have been carried out