Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Teewan Journal Solutions

Management Penyuluhan Dengan Media Leaflet Terhadap Pengetahuan Ibu Tentang Imunisasi Dasar Lengkap Di Wilayah Kerja Puskesmas Kopelma Darussalam Zubir, Zubir; Fajriansyah, Fajriansyah; Miftahunniza, Miftahunniza
Teewan Journal Solutions Vol. 2 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Teewan Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/nsc5pg71

Abstract

Cakupan imunisasi dasar lengkap pada 2020 mengalami penurunan drastis hingga hanya mencapai 84,2% di Indonesia. Berbagai usaha dilakukan untuk mengejar ketinggalan imunisasi rutin. Antara lain, dengan menerbitkan pedoman imunisasi selama pandemi, percepatan pemantauan program imunisasi, dan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) pada Agustus hingga Desember 2022. Kurangnya pengetahuan ibu terkait program imunisai menjadi salah satu faktor penyebab rendahnya cakupan imunisasi dasar lengkap pada bayi, pengetahuan ibu berdampak terhadap perilaku ibu dalam memenuhi imunisasi dasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penyuluhan dengan media leaflet terhadap pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar lengkap di Wilayah Kerja Puskesmas Kopelma Darussalam Kota Banda Aceh. Jenis penelitian ini “Quasi experimental pre-post test” yaitu memberikan perlakuan atau intervensi pada subjek penelitian yang kemudian dampak dari perlakuan tersebut diukur dan dianalisis. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang mempunyai bayi usia 1-12 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Kopelma Darussalam Kota Banda Aceh pada saat penelitian dilakukan dengan sampel sebanyak 68 orang dengan cara purposive sampling. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni 2024 dengan metode pengukuran lembar observasi. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan uji wilcoxon. Hasil analisis univariat diperoleh bahwa mayoritas pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar lengkap sebelum diberikan penyuluhan dengan media leaflet berada pada kategori kurang sebesar 44,1% dan mayoritas pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar lengkap sesudah diberikan penyuluhan dengan media leaflet berada pada kategori baik sebesar 61,8% sedangkan hasil analisis bivariat diperoleh bahwa terdapat pengaruh penyuluhan dengan media leaflet terhadap pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar lengkap dengan nilai p value 0.000 < α : 0,05. Diharapkan kepada responden agar agar lebih aktif dalam mencari informasi lewat media cetak, televisi, radio dan ikut serta dalam penyuluhan kesehatan yang diberikan oleh tenaga kesehatan agar ibu mengetahui tentang pentingnya imunisasi dasar lengkap.
Pengaruh Efektivitas Ketebalan Pasir Lambat Untuk Menurunkan Kadar Kekeruhan Air Sungai Di Gampong Lhok Pange Kecamatan Seunagan Timur Kabupaten Nagan Raya Kartini, Kartini; Syahrizal, Syahrizal; Zubir, Zubir; Alfia, Susi
Teewan Journal Solutions Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Teewan Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/bhscw359

Abstract

Kekeruhan merupakan salah satu parameter penting dalam menilai kualitas air sungai yang sering digunakan masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari. Tingginya tingkat kekeruhan dapat mengganggu pemanfaatan air dan berpotensi menimbulkan dampak kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi ketebalan pasir pada media saringan pasir lambat terhadap penurunan kadar kekeruhan air sungai di Gampong Lhok Pange, Kecamatan Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan tiga variasi ketebalan media pasir, yaitu 60 cm, 70 cm, dan 80 cm. Masing-masing perlakuan dilakukan tiga kali pengulangan, dan pengukuran kekeruhan dilakukan menggunakan turbidity meter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketebalan 80 cm mampu menurunkan kekeruhan dari 14,3 NTU menjadi 6,5 NTU; ketebalan 70 cm menurunkan dari 14,3 NTU menjadi 9,8 NTU; dan ketebalan 60 cm menurunkan dari 14,3 NTU menjadi 9,7 NTU. Uji ANOVA menunjukkan adanya pengaruh perbedaan pasir lambat untuk menurunkan kadar kekeruhan air (p <0,05), dan uji lanjut LSD menunjukkan ketebalan 60 cm, 70 cm dan 80 cm tidak berbeda nyata terhadap penurunan kadar kekeruhan air. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ketebalan 80 cm yang mendekati ambang batas kejernihan air bersih sesuai standar Kementerian Kesehatan
Co-Authors Alfia, Susi Anzaikhan, M. Ariba Nadiva Ayk, Dara Armainingsih, Armainingsih Asmaul Husna, Cut Azhari Azhari Azwir Azwir Bripo, Azman BS, Busyra Bustami Bustami Candra Irawan Chairiyah Ami, Ghisca Endang Susilawati Fahriansah, Fahriansah Faradilla, Cut Sarah Firdaus Firdaus Fitriana, Nanda Hafnidar, Hafnidar Ilhami Surya Akbar, Teuku Imam Gunanjar Iqbal, Teuku Yudhi Iskandar Iskandar Jamadon, Jamadon Junaidi Junaidi Kamaruzzaman Bustamam Ahmad Kartini Kartini Khairunnisa Khairunnisa Khairunnisa Z Kusdiana, Yayu Mardhatillah, Afifah Mardiati Mardiati Marhamah, Ainil Masri, Muhammed Sahrin Bin Haji Masri Masril Masril Maulidan, Rahmat Maulina, Mutia Meutia Maulina, Meutia Miftahuddin Simanjuntak, Muhammad Miftahunniza, Miftahunniza Monica, Lala Muhammad Akil, Muhammad Muhammad Amin Muhazir Muhazir, Muhazir Nasution, Syifa Albi Nelvia, Desi Dita Nora Maulina, Nora Noviana Zara Noviandy, Noviandy Nur Fardian, Nur Nurkholis Nurkholis Nusyirwan Nusyirwan Raflyno, Ali Rahayu, Eva Ulfah Rahmi Surayya Ramadan, Oriza Rifki Rasmon Riansyah, Ferdi Rizka, Wulidah Safrizal Safrizal Sahputri, Juwita Saputra, Randika Sari, Maya Rizki Sawitri, Harvina Sayuti, Muhammad Sidrah Nadira, Cut Sitinjak, Marnala Sofia, Rizka Suharyon, Suharyon Syafridah, Anita Syahputra, Rico Syahrizal Syahrizal Syarifah Ulya, Syarifah Ulya Tinaria, Lisa Topik, Mohammad Mimbar Valensky, Ryan Verinanda, Muhammad Ridwan Widya Rahmawati Yuziani, Yuziani Zachreini, Indra Zanra, Sri Wahyuni Zulfikar, Maulana Habieb Zulkifli Zulkifli