Claim Missing Document
Check
Articles

EDUKASI PENILAIAN STATUS GIZI UNTUK OPTIMALISASI PERTUMBUHAN ANAK BAGI SISWA SD NEGERI 22 ANDALAS KOTA PADANG Yulizawati Yulizawati; Ulfa Farrah Lisa; Laila Rahmi; Uliy Iffah; Erda Mutiara Halida; Fitrayeni Fitrayeni; Aldina Ayunda Insani; Feni Andriani; Henni Fitria; Hindun Mila Hudzaifah; Dina Taufia; Laila Laila
BULETIN ILMIAH NAGARI MEMBANGUN Vol. 7 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM (Institute for Research and Community Services) Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/bina.v7i3.578

Abstract

A nutritional status assessment is a process undertaken to facilitating optimal development. Normal growth is defined as the optimal nutritional and health status, as indicated by conformity with the parameters set forth in growth charts. The objective of this activity is to gather data pertaining to the nutritional status of all students in grades IV, V, and VI of SDN 22 Andalas Padang, while concurrently imparting health education related to menarche as part of the students' overall growth and development. The assessment of nutritional status was conducted through the measurement of height and weight, with the calculation of the Body Mass Index and Age, of 110 students in grades IV, V, and VI of SDN 22 Andalas Padang. Additionally, health education about menarche was provided through presentations and the distribution of booklets. The results of the activity demonstrated a high level of acceptance and positive response from the teachers and leaders. The nutritional status of the students was found to be generally good, with only 4% of students having poor nutritional status, 80% having good nutritional status, 11% having overweight status, and 5% having obese nutritional status. Furthermore, the students displayed enthusiasm during the educational sessions. It can be concluded that the majority of SDN 22 Andalas Padang students have a normal nutritional status. Hopefully, this activity will form the basis for schools to carry out monitoring interventions for the nutritional status of school-age children and the continuation of regular activities by involving cross-sectoral partners.
Preconception midwifery care through a continuity of care approach: A case study Siska Bradinda Putri Sudirman; Suci Anggina; Aldina Ayunda Insani
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 5 No. 3 (2026): June Edition 2026
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v5i3.3435

Abstract

Background: Maternal health during the preconception period is an essential determinant in preparing women for healthy pregnancy and reducing maternal risks. Continuity of Care (CoC) is a continuous midwifery care approach that emphasizes comprehensive and individualized services throughout the reproductive life cycle. Purpose: To describe the implementation of continuity of care in preconception midwifery services among four women. Method: This descriptive case study described the implementation of preconception midwifery continuity of care among four women. The study was conducted in the Air Dingin Health Center working area, Padang, from November to December 2025. The subjects consisted of four women in the preconception period. Data collection was carried out through interviews, patient records, and SOAP documentation, while the Varney seven-step management approach was used to describe the continuity of care provided. Results: The findings showed that each client presented different preconception conditions and risk factors requiring individualized interventions. The continuity of care included health screening, communication, information and education, counseling, nutritional guidance, stress management, vaccination education, reproductive planning, and preparation for pregnancy. Continuous midwifery care the care process provided opportunities to identify risk factors and deliver individualized counseling and education of preconception health, supported early identification of maternal risk factors, and encouraged readiness for healthy pregnancy. Conclusion: The implementation of Continuity of Care during the preconception period contributed to describe the implementation through promotive and preventive approaches. Suggestion: Continuous and individualized preconception care is recommended to improve women’s preparedness and support better maternal health outcomes.
Obesitas dan Status Vitamin D: Implikasi Terhadap Risiko Preeklampsia: Hybrid Literatur Reviu Tahun 2021-2025 Aldina Ayunda Insani; Delmi Sulastri
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.61422

Abstract

Latar Belakang: Preeklampsia merupakan penyulit, penyebab utama kesakitan, dan kematian maternal (2-8%) dan perinatal. Patogenesisnya bersifat multifaktorial, ketidakseimbangan angiogenik merupakan mekanisme sentral. Obesitas dan vitamin D merupakan faktor risiko yang berkaitan dengan proses inflamasi, nutrisi metabolik, reaksi imunologi, dan disfungsi endotel yang berpotensi mengalami preeklampsia. Tujuan: mengidentifikasi dan menyintesis bukti ilmiah mengenai obesitas pada ibu hamil, vitamin D, dan risiko preeklampsia, tahun 2021–2025. Metode: hybrid literature review, pencarian dari PubMed dan ScienceDirect, dengan beberapa kata kunci. Sintesis secara naratif dan tematik. Hasil: Dari 2.532 artikel, 16 artikel memenuhi kriteria inklusi (meta-analisis (n=8), studi observasional (kohort prospektif/retrospektif dan kasus-kontrol) (n=5)). Indeks massa tubuh (IMT) untuk pengkategorian obesitas. Peningkatan IMT berhubungan dengan peningkatan risiko preeklampsia; risiko meningkat hingga 3 kali lipat pada obesitas dibandingkan dengan berat badan normal. Defisiensi vitamin D (25(OH)D <20 ng/mL) berkaitan dengan peningkatan risiko preeklampsia melalui gangguan invasi trofoblas, disfungsi angiogenesis plasenta, disregulasi sistem renin-angiotensin-aldosteron, serta respons inflamasi dan stres oksidatif. Obesitas menurunkan bioavailabilitas vitamin D melalui sekuestrasi pada jaringan adiposa, Ibu hamil dengan obesitas berisiko lebih tinggi mengalami defisiensi vitamin D dan memperberat risiko preeklampsia. Kesimpulan: Obesitas dan defisiensi vitamin D merupakan faktor risiko preeklampsia yang saling berkaitan melalui jalur metabolik dan inflamasi. Skrining, studi kohort, dan uji klinis acak pada status vitamin D ibu hamil dengan obesitas menjadi strategi deteksi dini dan pencegahan preeklampsia Kata Kunci: obesitas, status Vitamin D, Preeklampsia, hybrid systematic review
Strategies for Improving the Quality of Midwifery Clinical Learning Through Preceptorship: A Systematic Literature Review Shinta Maya Sari; Aldina Ayunda Insani
Jurnal Kesehatan Vol 19, No 2 (2026): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v19i2.14889

Abstract

Pendahuluan: Preseptorship memainkan peran krusial dalam meningkatkan kualitas pembelajaran klinis pada pendidikan kebidanan dengan menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik. Tinjauan sistematis ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi preseptorship yang efektif dalam meningkatkan hasil pembelajaran klinis bagi mahasiswa kebidanan dan bidan yang baru lulus. Metode: Pencarian sistematis dilakukan dengan mengikuti pedoman PRISMA menggunakan basis data PubMed dan ScienceDirect untuk studi yang diterbitkan antara tahun 2020 dan 2025. Seleksi studi dipandu oleh kerangka kerja PICOS, yang menghasilkan 12 studi yang memenuhi kriteria. Data dianalisis menggunakan pendekatan sintesis naratif. Hasil: Tinjauan ini mengidentifikasi empat faktor utama yang memengaruhi keberhasilan preseptorship: hubungan interpersonal yang suportif antara preseptor dan mahasiswa, kompetensi serta kesiapan pedagogis preseptor, model pembelajaran inovatif seperti pembelajaran antar-rekan (peer learning) dan fasilitasi kolaboratif, serta dukungan institusional dan kebijakan yang kuat. Preseptorship yang efektif dikaitkan dengan peningkatan kepercayaan diri mahasiswa, praktik reflektif, otonomi belajar, dan transisi yang lebih lancar menuju praktik profesional. Kesimpulan: Preseptorship merupakan strategi transformatif untuk memperkuat pendidikan klinis kebidanan. Investasi berkelanjutan dalam pengembangan preseptor serta kolaborasi antara pendidikan dan layanan kesehatan sangat penting untuk memastikan pembelajaran klinis yang berkualitas tinggi dan berpusat pada perempuan.   Introduction: preceptorship plays a critical role in enhancing the quality of clinical learning in midwifery education by bridging the gap between theory and practice. This systematic review aimed to identify effective preceptorship strategies that improve clinical learning outcomes for midwifery students and newly qualified midwives. Method: a systematic search was conducted following PRISMA guidelines using PubMed and ScienceDirect databases for studies published between 2020 and 2025. Study selection was guided by the PICOS framework, resulting in the inclusion of 12 eligible studies. Data were analysed using a narrative synthesis approach. Results: the review identified four key factors influencing successful preceptorship: supportive interpersonal relationships between preceptors and students, preceptor competence and pedagogical preparedness, innovative learning models such as peer learning and collaborative facilitation, and strong institutional and policy support. Effective preceptorship was associated with increased student confidence, reflective practice, learning autonomy, and smoother transition to professional practice. Conclusion: preceptorship is a transformative strategy for strengthening midwifery clinical education. Sustained investment in preceptor development and education–service collaboration is essential to ensure high-quality, woman-centred clinical learning.
Co-Authors Adela Resa Putri Ainun Mardiah Lubis Alfina, Nabila Amelin, Fitrisia Amir, Arni Andriani , Feni Anisa Ulfah Annisa Defani Annisa Defani Annisa Namirah Nasution Annisa Namirah Nasution Antonius, Puja Agung Ariva, Jasnidar Arni Amir Aulia Echi Ramadhani Aulia Echi Ramadhani Ayu Nurdiyan Basyir , Vaulinne Basyir, Vaulinne Berliani, Hasvia Darmayanti Siregar Defrin, Defrin Delmi Sulastri Desmawati Desmawati Detty Iryani Dimba, Modester Dina Taufia Dinda Dwi Putri Elfira Yusri Elsinta, Lusiana Erda Mutiara Erda Mutiara Halida Erwani, Erwani Fachry Abda El Rahman Fadila, Zurraya Farrah Lisa, Ulfa Feni Andriani Feni Andriani Feni Andriani Feni Andriani Feni Andriani Feni Andriani Feni Andriani Feni Andriani Feri Anita Wijayanti Fharyn Mayyurid Fitrayeni Fitrayeni Fitrayeni Fitri Khoiriyah Fitri Khoiriyah Fitria, Henni Fitria, Henny Fitrsia Amelin Fonny Kurnia Putri Fonny Kurnia Putri Halida Halida Hamidah, Waldatul HENI FITRIA Hindun Mila Hindun Mila Hudzaifah Hudila Rifa Karmila Hudila Rifa Karmila Hudila Rifa Karmila Hudilla Rifa Karmia Hudilla Rifa Karmia Humaira, Noni Humairah Faradila Iffah, Uliy Ilvira Ulpa Ismail Ilvira Ulpa Ismail Indah Sundari Indradewa, Rhian Intan Julianingsih Iria Ningsih Busri Iria Ningsih Busri Izmi Fadhillah Nasution Izmi Fadhillah Nasution Jelsita Nova Joserizal Serudji Karmia, Hudilla Rifa Karmila, Hudila Rifa Karsa, Salsa Bila Laila Laila Laila Laila Laila Laila, Laila Laila Rahmi Laila Rahmi Lailaturrahmi Lailaturrahmi Lidya Riniati Lisma Evareny Lisma Evareny Lusiana El Sinta Bustami Maharani Permata Sari Mahata, Liganda Endo Malika Qohhareli Swanda Marzatia Yulika Mega Fatimah Rosana Meilinda Agus, Meilinda Meilinda, Agus Miranie Safaringga Muhammad Iqbal Mutiara Halida, Erda Nada Amelinda Irya Nadia Shabira Amima Nadya Khaira Nurdi Nadya Khaira Nurdi Novy Ratnasari Sinulingga Novy Ratnasari Sinulingga Nur Avivah Nurrizma, Delsy Putri Sudirman, Siska Bradinda Putri, Mira Eka Qori Mariolka Meilani Rafika Oktova Rahmadini Faricha Hakim Rahmaditha, Fira Rahmat Syawqi Rahmayani Afrah Rahmayelita, Asri Rahmi Andrita Yuda Raisa Fajriati Rani Ashari Rani Ashari Ranny Shabrina Rena Afri Ningsih Rena Afri Ningsih Rezki Amellia Putri Rina Rina Rionitara W ikarya Rizka Sriyouni Rusdi, Annisa Ryskina Fatimah Siregar Salma Afriliza Salma Afriliza Sanjaya, Shasi Genia Sari Surahmi Shinta Maya Sari Sintawat, Milla Pelita Siska Bradinda Putri Sudirman Suci Anggina Suci Padma Risanti Suci Padma Risanti Suhaila Damayanti Br Nasution Suhaila, Afifah Syandrez Prima Putra Syartika Dharma Tiara Wulandari Twotri Widia Lisanda Ulfa Farah Lisa Ulfa Farrah Lisa, Ulfa Farrah Ulvi Mariati Ulvi Mariati Vauline Basyir Vaulinne Basyir Vaulinne Basyir Wilfa Muslimah Sihaloho Wiwie Putri Adila Wiwie Putri Adila Yaumil Fuziah Yaumil Fuziah Yessi Pertiwi Yessi Pertiwi Yolanda Syahdia Yolanda Syahdia Yulia Fauziah Amizuar Yulizawati . Yulizawati, Yulizawati Yusmalia Hidayati Yusmalia Hidayati Yusrawati Yusrawati Zawati, Yuli Zulfa Safitri