p-Index From 2021 - 2026
13.315
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Sosiohumaniora Jurnal Biometrika dan Kependudukan (Journal of Biometrics and Population) HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Jurnal Keperawatan Silampari Window of Health : Jurnal Kesehatan Jurnal Kesehatan Prima Journal of Maternal and Child Health BULETIN AL-RIBAATH Amerta Nutrition Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute Jurnal Dunia Kesmas Jurnal Kreativitas PKM Faletehan Health Journal JURNAL MEDIA KESEHATAN Jurnal Bidan Cerdas Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan AVICENNA Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berdaya dan Inovasi Journal of Nursing and Public Health (JNPH) Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Kesmas Asclepius Jurnal Kesehatan Primer Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Mitra Raflesia (Journal of Health Science) Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia (JIKSI) MAHESA : Malahayati Health Student Journal Quality : Jurnal Kesehatan Jurnal Pengabdian Mandiri JIMAKUKERTA Jurnal Pengabdian Kesehatan Riset Informasi Kesehatan Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute JPMTT (Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Terbarukan) Proceeding of Bengkulu International Conference on Health Al-Suaibah Midwifery Journal Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan Alamtana Jurnal Kesehatan Primer Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor Berhubungan dengan Pemberian Vitamin A Angraini, Wulan; Oktavianti, Elia; Febriawati, Henni; Husin, Hasan; Sarkawi, Sarkawi; Agustinawati, Zulaikha
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 5 (2025): Volume 5 Nomor 5 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i5.16682

Abstract

ABSTRACT Vitamin A is the most important nutrient, vitamin A has various uses in various ways to reduce mortality and the risk of disease. The Ministry of Health establishes public health policies and Vitamin A supplementation programs in the field. The process begins with preparation, continues with the provision of vitamin A capsules, and ends with delivery to the intended recipients, namely infants and toddlers. The main objective of this study was to determine what variables are related to the provision of vitamin A in the Kuala Lempuing Health Center work area, Bengkulu City. After data collection, the number of valid samples that met the inclusion and exclusion criteria was 45 samples, based on the initial sample of 76 respondents selected using the Accidental Sampling technique. Based on the results of the analysis, several variables were found that were related to the provision of vitamin A and several variables that were not related. The variables of knowledge and the role of cadres were related (each p = 0.038 and p = 0.023), while the relationship (each p = 0.057), distance (each p = 1000), and family support (each p = 0.454) were not related. The function of cadres in providing vitamin A is significantly related to the knowledge factor. Vitamin A and the increasing responsibility of cadres to provide it to toddlers should be the subject of routine counseling. Keywords: Knowledge, Attitude, Distance, Family Support, Role of Cadres, Vitamin A  ABSTRAK Vitamin A merupakan zat gizi yang paling penting, vitamin A memiliki bermacam kegunaan dalam berbagai cara untuk mengurangi angka kematian dan resiko penyakit. Kementrian kesehatan menetapkan kebijakan kesehatan masyarakat dan program sumplementasi Vitamin a di lapangan. Proses dimulai dari persiapan, dilanjutkan dengan pemberian kapsul vitamin A, dan diakhiri dengan penyerahan kepada penerima yang dituju, yaitu bayi dan balita.  Tujuan utama penelitian ini untuk mengetahui variabel apa saja yang berhubungan dengan pemberian vitamin A di wilayah kerja Puskesmas Kuala Lempuing Kota Bengkulu. Setelah dilakukan pengumpulan data, diperoleh total sampel valid dengan kriteria inklusi maupun eksklusi sebanyak 45 sampel, berdasarkan sampel awal sebanyak 76 responden yang dipilih dengan teknik Accidental Sampling. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan beberapa variabel terkait pemberian vitamin A dan beberapa variabel yang tidak berhubungan. Variabel pengetahuan dan peran kader terdapat hubungan (masing-masing p=0,038 dan p=0,023), sedangkan keterkaitan (masing-masing p=0,057), jarak (masing-masing p=1000), dan dukungan keluarga (masing-masing p=0,454) tidak terdapat hubungan. Fungsi kader dalam pemberian vitamin A berhubungan signifikan dengan faktor pengetahuan. Vitamin A dan meningkatnya tanggung jawab kader untuk menyediakannya kepada balita harus menjadi subjek konseling rutin. Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Jarak, Dukungan Keluarga, Peran Kader, Vitamin A
Faktor Penyebab Cemas Pada Pekerja Wanita Usia Subur Febriawati, Henni; Wati, Zulaikha Agustina; Angraini, Wulan; Yanuarti, Riska; Puteri, Febyona Jolest
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 7 (2024): Volume 4 Nomor 7 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i7.14548

Abstract

ABSTRACT According to the East Java Province Communication and Information Service, in 2023 the number of female workers in East Java will increase by 0.47%. 56.11% of workers in East Java are women. This study aims to determine the factors of depression/anxiety in female workers of childbearing age (WUS) with an age range of 15-49 years. The research design used is mixed methods research by combining quantitative data (Self-Reporting Questionnaire (SRQ)-20 test) and qualitative data (in-depth interviews). The results of the Self-Reporting Questionnaire (SRQ)-20 test show that 3 out of 15 female workers of childbearing age experience depression/anxiety. The results of in-depth interviews (In-Depth Interview) show that there are factors that cause depression/anxiety in female workers of childbearing age, namely work factors and individual (family) factors. The conclusion of this research is that there is a relationship between depression/anxiety and reproductive health in female workers of childbearing age. Keywords: Anxiety, Women of Childbearing Age, Worker  ABSTRAK Menurut Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur tahun 2023, jumlah pekerja wanita di Jawa Timur meningkat 0,47%. 56,11% pekerja di Jawa Timur adalah wanita. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor depresi/cemas pada pekerja Wanita Usia Subur (WUS) dengan rentang usia 15-49 tahun. Desain penelitian yang digunakan adalah mixed methods research dengan menggabungkan data kuantitatif (tes Self-Reporting Questionnaire (SRQ)-20) dan data kualitatif (wawancara mendalam). Hasil tes Self-Reporting Questionnaire (SRQ)-20 diperoleh 3 dari 15 orang pekerja wanita usia subur mengalami depresi/cemas. Hasil wawancara mendalam (In-Depth Interview) menunjukkan adanya faktor penyebab depresi/cemas pada pekerja wanita usia subur yaitu dikarenakan faktor pekerjaan dan faktor individu (keluarga). Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya hubungan antara depresi/cemas dengan kesehatan reproduksi pada pekerja wanita usia subur. Kata Kunci: Cemas, Pekerja, Wanita Usia Subur
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepemilikan Aplikasi Mobile JKN pada Peserta BPJS Kesehatan di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Rawat Inap Ujan Mas Angraini, Wulan; Pratama, Yesa Putri; Yanuarti, Riska; Kosvianti, Emi; Febriawati, Henni
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 11 (2024): Volume 4 Nomor 11 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i11.15072

Abstract

ABSTRACT National health insurance provides individuals with health benefits and protection to meet their basic health needs. Health insurance is provided by the government through the Social Security Administering Agency (BPJS), consisting of BPJS Employment and BPJS Health. In order to increase the efficiency of providing health services, BPJS Health introduced the JKN application. This application represents the latest technological advances aimed at increasing individual convenience in accessing services and information at high costs. The aim of the research is to test or validate research hypotheses that answer research problems, while this particular research methodology can be classified as observational research, where researchers make their own observations of variables without any treatment. The research methodology used was a cross-sectional quantitative design with a chi-square test sample of 106 people. Research findings show that there is a significant correlation between knowledge (P Value=0.000), however, there is no significant correlation between gender (P Value=0.568) and ownership of the JKN mobile application. So it can be concluded that knowledge has a relationship, while gender has no relationship with ownership of the JKN mobile application on BPJS Health participants in the UPT Ujan Mas Inpatient Health Center working are.  Keywords: BPJS, Health Services, Mobile JKN  ABSTRAK Asuransi kesehatan nasional memberi individu manfaat maupun perlindungan kesehatan untuk terpenuhinya kebutuhan kesehatan mendasar mereka. Jaminan kesehatan diselenggarakan oleh pemerintah melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) terdiri dari BPJS Ketenagakerjaan maupun BPJS Kesehatan. Guna meningkatkan efisiensi penyelenggaraan pelayanan kesehatan, BPJS Kesehatan memperkenalkan aplikasi JKN. Aplikasi ini mewakili kemajuan teknologi terkini yang bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan individu dalam mengakses layanan dan informasi dengan biaya mahal. Tujuan penelitian ialah menguji maupun memvalidasi hipotesis penelitian yang menjawab permasalahan penelitian, sedangkan metodologi penelitian khusus ini dapat digolongkan sebagai penelitian observasional, dimana peneliti melakukan observasi sendiri terhadap variabel tanpa adanya perlakuan apapun. Metodologi penelitian yang digunakan adalah desain kuantitatif cross-sectional dengan sampel uji chi-square sebanyak 106 orang. Temuan penelitian menunjukkan adanya hasil korelasi yang signifikan antara pengetahuan (P Value=0,000) namun, tidak terdapat korelasi yang signifikan antara jenis kelamin (P Value=0,568) dengan kepemilikan aplikasi mobile JKN. Maka dapat disimpulkan bahwa pengetahuan memiliki hubungan, sedangkan jenis kelamin tidak memiliki hubungan dengan kepemilikan aplikasi mobile JKN pada peseta BPJS Kesehatan di wilayah kerja UPT Puskesmas Rawat Inap Ujan Mas. Kata Kunci: BPJS, Layanan Kesehatan, Mobile JKN 
Program Bangga Kencana di Kampung Keluarga Berencana (KB) Kota Bengkulu Angraini, Wulan; Fatmawati, Tresna; Fatmawati, Zulaikha
Jurnal Dunia Kesmas Vol 13, No 1 (2024): Volume 13 Nomor 1
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v13i1.13797

Abstract

Latar Belakang:Dalam satu dekade terakhir, keberhasilan pelayanan Keluarga Berencana di Indonesia mengalami suatu keadaan stagnan yang ditandai dengan kurangnya perbaikan beberapa indikator KB yaitu CPR, unmet need dan Total Fertility Rate (TFR). Program Kampung KB diciptakan tidak hanya identik dengan penggunaan dan pemasangan alat kontrasepsi, tetapi merupakan program pembangunan terpadu dan terintegrasi dengan berbagai program pembangunan lainnya. Tujuan:Mengevaluasi keberhasilan pelaksanaan Program Bangga Kencana di Kampung KB di Wilayah Sukamerindu Kota  Bengkulu. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kulitatif,informan dan triangulasi sumber dalam penelitian ini berjumlah 7 orang dengan Teknik Pengumpulan Data dengan observasi dan wawancara. Hasil:Keluarga yang aktif dalam Program Bina Keluarga Balita (BKB) sebagian besar sudah memiliki kesadaran penuh terhadap pentingnya kegiatan yang diperuntukkan bagi balita yang sedang berkembang, Program Bina Keluarga Lansia (BKL) sudah dijalankan salah satunya yaitu posyandu lansia, Program Bina Keluarga Remaja (BKR) tidak berjalan dengan baik karena sulit untuk mengumpulkan remaja, Program Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) tidak berjalan dengan baik, Program Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) telah dilaksanakan, dan sebagian besar masyarakat ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan Program KB.Kesimpulan:. : Program Bangga Kencana di Kampung KB di Wilayah Sukamerindu Kota  Bengkulu belum terlaksana secara menyeluruh
Factors Associated with the Incidence of Tuberculosis Angraini, Wulan; Sinta, Klara; Febriawati, Henni; Kosvianti, Emi; Rizal, Achmad Faisal; Sarkawi, Sarkawi
Jurnal Kesehatan Prima Vol. 19 No. 1 (2025): FEBRUARY
Publisher : poltekkes kemenkes mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jkp.v19i1.1237

Abstract

Tuberculosis or also known as TB is an infectious disease caused by the bacterium Mycobacterium tuberculosis, in which the bacterium can not only attack the lungs but also attack other organs such as carbuncles, skin, meningitis, lymph nodes, intestines and other people. The transmission originates when the patient sneezes or coughs so that the germs spread through the air in the form of sputum. This study aims to determine the factors that influence the incidence of tuberculosis in the work area of the Bengkulu Pasar Ikan Market Health Center. This type of research is quantitative with a cross sectional approach. The research was conducted at the Fish Market Health Center in Bengkulu City from November 25 to December 24, 2022. The research sample was taken from a total of 64 people using a purposive sampling technique. Data analysis was carried out by univariate and bivariate analysis using the chi-square test with α = 0.05. The results of the study showed that there was an influence between age, knowledge, attitudes, gender, smoking habits, ventilation, occupancy density, humidity and lighting related to the incidence of tuberculosis.
Edukasi Gizi Seimbang Berbasis Media Presentasi Visual Digital Untuk Remaja Sehat dan Aktif Di SMP Negeri 20 Bengkulu Riska Yanuarti; Wulan Angraini; Selvia Novitasari; Betrianita; Padila, Padila
JPMTT (Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Terbarukan) Vol. 5 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat Penerbitan dan Percetakan Indonesian Scholar Khiar Wafi (LPPMPP IKHAFI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54650/jpmtt.v5i2.613

Abstract

Masa remaja merupakan periode krusial dengan kebutuhan gizi tinggi, namun seringkali diikuti oleh perubahan pola makan yang tidak sehat. Observasi awal di SMP Negeri 20 Bengkulu, mengindikasikan rendahnya pemahaman remaja terhadap gizi seimbang, yang berpotensi memicu masalah gizi ganda seperti anemia dan obesitas. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan dan menumbuhkan kesadaran siswa siswi kelas VII mengenai pentingnya gizi seimbang sesuai panduan "Isi Piringku", sebagai upaya promotif untuk mewujudkan remaja yang sehat dan aktif. Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan interaktif melalui media presentasi digital dan sesi tanya jawab terbuka dengan melibatkan 35 siswa. Hasil implementasi menunjukkan tingkat partisipasi dan antusiasme yang sangat tinggi, diiringi pertanyaan kritis yang mendalam, membuktikan bahwa metode edukasi ini efektif memicu minat remaja terhadap kesehatan gizi. Disimpulkan bahwa penyuluhan gizi seimbang merupakan intervensi yang relevan dan penting untuk membentuk perilaku makan sehat di kalangan remaja SMP Negeri 20 Bengkulu.
Edukasi kesehatan: Pelatihan tanggap bencana dan simulasi gempa bumi Agustinawati, Zulaikha; Angraini, Wulan; Wijaya, Andri Kusuma; Sartika, Andry
JURNAL KESEHATAN PRIMER Vol 9 No 1 (2024): JKP (Jurnal Kesehatan Primer)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/jkp.v9i1.1436

Abstract

Background: Bengkulu is located between Indian Ocean and Asian tectonic plates, making Bengkulu an area prone earthquake. SMKS Muhammadiyah 9 is located on shoreline with a distance of ± 2 km making the school prone to disasters. School children are one of the vulnerable groups, having greatest risk of being affected disaster. Knowledge of teachers and students is very necessary in order as anticipatory steps need to be prepared for teachers and students. Objective:  determine the effect of health education, disaster response training and earthquake simulation on student knowledge and attitudes towards earthquakes. Methods: Quantitative research with quasy experiment methods pre and post-test at SMKS Muhammadiyah 9 Bengkulu City through health education with lectures, audio-visual videos, disaster response training and earthquake simulations. Sample 52 people with purposive sampling technique. Data analysis used paired t-test. Results: the average difference in knowledge and attitudes teachers and students before and after being given health education, simulation training and earthquake simulation is 2.36 and 5.73.
Program kemitraan masyarakat stimulus (pkms) gizi masyarakat pesisir : Program kemitraan masyarakat stimulus (pkms) gizi masyarakat pesisir Riska Yanuarti; Febriawati, Henni; Wulan Angraini; Desenze, Tenia; Vica Sekarsari; Irfana Syafitri; Ahmad Syarizal Sidiq; Exsa Akhirullah; Rahmad Lendo; Parwito, Parwito
JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN Vol. 3 No. 2 (2025): MEI
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/jupengkes.v3i2.134

Abstract

Increasing knowledge and providing information to the community in Lempuing Village, Bengkulu City, RT 11 RW 03, about coastal community nutrition. The objectives are to increase knowledge about the importance of nutrition, present material related to coastal community nutrition, play the Tricky Card Game, ensure that the community understands the information provided by the extension team, and reduce the prevalence of malnutrition in coastal communities. The method used was education related to nutrition in coastal communities. Obstacles to this coastal community nutrition education activity were that not many residents were able to participate in this activity because many residents went to work and had other commitments that could not be abandoned. In addition, there were some residents who did not show an increase in knowledge. This may be because each person has a different rate of information absorption and each person has a different level of attention. A strategic step to assess the success of the outreach program is for the team to visit the Lempuing Village community to coordinate further with the community. If the outreach program is successful, the next steps will be discussed.
Analisis Perilaku Higiene dan Sanitasi Pada Keluarga Dengan Risiko Stunting Pada Kelurahan Pagar Dewa Kota Bengkulu. Dinda Rezalia; Kosvianti, Emi; Yanuarti, Riska; Angraini, Wulan
Mitra Raflesia (Journal of Health Science) Vol. 17 No. 2 (2025)
Publisher : LPPM STIKES BHAKTI HUSADA BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51712/1cbmcj13

Abstract

Tujuan dari ipenelitian iiini untuk menelaah kebiasaan higiene serta sanitasi pada keluarga bisa bikin risiko stunting di Kelurahan Pagar Dewa, Kota Bengkulu. Stunting sekarang jadi masalah gizi serius di Indonesia dan efeknya besar untuk tumbuh dan kembang fisik serta mental pada anak. Menurut data dari Studi Kesehatan Dasar 2018, jumlah anak stunting di Indonesia menembus angka 30,8%, dengan banyak faktor yang mempengaruhi, termasuk sulitnya akses mendapatkan gizi yang cukup, buruknya sanitasi, serta kebiasaan higiene yang tidak optimal. Penelitian menggunakan Metode mixed methods, yaitu gabungan metode kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif diperoleh menggunakan kuesioner yang mana mengukur kebiasaan higiene, sanitasi, dan prevalensi stunting pada anak, sementara data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam dengan ibu rumah tangga yang mempunyai anak berusia balita dan batita. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar keluarga di Kelurahan Pagar Dewa memiliki kebiasaan higiene yang cukup baik, namun masih terdapat kendala dalam konsistensi penerapannya karena keterbatasan akses terhadap air bersih dan sabun. Dalam aspek sanitasi, sekitar 80,2% keluarga memiliki sanitasi lingkungan yang kurang memadai, dengan masalah utama pada pengelolaan sampah, pembuangan limbah yang terbuka, dan kualitas air yang buruk. Kebiasaan higiene yang baik, seperti mencuci tangan, menjaga kebersihan mulut, dan memotong kuku, serta sanitasi lingkungan yang layak, terbukti berperan penting dalam pencegahan penyakit yang dapat menyebabkan stunting. Kata kunci: Stunting, Higiene, Sanitasi Lingkungan, Keluarga Berisiko Stunting.
DAMPAK PERNIKAHAN DINI TERHADAP KESEHATAN MENTAL REMAJA: STUDI KUALITATIF DI DESA KUTO REJO KECAMATAN KEPAHIANG Dwi Putra, Raditya; Kosvianti, Emi; Samidah, Ida; Angraini, Wulan
Mitra Raflesia (Journal of Health Science) Vol. 17 No. 2 (2025)
Publisher : LPPM STIKES BHAKTI HUSADA BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51712/zcb2n068

Abstract

Pernikahan dini adalah pernikahan yang dilakukan sebelum usia 19 tahun dan masih marak terjadi di berbagai wilayah, termasuk di Desa Kuto Rejo, Kecamatan Kepahiang. Pernikahan dini berisiko menimbulkan dampak terhadap kesehatan mental, terutama pada remaja perempuan yang belum siap secara psikologis dan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pernikahan dini terhadap kesehatan mental remaja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan penelitian berjumlah enam orang remaja perempuan yang menikah di usia 16–19 tahun dan berdomisili di Desa Kuto Rejo. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan dianalisis secara tematik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pernikahan dini berdampak pada ketidaksiapan psikologis dalam menjalani peran sebagai istri, serta menimbulkan gejala kecemasan seperti sulit tidur, jantung berdebar, gelisah, dan ketakutan tanpa sebab. Kecemasan juga berdampak terhadap aktivitas harian dan hubungan sosial. Sebagian besar remaja memilih strategi koping yang pasif dan tidak mendapatkan dukungan sosial yang memadai. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pernikahan dini memiliki dampak negatif terhadap kesehatan mental remaja, terutama dalam hal ketidaksiapan mental dan munculnya kecemasan.
Co-Authors Achmad Allfaress , Reffky Achmad Faisal Rizal Achmad Faisal Rizal Adhinata, Ferry Afriyanto AFRIYANTO AFRIYANTO Afriyanto Afriyanto Afriyanto Afriyanto Afwan Syarif Agus Ramon Agus Ramon Agus Ramon Agus Ramon, Agus Agustinawati, Zulaikha Ahmad Bagas Pradani Ahmad Syarizal Sidiq Aji Putra Utama Aldi, Renaldi Wira Pranata Amrullah, Hilma Andri Kusuma Wijaya Andri Sartika Andri, Juli ANDRIANI PRATIWI Andry Sartika Anesa fitri Aprilia, Miranti Arif Munandar Bagus Andrianto, Muhammad Betri Anita Betrianita Betrianita Betrianita Bintang Agustina Pratiwi Cahyo Prihantoro Delvita Efrianti Desenze, Tenia Desri Suryani Dinda Rezalia Diyan Pratiwi Dwi Astuti Dwi Putra, Raditya Eci Nopia Edi Purwoko Emi kosvianti1, 2 , Emy Susanti3 , Windhu Purnomo4, Agung Suhadi5 Erni Riany eva oktavidiati EVA OKTAVIDIATI, EVA Exsa Akhirullah Fatmawati, Tresna Fatmawati, Zulaikha Fatsiwi Nunik Andari Fera Anggraeni Fifit Nanda Nirwana FIRDAUS, FITRIANA Harjuita, Tiara Rifki Henni Febriawati HENNI FEBRIAWATI Henni Febriawati Henni Febriawati Henni Febriawati henni febriawati Henni Febriawati Henni Febriawati Henni Febriawati Henni Febriawati, Henni Hilma Amrullah Husin, Hasan Ida Samidah Iis Suryani Iis Suryani Iis Suryani Irfana Syafitri Ivan Ahmad Nurcholis Jafrizal Jafrizal Kartika, Aulia Kuatno, Kuatno Larra Fredrika Larra Fredrika Lastari, Desi Lesmi, Anisa Lia Fitriani Lidya Fransisca, Lidya Lina, Liza Fitri Lindanur Sipatu Loli Kambera Lusi Okavianti M. Amin M. Amin M. Amin M. Amin M. Ismail Shaleh Maghfiroh, Arina Amalia Mandraguna, Yosa Mardiah Syofiana Mario Ekoriano Maritce Rombe Meirinasari, Risky Mohammad Amin Mohammad Amin Mohammad Amin Mohammad Amin Mugia Bayu Raharja Muhammad Amin Muhammad Arif Tobing Muhammad Randika Alifiyandi Mutiara Nafita Nafita Nofa Sagitarius NOPIA WATI Nora Idiawati Nova Hariansyah Nurdan, Jon Hendri Nyayu Mashita Ariani Okavianti, Lusi Oktarianita, Oktarianita Oktavia, Desi Oktavianti, Elia P, Bintang Agustina Padila Padila Padila Padila Padila, Padila Parwito Parwito, Parwito Pebi Fermana Pradani, Ahmad Bagas PRAMITA, CHANDRA WIDIATNI Pratama, Yesa Putri Pratiwi, Diyan Puteri, Febyona Jolest Putra Anugrah, Putra Rahmad Lendo rahmida nadia Reffky Achmad Allfaress Rein Tendengki Rengga Depri Admaja Riastuti, Frensi Riska Widya Astuti Riska Yanuarti Risnanosanti Risnanosanti Rizal, Achmad Faisal SAFITRA, LINDA Sagitarius, Nofa Samidah, Ida Sari, Puja Puspita Sarkawi Sarkawi Sarkawi Sarkawi Sarkawi Sarkawi Sarkawi, Sarkawi Selvia Novitasari Shaleh, M. Ismail Sinta, Klara Siral Siral Siti Chodijah Siti Nurazisah Sri Ekowati SURYANI, IIS Susilawati Susilawati Syafitri, Irfina Tiara Rifki Harjuita Tresna Fatmawati Tresna Fatmawati Via Dariska Ulandari Vica Sekarsari villerizal, Rossy Wati, Nopia Wati, Zulaikha Agustina Yandrizal Yandrizal Yanti, Lussyefrida Yanuarti, Riska Yesa Putri Pratama Yuni Kartika Yusmaniarti Zulaikha Agustinawati Zulaikha Agustinawati Zulva Suwatr Zara Valentine