Claim Missing Document
Check
Articles

EVALUASI HIGINE SANITASI INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH PADA RSUD PURUK CAHU DI KABUPATEN MURUNG RAYA Suryanata, Suryanata; Siboro, Impol; Rusba, Komeyni
IDENTIFIKASI Vol 12 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v12i1.853

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi higiene sanitasi pada instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya, sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 2 Tahun 2023 tentang standar baku mutu kesehatan lingkungan. Rumah sakit merupakan salah satu institusi pelayanan kesehatan yang menghasilkan limbah medis dan nonmedis, baik padat maupun cair, yang berpotensi mencemari lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data primer diperoleh langsung dari aktivitas di lapangan, sedangkan data sekunder berasal dari dokumen terkait profil rumah sakit dan pengelolaan limbah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari enam parameter penilaian, sebanyak 67% telah memenuhi standar yang ditetapkan, sedangkan 33% belum sesuai, khususnya dalam pengelolaan limbah B3 dan efektivitas IPAL. Dengan demikian, sistem pengelolaan limbah cair di RSUD Puruk Cahu dikategorikan cukup baik, namun masih memerlukan perbaikan pada aspek tertentu agar tidak membahayakan lingkungan dan kesehatan masyarakat sekitar. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan dalam peningkatan sistem pengelolaan limbah rumah sakit.
EVALUASI PENERAPAN SISTEM TANGGAP DARURAT KEBAKARAN DI XYZ BALIKPAPAN Raja, Sayyid Faris; Rusba, Komeyni; Siboro, Impol
IDENTIFIKASI Vol 12 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v12i1.871

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan sistem tanggap darurat kebakaran di XYZ Balikpapan sebagai upaya pencegahan dan penanggulangan risiki kebakaran di lingkungan kerja. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya kesiapsiagaan organisasi dalam menghadapi keadaan darurat guna meminimalkan kerugian materi maupun korban jiwa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa XYZ Balikpapan telah memiliki struktur organisasi penanggulangan kebakaran, prosedur pelaporan, serta fasilitas proteksi kebakaran seperti APAR dan hydrant. Namun, terdapat beberapa kekurangan, antara lain kurangnya pelatihan rutin bagi pekerja, pembaruan SOP yang belum menyeluruh, serta pemeliharaan alat yang tidak dilakukan secara rutin. Kesimpulannya, sistem tanggap darurat kebakaran di XYZ Balikpapan sudah diterapkan tetapi belum optimal sehingga perlu dilakukan peningkatan dalam aspek pelatihan, sosialisasi, dan inspeksi peralatan secara terjadwal.
IDENTIFIKASI BAHAYA DAN PENILAIAN RISIKO PADA HOTEL X BALIKPAPAN Tamin, Henrico Gabriel Samona; Rusba, Komeyni; Siboro, Impol
IDENTIFIKASI Vol 12 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v12i1.1266

Abstract

Penelitian berjudul “Identifikasi Bahaya dan Penlian Risiko Pada Hotel X Balikpapan”. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bahaya dan melakukan penilaian risiko pada pekerjaan di area Hotel X Balikpapan menggunakan metode HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment & Risk Control). Pendekatan kualitatif diterapkan melalui observasi lapangan, wawancara dengan pekerja, dan analisis dokumen K3. Hasil menunjukkan terdapat 7 bahaya utama. Risiko awal untuk masing-masing aktivitas berkategori High (skor 12) atau Moderate (skor 6), namun pengendalian awal meliputi Penggunaan APD, SOP dan perbaikan postur tubuh berhasil menurunkan seluruh risiko menjadi Low (skor 4). Temuan kualitatif mempertegas kesadaran pekerja terhadap bahaya, meski kepatuhan APD dan kondisi fasilitas perlu ditingkatkan. Berdasarkan hierarki kontrol risiko, direkomendasikan eliminasi/substitusi sumber bahaya, pemasangan local exhaust dan interlock guard, peninjauan SOP K3 secara berkala, audit kepatuhan APD, serta sistem pelaporan near-miss untuk continuous improvement budaya K3.
ANALISIS PENILAIAN CONTRACTOR MANAGEMENT SYSTEM (CSMS) PADA KONTRAKTOR PT. XYZ Akmal, Moh Asril; Rusba, Komeyni; Siboro, Impol
IDENTIFIKASI Vol 12 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v12i1.1280

Abstract

PT. XYZ menerapkan Contractor Management System (CMS) untuk memastikan kinerja K3L para kontraktor terpenuhi. Namun, hasil evaluasi tahunan menunjukkan masih ada kontraktor dengan skor di bawah standar. Penelitian ini menyajikan analisis penilaian CMS pada dua kontraktor (disebut PT A dan PT B) di PT. XYZ, berfokus pada lima elemen utama CMS: (1) strategi perencanaan & kepemimpinan, (2) perencanaan sumber daya & pengelolaan lingkungan, (3) perencanaan & pengendalian operasi, (4) pengukuran, pemantauan & analisa, serta (5) evaluasi & perbaikan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui observasi lapangan menggunakan lembar evaluasi CMS, wawancara dengan pihak HSE PT. XYZ dan perwakilan kontraktor, serta studi dokumen terkait. Hasil menunjukkan PT A memenuhi sebagian besar elemen dengan baik (skor ~85%) meskipun sempat terjadi insiden fatal, sedangkan PT B hanya mencapai ~62% sehingga digolongkan tidak memenuhi persyaratan minimum. Kelemahan utama PT B terdapat pada rendahnya keterlibatan manajemen dan alokasi sumber daya, implementasi pengendalian operasi yang tidak konsisten, serta lemahnya sistem monitoring dan feedback. Kesimpulannya, PT B gagal memenuhi standar CMS karena kombinasi kegagalan top-down, bottom-up, dan feedback loop dalam penerapan K3L.
IDENTIFIKASI BAHAYA DAN PENGENDALIAN RISIKO PEKERJAAN PENGGALIAN PADA PROYEK PT.WIGNYO Tombokan, Efranly Hosea; Rusba, Komeyni; Siboro, Impol
IDENTIFIKASI Vol 12 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v12i1.1284

Abstract

Pada proses Pembangunan jalan akan di lakukan pekerjaan tanah yang meliputi penggalian, di Lokasi yang di rencanakan, yang di lakukan sebagai badan jalan. Dengan pekerjaan galian di lakukan dengan skala besar begitu pun akan tingginya kecelakaan kerja. Salah satu sumber bahaya yang berasal dari faktor lingkungan yaitu tempat kerja yang memiliki potensi bahaya tinggi. Metode HIRADC meliputi identifikasi bahaya, penilaian risiko serta pengendalian bahaya. Identifikasi bahaya di lakukan secara observasi lapangan dan wawancara kepada pihak safety office. Setelah itu, melakukan penilaian risiko dengan mengacu Permen PUPR No. 10 Tahun 2021. Penentuan pengendalian risiko berdasarkan hierarki pengendalian yaitu eliminasi, subtitusi, rekayasa Teknik, administrative, dan alat pelindung diri (APD).
IDENTIFIKASI BAHAYA DAN PENGENDALIAN RESIKO PEKERJAAN MEKANIK BENGKEL MULIA MOTOR TAMAN SARI KOTA BALIKPAPAN Satriadisi, Dhiemas Putera; Rusba, Komeyni; Siboro, Impol
IDENTIFIKASI Vol 12 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v12i1.1289

Abstract

Performa sepeda motor yang memanfaatkan secara berkelanjutan mengalami penurunan akibat sejumlah factor penentu, antara lain keausan komponen, kelelahan mesin, akumulasi kotoran, serta variasi pada pengaturan start (Rubiono dan Mukhtar, 2021). Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan metode HIRARC bertujuan untuk mengidentifikasi bahaya dan strategi pengendalian pekerjaan mekanik di bengkel, berdasarkan hasil wawancara dan penilaian resiko dengan metode hirarc di bengkel mulia motor taman sari masih belum sepenuhnya mengikuti peraturan keselamatan kerja saat ini maka dari itu peneliti membantu bengkel untuk mengidentifikasi dan pengendaliannya serta memberikan saran agar bengkel mulia motor taman sari bisa bekerja secara aman dalam jangka waktu Panjang dan pendek dan sesuai peraturan keselamatan kerja yang berlaku.
IDENTIFIKASI RISIKO KEGIATAN BONGKAR MUAT PETI KEMAS DI PT KALTIM KARIANGAU TERMINAL Saputra, Mochammad Rezky; Rusba, Komeyni; Siboro, Impol
IDENTIFIKASI Vol 12 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v12i1.1299

Abstract

Manajemen risiko adalah sejumlah prosedur dan metode untuk mengidentifikasi, mengukur, memantau, dan mengendalikan risiko yang disebabkan oleh kegiatan bisnis atau bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui segala jenis bahaya kegiatan bongkar muat peti kemas dan pengendalian risiko dengan menggunakan metode Hazard Identification Risk Assessment And Determination Of Control (HIRADC) yang dapat dilakukan tepatnya di PT Kaltim Kariangau Terminal. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Metode penelitian yang berdasarkan pada pengelolahan data yang sifatnya deskriptif. Data yang diperoleh melalui observasi dan wawancara.
ANALISIS RISIKO PADA PEKERJAAN SANDBLASTING TANGKI MINYAK DENGAN MENGGUNAKAN METODE HAZARD AND OPERABILITY STUDY (HAZOP) DI PT. KILANG PERTAMINA INTERNASIONAL RU V BALIKPAPAN Tobing, Gery Nathanael Lumban; Siboro, Impol; Pongky, Patunru
IDENTIFIKASI Vol 12 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v12i2.1294

Abstract

Pekerjaan Sandblasting adalah pekerjaan dengan proses pembersihan permukaan menggunakan tekanan tinggi untuk menyemprotkan material abrasif biasanya dengan menggunakan pasir silika kepermukaan tangki. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari total 10 tahapan aktivitas terdapat 6 bahaya sandblasting tangki minyak, didapatkan distribusi pada risiko tinggi memiliki 1 temuan dengan total 16%, risiko sedang memiliki 4 temuan dengan total 67%, dan risiko rendah memiliki 1 temuan dengan persentase 17% . Penelitian ini menemukan bahwa metode HAZOP dengan pengendalian yang tepat dan terintegrasi menurunkan risiko keselamatan kerja.
ANALISIS RISIKO MUSCULOSKELETAL DISORDERS PADA POSTUR KERJA MEKANIK HEAVY EQUIPMENT DENGAN METODE RULA SERTA PERANCANGAN INTERVENSI ERGONOMI Fitriana, Nur Dea; Rusba, Komeyni; Siboro, Impol
IDENTIFIKASI Vol 12 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v12i2.1304

Abstract

Isu Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di sektor pertambangan sangat erat kaitannya dengan risiko Work-Related Musculoskeletal Disorders (WMSDs), khususnya pada aktivitas pemeliharaan undercarriage alat berat yang menuntut postur janggal, ruang gerak sempit, dan penggunaan gaya tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat risiko postur kerja mekanik heavy equipment di Area Undercarriage Maintenance PT Kalimantan Prima Persada menggunakan metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA), mengidentifikasi faktor risiko ergonomi utama, serta menyusun rancangan intervensi ergonomi berbasis data antropometri yang berpotensi menurunkan risiko WMSDs. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain studi kasus dan action research. Data dikumpulkan melalui kuesioner Nordic Body Map (NBM) untuk memetakan keluhan muskuloskeletal, observasi dan pengukuran sudut postur kerja terburuk (worst-case posture), serta pengukuran antropometri pada tiga mekanik dengan tingkat keluhan tertinggi. Hasil analisis RULA kondisi awal menunjukkan bahwa tiga aktivitas utama, yaitu replace transmission filter, final drive oil change, dan replace compressor belt berada pada skor akhir 5–7 dengan Action Level 3–4, yang mengindikasikan tingkat risiko tinggi hingga sangat tinggi dan memerlukan perbaikan segera. Faktor dominan yang meningkatkan skor adalah fleksi dan twist punggung, posisi leher ekstrem, pijakan kaki yang tidak stabil di atas lumpur atau track unit, serta beban statis pada lengan atas saat menjangkau dan menahan alat. Berdasarkan temuan tersebut, disusun rancangan intervensi berupa mobile ergonomic platform, modular track step & standing pad, all-terrain dan static ergonomic creeper, side access mini platform, serta handhold/fixing point tambahan yang dikustomisasi menggunakan data antropometri mekanik. Simulasi postur kerja secara teoretis menunjukkan potensi penurunan RULA Score menuju Action Level 1–2, sehingga intervensi yang diusulkan dinilai berpotensi efektif dalam menurunkan risiko WMSDs apabila diimplementasikan dan dievaluasi lebih lanjut di lapangan.
ANALISA PENILAIAN RISIKO PADA PROSES PENGELASAN DENGAN METODE JSA PADA PROJECT PEMBANGUNAN PIPA GAS PT XYZ BALIKPAPAN Pratama, Rio Rizky; Siboro, Impol; Pongky, Patunru
IDENTIFIKASI Vol 12 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v12i2.1316

Abstract

Kebutuhan akan bahan bakar semakin meningkat, bersamaan dengan bertambahnya jumlah sektor industri yang ada, Indonesia sebagai negara berkembang juga memiliki tingkat pertumbuhan sektor industri yang cukup pesat. Salah satu sektor industri yang ikut berkembang adalah sektor migas dimana di Indonesia merupaka salah satu sektor industri yang cukup besar dan utama. Produksi dalam sektor migas tidak luput dari dibutuhkannya bahan bakar dimana bahan bakar tersebut berupa bahan bakar cair, maupun gas bumi. Gas bumi sebagai salah satu bahan bakar belum di gunakan secara efisien di Kalimantan, di kareanakan distribusinya yang belum efisien dikarenakan masih menggunakan transportasi darat dengan menggunakan mobil tangki gas deangan rute perjalanan cukup jauh, oleh karena itu pemerintah melaksanakan pembangunan jaringan pipa gas guna mempercepat proses distribusi tersebut agar penyalurannya dari hulu ke hilir lebih efisien guna mensuplai kebutuhan untuk kilang maupun jaringan pipa gas untuk masyarakat. PT XYZ merupakan perusahaan yang bergerak dibidang kontraktor pembangunan di Kota Balikpapan, yang mana PT XYZ sedang dalam masa pembangunan pipa gas yang memiliki aktivitas pengelasan selama masa pemasangannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi potensi bahaya, melakukan penilaian risiko serta upaya dalam pengendalian risiko pengelasan pada pembangunan jaringan pipa gas di Kota Balikpapan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif, melalui pendekatan observasional, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil identifikasi risiko dari proses pengelasan pada pembangunan pipa gas, terdapat 31 potensi bahaya yaitu 3 jenis risiko kategori low-risk, 8 jenis risiko kategori medium-risk, 22 jenis risiko kategori high-risk, dan 4 jenis risiko kategori extream.
Co-Authors Abdul Zain Ade Suryani Adolf Liku, James Evert Akmal, Moh Asril Ali, Olivea Vitra Ananta, Erwin Ardani, Nur Sakinah Asmarita, Putri Della Azahra, Putri Ramadina Azis, Egi Saputra Baihaki, Muhammad Bainah, Nur Bayu, Dimas Krisna Bayu, Kresna Christianty, Astrid Clara Daniel Wolo Darmawan, Dimas Dharma Saputra, Dharma Durauw, Octavia Wijaya Estiawan, Rangga Fahreza, Rizky Fauzan, Afif Nur Firdaus, Irfan Rizq Firzatullah, Satria Aqmal Zulfikar Fitri, Hana Eka Fitriana, Nur Dea Fitriyani Fitriyani Fuadi, Yan Griyanta, Althaf Hafidz, Rayhan Sultan Hana Eka Hidayat, Ragil Iin Pratama Sari Inditawati, Novi Iwan Zulfikar Junaedi, Muhammad Rizky Komeyni Rusba L.M Zainul , L.M Zainul Liku, James Ever Adolf Liku, James Evert A. Liku, James Evert Adolf Loreta, Yolanda Lumbanraja, Samuel Luqmantoro, Luqmantoro Marpaung, Rotua Catrina Muhamad Ramdan Muhamad Ramdan, Muhamad MUHAMMAD RIZAL Mulya, Widya Mulyadi Mulyadi Munahar, Munahar Ningrum, Widhah Puspa Noeryanto, Noeryanto Noor, Rizal Rahmawan Nur Falah Setyawati Pardi Pardi, Pardi Pongky, Patunru Pratama, Rifqhy Randi Pratama, Rio Rizky Putra, Junaidi Ananda Raja, Sayyid Faris Ramadhan, Alvin Fadhil Ramadhan, Muhammad Bayu Ramadhani, Tito Fajrin Ramdan, Muhammad Regina Yeusy , Olga Rezaldy, Muhammad Ria Kurniasih Sani, Christian Glorianus Saputera, Dharma Saputra, Mochammad Rezky Satriadisi, Dhiemas Putera Simamora, Yehezkiel Manotas Toto Sipahutar, Merry K Sipahutar, Merry K. Siti Aisyah Sondakh, Laura Kartarina Sri Purwanti Sri Wahyuni Sufarhan, Triadi Suherna Sunyanti, Sunyanti Suryanata, Suryanata Swandito, Adji Syarif, Nur Fadly Tabah, Nasarudin Tamin, Henrico Gabriel Samona Tiringeng, Andi Tobing, Gery Nathanael Lumban Tombokan, Efranly Hosea Walanda, Preycillia Louisa Widiasari, Firda Widodo, Agung Subaki Wulandari, Seftiana Yuliana, Lina Yusba, Adinda Sri Ayu Zahri, Muhammad Irvan Zainul, L. M. Zainul, L.M Zainul, L.M. Zainul, L.M. Zainul Zulkifly, Zulkifly