Claim Missing Document
Check
Articles

Integration of Remote Sensing and GIS Technologies for Blue Carbon Ecosystem Monitoring in Lakkang Island, Makassar City Nyompa, Sukri; Haris, Haris; Amalul, Muhammad Arib Musba; Albatuul, Fatimah
Tunas Geografi Vol. 12 No. 2 (2023): JURNAL TUNAS GEOGRAFI
Publisher : Department of Geography Education, Faculty of Social Sciences, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/tgeo.v12i2.50719

Abstract

Blue carbon ecosystem has a very important role in maintaining the quality of environments. Form of monitoring processes is needed to be able to provide direction for decision making, related to its management planning. Remote sensing technologies that is integrated with Geographic Information Systems (GIS) is a form of monitoring methods that can be carried out more quickly, easily and accurately. Lakkang Island in Makassar City has a blue carbon ecosystem in form of mangroves, that have very important role in absorbing carbon emissions. This research was conducted with the aim of integrating remote sensing and GIS technologies in monitoring blue carbon ecosystems.  Monitoring processes focused on distribution and extentions of the blue carbon ecosystem which is carried out through a random forest algorithm. Monitoring of the physical condition like density levels of the blue carbon ecosystem is carried trough the NDVI analysis. The results showed that the distribution of the blue carbon ecosystem on Lakkang Island tends to follow the main flow of the Tallo River, with an area of 58.29 hectare. Physical conditions of the blue carbon ecosystem is dominated by dense mangroves that reaching 46% from total area of the ecosystem.Keywords: Blue Carbon, Ecosystem Monitoring, Lakkang
Edukasi Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari Limbah Dapur di SMP Islam Athirah Bone Mutmainnah, Mutmainnah; Nyompa, Sukri; Musyawarah, Rahma; Rasjusti, Nurul Ilmi; Yoga, Aldhila Handiarya
SMART: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Oktober
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/smart.v5i2.76694

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk melatih siswa dalam memanfaatkan limbah dapur untuk diolah menjadi pupuk organik cair (POC) serta menumbuhkan kesadaran lingkungan dan budaya ramah lingkungan di sekolah, kegiatan ini melibatkan siswa siswi SMP Islam Athirah Bone sebagai peserta edukasi pembuatan POC dilaksanakan oleh tim Pengabdian Kepada Masyarakat. Edukasi ini mencakup sosialisasi, demonstrasi, panen produk POC, tahap evaluasi dan tindak lanjut. Selama sosialisasi, peserta diberikan pendekatan edukatif partisipatif, dimana siswa tidak hanya menerima materi, tetapi juga terlibat langsung dalam praktik pembuatan POC. Edukasi mengenai pengelolaan limbah sekaligus praktik pemanfaatannya penting diberikan sejak dini agar siswa memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan mampu mempraktikkan prinsip reduce, reuse, recycle (3R). Fokus pengabdian ini adalah memberikan pemahaman dan keterampilan kepada siswa SMP Islam Athirah Bone mengenai cara membuat POC dari limbah dapur sehingga tercipta budaya ramah lingkungan di sekolah. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa siswa SMP Islam Athirah Bone memahami konsep pengelolaan limbah dapur, memiliki keterampilan membuat pupuk organik cair, terbentuk jiwa peduli lingkungan, serta mampu memanfaatkan POC untuk penghijauan sekolah. Selain itu, kesadaran lingkungan siswa, guru, dan pihak sekolah meningkat dalam mengelola limbah secara berkelanjutan (SDGs).
The Utilization of Augmented Reality Technology for the Development of Tourism Information Media Maru, Rosmini; Nur, Ali Rahmat Muhammadiyah; Yusuf, Muhammad; Nyompa, Sukri; Rusdi, -
JOIV : International Journal on Informatics Visualization Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/joiv.6.4.1396

Abstract

The industrial revolution 4.0 has brought tourism trends using enriched interactive technology services. Technology in the world of tourism has helped the expansion of the industry through the promotion and mediation of independent tourists to carry out all services and transactions easily, including obtaining tourist information. This study aims to develop promotion media for geography education tourism in Soppeng Regency and test the effectiveness of the media. This study adopted the Alessi & Trollip learning multimedia development model. The developed media was tested on 20 respondents with 10-item usability scale statements and 5 response options ranging from agreeing to strongly disagree. The level of effectiveness of the media developed after being tested using the usability scale (SUS) system is included in the Good category (good) with an average score of 76.5. This level of effectiveness is included in the acceptable to users or acceptable category, with a grade scale of C and an adjective rating in the Good or good category. The results of this study also indicate that users are satisfied with the developed media but are not enthusiastic so that users can switch to other, more interesting media at any time. In the end, based on the final score obtained, it was concluded that the promotion media for geography education tourism in Soppeng Regency (battle city application) was effective and acceptable to users. 
Implementasi Teknologi Pemipil Jagung Tepat Guna dalam mendukung Keberlanjutan Agroindustri Lokal Bagi Masyarakat Desa Nyompa, Sukri; Rauf, Bakhrani A.; Sahade, Sahade; Nusri, Andi Zulkifli; Musyawarah, Rahma; Mulianti, Mulianti; Nasrul, Nasrul
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Maret 2026
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v7i1.479

Abstract

Program pengabdian ini dilaksanakan untuk menjawab permasalahan pascapanen yang dihadapi petani jagung di Desa mitra, khususnya terkait efisiensi proses pemipilan jagung yang selama ini masih dilakukan secara manual. Tujuan dari program pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam mengoperasikan alat pemipil jagung, mempercepat proses pascapanen, serta mendorong kemandirian masyarakat dalam penerapan teknologi tepat guna yang sesuai dengan kebutuhan lokal. Selain itu, program ini juga bertujuan membangun kesadaran kolektif masyarakat desa dalam pengelolaan alat secara bersama serta pengembangan usaha produktif berbasis hasil pertanian. Metode pelaksanaan program mencakup empat tahapan utama, yaitu sosialisasi teknologi, pelatihan teknis, praktik lapangan, serta evaluasi dan pendampingan lanjutan. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan teknis masyarakat mitra, di mana 100% peserta berhasil mengoperasikan alat secara mandiri, serta terjadi efisiensi waktu pemipilan rata-rata 50% dibanding metode konvensional. Selain itu, muncul inisiatif masyarakat dalam membentuk kelompok kerja untuk pengelolaan alat secara kolektif dan pengembangan usaha berbasis hasil pertanian lokal. Program ini membuktikan bahwa penerapan teknologi tepat guna dapat menjadi katalisator pemberdayaan masyarakat desa menuju sistem pertanian yang lebih efisien, mandiri, dan berkelanjutan.
Analisis Sebaran Tempat Penampungan Sampah Menggunakan Sistem Informasi Geografis dan Dampaknya Terhadap Lingkungan Masyarakat Annursyah Bachtiar; Sukri Nyompa; Hasriyanti Hasriyanti; Uca Sideng; Amal Arfan
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 10 No 3 (2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jppg.v10i3.519

Abstract

Waste problems are one of the major problems in Indonesia, as is the case with Somba Opu Sub-district, Gowa Regency, which is inseparable from waste problems. Mapping the distribution of garbage dump using Geographic Information Systems is a solution to overcome this problem. The objectives of the study were to determine the distribution of garbage dump locations in Somba Opu Sub-district, analyze the suitability of land used as garbage dump land, and identify the community environmental impacts caused by the presence of garbage dump. The method used is Mixed Method Explanatory Sequantial Design. The results of the research on the distribution of garbage dump locations in Somba Opu Sub-district were 23 points. Analysis of data processing results through the Average Nearest Neighbor method is a uniform pattern (dispersed) 1.464325. The results of overlaying the distance to rivers, roads, and settlements there is a classification of land suitability of garbage dump Somba Opu District, namely; 6 (26,1%) locations are not suitable, 10 (43,5%) locations are less suitable, 3 (13,0%) locations are suitable, and 4 (17,4%) locations are very suitable. The responses of people living within a 500 meters radius of the garbage dump indicate that waste management has positive and negative impacts on health, the environment, and social and economic life.
Analisis Kemiskinan Keluarga Nelayan Suku Bajo Suryani Suryani; Rosmini Maru; Sukri Nyompa; Hasriyanti Hasriyanti; Amal Arfan; Saiful Hardiyansyah
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 11 No 1 (2026)
Publisher : Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jppg.v11i1.570

Abstract

Poverty is a multidimensional condition influenced by various factors, such as economic, educational, health, and socio-cultural conditions. This study aims to describe the characteristics of poverty among the Bajo fishing community in Lamanggau Village. The research method used is descriptive qualitative through interviews and direct observation, as well as quantitative data support from survey results. The results show that the poverty of the Bajo fishing community is influenced by low levels of education, where the majority of heads of families only completed elementary school. Low education has implications for limited skills and job options, so they remain dependent on the hereditary profession of fishing. Economically, the average income of the head of a family is only around Rp. 500,000 per month, with a relatively large number of dependents, so it is unable to meet basic needs. In addition, inadequate housing conditions, limited access to clean water that must be brought in from neighboring villages, and uneven lighting further worsen the community's quality of life. From a health perspective, the lack of sanitation and the risks of working as a fisherman also increase vulnerability to poverty. Overall, the characteristics of poverty in the Bajo fishing community in Lamanggau Village are structural and cultural, thus requiring integrated policy interventions to improve education, repair basic infrastructure, and expand economic opportunities for the fishing community.
Analisis Kemiskinan Keluarga Nelayan Suku Bajo Suryani, Suryani; Maru, Rosmini; Nyompa, Sukri; Hasriyanti, Hasriyanti; Arfan, Amal; Hardiyansyah, Saiful
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 11 No 1 (2026)
Publisher : Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jppg.v11i1.740

Abstract

Poverty is a multidimensional condition influenced by various factors, such as economic, educational, health, and socio-cultural conditions. This study aims to describe the characteristics of poverty among the Bajo fishing community in Lamanggau Village. The research method used is descriptive qualitative through interviews and direct observation, as well as quantitative data support from survey results. The results show that the poverty of the Bajo fishing community is influenced by low levels of education, where the majority of heads of families only completed elementary school. Low education has implications for limited skills and job options, so they remain dependent on the hereditary profession of fishing. Economically, the average income of the head of a family is only around Rp. 500,000 per month, with a relatively large number of dependents, so it is unable to meet basic needs. In addition, inadequate housing conditions, limited access to clean water that must be brought in from neighboring villages, and uneven lighting further worsen the community's quality of life. From a health perspective, the lack of sanitation and the risks of working as a fisherman also increase vulnerability to poverty. Overall, the characteristics of poverty in the Bajo fishing community in Lamanggau Village are structural and cultural, thus requiring integrated policy interventions to improve education, repair basic infrastructure, and expand economic opportunities for the fishing community.
Dampak Pengembangan Pariwisata Terhadap Perekonomian Masyarakat Di Sekitar Pantai Ujung Suso Kabupaten Luwu Timur Hilda Hilda; Rosmini Maru; Sukri Nyompa
Indonesian Journal of Fundamental and Applied Geography Vol. 3 No. 2 (2026)
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/0ykpz543

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki peluang yang sangat luas untuk mengembangkan sektor pariwisatanya. Wisata bahari yang berada di Kecamatan Burau Kabupaten Luwu Timur memiliki potensi yang cukup besar untuk terus dikembangkan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan responden sebanyak 13 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan pariwisata di Pantai Ujung Suso memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pendapatan masyarakat, baik bagi para pekerja maupun pelaku usaha, sekaligus berkontribusi besar pada penyerapan tenaga kerja di wilayah tersebut. Berbagai peluang usaha bermunculan seiring meningkatnya jumlah wisatawan, mulai dari jasa penyewaan hingga kegiatan rekreasi air. Di antara berbagai unit usaha yang berkembang, aktivitas rekreasi air berupa banana boat (watersport) menjadi usaha yang paling menguntungkan karena tingginya minat pengunjung untuk menikmati wahana tersebut, sehingga menghasilkan pendapatan tertinggi dibandingkan dengan usaha lainnya di kawasan Pantai Ujung Suso.
Edukasi Pemasaran Produk Olahan Diversifikasi Jagung Berbasis Digital Bagi Masyarakat Kelompok Tani Desa Congko Kabupaten Soppeng Rauf, Bakhrani A.; Nyompa, Sukri; Sahade, Sahade; Nusri, Andi Zulkifli; Nasrul, Nasrul; Sandi, Sandi; Musyawarah, Rahma; Nur, Medar M
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i1.993

Abstract

Pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran produk lokal menjadi peluang strategis dalam memperkuat ekonomi desa, khususnya di tengah keterbatasan akses pasar konvensional. Program ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital masyarakat Desa Congko, Kabupaten Soppeng, melalui edukasi dan pelatihan pemasaran produk olahan jagung secara daring. Metode pelaksanaan terdiri atas tiga tahapan: sosialisasi dan identifikasi kebutuhan mitra, pelatihan dan praktik digital marketing, serta pendampingan implementasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat mengalami peningkatan signifikan dalam kemampuan menggunakan platform digital seperti WhatsApp Business dan media sosial untuk promosi produk. Sebagian masyarakat berhasil membuat akun bisnis, mendokumentasikan produk, hingga menerima pesanan dari luar desa. Program ini juga menghasilkan kelompok usaha digital berbasis komunitas sebagai bentuk keberlanjutan. Secara umum, kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif dan partisipatif berbasis praktik dapat memperkuat kemandirian masyarakat dalam memasarkan produk lokal secara digital.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH BERBASIS STRATEGI SHUFFLE AND RECALL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA PADA KONSEP GEOGRAFI DI SMA Nurliah Nurliah; Uca Uca; Sukri Nyompa; Maddatuang Maddatuang; Hasriyanti Hasriyanti
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i2.10040

Abstract

This study aims to improve students’ understanding of geographical concepts at SMA Negeri 1 Menui Kepulauan through the implementation of the Make a Match learning model based on the Shuffle and Recall strategy. The main problem addressed in this study is the low level of students’ learning mastery (below 75), which is caused by the dominance of conventional teaching methods and limited student engagement in understanding complex concepts. The research method employed was Classroom Action Research (CAR), conducted in two cycles consisting of planning, implementation, observation, and reflection stages. The research subjects were students of class XI Habibi and XI Maxweber. The results indicate a significant improvement in students’ conceptual understanding in both classes. In class XI Habibi, the remembering aspect (C1) increased by 9%, understanding (C2) by 21%, and applying (C3) by 20%. Meanwhile, in class XI Maxweber, improvements were observed in C1 by 14%, C2 by 24%, and C3 by 24%. Obstacles such as classroom management issues in Cycle I were successfully addressed in Cycle II through clearer instructions. In conclusion, the Make a Match learning model based on the Shuffle and Recall strategy is effective in creating active and enjoyable learning environments while maximizing students’ memory and understanding of geographical concepts
Co-Authors A Nurul Iftitah Syam A, Amal Abdul Malik Abdul Malik Abidin, Muhammad Rais Albatuul, Fatimah Aldhila Gusta Handiarya Yoga Ali, Mutmainnah Alief Saputro Alimato Alimato Amal Amal Amal Arfan Amal Arfan Amal Arfan, Amal Amal, Amal Amalul, Muhammad Arib Musba Amda, Misdar Amdah, Misdar Andi Tenri Pada Agustang Andi Zulkifli Nusri Annursyah Bachtiar Arfandi Arfandi Arfandi Arfandi, Arfandi Arni Fauziah Rante Ayu Lestari Azhari, Jeanilora Bakhrani Rauf BAKHRANI RAUF Bakhrani, Alief Andio Basofi, Nurqamri Putri Boonreang Kajornsin Dary Setiawan Arif Erman Syarif Erman Syarif Erman Syarif Esa, Esa Evita Evita Fadhillah Nurlaely Syam Faulil Fahlefi Yusuf Fediyatun Muntazarah Fembriyanti Novela Sary Fitasari, Mila Hadasiah, Hadasiah Hardiyansyah, Saiful Haris Haris Hasriyanti Hasriyanti Hasriyanti Hasriyanti Hasriyanti Hasriyantii, Hasriyati Hilda Hilda Ichsan Invanni Baharuddin Ikhwana, Nur Irwansyah Sukri Johari Toding Padang Juanda, Muhammad Faisal Kajornsin, Boonreang Kasturiyah S La Ode Rahman Daud Maddatuang Maddatuang Makkulau, Batari Bau Mannan, Abdul Mar Athul Wazithah T. Marlina Marlina Marlina Marlina Matius Tirangka, Matius Misdar Amda Mufadhdhal Ilham, Muhammad Dzakwan Muh Jibran Nidhal Fikri Muh. Rais Abidin Muh. Ryan Alfadly D Muhamad Ihsan Azhim, Muhamad Ihsan Muhammad Ansarullah S. Tabbu Muhammad Riadi, Muhammad Muhammad Yusuf Muhammad Yusuf Mulianti Mutmainnah Ali Mutmainnah Ali Mutmainnah Mutmainnah Mutmainnah Mutmainnah Nasiah Badwi Nasiah Nasiah Nasrul Nasrul Nasrul Nasrul Novarina Sulsia Ista'in Ningtyas Novita Citra Rahayu Nur Ikhwana Nur, Ali Rahmat Muhammadiyah Nur, Medar M Nurdalwah Makkasau Nurliah Nurliah Nurul Afdal Haris Nurul Ilmi Rasjusti Nurwijayanti Patiung, Irene Dian Rabi'ah, Rabi'ah Rahma Musyawarah Rahma Musyawarah, Rahma Ramli Umar Ramli Umar Ramli Umar Rasjusti, Nurul Ilmi Rasyid, Rusman Reynaldy Almuhaimin Risdayani Risdayani Rosmini Maru Rosmini Maru Rosmini Maru Rusdi Rusdi Rusdi Rusdi Rusdi, - Sahade Saiful Hardiyansyah Sandi Sandi Sarah Damayanti Sari Dewi, Nur Adha Siri, Sartika Sri Wahyuni Sulaiman Zhiddiq Sulaiman Zhiddiq, Sulaiman Sumiati Side Suprapta Suprapta, Suprapta Suryani Suryani Suryani Suryani Syamsunardi Syamsunardi Syamsunardi Syamsunardi Syamsunardi Tripaldi, Agus U, Uca Uca Sideng Uca Sideng Uca, Uca Yasdin, Yasdin Yoga, Aldhila Handiarya