Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Kelompok Wanita Tani Ngudi Makmur dalam Pengembangan Produk Kerupuk Bawang : Penelitian Arum Kumala; Ananti Yekti; Mastur
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.651

Abstract

Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran kelompok dalam pengenbangan produk. Peran kelompok ditinjau dari perannya yang pertama sebagai wahana belajar, kelas kerjasama, dan unit produksi serta melihat sejauh mana kelompok tersebut melakukan pengembangan produk, dan juga untuk menentukan bagaimana desain pemberdayaan kelompok Wanita tani ngudi Makmur dalam meningkatkan pengembangan produk kerupuk bawang. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan pendekatan wawancara. Data diperoleh dari pengisian kuesioner oleh responden, wawancara, dokumentasi serta data sekunder lainnya seperti buku administrasi kelompok dan buku anggota. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari ketiga peran, yang memperoleh skor paling rendah yaitu peran kelompok sebagai wahana Kerjasama. Selain itu KWT juga belum melakukan pengembangan produk kerupuk bawang secara maksimal, terutama dalam hal pemasaran dan branding produk. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa hal, antara lain: kurangnya pendampingan dari penyuluh, faktor usia dan juga tingkat pendidikan. Kesimpulannya desain pemberdayaan yang paling tepat yaitu dengan diberikan pendampingan tentang pemasaran digital dan juga branding produk, serta memfasilitasi kerjasama dengan pihak eksternal, seperti e-commerce, distributor atau jaringan pemasaran yang lebih luas.
Identifikasi Prosedur Ekspor Benih Melon (Cucumis Melo L.) ke Negara Jepang (Studi Kasus di CV Multi Global Agrindo, Karanganyar): Penelitian Fera Yuniarti Manurung; Ananti Yekti; Mastur
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.796

Abstract

The growth of a country's economy can be increased through the international trade sector, especially in export activities. Export activities often face problems such as long licensing processes, many requirements because the destination countries have different regulations. This study aims to identify the export procedures for melon seeds (Cucumis melo L.) to Japan Case Study at CV Multi Global Agrindo, Karanganyar. The type of research is a qualitative approach. The method used is through in-depth interviews with representative managers of CV Multi Global Agrindo, quarantine officers, and PT. Monang Sianipar Abadi as a Customs Service Entrepreneur (PPJK). Data analysis techniques are carried out by collecting data, reducing or simplifying, presenting data, and making conclusions to obtain an outline of the information. The results of the study indicate that in carrying out melon seed export activities, CV Multi Global Agrindo goes through several stages, namely 1) correspondence, 2) making invoices and packing lists by the company, 3) submitting permits to the Ministry of Agriculture until the Release Permit (SIP) is issued, 4) submitting applications and checking seeds to the Indonesian Quarantine Agency, 5) making shipping instruction documents by the company, 6) the process of checking the completeness and making documents at PT. Monang Sianipar Abadi as a Customs Service Management Entrepreneur (PPJK), 7) checking and making documents by freight forwarding, and 8) the process of making documents, booking flights and handing over goods to the airline. Mandatory requirements that must be met by exporters when exporting melon seeds to Japan are to use a phytosanitary certificate. The company did not experience significant obstacles in export activities, because various requirements and procedures could still be anticipated and fulfilled through good cooperation and communication between the exporters and related parties
Kisi-Kisi Instrumen Pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang Berkualitas: Kajian Konseptual dan Implementasi di Sekolah mastur
JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian) Vol. 14 No. 3 (2025): JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian)
Publisher : Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara konseptual serta implementasi kisi-kisi instrumen pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang berkualitas di sekolah. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur dan analisis dokumen, penulis mengidentifikasi elemen-elemen penting dalam pengembangan kisi-kisi instrumen seperti relevansi materi, kesesuaian indikator dengan tujuan pembelajaran, serta kejelasan bentuk soal. Hasil kajian menunjukkan bahwa kualitas pembelajaran PAI sangat dipengaruhi oleh kejelasan dan ketepatan penyusunan kisi-kisi instrumen, yang pada akhirnya menentukan efektivitas penilaian pembelajaran. Artikel ini menyarankan perlunya pelatihan rutin bagi guru PAI agar mampu menyusun kisi-kisi yang sesuai dengan standar kurikulum dan kebutuhan siswa abad ke-21. Kata kunci: kisi-kisi instrumen, Pendidikan Agama Islam, kualitas pembelajaran,
Peningkatan Pemahaman dan Implementasi Nilai-nilai Keislaman Melalui Model Pembelajaran Pendidikan Agama Islam: Tantangan dan Prospek di Sekolah Dasar mastur
JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian) Vol. 10 No. 01 (2023): JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian)
Publisher : Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/innovative.v10i02.876

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di tingkat sekolah dasar menghadapi tantangan dan prospek yang kompleks dalam meningkatkan pemahaman dan implementasi nilai-nilai keislaman di kalangan siswa. Artikel ini menyajikan analisis mendalam tentang berbagai aspek yang terlibat dalam pembelajaran PAI di sekolah dasar. Tantangan utama meliputi keterbatasan sumber daya, kurangnya pelatihan guru, tekanan kurikulum, dan integrasi nilai-nilai keislaman dalam kurikulum. Namun, terdapat pula prospek yang menjanjikan, seperti partisipasi aktif siswa, integrasi teknologi, pendekatan inklusif, evaluasi kurikulum, dan peran orang tua serta masyarakat. Penelitian kualitatif menjadi metode utama dalam mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang dinamika pembelajaran PAI di sekolah dasar. Dengan mempertimbangkan temuan dari berbagai studi, langkah-langkah strategis dapat dirumuskan, termasuk pelatihan guru yang intensif, integrasi teknologi dalam pembelajaran, partisipasi aktif siswa, dan kerjasama yang erat antara sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat. Kesimpulannya, artikel ini menggarisbawahi pentingnya pengembangan profesionalisme guru, dukungan berkelanjutan dalam pengembangan model pembelajaran PAI, serta keterlibatan orang tua dan masyarakat dalam memperkuat pembelajaran agama Islam di sekolah dasar. Dengan demikian, pembelajaran agama Islam dapat menjadi lebih inklusif, relevan, dan memberi dampak positif bagi perkembangan holistik siswa dalam memahami dan menghayati ajaran agama Islam.
Tax Court in Indonesia: System and Principles of Rechmatigheid and Doelmatigheid Testing Brilian Muhammad, Adib; Mastur; Widiastuti, Arum
Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Vol. 24 No. 1 (2025): Pena Justisia
Publisher : Faculty of Law, Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pj.v24i1.6474

Abstract

The Tax Court is defined as a judicial institution with legal authority as per Law Number 14 of 2002. However, upon closer examination, there are two judicial systems in various legal countries: the unity of jurisdiction, which is adopted by rule of law countries, where only one set of courts exists without recognizing the existence of administrative courts (including tax courts), and the duality of jurisdiction, which recognizes the existence of administrative and state administrative courts. These two systems not only differ in the organizational structure of the courts but also in legal substance and procedural law. In Indonesia, research shows that the judicial system is unique. When viewed from the perspective of the court's organizational structure, it is closer to the unity of jurisdiction system, but in terms of court principles or dispute resolution procedures, it aligns more with the duality of jurisdiction system. Therefore, the author concludes that Indonesia's judicial system is a mixed system.
Pemberdayaan Ekonomi: Marketplace sebagai Media Pemasaran Produk Olahan Anggota PKK Desa Berbek Kec. Berbek Kab. Nganjuk Yuli Dianto, Alfin; Mastur
Ngaliman: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Ngaliman. Februari 2023
Publisher : Universitas Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/ngaliman.v2i1.647

Abstract

Program pendampingan ini dimulai dari pendampingan produksi olahan ubi-ubian oleh anggota PKK Desa Brebek Kecamatan Brebek Kabupaten Nganjuk, dilanjutkan dengan pendampingan manajamen pemasaran produk olahan tersebut, bertujuan untuk meningkatkan volume penjualan olahan ubi-ubian oleh anggota PKK Desa Brebek, sedangkan program pengabdian ini adalah masih terkait dengan pemasaran produk, yakni pendampingan pemasaran melalui marketplace, program pengabdian ini bertujuan (1) mengenalkan produk kepada pasar yang lebih luas lagi dan (2) meningkatkan volume pemasaran di luar wilayah Kabupaten Nganjuk. Adapun hasil pendampingan ini secara konseptual mengambarkan posisi perempuan akan membaik hanya ketika perempuan dapat mandiri dan mampu menguasai atas keputusan-keputusan yang berkaitan dengan kehidupannya. Terdapat dua ciri dari pemberdayaan perempuan.Pertama, sebagai refleksi kepentingan emansipatoris yang mendorong masyarakat berpartisipasi secara kolektif dalam pembangunan. Kedua, sebagai proses pelibatan diri individu atau masyarakat dalam proses pencerahan, penyadaran dan pengorganisasian kolektif sehingga mereka dapat berpartisipasi.
Memperkuat Kemitraan Sekolah Dan Komunitas Dalam Mempromosikan Kebersihan Lingkungan Di Sdn 2 Joho Pace Nganjuk Tohawi, Agus; Soim; Mastur; Mas'ut
Ngaliman: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Ngaliman. Agustus 2023
Publisher : Universitas Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/ngaliman.v2i2.754

Abstract

Kebersihan lingkungan di lingkungan sekolah menjadi isu krusial yang perlu mendapatkan perhatian serius. SDN 2 Joho Pace di Nganjuk menghadapi tantangan kebersihan yang mengakibatkan dampak negatif pada lingkungan, kesehatan, dan pendidikan. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan kemitraan yang kuat antara sekolah dan komunitas setempat. Lingkungan yang bersih berperan penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan sehat bagi siswa. Namun, SDN 2 Joho Pace telah menghadapi kesulitan dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Dalam konteks ini, pendekatan Partisipatory Action Research (PAR) dipilih untuk mengatasi masalah kebersihan lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan PAR yang melibatkan kolaborasi aktif antara sekolah, komunitas, dan peneliti. Langkah-langkah melibatkan identifikasi masalah, perencanaan, tindakan bersama, evaluasi, dan refleksi. Partisipasi aktif dari berbagai pihak adalah kunci keberhasilan dalam memperkuat kemitraan sekolah-komunitas. Melalui pendekatan PAR, telah tercapai peningkatan signifikan dalam kebersihan lingkungan di SDN 2 Joho Pace. Siswa, guru, dan anggota komunitas bekerja sama untuk membersihkan dan menjaga lingkungan sekolah. Ini menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan berdampak positif pada proses pembelajaran. Kemitraan yang diperkuat antara sekolah dan komunitas berperan penting dalam mempromosikan kebersihan lingkungan di SDN 2 Joho Pace. Melalui pendekatan PAR, berhasil menciptakan kesadaran lingkungan, keterlibatan aktif, dan perubahan perilaku yang berkelanjutan.
Program Qira’ah sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Baca Al-Qur’an di Desa Ngumpul Mas'ut; Mastur; Moh. Agil Nuruzzaman; Ali Hasanudin
Ngaliman: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): Ngaliman. Agustus 2024
Publisher : Universitas Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/ngaliman.v3i2.1320

Abstract

TPQ Al-Barakah adalah salah satu Yayasan pendidikan agama islam yang ada di Desa Ngumpul. TPQ ini juga menjadi TPQ yang memiliki jumlah santri yang lebih banyak daripada TPQ lain. TPQ Al-Barakah membagi santrinya ke dalam tiga kelompok yaitu kelompok Jilid 1-6, kelompok Juz ‘Amma dan kelompok Al-Quran. Dalam pembelajarannya TPQ Al-Barakah menggunakan metode An-Nahdliyyah dengan sistem shorogan. Akan tetapi TPQ Al-Barakah mengalami beberapa kendala dalam kegiatan belajar mengajar Al-Qur’an yang disebabkan oleh benturan jadwal santri TPQ dengan jadwal ekstrakulikuler di sekolahnya, hal ini menyebabkan santri-santri khususnya kelompok Al-Qur’an tidak dapat mengikuti pembelajaran TPQ secara maksimal dan kualitas baca Al-Qur’an santri TPQ Al-Barakah menjadi menurun. sehingga perlu diadakannya kegiatan pelatihan Qiro’at sebagai upaya meningkatkan wawasan dan kualitas baca Al-Qur’an santri TPQ Al-Barakah. Pelatihan qiro’at ini diminta secara khusus oleh kepala Yayasan TPQ Al-Barakah. Dalam pelaksanaannya, coach melakukan observasi untuk mengukur kualitas baca santri TPQ Al- Barakah, melakukan penyesuaian jadwal pelatihan yaitu pada hari minggu jam 16.00, melakukan pengenalan qiroat, pelatihan pernafasan hidung, praktik qiro’at dengan menggunakan maqamat Bayati, evaluasi hasil pelatihan. Manfaat dari adanya pelatihan ini di antaranya adalah meningkatkan kefasihan baca Al-Qur’an melalui latihan berulang, mengasah rasa dan emosi peserta didik dalam pembacaan Al-Qur’an yang sangat penting dalam menyampaikan pesan-pesan yang terkandung di dalamnya, mempermudah penguasaan maqamat lain karena maqamat bayati termasuk dalam maqamat dasar di dalam ilmu qira’at. Untuk mencapai hasil yang maksimal dibutuhkan adanya latihan intens, bertahap dan berkelanjutan, oleh karena itu kami menyiapkan tutor/pelatih yang dapat memberikan pendampingan secara rutin dan berkelanjutan. Sehingga diharapkan dari adanya pelatihan ini dapat membantu TPQ Al-Barakah dalam meningkatkan wawasan dan kualitas baca Al-Qur’an santrinya
Pengaruh Variasi Holding Time pada Proses Pack Carburizing dengan Arang Tempurung Kelapa Barium Carbonat Terhadap Sifat Fisik dan Mekanik Baja ST 42 mastur; Warso; Satria Jati, Unggul
Accurate: Journal of Mechanical Engineering and Science Vol. 4 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Politeknik Negeri Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35970/accurate.v4i1.2014

Abstract

Iron-based production machine components are chosen to support productivity. Steel is a metal material that is easily found on the market, but it has not fulfilled the desires of consumers in the market. This steel can be hardened by heat treatment (heat treatment). The surface treatment process is carried out to obtain the desired hardness, this can be done by increasing the carbon (C) element in the steel material, the carbon content in the standard steel structure is 0.3% - 0.59% the carbon content will have an effect. on hardness, one way to increase the element carbon (C) in steel and increase the hardness on its surface is by carburizing. This research will examine the hardness level of low carbon steel by using a pack carburizing process with different times of 2; 2.5 and 3 hours and the quenching process with pure water media.. The purpose of this study was to determine the effect of holding time on the pack carburizing process with coconut shell charcoal - barium carbonat on the hardness value of ST 42 steel. Besides that for effect of holding time on the pack carburizing process with coconut shell charcoal on the microstructure. There are differences in the surface hardness and microstructure values ​​ before and after the carburizing process. Where the highest hardness value occurs at a holding time of 3 hours with a hardness value of 872.9 HVN or an increase of 382% of the raw material and is supported by the dominance of the martensite phase which is more and more evenly distributed. Compared to the ST 42 steel raw material before the pack carburizing process was carried out, the hardness value was 174.8 HVN. A dominant microstructure consisting of a ferrite phase and a little bit of pearlite dominance.
Student Assistance ln Learning Applied Mathematics Entrepreneurship Concepts in The Creative Industries Anwar, Muhammad Saidun; Choirudin, Choirudin; Manasikana, Arina; Astuti, Tiwi; Harliansyah, Faizuddin; Mastur; Huzaini, Huzaini
Educommunity Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : CV. Edutechnium Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71365/ejpm.v1i1.13

Abstract

The low competence and power competitive graduates of college make Power absorb graduates in the field also low. As a result, many unemployed educated in various difficult areas get jobs. Importance of cultivating an entrepreneurial mentality for internalized students in frequent education called with edu-preneurship, Edupreneurship want to put concepts and attitudes entrepreneurship in the world of education. This thing took off from the reality trend of the graduate of College to look for work, not create field jobs. It's here thread red between education with entrepreneurship For change mindset and paradigm think students so that will appear to characteristics entrepreneurs like creativity, independence, and abstinence give up. Apart from believing in themselves, students must have a character that is task and result-oriented, that is is attitude trustworthy in operating work so that the result will satisfying. Executed processes and tasks with good and full trust, will give good results and assessments too. Character entrepreneur The other is brave take risk love challenge, and have soul leadership. Mentality and attitude Leadership is very important to be able to communicate, capable make planning, management, and evaluation with OK, as well Like for suggestions and constructive criticism. This character will make students have attitudes future-oriented, which means visionary and has perceptions and methods good view for the future.