Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Kompetensi SDM, Inovasi, dan Kreativitas terhadap Kinerja UMKM X Elsyadai, Olivia; Sukatmadiredja, Noneng; Sanggarwati, Diah Ayu
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3425

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi sumber daya manusia (SDM), inovasi, dan kreativitas karyawan terhadap kinerja Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) X di Pasuruan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif untuk menguji hubungan antarvariabel secara empiris. Populasi penelitian terdiri dari 72 karyawan UMKM X, dan seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik total sampling agar hasil analisis lebih representatif dan akurat. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur, kemudian dianalisis dengan regresi linear berganda menggunakan SPSS versi 24. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kompetensi SDM, inovasi, dan kreativitas karyawan berpengaruh positif dan signifikan baik secara parsial maupun simultan terhadap kinerja UMKM. Kompetensi SDM yang mencakup pengetahuan kerja, keterampilan teknis, sikap profesional, serta kemampuan beradaptasi terbukti meningkatkan efisiensi dan produktivitas operasional secara konsisten. Inovasi pada aspek produk, proses, pelayanan, dan pemasaran juga memperkuat daya saing usaha secara keseluruhan. Selain itu, kreativitas karyawan dalam menghasilkan ide baru, menciptakan nilai tambah, serta meningkatkan kolaborasi tim berkontribusi penting terhadap peningkatan kinerja UMKM. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,673 menunjukkan bahwa 67,3% kinerja UMKM dipengaruhi oleh ketiga variabel tersebut. Temuan dari penelitian ini menegaskan bahwa pengembangan kompetensi SDM, inovasi berkelanjutan, dan kreativitas karyawan sangat diperlukan untuk meningkatkan daya saing UMKM secara konsisten dan berkelanjutan.
Pemberdayaan Perempuan melalui Inovasi Kuliner: Strategi Peningkatan Penghasilan dengan Usaha Crispy Banana Katz: Women's Empowerment through Culinary Innovation: Strategies to Increase Income with Crispy Banana Katz's Business Sanggarwati, Diah Ayu; Hayati, Cucu; Lestari, Sri
Jurnal Abdimas Le Mujtamak Vol. 5 No. 1 (2025): Le MUJTAMAK 2025: Januari - Juni
Publisher : Universitas Islam Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46257/jal.v5i1.1181

Abstract

Peningkatan partisipasi ekonomi perempuan merupakan prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045. Salah satu pendekatan strategisnya adalah pemberdayaan melalui kewirausahaan berbasis potensi lokal. Program “Kreatif & Mandiri: Meningkatkan Penghasilan Perempuan Berdaya Lewat Usaha Crispy Banana Katz” dirancang sebagai bentuk sinergi antara akademisi STIE Mahardhika Surabaya dan Dinas Perpustakaan Kota Mojokerto dalam mendukung Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS). Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah Partisipatory Action Research (PAR), yang meliputi langkah-langkah identifikasi masalah, analisis mendalam, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelatihan dilaksanakan melalui ceramah, diskusi, simulasi, dan praktik langsung, yang diikuti oleh 35 peserta perempuan dari berbagai latar belakang, mulai ibu rumah tangga, pustakawan, hingga mahasiswi. Tujuan pelatihan untuk mengembangkan usaha berbasis bahan lokal, pisang, menjadi produk kekinian yang bernilai jual tinggi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi wirausaha bagi peserta sehingga membentuk komunitas wirausaha perempuan yang saling mendukung dan mendorong kemandirian ekonomi di tingkat rumah tangga. Rekomendasi tindak lanjut meliputi pendampingan berkelanjutan, akses pasar, jejaring wirausaha, replikasi program, serta pemantauan rutin untuk pengembangan usaha dan pemberdayaan perempuan.
Kalkulasi bijak, keuntungan optimal: membangun dasar literasi keuangan kuat untuk usaha baru dengan penerapan cost plus pricing Diah Ayu Sanggarwati; Cucu Hayati; Fitri Komariyah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27230

Abstract

Abstrak Rendahnya tingkat literasi keuangan berpotensi menghambat pertumbuhan usaha baru, yang dapat mengakibatkan kesalahan dalam pengambilan keputusan finansial, seperti dalam perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP). Penerapan HPP metode cost plus pricing dapat membantu pelaku usaha menentukan harga jual yang lebih stabil dan mendorong optimalisasi keuntungan. Penelitian ini dirancang dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman literasi keuangan pelaku usaha baru terhadap perhitungan HPP melalui pelatihan yang dilakukan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Mojokerto. Dengan metode Partisipatory Action Research (PAR), pelatihan ini melibatkan 20 peserta secara aktif dalam simulasi perhitungan HPP metode cost plus pricing pada produk inovatif Mushroom Mac and Cheese Schotel. Metode PAR yang digunakan meliputi tahap identifikasi masalah, telaah mendalam, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta, terlihat dari perbandingan hasil pre-test dan post-test, di mana peserta menjadi lebih mampu menghitung dan menerapkan HPP secara akurat, yang diharapkan dapat mengoptimalkan keuntungan usaha. Pelatihan ini memberikan dampak positif dalam hal peningkatan literasi keuangan, serta mendorong pemanfaatan layanan perpustakaan sebagai sumber informasi dan dukungan usaha. Kata kunci: pengabdian; pelatihan; literasi keuangan; harga pokok produksi; cost plus pricing Abstract The low levels of financial literacy can hinder the growth of new businesses, potentially leading to errors in financial decision-making, such as in the calculation of Cost of Goods Sold. Implementing the cost-plus pricing method for Cost of Goods Sold can help business owners set more stable selling prices and optimize profits. This study, designed as part of a community service activity, aims to improve new entrepreneurs’ understanding of financial literacy, specifically in Cost of Goods Sold, through training conducted by the Mojokerto City Library and Archives Office. Using the Participatory Action Research (PAR) method, this training actively involved 20 participants in a cost-plus pricing simulation for calculating HPP on the innovative product Mushroom Mac and Cheese Schotel. The PAR method applied included the stages of problem identification, in-depth review, planning, implementation, and evaluation. The training results showed a significant increase in participants' comprehension, as seen in the comparison of pre-test and post-test results, with participants becoming more capable of accurately calculating and applying Cost of Goods Sold, which is expected to optimize their business profits. This training positively impacted financial literacy improvement and encouraged the use of library services as a source of information and business support. Keywords: community service; training; financial literacy; cost of goods sold; cost plus pricing
Creative Economy of Batik: Product Design, Service Quality, Pricing, and Customer Satisfaction Sanggarwati, Diah Ayu; Hayati, Cucu
Global Economic, Social, and Development Review Vol. 29 No. 2 (2025): Global Economic, Social, and Development Review (GESDR)
Publisher : Economics Departement, Faculty of Business and Economics, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/gesdr.v29i2.7996

Abstract

The batik creative industry is important and vital to Indonesia's cultural economy, but it faces challenges from digital competition and changing consumer behavior. This study examines how product design, service quality, and price affect customer satisfaction when purchasing bold batik online. It builds on earlier research that studied these factors one at a time. The study used a quantitative approach to collect data from 300 people who purchased batik through digital platforms, and employed the SEM-PLS method for analysis. The results show that all three factors—product design, service quality, and price—positively and significantly influence customer satisfaction. Among them, product design has the biggest and most significant impact, showing how important design innovation is for the most significant impact, underscoring the importance of design innovation in keeping the batik industry connected to cultural identity. Digital service quality and fair pricing also help shape the customer experience and satisfaction. The study suggests that small and medium businesses should focus on improving design through technology, boosting digital service quality, and adopting pricing strategies that add value. From a policy standpoint, there is a need for digital training, authentic product certification, and financial support to help these businesses remain competitive and sustainable in the long run.