Claim Missing Document
Check
Articles

Survei Aktivitas Dan Kebiasaan Masyarakat Serta Tingkat Resikonya Dalam Menghadapi Wabah COVID-19 Di Indonesia Hidayatullah, Fajar; Setiawan, Fadibah; Megalini, Farida
Civic-Culture : Jurnal Ilmu Pendidikan PKN dan Sosial Budaya Vol. 4 No. 1 Extra (2020): The Effect of Covid 19 in Society
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31597/cc.v4i1.354

Abstract

COVID-19 allegedly appeared for the first time in the city of wuhan, but in some discussions there were also those who disagree with this opinion because until now the origin of the virus remained unconfirmed. The transfer of the virus from human to human is very rapid in social groups that are actively engaged. Diligent in maintaining hand hygiene washing it with soap or hand sanitizer is a strategy to prevent the spread of the virus through the touch of a hand because it is suspected that the virus can be spread by contact between both hands with other people or objects that have been exposed to viruses or touches on the face. To measure the validity of the instruments used, the calculation of the reproducibility coefficient and scalability was carried out in this study. Whereas the reliability test used the calculation with Kuder-Richardson20 formula. The Kolmogorov-Smirnov normality test is used to test the normality of data as well as descriptive analysis with a quantitative approach to conclude research. From the results of the study concluded that respondents with habits and high-risk activities are still classified as very little where about 1.5% of 133 respondents or more precisely only 2 respondents included in the category of "high risk". While around 27.07% of the total respondents or more precisely 36 included in the category of "moderate risk". Furthermore it was found that about 71.43% of the total respondents or rather 95 people were included in the "low risk" category. COVID-19 yang diduga muncul pertama kali di kota wuhan namun dalam beberapa bahasan juga ada yang tidak setuju dengan pendapat tersebut karena hingga saat ini asal virus tersebut tetap belum terkonfirmasi dengan valid. Perpindahan virus dari manusia ke manusia sangat cepat terjadi pada kelompok sosial yang aktif berkempul. Rajin menjaga kebersihan tangan mencucinya dengan sabun atau hand sanitizer merupakan strategi pencegahan penyebaran virus melalui sentuhan tangan karena ditengarai virus dapat disebarkan oleh kontak antara kedua tangan dengan orang lain atau benda yang telah terepapar virus ataupun sentuhan pada bagian muka. Untuk mengukur validitas instrumen yang digunakan, penghitungan koefisien reprodusibilitas beserta skalabilitas dilakukan dalam penelitian ini. Sedangkan untuk uji reliabilitas digunakan penghitungan dengan rumus Kuder-Richardson20. Uji normalitas dengan Kolmogorov-Smirnov digunakan untuk menguji normalitas data serta analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif untuk menyimpulkan penelitian. Dari hasil penelitian disimpulkan responden dengan kebiasaan dan aktivitas yang beresiko tinggi masih tergolong sangat sedikit dimana sekitar 1,5% dari 133 responden atau lebih tepatnya hanya 2 responden termasuk dalam kategori “resiko tinggi”. Sedangkan sekitar 27,07% dari total responden atau lebih tepatnya 36 termasuk dalam kategori “resiko sedang”. Selanjutnya ditemukan bahwa sekitar 71,43% dari total responden atau lebih tepatnya 95 orang termasuk dalam kategori “resiko rendah”.
PKM - Pengembangan Media Pembelajaran Untuk Mengatasi Masalah Pembelajaran Gerak Siswa Sekolah Luar Biasa Negeri Keleyan Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan Provinsi Jawa Timur Hidayatullah, Fajar; Anwar, Khoirul; Ruski, Ruski
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 4 No. 2 (2020): Pemberdayaan Masyarakat dan Penguatan SDM melalui Pengabdian, Edukasi, dan Kine
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/diklatreview.v4i2.531

Abstract

Pendidikan jasmani adaptif yang diterapkan di sekolah luar biasa memiliki berbagai tantangan pelaksanaan yang berpotensi dapat mempengaruhi jalannya pembelajaran dengan sesuai bagi siswanya. Sekolah Luar Biasa Negeri Keleyan memiliki 3 permasalahan utama yang mereka sampaikan saat proses analisis situasi serta analisis kebutuhan dijalankan sebagai tahapan awal kegaitan ini. Permasalahan pertama terkait kesesuaian tongkat estafet bagi siswanya yang memiliki berbagai keterbatasan yang perlu disesuaiakan secara seksama sehingga dapat digunakan oleh sesmua siswa walaupun mereka memiliki keterbatasan yang berbeda-beda. Permasalahan kedua adalah kesesuaian ukuran bat tenis meja yang digunakan siswa perlu dilakukan kajian terkait keterbatasan psikomotor yang dimiliki siswa sehingga akurasi gerak yang lebih buruk dari mereka harus diimbangai dengan bat tenis meja dengan ukuran penampang yang lebih lebar sehingga kemungkinan pukulan yang meleset lebih kecil. Permasalahan ketiga adalah belum mengenalnya guru-guru sekolah mitra pada permainan boccia. Permasalahan pertama dan kedua diselesaikan dengan proses kegiatan pengembangan dengan berbagai teknis pelaksanaan yang sesuai sedangkan pengenalan permainan boccia dilakukan dengan sosialisasi di sekolah mitra. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan menghasilkan berbagai luaran kegiatan yang memadai sebagai wujud pengembangan sumber daya manusia dan ilmu pengetahuan.
Dampak pembelajaran online pada kursus bola basket: Studi desain eksperimental sejati pada siswa olahraga Hidayatullah, Fajar; Yuli Handayani, Heni; Khozanah Ilmah, Nur; Nisa, Hoirun
Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Vol 10 No 2 (2024): Jurnal SPORTIF: Jurnal Penelitian Pembelajaran
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/js_unpgri.v10i2.22956

Abstract

This study explores the implementation of online learning for basketball courses at STKIP PGRI Bangkalan compared to offline basketball courses. Employing a true experimental design with a posttest-only control setup, the research gathers data through pretest and posttest scores. The study ensures validity through expert validation and assesses reliability using product-moment correlation. Normality tests are performed with the one-sample Kolmogorov-Smirnov test, while differences are evaluated using an independent sample t-test. This research reveals significant differences between online and offline learning environments. The analysis highlights a decrease in performance during online courses with a mean difference of 9.29870, underscoring the challenges faced by students in adapting to online learning platforms. The study contributes valuable insights into the effectiveness of online learning in physical education, providing a basis for future educational strategies and interventions.
Hybrid Digital Learning: Enhancing Physical Education Student Achievement in Motor Learning Courses With Synchronous and Asynchronous Session Fajar Hidayatullah; Khoirul Anwar; Heni Yuli Handayani; Septyaningrum Putri Purwoto; Agus Himawan; Haryo Mukti Widodo
Proceeding International Conference on Digital Education and Social Science Vol. 2 No. 1 (2024): Proceeding International Conference on Digital Education and Social Science 202
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah (APPI) PT PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55506/icdess.v2i1.62

Abstract

Hybrid digital learning has gained prominence as an innovative approach to enhancing student achievement in motor learning courses within physical education (PE) programs. This study explores the effectiveness of combining synchronous and asynchronous learning sessions to improve students development and performance. In traditional PE courses, students often face challenges in mastering information gained due to the limitations of face-to-face instruction and the varying pace at which individuals learn. The hybrid model, which integrates real-time, instructor-led sessions with flexible, self-paced online learning modules, offers a more dynamic and personalized educational experience. Through synchronous sessions, students benefit from live interaction with instructors, enabling immediate feedback and the opportunity to engage in real-time discussions. Asynchronous sessions, on the other hand, provide students with the flexibility to review course materials, and complete assignments at their own pace, reinforcing learning outside the classroom. This dual approach accommodates different learning styles, encourages self-directed learning, and helps students develop cognitive of motor learning. The study examines the impact of this hybrid learning format on student achievement in motor learning courses, focusing on factors such as cognitive development and student engagement. The findings suggest that students who participated in the hybrid model showed significant improvements in motor skill performance and better retention of learned techniques compared to those in traditional, fully in-person courses. Additionally, the hybrid format promoted greater student self-regulation and allowed for individualized learning, making the course more inclusive and accessible. This research highlights the potential of hybrid digital learning to revolutionize motor learning in physical education, providing a flexible, effective, and engaging approach to developing motor skills and enhancing student outcomes in the digital age.
Analisis Biomekanika dan Sistem Gerak Quick Jump Stop Shoot dalam Permainan Bola Basket Hidayatullah, Fajar
Sportify Journal Vol. 4 No. 2 (2024): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sj.v4i2.2726

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biomekanika dan sistem gerak yang terlibat dalam teknik quick jump stop shoot dalam permainan bola basket. Teknik ini memerlukan keterlibatan hukum gerak Newton dan koordinasi yang tepat antara keterampilan motorik kasar dan halus untuk menghasilkan tembakan yang akurat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, di mana video gerakan quick jump stop shoot yang dilakukan oleh atlet NBA, Ray Allen, dianalisis menggunakan aplikasi Kinovea. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga hukum gerak Newton—Hukum I, Hukum II, dan Hukum III—memainkan peran penting dalam setiap tahap gerakan, mulai dari pergerakan bola yang dimulai dari keadaan diam hingga peluncuran bola. Selain itu, keterampilan motorik kasar, seperti penggunaan kaki untuk stabilitas tubuh, serta keterampilan motorik halus, seperti kontrol tangan untuk mengarahkan bola, bekerja bersama untuk menciptakan tembakan yang efektif. Pemahaman yang mendalam mengenai biomekanika ini sangat penting untuk meningkatkan teknik tembakan dan mengurangi risiko cedera. Penelitian ini juga menekankan pentingnya faktor psikologis, seperti kemampuan untuk mempertahankan fokus visual (quiet eye), yang meningkatkan ketepatan tembakan. Dengan demikian, penelitian ini memberikan wawasan yang berguna bagi pelatih dan atlet untuk meningkatkan performa dalam permainan bola basket. Biomechanical Analysis and Motion System of the Quick Jump Stop Shoot in Basketball Abstract This study aims to analyze the biomechanics and motion system involved in the quick jump stop shoot technique in basketball. This technique requires the involvement of Newton's laws of motion and precise coordination between gross and fine motor skills to achieve an accurate shot. The study employs a descriptive qualitative method, where a video of the quick jump stop shoot movement performed by NBA athlete Ray Allen was analyzed using the Kinovea application. The results show that all three of Newton's laws—Law I, Law II, and Law III—play significant roles in each stage of the movement, from the ball's initial motion from rest to its launch. Additionally, gross motor skills, such as the use of the legs for body stability, and fine motor skills, such as hand control for directing the ball, work together to produce an effective shot. A deeper understanding of biomechanics is essential for improving shooting techniques and reducing injury risks. The study also highlights the importance of psychological factors, such as the ability to maintain visual focus (quiet eye), which enhances shot accuracy. Therefore, this study provides valuable insights for coaches and athletes to improve performance in basketball.
Immediate Verbal Feedback in the Mastery of Basketball Perimeter Shooting Skills of Junior High School Students Alvira Dara Agastya; Fajar Hidayatullah; Haryo Mukti Widodo
Performa Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Performa Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pembelajaran bola basket, keterampilan shooting merupakan salah satu aspek mendasar yang harus dikuasai oleh setiap pemain. Akan tetapi, banyak siswa yang kesulitan dalam menguasai teknik shooting yang benar. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan pemahaman siswa dan umpan balik yang diberikan oleh guru kurang spesifik serta tidak dilakukan secara langsung. Yang menyebabkan siswa tidak memperoleh kesempatan untuk memperbaiki tekniknya secara langsung. Dengan objek penelitian adalah siswa SMP, maka peneliti melakukan pengambilan sampel dengan menggunakan pendekatan Sandwich Approach dan Based On Correct and Error yang diterapkan selama satu minggu dalam enam kali pertemuan. Hasil yang ditemukan di lapangan menunjukkan bahwa dari 20 siswa yang belum memiliki keterampilan dasar dalam bermain bola basket, maka setelah enam kali pertemuan dengan menerapkan pendekatan sandwich dan base on correct and error, siswa yang diberikan umpan balik verbal lebih memahami teknik dasar shooting. Akan tetapi, hasil yang diperoleh tidak terlalu signifikan. Diantara kedua pendekatan tersebut, pendekatan Base on Correct and Error lebih memiliki pengaruh dalam metode umpan balik dalam proses pembelajaran shooting perimeter bola basket.
Hubungan Kelincahan Dengan Keterampilan Menggiring Bola Basket Mahasiswa Baru Program Studi Pendidikan Olahraga STKIP PGRI Bangkalan Hidayatullah, Fajar
Journal Sport Area Vol 3 No 1 (2018): June
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/sportarea.2018.vol3(1).1555

Abstract

Bola basket merupakan cabang olahraga yang cukup kompleks yang melibatkan berbagai aspek kebugaran jasmani di dalamnya. Beberapa penelitian sebelumnya yang membahas tentang aspek kebugaran/fisik yang harus dikuasai secara dominan untuk dapat tampil lebih baik dari lawannya atau sekedar meningkatkan performa terbaiknya. Aspek kelinncahan menjadi salah satu aspek kebugaran jasmani yang dibutuhkan oleh pemain bola basket untuk merespon stimulus yaitu melewati lawannya dengan mudah terutama saat melakukan serangan. Menggiring bola saat melakukan serangan diduga memiliki keterkaitan dengan aspek kelincahan. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 44 sampel penelitian yang merupakan mahasiswa baru program studi penddikan olahraga STKIP PGRI Bangkalan. Instrumen tes kelincahan menggunakan tes lari bolak balik. Selain itu instrumen tes keterampilan menggiring bola menggunakan instrumen tes menggiring bola depdikbud. Uji regresi linear sederhana menggunakan SPSS digunakan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh data lolos uji asumsi klasik dengan nilai persamaan regresi Y=1.326+0.671X. Uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0.000 yang berarti ada pengaruh signifikan secara mutlak oleh kelincahan terhadap keterampilan menggiring bola basket. Demikian pula dengan membandingkan T-hitung dengan T-tabel dengan nilai T-hitung=4.324 > T-tabel=2.01537 yang menyimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti ada pengaruh signifikan kelincahan terhadap keterampilan menggiring bola basket.
Care Stick dan Core Paddle: Media Pembelajaran Pendidikan Jasmani Adaptif Untuk Siswa Disabilitas Hidayatullah, Fajar; Anwar, Khoirul; Ruski
Journal Sport Area Vol 5 No 2 (2020): December
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/sportarea.2020.vol5(2).5185

Abstract

The development of this sports learning media in the form of a relay baton and table tennis bat to solve the problem of motion learning for students at State Special School Keleyen. It is safe learning media because it will be used by students who are often hyperactive, it is comfortable to use for students with physical disabilities and to attract students’ attention with students’ uniqueness. The development research method uses a descriptive quantitative approach applied with adjustments to the COVID-19 pandemic condition so that numbers of samples do not enable with large amount and are made separately to maintain the health and safety of all related parties in it. The sampling technique uses purposive sampling with details of a total of 60 samples divided in 3 development stages and descriptive analysis is conducted to conclude the development result. The research results shows the form of a relay stick with the safe characteristics, it is comfortable to use and attracting attention have been reached supported by the majority of respondents that give positive responses to the results of the development of the CARE Stick can be accepted well as a modified relay stick based on the needs of Keleyan Special School students. Likewise, the CORE Paddle is as a modification of table tennis bat that can be accepted well as a result of development that can fulfill the needs of Keleyan State School students.