Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KESELAMATAN KERJA PEKERJAAN MESIN BUBUT PADA PT. DUMA NUSATAMA DI BALIKPAPAN Yusba, Adinda Sri Ayu; Siboro, Impol; Liku, James Evert Adolf
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.718

Abstract

Keselamatan kerja pada proses pengoperasian mesin bubut di PT. Duma Nusatama Balikpapan dengan menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA). Permasalahan keselamatan kerja pada mesin bubut perlu diperhatikan karena tingginya potensi bahaya seperti terjepit, tertusuk gram tajam, hingga gangguan pendengaran akibat kebisingan mesin. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung, wawancara terhadap lima orang operator bubut, serta dokumentasi kondisi area kerja. Hasil observasi menunjukkan bahwa risiko kecelakaan kerja paling sering muncul pada tahap pemotongan material dan pemasangan pahat, terutama ketika pekerja belum memperoleh pelatihan internal dari perusahaan. Identifikasi bahaya juga ditemukan pada komponen mesin seperti spindle, carriage, dan tailstock, serta kondisi area kerja yang kurang ergonomis akibat tumpahan oli dan keterbatasan ruang gerak antar mesin. Wawancara memperkuat temuan bahwa meskipun pekerja memiliki sertifikat dari lembaga pelatihan luar (BLK), sebagian besar belum menerima pembekalan K3 secara formal dari perusahaan. Dengan demikian, integrasi JSA secara menyeluruh sangat penting untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, produktif, dan sesuai standar K3.
ANALISIS PENGARUH PELATIHAN DAN SOSIALISASI TERHADAP KUALITAS SIMULASI TANGGAP DARURAT KEBAKARAN DI PT PLN (PERSERO) UP2D KALTIMRA Asmarita, Putri Della; Siboro, Impol; Rusba, Komeyni
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.720

Abstract

Kebakaran merupakan salah satu risiko yang dapat menyebabkan kerugian besar, baik dalam bentuk kerusakan material maupun ancaman terhadap keselamatan jiwa. Di lingkungan kerja seperti PT. PLN (Persero) UP2D KALTIMRA, kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi kebakaran menjadi aspek yang sangat krusial. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pelatihan dan sosialisasi terhadap kualitas pelaksanaan simulasi tanggap darurat kebakaran. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif, dengan metode analisis regresi linear berganda. Penelitian ini melibatkan 51 responden yang seluruhnya merupakan karyawan unit tersebut. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert, kemudian dianalisis menggunakan software SPSS dengan teknik bootstrapping, karena data tidak memenuhi asumsi distribusi normal. Hasil analisis menunjukkan bahwa baik secara parsial maupun simultan, pelatihan dan sosialisasi tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kualitas simulasi tanggap darurat, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai signifikansi yang lebih besar dari 0,05 dan nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,011. Hal ini mengindikasikan bahwa hanya 1,1% variasi dalam kualitas simulasi dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sementara sisanya disebabkan oleh faktor lain yang tidak diteliti. Kesimpulannya, meskipun pelatihan dan sosialisasi telah dilakukan, efektivitasnya masih rendah dalam meningkatkan mutu simulasi tanggap darurat. Oleh karena itu, perusahaan disarankan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap perencanaan, metode, dan pelaksanaan program pelatihan serta sosialisasi yang ada.
ANALISIS PENGAWASAN KERJA DAN PROGRAM K3 TERHADAP PRODUKTIVITAS PEKERJA DI PT. KUTAI BALIAN NAULI Sani, Christian Glorianus; Siboro, Impol; Rusba, Komeyni
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.724

Abstract

Produktivitas pekerja merupakan indikator penting dalam keberhasilan operasional perusahaan. Dalam industri dengan risiko tinggi seperti pengolahan kelapa sawit, pengawasan kerja dan penerapan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi kunci untuk menjaga keselamatan dan meningkatkan produktivitas tenaga kerja. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh dari pengawasan kerja serta penerapan program keselamatan dan kesehatan kerja (K3) terhadap peningkatan produktivitas tenaga kerja di divisi produksi PT. Kutai Balian Nauli. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linear berganda. Sampel berjumlah 30 responden yang diambil melalui total sampling. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner dengan skala Likert dan data dianalisis menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik pengawasan kerja maupun program K3 berpengaruh secara signifikan terhadap produktivitas, baik secara parsial maupun simultan. Program K3 memiliki pengaruh dominan dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 58,9%. Kesimpulannya, pengawasan kerja yang efektif dan pelaksanaan program K3 yang optimal secara nyata meningkatkan produktivitas pekerja. Oleh karena itu, perusahaan perlu terus memperkuat kedua aspek tersebut untuk mencapai kinerja yang maksimal.
HUBUNGAN RISIKO POSTUR KERJA DENGAN KELUHAN MUSKULOSKELETAL PADA PEKERJA PENGGUNA KOMPUTER DI PT. PLN (PERSERO) UP2D KALTIMRA Kurniasih, Ria; Siboro, Impol; Ramdan, Muhamad
IDENTIFIKASI Vol 12 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v12i1.774

Abstract

Lingkungan kerja perkantoran ditandai dengan dominasi pekerjaan berbasis komputer dan durasi duduk yang panjang, berpotensi menimbulkan keluhan muskuloskeletal akibat postur kerja yang tidak ergonomis. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif cross sectional dengan teknik total sampling, melibatkan 39 karyawan pengguna komputer. Pengukuran risiko postur kerja dilakukan menggunakan metode Rapid Office Strain Assessment (ROSA), sementara keluhan muskuloskeletal diukur dengan kuesioner Nordic Body Map (NBM). Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden (54%) memiliki risiko postur kerja tinggi dan 46% risiko sedang, dengan tidak ada responden yang berada pada kategori tidak berisiko. Seluruh responden (100%) mengalami keluhan muskuloskeletal, dengan 77% kategori ringan dan 23% kategori sedang. Nilai p-value sebesar 0,019. Karena nilai p value ini kurang dari 0,05, maka hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima, yang berarti ada hubungan yang signifikan antara risiko postur kerja dengan keluhan muskuloskeletal pada pekerja pengguna komputer di PT. PLN (Persero) UP2D KALTIMRA. Semakin tinggi risiko postur kerja, semakin besar kemungkinan pekerja mengalami keluhan muskuloskeletal pada tingkat yang lebih parah. Kesimpulan terdapat hubungan yang signifikan antara risiko postur kerja dengan keluhan muskuloskeletal pada pekerja pengguna komputer di PT. PLN (Persero) UP2D KALTIMRA. Disarankan bagi perusahaan untuk melakukan evaluasi dan perbaikan ergonomi stasiun kerja, serta mengadakan pelatihan dan kebijakan istirahat aktif untuk mengurangi risiko dan keluhan.
ANALISA METODE ROPE ACCESS DALAM PEKERJAAN PEMELIHARAAN BANGUNAN GEDUNG DI PT FAVANO GLOBAL INDONESIA Siboro, Impol; Rusba, Komeyni; Sufarhan, Triadi
IDENTIFIKASI Vol 11 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i4.781

Abstract

Pesatnya pembangunan gedung bertingkat di Indonesia menuntut adanya metode pemeliharaan yang efektif dan aman, terutama dalam pekerjaan di ketinggian yang memiliki risiko tinggi. Rope access menjadi alternatif yang semakin banyak diterapkan karena menawarkan efisiensi, fleksibilitas, dan tingkat keselamatan kerja yang lebih tinggi dibandingkan metode konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode rope access dalam pekerjaan pemeliharaan bangunan di PT Favano Global Indonesia serta mengevaluasi kesesuaiannya terhadap standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja berdasarkan Permenaker No. 9 Tahun 2016. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam terhadap tiga informan kunci, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode rope access telah berjalan cukup baik, dengan tingkat kesesuaian pada variabel cara kerja sebesar 85,8%, peralatan dan alat pelindung diri (APD) sebesar 75%, dan pelatihan serta sertifikasi sebesar 100%. Meski demikian, masih ditemukan ketidaksesuaian seperti tidak digunakannya kacamata pelindung dan sarung tangan dalam beberapa aktivitas. Kesimpulannya, penerapan metode rope access di perusahaan ini sudah mengacu pada standar yang berlaku, namun tetap diperlukan peningkatan pengawasan, pemenuhan kelengkapan APD, serta peningkatan kesadaran pekerja dalam penggunaan peralatan secara tepat guna meminimalkan risiko kecelakaan kerja.
PENGELOLAAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN DI PUSKESMAS SUNGAI MERDEKA KABUPATEN KUTAI KERTANEGARA Fitriyani, Fitriyani; Rusba, Komeyni; Siboro, Impol
IDENTIFIKASI Vol 12 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v12i1.805

Abstract

Pemerintah saat ini membutuhkan kesadaran tentang pengelolaan limbah di lingkungan masyarakat. Kalimantan Timur merupakan salah satu provinsi di pulau Kalimantan, dan dari sekian banyak daerah dalam penelitian ini digunakan data Kecamatan Samboja Barat Kabupaten Kutai Kartanegara. Menurut Data Target Sasaran Tahun 2024, Berdasarkan Data Kependudukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Penduduk Kecamatan Samboja Barat berjumlah 41.513 jiwa yang tersebar di 9 Kelurahan dan 1 Desa, hanya terdapat satu Puskesmas yang berada di kecamatan Samboja Barat. Limbah rumah sakit, puskesmas, dan klinik merupakan salah satu mata rantai dari penyebaran penyakit menular apabila tidak dikelola dengan benar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kesesuaian pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di Puskesmas Sungai Merdeka terutama pada proses bagian Penyimpanan Limbah B3. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode wawancara dan penilaian checklist untuk mengetahui kesesuaian dari proses Penyimpanan Limbah B3 berdasarkan PERMENLHK Nomor 56 Tahun 2015 mendapat hasil penilaian kategori cukup dengan hasil 18 poin sesuai dari 27 poin yang dinilai dengan persentase 66,67%.
ANALISIS RISIKO PERBAIKAN PIPA DENGAN COMPOSITE MENGGUNAKAN METODE JOB SAFETY ANALISIS DI PT. INDO RIAU PERKASA Siboro, Impol; Ramadhan, Muhammad Bayu; Rusba, Komeyni
IDENTIFIKASI Vol 12 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v12i1.819

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Job Safety Analysis (JSA) dalam mengurangi risiko kerja pada proses perbaikan pipa di PT. Indo Riau Perkasa. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi langsung, wawancara, serta analisis risiko sistematis terhadap kegiatan pekerjaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan JSA secara konsisten efektif dalam mengidentifikasi bahaya, menentukan tindakan pencegahan, dan meningkatkan kesadaran keselamatan di tempat kerja. Meskipun demikian, masih ditemukan beberapa kendala seperti kurangnya disiplin pekerja dan kurang optimalnya pelatihan. Oleh karena itu, disarankan agar perusahaan terus mengembangkan prosedur JSA, meningkatkan pelatihan keselamatan, dan melakukan evaluasi berkala untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman.
ANALISIS POTENSI BAHAYA DAN RISIKO PADA BIDANG PEMELIHARAAN JARINGAN DI PT. PLN (PERSERO) UP3 BALIKPAPAN Swandito, Adji; Wulandari, Seftiana; Siboro, Impol
IDENTIFIKASI Vol 12 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v12i1.828

Abstract

Kontak dengan listrik merupakan salah satu penyebab utama kecelakaan kerja yang berakibat fatal, khususnya pada sektor ketenagalistrikan. Aktivitas pemeliharaan jaringan memiliki tingkat risiko tinggi karena melibatkan pekerjaan di ketinggian serta berhubungan langsung dengan aliran listrik bertegangan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi bahaya dan risiko pada pekerjaan pemeliharaan jaringan di PT PLN (Persero) UP3 Balikpapan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dilakukan dengan metode Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control (HIRARC) untuk mengidentifikasi bahaya, menilai tingkat risiko, serta menentukan langkah pengendalian yang tepat. Hasil penelitian menunjukkan dari 16 risiko yang dianalisis, terdapat 6,3% kategori low risk, 37,5% moderate risk, 25% high risk, dan 31,3% extreme risk. Potensi bahaya yang ditemukan meliputi bahaya fisik, biologi, dan ergonomi. Meskipun dokumen HIRARC tersedia, implementasinya belum optimal karena adanya ketidaksesuaian prosedur kerja, penggunaan APD yang tidak konsisten, serta kurangnya pengawasan lapangan. Penelitian ini menghasilkan dokumen HIRARC yang diperbarui dan rekomendasi monitoring serta evaluasi untuk meningkatkan efektivitas pengendalian risiko. Hasil penelitian diharapkan dapat memperkuat sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang lebih berkelanjutan di lingkungan kerja PT PLN (Persero) UP3 Balikpapan.
IMPLEMENTASI STANDAR KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PEKERJAAN DALAM KEADAAN BERTEGANGAN (PDKB) DI PT PLN (PERSERO) KALIMANTAN UTARA Azahra, Putri Ramadina; Siboro, Impol; Rusba, Komeyni
IDENTIFIKASI Vol 12 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v12i1.836

Abstract

Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan merupakan aktivitas operasional kritis memerlukan penerapan standar keselamatan kerja yang ketat karena melibatkan risiko tinggi bagi teknisi. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan di PT PLN Persero Kalimantan Utara yang baru dibentuk tahun 2024. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi partisipatif dan wawancara mendalam terhadap tujuh informan di tiga lokasi kerja yaitu Tarakan, Tanjung Palas, dan Tanjung Selor. Pengumpulan data dilakukan observasi langsung terhadap pelaksanaan kerja, wawancara terstruktur dengan teknisi dan pengawas, serta analisis dokumen kerja seperti Surat Perintah Pekerjaan Bertegangan dan Standar Operasional Prosedur. Hasil penelitian menunjukkan seluruh personel memiliki sertifikasi kompetensi yang masih berlaku sesuai ketentuan peraturan yang berlaku. Tingkat kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur bervariasi antara 75 hingga 85 persen di setiap lokasi kerja dengan ditemukan beberapa pelanggaran seperti tidak memasang conductor cover, penggunaan alat pelindung diri yang tidak layak, dan pelanggaran disiplin kerja. Dokumen administratif seperti Surat Perintah Pekerjaan Bertegangan dan Surat Penunjukan Pengawas tersedia secara digital namun belum sepenuhnya menjadi acuan pelaksanaan kerja yang konsisten. Pemeriksaan kesehatan rutin dilakukan sebelum berangkat ke lokasi kerja namun masih terbatas pada aspek fisik dasar. Pengawasan lapangan dilaksanakan namun belum optimal dalam menegakkan prosedur ketika terjadi pelanggaran. Sistem tanggap darurat masih mengandalkan fasilitas eksternal tanpa adanya tim evakuasi internal. Penelitian ini menyimpulkan meskipun aspek formal telah terpenuhi, implementasi praktis di lapangan masih memerlukan penguatan melalui pelatihan berkelanjutan, pengawasan yang ketat, dan pengembangan sistem tanggap darurat yang komprehensif untuk meningkatkan budaya keselamatan kerja.
ANALISIS RISIKO KECELAKAAN KERJA PADA PEKERJAAN DALAM KEADAAN BERTEGANGAN (PDKB) DI PLN UP3 KALTARA Bayu, Kresna; Siboro, Impol; Rusba, Komeyni
IDENTIFIKASI Vol 12 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v12i1.845

Abstract

Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) merupakan salah satu metode pemeliharaan jaringan listrik tanpa pemutusan aliran listrik yang memiliki risiko kecelakaan kerja tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko kecelakaan kerja yang terjadi pada pelaksanaan PDKB di PT PLN (Persero) UP3 Kalimantan Utara dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Metode yang digunakan adalah HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control) dan klasifikasi potensi bahaya berdasarkan pendekatan 4M+1L (Man, Machine, Method, Material, dan Lingkungan). Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam terhadap tujuh informan, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar tahapan kerja PDKB memiliki tingkat risiko sedang hingga tinggi, terutama pada pekerjaan yang bersinggungan langsung dengan jaringan bertegangan. Faktor dominan penyebab kecelakaan kerja berasal dari unsur manusia (human error, postur kerja tidak ergonomis) dan lingkungan (cuaca ekstrem, permukaan kerja licin, gangguan binatang). Meskipun pengendalian risiko telah dilakukan melalui penggunaan APD, briefing, dan pengawasan teknis, pelaksanaan di lapangan masih belum konsisten. Ditemukan kelemahan seperti penggunaan APD yang tidak layak, tidak tersedianya form ceklis peralatan, serta belum adanya tim evakuasi khusus. Dapat disimpulkan bahwa sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam pekerjaan PDKB di PT PLN UP3 Kalimantan Utara telah tersusun secara struktural, namun implementasinya masih perlu ditingkatkan, terutama dalam hal kedisiplinan SOP, efektivitas pengawasan, dan kesiapsiagaan darurat.
Co-Authors Abdul Zain Ade Suryani Adolf Liku, James Evert Akmal, Moh Asril Ali, Olivea Vitra Ananta, Erwin Ardani, Nur Sakinah Asmarita, Putri Della Azahra, Putri Ramadina Baihaki, Muhammad Bainah, Nur Bayu, Dimas Krisna Bayu, Kresna Christianty, Astrid Clara Daniel Wolo Darmawan, Dimas Dharma Saputra, Dharma Fauzan, Afif Nur Firdaus, Irfan Rizq Firzatullah, Satria Aqmal Zulfikar Fitri, Hana Eka Fitriyani Fitriyani Fuadi, Yan Griyanta, Althaf Hafidz, Rayhan Sultan Hana Eka Hidayat, Ragil Iin Pratama Sari Inditawati, Novi Iwan Zulfikar Junaedi, Muhammad Rizky Komeyni Rusba L.M Zainul , L.M Zainul Liku, James Evert A. Liku, James Evert Adolf Lumbanraja, Samuel Luqmantoro, Luqmantoro Marpaung, Rotua Catrina Muhamad Ramdan Muhamad Ramdan, Muhamad MUHAMMAD RIZAL Mulya, Widya Mulyadi Mulyadi Munahar, Munahar Ningrum, Widhah Puspa Noeryanto, Noeryanto Nur Falah Setyawati Pardi Pardi, Pardi Pongky, Patunru Pratama, Rifqhy Randi Putra, Junaidi Ananda Raja, Sayyid Faris Ramadhan, Muhammad Bayu Ramdan, Muhammad Regina Yeusy , Olga Rezaldy, Muhammad Ria Kurniasih Sani, Christian Glorianus Saputera, Dharma Saputra, Mochammad Rezky Satriadisi, Dhiemas Putera Simamora, Yehezkiel Manotas Toto Sipahutar, Merry K Sondakh, Laura Kartarina Sri Purwanti Sri Wahyuni Sufarhan, Triadi Suherna Sunyanti, Sunyanti Suryanata, Suryanata Swandito, Adji Syarif, Nur Fadly Tabah, Nasarudin Tamin, Henrico Gabriel Samona Tombokan, Efranly Hosea Widiasari, Firda Widodo, Agung Subaki Wulandari, Seftiana Yuliana, Lina Yusba, Adinda Sri Ayu Zahri, Muhammad Irvan Zainul, L. M. Zainul, L.M Zainul, L.M. Zainul, L.M. Zainul Zulkifly, Zulkifly