p-Index From 2021 - 2026
9.119
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Nurse Media Journal of Nursing LINK Jurnal NERS Jendela Nursing Journal (JNJ) Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Jurnal Keperawatan Silampari Jurnal Kesehatan Holistic Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia (Indonesian Nursing Scientific Journal) CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Media Keperawatan Indonesia Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik Faletehan Health Journal Jurnal Kesehatan Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Health Information : Jurnal Penelitian J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Jurnal Ners Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Science Midwifery Indonesian Journal of Global Health research Avicenna : Journal of Health Research Nusantara Science and Technology Proceedings Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan kesehatan Indonesia Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Epidemiology and Society Health Review (ESHR) MAHESA : Malahayati Health Student Journal Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Jurnal EMPATI (Edukasi Masyarakat, Pengabdian dan Bakti) Journal of Health Research Science Jurnal Keperawatan Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Prosiding University Research Colloquium Journal of Public Health Concerns Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Jurnal Keperawatan Keperawatan Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Holistik Jurnal Kesehatan Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Malahayati International Journal of Nursing and Health Science
Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Relaksasi Otot Progresif Pada Pasien Dengan Post Ekstubasi Di Intensive Care Unit Untuk Meningkatkan Saturasi Oksigen Faristiyana, Nadia Ilhaq Aulia; Kristinawati, Beti
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.32333

Abstract

Pasien terpasang ventilasi mekanik mengalami ketergantungan pada sistem pernapasannya, pada masa ekstubasi ventilasi mekanik pasien mengalami akan penurunan saturasi. Kondisi post ekstubasi perlu dilatih untuk relaksasi otot progresif sehingga mampu mengatasi perburukan saturasi oksigen. Relaksasi otot progresif adalah salah satu latihan pernapasan untuk meningkatkan saturasi oksigen. Teknik ini membantu melatih kekuatan otot pernapasan dalam pemulihan paru-paru. Tujuan studi kasus ini untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasi otot progresif dapat meningkatkan saturasi oksigen pada pasien post ekstubasi. Metode yang digunakan yaitu studi kasus pada pasien dengan post ekstubasi yang mengalami penurunan saturasi oksigen dan diberikan latihan reaksasi otot progresif dan dievaluasi presentasi saturasi oksigen setelah implementasi. Hasil studi kasus ini adalah setelah dilakukan intervensi latihan pernapasan otot progresif terdapat peningkatan tingkaat saturasi oksigen pada pasien pasca eskstubasi. Pada evaluasi studi ini adalah terdapat peningkatan saturasi oksigen setelah pemberian intervensi, sehingga intervensi relaksasi otot progresif dinilai efektif.
Efektivitas Aplikasi Moist Wound Healing Menggunakan Hidrogel Prontosan Terhadap Kesembuhan Luka Ulkus Diabetikum Annisa, Safira Bela; Kristinawati, Beti
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.32456

Abstract

Diabetic Foot Ulcers merupakan komplikasi yang sering terjadi pada penderita diabetes melitus yang ditandai dengan adanya luka terbuka pada kaki. Luka tersebut jika tidak ditangani akan menyebabkan resiko amputasi karena luka yang semakin membesar karena terjadinya infeksi. Langkah pencegahan untuk mengurangi resiko tersebut adalah dengan meningkatkan proses penyembuhan luka pada pasien yang mengalami Diabetic Foot Ulcers dengan perawatan luka dengan rutin dan tepat. Perawatan luka dengan moist wound healing dilakukan kepada pasien dengan masalah gangguan integritas kulit selama 4 hari di bangsal dewasa guna melaporkan implementasi perawatan luka yang dilakukan pada pasien dengan luka ulkus diabetik untuk meningkatkan kesembuhan luka. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang terdiri dari pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi serta dokumentasi. Penelitian ini merupakan studi kasus yang dilakukan pada 1 subyek pasien diabetes melitus dengan luka ulkus pada kaki. Hasil dari implementasi penelitian perawatan luka dengan metode moist wound healing efektif dalam mempercepat penyembuhan luka. Perawatan luka dengan moist wound healing dapat mempercepat penyembuhan luka ulkus diabetik.
Implementasi Breathing Exercise Untuk Mengatasi Kelelahan Pada Pasien Gagal Ginjal Kronis Yang Menjalani Hemodialisis Carissa, Bella; Kristinawati, Beti
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.32673

Abstract

Penyakit gagal ginjal kronis (CKD) berkembang secara perlahan yang dapat memburuk dan menyebabkan gangguan serius pada kesehatan, kondisi ini bersifat kompleks dan memerlukan perawatan jangka panjang. Kelelahan merupakan salah satu gejala yang sering terjadi dan mengganggu bagi pasien dengan penyakit ginjal. penatalaksanaan untuk menurunkan tingkat kelelahan pada pasien gagal ginjal kronis yaitu dengan penerapan deep breathing exercise atau latihan relaksasi nafas dalam. Penerapan breathing exercise terbukti dapat menurunkan kelelahan pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani cuci darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efek implementasi breathing exercise dalam mengurangi kelelahan pada pasien gagal ginjal yang menjalani hemodialisa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus deskriptif dengan menggunakan Standar Operasional Prosedur (SOP). pengukuran kelelahan menggunakan FAS (Fatigue Assesment Scale). Dari hasil studi kasus yang sudah dilakukan setelah diberikan breathing exercise dengan relaksasi napas dalam selama 3 hari pada pasien ckd on hd yang sedang menjalani rawat inap di rumah sakit pada kedua responden mengalami penurunan tingkat kelelahan dari kelelahan sedang menjadi kelelahann ringan.
PENERAPAN BALUT MADU TERHADAP PROSES PENYEMBUHAN OPEN WOUND FEMUR Sakdiyah, Halimatus; Rohmah, Dini Nur; Kristinawati, Beti; Hartono, Susilo
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/htj.v10i4.1364

Abstract

Latar Belakang : Manajemen perawatan luka penting untuk mempercepat penyembuhan, mencegah kerusakan kulit tambahan, mengurangi risiko infeksi, dan meningkatkan kenyamanan pasien. Perawatan luka dengan menggunakan madu dapat mepercepat proses penyembuhan luka. Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah menerapkan teknik perawatan luka dengan balutan madu terhadap efektifitas proses penyembuhan luka pada pasien dengan luka terbuka. Metode : Metode penelitian ini adalah studi kasus dengan fokus utama penerapan keperawatan berbasis bukti seta menganalisis masalah untuk mendapatkan informasi mengenai efektifitas perawatan luka dengan menggunakan madu untuk mempercepat proses penyembuhan luka terbuka. Intervensi perawatan luka dlakukan selama tiga hari pada pasien yang didagnosa open wound femur sinsitra. Hasil : Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan proses penyembuhan luka dari hari pertama dan ke tiga, seperti pus, kemerahan, edema, ekimosis, keluarnya cairan dan konvergensi tepi luka serta skala nyeri sudah berkurang dibandingkan hari pertama. Kesimpulan : perawatan luka terbuka dengan menggunakan madu efektif untuk meningkatkan proses penyembuhan luka terbuka
Application of Slow Stroke Back Massage on Blood Pressure Changes in Non-Hemoragic Stroke Patients Sejati, Ilham Kukuh; Kristinawati, Beti
Jurnal Keperawatan Silampari Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Keperawatan Silampari
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/jks.v8i1.12255

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of slow-stroke back massage in reducing high blood pressure in non-hemorrhagic stroke patients. It uses a descriptive research method in the form of a case study. The study showed that during three slow-stroke back massage interventions, a significant decrease in blood pressure was obtained. In conclusion, slow-stroke back massage is effective in reducing high blood pressure in non-hemorrhagic stroke patients. Keywords: Hypertension, Slow Stroke Back Massage, Non-Hemorrhagic Stroke
Penerapan Intervensi Swedish Massage Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II Dengan Gangguan Tidur Wardani, Prahasti Anggun Kusuma; Kristinawati, Beti
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.41071

Abstract

Tingginya angka kejadian penyakit diabetes melitus merupakan faktor risiko terjadinya gangguan kualitas tidur. Gangguan tidur menyebabkan peningkatan frekuensi terbangun, kesulitan untuk kembali tidur, dan ketidakpuasan terhadap tidur yang akhirnya berujung pada penurunan kualitas tidur secara keseluruhan. Setiap orang memerlukan tidur yang cukup, sebaiknya minimal 8 jam tiap malam. Dengan melakukan teknik relaksasi, otomatis ketegangan dapat berkurang, sehingga memudahkan seseorang untuk tertidur. Salah satu strategi non farmakologis yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas tidur adalah terapi swedish massage. Swedish massage dapat meningkatkan sirkulasi darah dengan membantu relaksasi otot dan mengurangi ketegangan, yang mendukung tidur yang lebih nyenyak. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas swedish massage pada pasien diabetes melitus dengan gangguan tidur. Metode  yang digunakan adalah studi kasus dengan metode wawancara dan pemberian intervensi. Sedangkan instrument yang digunakan adalah kuesioner   Pittsburgh   Sleep   Quality   Index   (PSQI). Hasil studi kasus yang didapati setelah dilakukan intervensi swedish massage selama 3 hari, pasien mengalami peningkatan kualitas tidur. Sehingga swedish massage efektif dalam meningkatkan kualitas tidur pada pasien diabetes melitus dengan gangguan tidur.
Penerapan Intervensi Teknik Relaksasi Genggam Jari Pada Pasien CA Mammae Dengan Masalah Nyeri Akut Pitasari, Sinta; Kristinawati, Beti
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.41072

Abstract

Carcinoma mammae, atau kanker payudara didefinisikan sebagai tumor ganas yang tumbuh dalam jaringan payudara, termasuk kelenjar susu dan saluran kelenjar. Carcinoma mammae adalah kondisi di mana sel-sel payudara kehilangan kontrol terhadap mekanisme normalnya, yang mengakibatkan pertumbuhan yang tidak normal, cepat, dan tidak terkendali. Pasien kanker, terutama pada stadium lanjut, sering mengalami nyeri yang berdampak pada kesehatan fisik dan emosional mereka, dengan lebih dari 70% pasien mengalaminya. Nyeri ini dapat bersifat akut atau kronis dan disebabkan oleh faktor fisik dan non-fisik. Manajemen nyeri terdiri dari dua strategi: farmakologis dan non-farmakologis. Teknik non-farmakologis untuk mengatasi nyeri termasuk kompres hangat dan dingin, pijat, distraksi, serta relaksasi. Di antara teknik tersebut, relaksasi nafas dalam dan genggaman jari merupakan metode yang efektif untuk mengurangi nyeri tanpa efek samping. Tujuan studi kasus ini yaitu untuk mengetahui bagaimana Hasil Penerapan Intervensi Teknik relaksasi genggam jari terhadap nyeri pada pasien ca mammae. Metode yang digunakan adalah studi kasus pada pasien Ca Mammae yang mengalami masalah nyeri dan diberikan dengan intervensi relaksasi genggam jari. Hasil dari studi kasus ini setelah diberikan intervensi relaksasi genggam jari yang dilakukan selama 3 hari yaitu secara signifikan terbukti untuk mengurangi nyeri pada pasien Ca mammae.
Efektivitas Reed Disffuser Roses Aroma Therapy Relaxation Dan Digital Tasbih Distraction Terhadap Intensitas Nyeri Pada Klien Perioperatif Hernioraphy: Studi Kasus Sari, Sheli Duwita; Kristinawati, Beti
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.41482

Abstract

Aromaterapi merupakan salah satu jenis pengobatan alternatif yang menggunakan bahan tanaman aromatik dalam bentuk minyak esensial untuk meningkatkan suasana hati, fungsi kognitif, dan kesehatan. Pada pasien pederita hernia akan mengalami rasa nyeri yang berbeda-beda, skala nyeri ringan (1-3), sedang (4-6), berat (7-10) tergantung pada kondisinya. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui hasil dari pemberian terapi kombinasi reed disffuser rosess aroma therapy relaxation dan digital tasbih distraction pada seorang pasien laki-laki berusia 66 tahun dengan perioperatif hernioraphy. Metode penelitian ini menggunakan studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan dalam penerapan evidence-based practice nursing pada satu pasien yang diberikan intervensi reed disffuser aromaterapi dan digital tasbih selama 30 menit dalam 3 hari berturut-turut. Berdasarkan hasil pemantauan selama 1 hari sebelum operasi dan 3 hari setelah operasi menggunakan Numerical Rating Scale, ditemukan skala nyeri menurun dari skala pre operasi 4 menjadi 2, dan skala post operasi 7 menjadi 3. Studi kasus ini dapat membuktikan bahwa efektivitas dalam penurunan nyeri sebelum dan setelah diberikan terapi kombinasi reed disffuser aromateraphy dan digital tasbih distraction pada pasien perioperatif hernioraphy. Kata Kunci: Disffuser Aromaterapi, Digital Tasbih, Hernioraphy, Nyeri
Self-acceptance among patients with heart failure Hakim, Rayhan Nur; Kristinawati, Beti
Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Vol. 7 No. 11 (2025): Volume 7 Number 11
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/minh.v7i11.681

Abstract

Background: Heart failure is a clinical syndrome disease that is very vulnerable to death. This condition will affect the patient's self-acceptance. Patients with heart failure will find it challenging to go about their daily lives, often feeling anxious, tense, depressed, and unable to control their own emotions. Purpose : To identify self-acceptance among patients with heart failure. Method: A descriptive quantitative research design was used in this study involving a sample of 294 patients. The technique used to take samples uses purposive techniques. Researchers have set inclusion criteria in patients with NYHA functional class I-III. The study did not include patients with a history of congenital heart disease. The AIS (acceptance of illness) instrument consisting of 8 questions was used in the study to determine the patient's self-acceptance. Results: The study in heart failure patients showed that 77.9% of the 294 respondents showed high self-acceptance, while low self-acceptance amounted to 22.1%. Conclusion: The analysis's results suggest that most patients with heart failure have high self-acceptance.
Medical Oxygen Service Delivery and Utilization in Ethiopian Healthcare Facilities: Assessment of hospitals in Ethiopia Belete, Alemayehu Berhanu; Kristinawati, Beti
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 18 No. 1 (2025): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v18i1.8351

Abstract

Ensuring reliable access to medical oxygen is critical to a quality healthcare system. A descriptive observational study was conducted over 6 months to examine the management and utilization of oxygen in hospitals across Ethiopia, focusing on facility and patient data. The study included 11 hospitals in 6 regions of Ethiopia, with data collection from emergency departments, ICUs, NICUs, pediatric and medical wards. Results showed that 36.36% of facilities had a functioning oxygen system, but less than half had a straightforward person in charge of oxygen and a standardized therapy flow. Meanwhile, 54.55% of facilities reported having medical personnel trained in oxygen therapy, although the number of trained staff varied. Incomplete oxygen prescriptions were shared, such as missing flow rates, SpO2, and monitoring frequency. However, patients who received oxygen therapy had a significantly higher recovery rate (66.23%) compared to patients who did not receive oxygen (21.43%). These findings indicate significant gaps in the availability and management of oxygen infrastructure and suboptimal oxygen administration and monitoring practices. A multifaceted approach is needed to remedy this, including improved functioning of oxygen plants, the appointment of dedicated oxygen attendants, standardized therapy protocols, broader training of medical personnel, and standardization of oxygen funding and costs.
Co-Authors Ade Fauzan Ahmad Fadhlur Rahman Amilatusholiha, Dina Ammar, Naufal Ana Dwi Iriani Ana Dwi Irianti Ana Oktarisa Anam, Muhtarul Ananda, Ira Ayu Andi Kurniawan Andini Rahma Nidaul Izza Anggraheni, Astantika Afri Annisa Muryadewi Annisa, Safira Bela Antika, Febrianti Nur Ardhia Putri Pramesti Ardhu Rizkiawan Ardhu Rizkiawan Ardhu Rizkiawan Ardhu Rizkiawan Ardito Dicky Pilang Gusbriananda Arditya Kurniawan Arif Widodo Arifudin, Navian Fauzi Arina Maliya Army Reza Mutias Aryani, Annisa Dini Aura Rahmatika Galuh Putrianti Avrielya, Dinda Azizah, Adelia Nurul Azizah, Lina Wati Nur Belete, Alemayehu Berhanu Bintang Viga Handika Carissa, Bella Damayanti, Shafira Eka Danur Kusuma Arini Putri Daviq Bagus S Diah Ayu Kurnia Dian Hudiawati Dian Hudiyawati Dimas Ria Angga Pribadi Dyaz Surya Ananta Dyaz Surya Anata Eka Devi Permatasari Ekan Faozi Enita Dewi Estu Werdani, Kusuma Fadhila, Aisyah Nur Fadhila, Rizky Amin Nur Fahrun Nur Rosyid Fahrun Nur Rosyid Fahrun Nur Rosyid Fahrun Nur Rosyid Fahrun Nur Rosyid Faizah Betty Rahayuningsih Faristiyana, Nadia Ilhaq Aulia Fatma Dhian Fauzi, Ekan Fauziah, Alfirda Retno Luluk Firyal Tsamarah Salsabila Guntur Nurcahyanto Hakim, Rayhan Nur Handika, Bintang Viga Hardiyana, Mayang Tri Haris Joko Prasetyo Hartono, Susilo Herliani, Vevi Hery Widijanto Hudiawati, Dian Ika Nur Azizah Iriani, Ana Dwi Itsnaani Rahmadita Nur Latiifah Itsnaani Rahmadita Nur Latiifah Itsnaani Rahmadita Nur Latiifah Jannah, Zulfa Fairuz Jiheny Siska Pratiwi Karnianti, Retti Kartinah Kartinah, Kartinah Khasanah, Riska Nurul KHOIRUN NISAK Khoirun Nisak Khujun, Nuzula Syifaul Kristini, Puji Kurniasari Kurniasari Kurniasari Kurniawan, Arditya Laila Shofiya Lamini, Tutik Latifah, Oktaviana Nur Latiifah, Itsnaani Rahmadita Nur Lilik Subagiyo Utomo Lilik Subagiyo Utomo Lusi Runtuwene Maharani, Mahrunnisa Syahratudar Mardana, Nyofan Wahyu Maulida , Aurani Faradila Dwi Muhammad Farid Muhtarul Anam Mustofa, Sidqon Mus’ab Ridho Syafii Muthohharoh, Nurhidayah Nanda Tia Adila Nasichah, Siti Nur Alfiyatin Navian Fauzi Arifudin Nimas Citra Nur Baety Nove Wiand Dwi Wijayanti Nove Wiand Dwi Wijayanti Nur Widayati Nur Widayati Nur Widayati Nur Widayati Nurlaila Fitriani Nyofan Mardana Nyofan Wahyu Mardana Nyofan Wahyu Mardana Nyofan Wahyu Mardana Nyofan Wahyu Mardana Oktaviani, Rurun Nisa Patria Asda, Patria Permatasari, Eka Devi Pitasari, Sinta Pramesti, Ardhia Putri Pramesti, Diah Endah Prameswari, Shafa Textona Pratama , Rafi Abrar Pratama, Rafi Abrar Prayuni, Elita Trinanti Putri Intan Miladiana Putri Nurfitriani Putri, Danur Kusuma Arini Rafi Abrar Pratama Rafi Abrar Pratama Rafi Abrar Pratama Rahmadani, Hanifa Eka Rahmawati, Zulia Siti Restinavia, Nyimas Arsilla Rezania Asyfiradayati Riska Nurul Khasanah Riska Nurul Khasanah Riska Nurul Khasanah Rizkiawan, Ardhu Rohmah, Dini Nur Runtuwene, Lusi S Supratman S, Daviq Bagus S. Sugiharto Sari, Adjeng Pradita Sari, Mia Yuliana Permata Sari, Sheli Duwita Sejati, Ilham Kukuh Setiowati, Tutut Shafira Eka Damayanti Sidqon Mustofa Siti Arifah Siti Rahmawati Siti Rahmawati Siti Rahmawati SRI RAHAYU Sri Rahayu Sugiyarti Sulastri Sulastri Syafriati, Ani Thia Wulan Dinasti Tofik Hidayat Tofik Hidayat Vevi Herliani Violeta Yuman Tanaya Wahyu Rahmawati Wardani, Prahasti Anggun Kusuma Widodo Widodo Wijayanti, Nove Wiand Dwi Wita Oktaviana Wiyoga, Aryasatya Cahya Wulan Sari Yohanes Agoes Passo Marey Yolan Tamelia Yuli Wahyu Utami