Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS MODEL ELICITING ACTIVITIES PADA MATERI SEGITIGA BAGI SISWA KELAS VII SMP Mbela, Natalia; Bela, Maria Editha; Bhoke, Wilibaldus
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v1i1.136

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan prosedur pengembangan ADDIE yaitu Analyze (Analisis), Design (Desain), Development (pengembangan), Implementation (Implementasi) dan Evaluation (Evaluasi). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman siswa terhadap materi segitiga. Siswa masih belum mampu membedakan sudut dalam segitiga. Hal ini dikarenakan cara belajar siswa yang masih menghafal rumus tanpa memahami artinya. Oleh karena itu, penelitian ini bermaksud untuk menghasilkan perangkat pembelajaran berupa Lembar Kerja Siswa (LKS) berbasis model eliciting activities untuk materi segitiga bagi siswa kelas VII Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang valid dan praktis. Penelitian ini dilakukan di SMPN 5 Golewa dengan subyek penelitian adalah ahli materi dan ahli desain yaitu dosen STKIP Citra Bakti Ngada, dan guru SMP Negeri 5 Golewa serta siswa SMP Negeri 5 Golewa. instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan metode analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian yang diperoleh, menunjukkan kualitas Lembar Kerja Siswa (LKS) berbasis model eliciting activities untuk materi segitiga bagi siswa kelas VII SMP dengan nilai kevalidan 4,2 atau berkriteria baik dan nilai kepraktisan 4,5 atau berkriteria sangat baik.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR NUMERASI MELALUI METODE PROBLEM-BASED LEARNING PADA PESERTA DIDIK KELAS V SDN DAMU Api, Jefrianus; Tali Wangge, Maria Carmelita; Bela, Maria Editha; Bhoke, Wilibaldus
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 17, No 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v17i1.17334

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan kemampuan numerasi siswa dengan menerapkan metode pembelajaran berbasis masalah (Problem-Based Learning atau PBL) pada peserta didik kelas V di SDN Damu. Penelitian memanfaatkan metode penelitian tindakan kelas (PTK) yang diselenggarakan dalam tiga siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitiannya yaitu siswa kelas V SDN Damu, dengan jumlah 23 siswa. Metode pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Hasil kajian ini memperlihatkan bahwa pengaplikasian metode pembelajaran berbasis masalah (Problem-Based Learning) mampu menaikkan keterampilan numerasi peserta didik. Fakta tersebut didukung oleh hasil belajar siswa pada siklus I rata-rata skor nilai 51,06 dengan peserta didik mencapai ketuntasan 52% atau 12 siswa kemudian meningkat pada siklus II dengan presentase 75% atau 17 siswa yang tuntas dan memperoleh rata-rata 82,17, dan motivasi belajar siswa juga meningkat. Sebagai kesimpulan, dapat dikatakan bahwasanya model pembelajaran berbasis masalah (Problem-Based Learning) efektif dalam meningkatkan keterampilan numerasi peserta didik.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PAPAN REFUSI PADA MATERI RELASI DAN FUNGSI BERBASIS PENDEKATAN KONTEKISTUAL UNTUK SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 RIUNG Wale, Lafisius Tena; Bhoke, Wilibaldus; Bela, Maria Editha; Wewe, Melkior
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 17, No 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v17i1.17338

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran “Papan Refusi” pada materi Relasi dan Fungsi berbasis pendekatan kontekstual bagi siswa SMP Negeri 2 Riung. Pengembangan media ini dilakukan karena kebutuhan akan metode pembelajaran yang inovatif dan menarik untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi Relasi dan Fungsi yang sering dianggap sulit. Pendekatan kontekstual dipilih untuk menghubungkan materi matematika dengan kehidupan sehari-hari siswa, sehingga pembelajaran menjadi lebih relevan dan bermakna. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (RD) dengan model pengembangan ADDIE, yang terdiri dari lima tahap: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Hasil dari penelitian ini adalah media pembelajaran “Papan Refusi” yang dapat membantusiswa dalam memahami konsep relasi dan fungsi melalui aktivitas yang menyenangkan dan menantang. Uji coba terbatas dilakukan di SMP Negeri 2 Riung, dan hasilnya menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa yang signifikan, serta respon positif dari siswa dan guru terhadap penggunaan media ini. Melaluli penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran “Papan Refusi” berbasis pendekatan kontekstual efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi Relasi dan Fungsi di SMP Negeri 2 Riung. Melalui tahapan analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi, media ini terbukti berhasil menarik perhatian siswa dan memfasilitasi mereka dalam memahami konsep-konsep matematika yang sering dianggap sulit. Media pembelajaran “Papan Refusi” berbasis pendekatan kontekstual efektif digunakan dalam proses pembelajaran matematika di SMP Negeri 2 Riung.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS MODEL ELICITING ACTIVITIES PADA MATERI SEGITIGA BAGI SISWA KELAS VII SMP Mbela, Natalia; Bela, Maria Editha; Bhoke, Wilibaldus
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v1i1.136

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan prosedur pengembangan ADDIE yaitu Analyze (Analisis), Design (Desain), Development (pengembangan), Implementation (Implementasi) dan Evaluation (Evaluasi). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman siswa terhadap materi segitiga. Siswa masih belum mampu membedakan sudut dalam segitiga. Hal ini dikarenakan cara belajar siswa yang masih menghafal rumus tanpa memahami artinya. Oleh karena itu, penelitian ini bermaksud untuk menghasilkan perangkat pembelajaran berupa Lembar Kerja Siswa (LKS) berbasis model eliciting activities untuk materi segitiga bagi siswa kelas VII Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang valid dan praktis. Penelitian ini dilakukan di SMPN 5 Golewa dengan subyek penelitian adalah ahli materi dan ahli desain yaitu dosen STKIP Citra Bakti Ngada, dan guru SMP Negeri 5 Golewa serta siswa SMP Negeri 5 Golewa. instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan metode analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian yang diperoleh, menunjukkan kualitas Lembar Kerja Siswa (LKS) berbasis model eliciting activities untuk materi segitiga bagi siswa kelas VII SMP dengan nilai kevalidan 4,2 atau berkriteria baik dan nilai kepraktisan 4,5 atau berkriteria sangat baik.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS MODEL KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) PADA MATERI SEGIEMPAT DAN SEGITIGA DI KELAS VII SMPS ST. HUBERTUS YOHANES LAJA Lao, Maria Antonia; Tali Wangge, Maria Carmelita; Bela, Maria Editha
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v1i1.138

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan LKS matematika berbasis model kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) pada materi segiempat dan segitiga di kelas VII SMPS St. Hubertus Yohanes Laja yang memenuhi kriteria valid dan praktis. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu model ADDIE yang meliputi Analyze, Design, Development. Implementation, Evaluation. Subjek dalam penelitian ini adalah 5 orang siswa kelas VII SMPS St. Hubertus Yohanes Laja. Instumen yang digunakan untuk menilai kevalidan LKS yang telah dikembangkan adalah lembar validasi berupa angket penilaian oleh pakar materi dan pakar desain. Instrumen untuk menilai kepraktisan LKS adalah angket respon guru dan siswa. Hasil penilaian LKS oleh pakar materi dengan rata-rata 4,0 dan pakar desain dengan rata-rata 3,9, ini berarti LKS yang dikembangkan memiliki kriteria “valid”. Kepraktisan LKS berdasarkan angket respon guru mendapat rata-rata 4,17 dan respon siswa mendapatkan rata-rata 4,52, hal ini berarti LKS yang dikembangkan sangat praktis untuk digunakan.
IMPLEMENTASI PELAKSANAAN PROGRAM KAMPUS MENGAJAR ANGKATAN 7 UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI DAN NUMERASI DI SISWA SDK SUPILAPE Putrini, Maria Anjelina; Bhoke, Wilibaldus; Bela, Maria Editha; Wewe, Melkior Wewe
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 2 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i2.5761

Abstract

Program Kampus Mengajar bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa di luar lingkungan kampus. Penelitian ini difokuskan pada peningkatan literasi dan numerasi siswa dengan kemampuan rendah dengan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui dokumentasi serta observasi, yang hasilnya kemudian disimpulkan. Berdasarkan penelitian, Program Kampus Mengajar Angkatan 7 terbukti efektif dalam meningkatkan numerasi serta literasi siswa di Sekolah Dasar Katolik Supilape, sebagaimana terlihat dalam hasil penelitian dan pembahasan. Mahasiswa berperan aktif dalam mendampingi siswa dan bekerja sama dengan guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Program yang dilaksanakan ialah pojok baca dan jam tambah numerasi, mendapat respons positif dari guru dan siswa karena membantu meningkatkan pemahaman materi dengan metode yang lebih interaktif dan menarik. Efektivitas program ini terlihat dari hasil Asesmen Kompetensi Minimum (AKM). Pada pretest, 58% siswa memiliki kemampuan literasi dalam kategori cukup, sementara 41% belum tuntas dalam numerasi. Setelah program dijalankan, hasil posttest menunjukkan peningkatan signifikan, dengan 72% siswa berada dalam kategori baik untuk literasi dan 60% dalam kategori cukup untuk numerasi. Peningkatan ini menunjukkan bahwa metode yang diterapkan dalam program berjalan efektif, membantu siswa memahami materi secara lebih baik. Hal ini juga membuktikan bahwa pendampingan oleh mahasiswa dan kerja sama dengan guru pada pembelajaran berdampak positif pada perkembangan akademik siswa.
ANALISIS KEMAMPUAN NUMERASI SISWA KELAS V SDK MABHAMBAWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL AKM KAMPUS MENGAJAR ANGKATAN VI Goan, Bonevantura; Bhoke, Wilibaldus; Bela, Maria Editha; Wewe, Melkior
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 17, No 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v17i1.17547

Abstract

Penelitian bertujuan  guna mengetahui kemampuan siswa menyelesaikan soal  numerasi Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) siswa kelas V SDK Mabhambawa melalui program kampus mengajar angkatan 6 yang meliputi pemahaman konsep bilangan. Metode penelitian deskriptif kualitatif dilakukan dengan subyek penelitian adalah siswa kelas V SDK Mabhambawa yang terdiri atas 18 siswa dengan instrumen soal AKM 20 nomor dan wawancara. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melihat hasil AKM dan wawancara Penelitian dengan Analisis data mencakup tahap dan pengumpulan data, redeksi data, penyajian informasi dan penarikan kesimpulan. Adapun temuan peneliti ialah Materi yang dikuasai oleh semua siswa ialah materi membandingkan dua pecahan, termasuk membandingkan bilangan cacah dan pecahan berada pada kategori tinggi dengan persentase 89%. Sedangkan untuk kategori materi yang merasa sulit dikerjakan oleh siswa ialah materi tentang Mengidentifikasi ciri-, ciri segibanyak, segitiga, segiempat, serta lingkaran berada pada kategori rendah dengan persentase 28%. Jika dilihat dari rata-rata hasil numerasi AKM kelas dengan jumblah18 siswa. Dengan demikian dapat disimpulkan pendekatan yang komprehensif dan sinergi antara berbagai pihak sangat perlu untuk meningkatkan kompetensi numerasi siswa secara optimal. Penelitian yang telah dilakukan bisa dijadikan acuan bagi guru serta pihak sekolah dalam mengembangkan strategi  pembelajaran agar semakin efektif guna meningkatkan kemampuan numerasi siswa. Kesimpilan  yang didapatkan menjadi dua yaitu materi yang dikuasi dan yang sulit untuk siswa, penilaian ini didasarkan pada indikator numerasi dalam AKM yang menunjukan jika kemampuan numerasi siswa berada pada kategori sedang dengan persentase 67%.  
EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA NAGEKEO DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Latong, Jefrianus; Wewe, Melkior; Bela, Maria Editha; Tali Wangge, Maria Carmelita
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 17, No 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v17i1.17548

Abstract

Eksplorasi Etnomatematika Nagekeo dalam pembelajaran matematika mempunyai hubungan yang sangat erat kaitannya dengan kebudayaan. Matematika tercermin dalam budaya karena banyaknya aktivitas manusia yang berhubungan dengan prinsip-prinsip matematika dalam keseharian. Setiap budaya memiliki cara unik dalam menerapkan konsep matematika. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui kebudayaan Nagekeo dengan konsep yang begitu menarik yang ditemukan pada Po,o Kose (Nasi Bambu), dan Te,e (Tikar). Penelitian ini dilakukan di Boawae, Kabupaten Nagekeo, NTT, dengan menggunakan metode penelitian deskriptif yang melakukan dengan beberapa tahapan seperti sumber informasi yang di dapatkan oleh peneliti melalui meliputi data, wawancara, dokumentasi, serta referensi dari berbagai sember, dan subjek dalam penelitian ini merupakan masyarakat Nagekeo yang memiliki keahlian pada bidangnya (Po,o Kose dan Te,e).  Hasil penelitian menggungkapkan bahwa dalam pembuatan Po,o Kose dan Te,e eksplorasi matematika menggabungkan bangun ruang dalam bentuk tabung dan bangun datar dalam bentuk persegi, sehingga membentuk sebuah hasil karya sesuai denga apa yang diharapkan oleh para masyarakat pada umumnya. Dengan adanya penelitian ini peneliti melihat jelas bahwa budaya bisa di jadikan sebagai cara terbaik untuk meningkatkan potensi belajar siswa pada bidang pendidikan matematika. 
IMPLEMENTASI PELAKSANAAN PROGRAM KAMPUS MENGAJAR ANGKATAN 7 UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI DAN NUMERASI DI SISWA SDK SUPILAPE Putrini, Maria Anjelina; Bhoke, Wilibaldus; Bela, Maria Editha; Wewe, Melkior Wewe
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 2 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i2.5761

Abstract

Program Kampus Mengajar bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa di luar lingkungan kampus. Penelitian ini difokuskan pada peningkatan literasi dan numerasi siswa dengan kemampuan rendah dengan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui dokumentasi serta observasi, yang hasilnya kemudian disimpulkan. Berdasarkan penelitian, Program Kampus Mengajar Angkatan 7 terbukti efektif dalam meningkatkan numerasi serta literasi siswa di Sekolah Dasar Katolik Supilape, sebagaimana terlihat dalam hasil penelitian dan pembahasan. Mahasiswa berperan aktif dalam mendampingi siswa dan bekerja sama dengan guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Program yang dilaksanakan ialah pojok baca dan jam tambah numerasi, mendapat respons positif dari guru dan siswa karena membantu meningkatkan pemahaman materi dengan metode yang lebih interaktif dan menarik. Efektivitas program ini terlihat dari hasil Asesmen Kompetensi Minimum (AKM). Pada pretest, 58% siswa memiliki kemampuan literasi dalam kategori cukup, sementara 41% belum tuntas dalam numerasi. Setelah program dijalankan, hasil posttest menunjukkan peningkatan signifikan, dengan 72% siswa berada dalam kategori baik untuk literasi dan 60% dalam kategori cukup untuk numerasi. Peningkatan ini menunjukkan bahwa metode yang diterapkan dalam program berjalan efektif, membantu siswa memahami materi secara lebih baik. Hal ini juga membuktikan bahwa pendampingan oleh mahasiswa dan kerja sama dengan guru pada pembelajaran berdampak positif pada perkembangan akademik siswa.
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS MODEL DISCOVERY LEARNING PADA MATERI ARITMATIKA SOSIAL KELAS VIII DI SMPN SATAP 3 SOA Ari, Sofia; Wangge, Maria Carmelita Tali Wangge; Bhoke, Wilibaldus Bhoke; Bela, Maria Editha
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 2 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i2.5764

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pengembangan modul matematika berbasis discovery learning untuk materi Aritmetika Sosial. Modul ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan siswa SMP dalam memahami konsep Aritmetika Sosial dengan cara yang interaktif dan berbasis penemuan. Pengembangan modul menggunakan model ADDIE yang melibatkan lima tahap: analisis kebutuhan pembelajaran, perancangan struktur modul, pengembangan modul yang divalidasi oleh ahli, implementasi melalui uji coba di kelas, dan evaluasi efektivitas modul berdasarkan hasil validasi dan uji coba. Hasil validasi menunjukkan skor rata-rata 87,98%, yang dikategorikan valid, berdasarkan penilaian oleh satu ahli materi dan dua ahli desain. Uji coba di kelas dengan 20 siswa menghasilkan skor kepraktisan sebesar 38,72%, yang dikategorikan praktis. Dengan hasil ini, modul berbasis discovery learning tersebut dinyatakan valid dan praktis, sehingga dapat digunakan sebagai alat bantu pembelajaran. Modul ini dirancang untuk mendukung siswa dalam memahami materi secara aktif dan mandiri, dengan harapan dapat meningkatkan hasil belajar mereka pada materi Aritmetika SosialKata kunci: tiga hingga lima kata aritmatika sosial, discovery learning, pengembangan modul
Co-Authors Anastasia Ndelos Jawa Angelus Weto Anu, Maria Kalista Api, Jefrianus Ari, Sofia Bara, Florintina Elvin Beatriks Sare Bernadus Agustinus Dhaga Wewu Bili Bha, Yesechiel Awo Bhara, Maria Aneti Konstantina Bili, Kristina Yasintha Ngodhu Co'o, Petronela Coo Bule, Modesta Venidora Do, Yulita Wea Dopo, Florentianus Efrida Ita Elisabeth Tantiana Ngura Engi, Emiliana Fachry Abda El Rahman Felista Ripo Suka Ferdinandus Bate Dopo Ferdinandus Samri Florintina Elvin Bara Foa, Anna Julita Fransiskus Xaverius Dolo Gelu, Afrianus Goan, Bonevantura Hari, Chistina Lusiana Hari, Christina Lusiana Hilarion Jogo Jodo, Dominikus Kaka Jogo, Hilarion Kaka, Apliana Ambu Kedhi, Katharina Key, Katarina Karmelita Konstantinus Dua Dhiu, Konstantinus Dua Kristiyanti Kurnia Dhajo Kua, Maria Yuliana Lao, Maria Antonia Latong, Jefrianus Lewa, Yusta Selvianjeli Lola, Teofania Kristina Lola, Teofania Krsina Maria Ansiliana Bupu Maria Antonia Lao Maria Bonifasia Pita Kosu Maria Carmelita Tali Wangge Maria Carmelita Tali Wangge Maria Dolorosa Piu Maria Efriliana Diru Maria Ermelinda Woa Maria Jenianti Pegi Maria Yoanita Ngina Marsianus Meka Mbela, Natalia Melania Santika Wona Melkior Wewe Melkior Wewe Modesta Dobe Pati Moi, Flaviana Yunita Naru, Deyflora Meo Natalia Mbela Natalia Rosalina Rawa Natalia Rosalina Rawa Natalia Rosalina Rawa Ndiu, Yultiana Ngao, Priska Ngode, Karolina Noa, Priska Ermelinda Nurwijayanti Oskarina Gelo Pantaleon, Kristianus Viktor Pati, Modesta Dobe Pelipus Wungo Kaka Petronela Co'o Piu, Maria Dolorosa Prisko Yanuarius Djawaria Pare Putrini, Maria Anjelina Rada, Maria Anna Ghena Raden Mohamad Herdian Bhakti Rasdiyanti, Yohana Rewo, Josep Marianus Rewo, Josep Marsianus Roas, Novita Rosalia Lende Rua, Maria Oktavia Dede Siska Lengi Suka, Felista Ripo Tali Wangge, Maria Carmelita Veronika Meo Wale, Lafisius Tena Wangge, Maria C.T Wangge, Maria Carmelita Tali Wangge, Maria Carmelita Tali Wangge Wani, Bernabas Watu, Vinsensius Wea, Marselina Wena, Hendrika Wewe, Melkior Wewe, Melkior Wewe Wilibaldus Bhoke Woli, Roslinantia Wona, Melania Santika Yasinta Maria Fono Yesechiel Awo Bha Yohana Rasdiyanti Yohanes Dua Yohanes Vianney Sayangan Yulita Wea Do Yultiana Ndiu