Karya berjudul“Tari Piriang Di Ateh Talua dalam Fotografi Dokumenter” bertujuan untuk menghadirkan visual yang menggambarkan nilai budaya, sejarah, dan filosofi yang terkandung dalam Tari Piriang Di Ateh Talua sebagai salah satu warisan tradisi Minangkabau. Karya ini berangkat dari keprihatinan pengkarya terhadap semakin berkurangnya pemahaman generasi muda tentang makna mendalam tarian tersebut, terutama terkait simbol kehati-hatian dan tanggung jawab seorang mamak dalam konteks adat Minangkabau. Melalui pendekatan fotografi dokumenter, pengkarya menyampaikan alur cerita visual mengenai proses kreatif tari, aktivitas para pelaku seni, serta pesan budaya yang melekat di dalamnya. Metode penciptaan meliputi observasi, wawancara dengan tokoh adat dan seniman tari, studi literatur. Proses penciptaan dilakukan dengan mendokumentasikan berbagai tahapan seperti persiapan, latihan, prosesi adat, hingga pertunjukan utama, disertai penggunaan perangkat pendukung seperti kamera, lensa wide dan fix, serta pencahayaan yang sesuai dengan karakter lingkungan