Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi Interaktif  Tentang Reproduksi Remaja dalam Menyikapi Bonus Demografi di Madrasah Aliyah DDI Paria Mutmainnah Mutmainnah; Sukri Nyompa; Nurul Ilmi Rasjusti; Aldhila Gusta Handiarya Yoga; Mar Athul Wazithah
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Vol. 4 No. 1 (2026): Volume 04 Nomor 01 (Mei 2026)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/3r9pqr49

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of adolescent reproductive education in addressing the demographic bonus at Madrasah Aliyah DDI Paria. Reproductive education plays an important role in shaping adolescents’ awareness of personal health, future planning, and responsibility in facing population-related challenges. Through the distribution of questionnaires to students, the data obtained indicate that the majority of respondents have a good understanding of the material, feel more aware of the importance of maintaining reproductive health, and understand the relationship between reproductive education and the demographic bonus. In addition, participants reported feeling comfortable engaging in discussions, motivated to learn, and prepared to make healthy and responsible decisions. These findings suggest that reproductive education in the madrasah environment is capable of enhancing adolescents’ readiness to face the demographic bonus in a positive and constructive manner. Therefore, this program is considered effective and is recommended to be implemented continuously and sustainably.
IMPLEMENTASI MODEL OUTDOOR LEARNING PADA PEMBELAJARAN GEOGRAFI BERBASIS LINGKUNGAN SEKOLAH UNTUK MENINGKATKAN SIKAP PEDULI PESERTA DIDIK SMAN 14 BULUKUMBA A Nurul Iftitah Syam; Muhammad Yusuf; Rosmini Maru; Hasriyanti Hasriyanti; Sukri Nyompa
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i3.12942

Abstract

The low level of students' concern for school environmental sanitation and the lack of visualization of real geosphere phenomena in conventional teaching are the background of this research. These operational problems trigger students' indifference in maintaining ecosystem sustainability and reduce the effectiveness of material absorption. The main focus of this scientific study is to analyze the implementation of the outdoor learning model in school-based Geography learning and to test the disparity in environmental care attitudes between the experimental and control classes at SMAN 14 Bulukumba. The steps of the quasi-experimental quantitative approach with a pretest-posttest control group design are operated through purposive sampling. Primary field data collection is collected through a four-level Likert scale questionnaire, which is then analyzed using parametric requirements tests, Independent Sample t-tests, and N-Gain values. Quantitative data empirically reveals an increase in the average of the experimental class which shot up from 73.90 to 86.47 with an N-Gain score of 0.48 (medium category), far exceeding the control class which only increased from 72.77 to 77.47 with an N-Gain of 0.17 (low category). A t-test demonstrated a significant difference in performance between the two groups at 0.000. The main conclusion confirms that experiential learning, an out-of-class learning method, has proven highly effective in fostering ecological awareness. Secondary education practitioners are recommended to consistently draft implementation plans for learning activities based on living laboratories. ABSTRAK Rendahnya kepedulian peserta didik terhadap sanitasi lingkungan sekolah serta minimnya visualisasi fenomena geosfer nyata pada pengajaran konvensional melatarbelakangi penelitian ini. Masalah operasional tersebut memicu ketidakpedulian siswa dalam menjaga kelestarian ekosistem dan menurunkan efektivitas penyerapan materi. Fokus utama kajian ilmiah ini adalah menganalisis implementasi model outdoor learning pada pembelajaran Geografi berbasis lingkungan sekolah serta menguji disparitas sikap peduli lingkungan antara kelas eksperimen dan kontrol di SMAN 14 Bulukumba. Langkah-langkah pendekatan kuantitatif kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design ini dioperasikan melalui penarikan sampel secara purposive sampling. Pengumpulan data primer lapangan dihimpun lewat angket kuesioner skala Likert empat tingkat, yang selanjutnya dianalisis menggunakan uji persyaratan parametrik, Independent Sample t-test, dan nilai N-Gain. Data kuantitatif secara empiris menyingkap peningkatan rata-rata kelas eksperimen yang melesat dari 73,90 menjadi 86,47 dengan skor N-Gain 0,48 (kategori sedang), jauh melampaui kelas kontrol yang hanya naik dari 72,77 ke 77,47 dengan N-Gain 0,17 (kategori rendah). Uji-t membuktikan signifikansi perbedaan performa kedua kelompok pada angka 0,000. Simpulan utama menegaskan bahwa metode belajar luar kelas melalui pengalaman langsung (experiential learning) terbukti sangat andal menumbuhkan kesadaran ekologis. Praktisi pendidikan menengah direkomendasikan merancang draf rencana pelaksanaan pembelajaran berbasis aktivitas laboratorium hidup secara konsisten.    
DISEMINASI MESIN PENCACAH RUMPUT YANG EFEKTIF DAN EFISIEN UNTUK PETERNAK SAPI DI DESA CONGKO Rosmini Maru; Haris Haris; Bakhrani Rauf; Rahma Musyawarah; Sukri Nyompa
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 4 No. 2 (2024): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2024
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v4i2.3891

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas peternak sapi di Desa Congko, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan melalui diseminasi mesin pencacah rumput yang efisien. Permasalahan utama yang dihadapi oleh peternak adalah pencacahan rumput yang dilakukan secara manual, memerlukan banyak waktu dan tenaga serta berdampak pada kualitas pakan. Kegiatan ini melibatkan identifikasi kebutuhan mitra, pemilihan dan penyediaan mesin pencacah rumput, sosialisasi, serta pelatihan penggunaan dan perakitan mesin. Hasil dari kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam efisiensi kerja, kualitas pakan, dan kemandirian peternak dalam merawat serta memperbaiki mesin. Program ini tidak hanya berhasil memberikan solusi teknis, tetapi juga meningkatkan kesadaran dan keterampilan peternak dalam mengadopsi teknologi baru. Dengan dampak positif ini, diharapkan program ini dapat diterapkan di daerah lain dengan kondisi serupa untuk meningkatkan kesejahteraan peternak secara lebih luas.
Integrating Geography Education and Sustainable Tourism: A SWOT-Based Approach at Galesong Beach, Indonesia Syamsunardi; Erman Syarif; Sukri Nyompa; Boonreang Kajornsin; Nur Ikhwana
Future Space: Studies in Geo-Education Vol. 1 No. 4 (2024): Future Space: Studies in Geo-Education
Publisher : CV Bumi Spasial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69877/fssge.v1i4.43

Abstract

Enhancing the quality of education can be achieved by incorporating This study aims to be able to find out the potential contained in galesong beach beach tourism objects and the strategy of developing galesong beach attractions in Tamalate Village, North Galesong District, Takalar Regency. This type of research is mixed methods research, meaning research that can produce descriptive and statistical data both in written and oral form. The subjects of the study, the owners and managers of galesong beach tourism, the local community and the visitors. The data analysis involves SWOT analysis, which is used to assess both the internal strengths and weaknesses and the external opportunities and threats related to the development of Galesong Beach as a tourist destination. Data analysis techniques use SWOT analysis. The results indicate that Galesong Beach has a ‘worth visiting’ rating, with an evaluation score of 76.25%. This high score is attributed to the supporting elements of the destination, such as adequate accommodation, accessibility, facilities, and infrastructure, all of which enhance its attractiveness to tourists. The SWOT analysis places the Galesong Beach development strategy in Quadrant I, suggesting a Rapid Growth Strategy. This positioning indicates that Galesong Beach should focus on strategies to accelerate visitor growth, leveraging its strengths to capitalize on opportunities for rapid expansion. That is, Galesong Beach attractions are in a strategy to increase the growth rate of tourist visitors by using faster time.
Analisis Spasial Aksesibilitas Terhadap Keterjangkauan Fasilitas Pendidikan Pada Wilayah Permukiman Di Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa Reynaldy Almuhaimin; Ramli Umar; Sukri Nyompa; Abdul Malik; Erman Syarif
Indonesian Journal of Fundamental and Applied Geography Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/ijfag.v3i1.256

Abstract

Tingkat aksesibilitas suatu wilayah merupakan faktor yang penting dalam hal keterjangkauan untuk menuju suatu fasilitas khususnya pada bidang pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana tingkat aksesibilitas menuju fasilitas Pendidikan yang dilihat berdasarkan jarak dan waktu tempuh yang diperlukan dari wilayah permukiman di Kecamatan Pallangga. Adapun jenis penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif dengan pendekatan spasial. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis spasial, yaitu menggunakan network analysis, dan overlay. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat aksesibilitas sebaran Sekolah Dasar (SD) cenderung memiliki kriteria dekat, pada sebaran fasilitas Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) cenderung dikriteria cukup dekat, dan pada sebaran fasilitas Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) cenderung dikriteria cukup dekat
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Kahoot untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Di SMA Negeri 2 Toraja Utara Johari Toding Padang; Syamsunardi; Sukri Nyompa
Indonesian Journal of Fundamental and Applied Geography Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/qacwh065

Abstract

Pembelajaran geografi yang konvensional seringkali menghasilkan partisipasi siswa yang rendah dan pemahaman konsep yang kurang optimal. Penelitian ini mengintegrasikan model Problem Based Learning dengan platform gamifikasi Kahoot untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran geografi. Penelitian eksperimen dengan analisis deskriptif kualitatif dilakukan di kelas X.J SMA Negeri 2 Toraja Utara dengan 36 subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui lembar observasi aktivitas pembelajaran dan tes evaluasi berbasis Kahoot selama dua siklus tindakan. Temuan menunjukkan transformasi pembelajaran yang signifikan, ditandai dengan peningkatan keterlibatan siswa dalam bertanya, menjawab, dan berpendapat masing-masing sebesar 11,1%, 22,2%, dan 11,1%. Aspek kognitif menunjukkan pencapaian luar biasa dengan ketuntasan belajar melonjak 47,2% dari siklus pertama ke siklus kedua. Kualitas pengajaran guru meningkat dari 72,2% menjadi 84,3%. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis dalam inovasi pembelajaran geografi berbasis teknologi, membuktikan bahwa sinergi antara pendekatan konstruktivis dan media interaktif mampu menciptakan lingkungan belajar yang engaging dan meningkatkan capaian pembelajaran secara substansial.
The Influence of Environmental Geographical Factors on the Epidemiological Dynamics of Tuberculosis Disease in East Java Novarina Sulsia Ista'in Ningtyas; Sukri Nyompa; Erman Syarif
LaGeografia Vol 24, No 2 (2026): February
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/lageografia.v24i2.85238

Abstract

Tuberculosis (TB) is an infectious disease with a spread that is influenced by the interaction between factors of the physical, socio-economic, and geographical characteristics of the region. This study aims to analyze the influence of environmental geographical factors on disease epidemiological dynamics in East Java. The research method uses a systematic literature review based on Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta Analyses with literature obtained from PunMed, ScienceDirect, Goggle Scholar and Garuda databases with a period of 2020-2026. An analysis was carried out on articles that discussed physical, socio-economic, and spatial analysis of TB epidemiology. The results showed that population density, poor home ventilation, high humidity, low environmental sanitation, poverty, urbanization, and limited access to health services had an effect on the increase in TB cases. The level of population density between urban and rural areas has an influence on the prevalence of TB. Spatial analysis showed that the pattern of TB distribution formed clusters in urban areas and areas with high population mobility. The environmental geography approach and spatial analysis are considered effective by identifying high-risk areas so that they can support the government in an integrated and sustainable region-based TB control strategy.
Pengaruh Media Pembelajaran Quiziz Terhadap Hasil Belajar dan Keaktifan Belajar Geografi Siswa MAN 2 Bone Faulil Fahlefi Yusuf; Muhammad Ansarullah S. Tabbu; Sukri Nyompa; Muh. Rais Abidin; Erman Syarif
LaGeografia Vol 24, No 2 (2026): February
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/lageografia.v24i2.77424

Abstract

This study aims to determine the effect of using learning media on the learning outcomes and learning engagement of grade X student at MAN 2 Bone, Tanete Riattang District, Bone Regency. The background of this research stems from the low active participation of students and the variation in learning outcomes in geography subjects, this requiring an innovative digital tearning approach that is interactive and engaging. This research is quantitave with a quasi-experimental design using a pre-test pos-test contro; group model. The research sample consisted of two clases: class X.A as the experimental group using quiziz and class X.B as the control group using conventional teaching methods. Data collection techniques included questionnaires, observations, documentation, and test. Data analysis was conducted using normality test, homogeneity tests, independent t-test, and the mann- Whitney U test. The result showed that the use of quiziz learning media had a significant effect on students’ learning engagemenyt but not on their learning outcomes. The findings indicated that quiziz did not have a significant effect on students’ learning outcomes (p= 0.110> 0.05). Nevertheless, the average score of the experimental class increased from 70.74 to 84.07, while the control class increased from 70.19 to 81.48. conversely, quiziz had a significant effect on students’ learning engagement (p< 0.05), with an increase in the experimental class average from 64.16% to 89.67%, whereas the control class only increased from 63.66 to 79.03 %. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran Quiziz terhadap hasil belajar dan keaktifan belajar siswa di kelas x MAN 2 Bone, Kecamatan Tanete Riattang Kabupaten Bone. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya partisipasi aktif siswa serta variasi hasil belajar pada mata Pelajaran Geografi, sehingga diperlukan inovasi pembelajaran berbasis digital yang interaktif dan menyenangkan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain quasi eksperimen menggunakan model pre-test dan pos-test control group design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas yaitu kelas X.A sebagai kelas experimen dengan penggunaan media quiziz dan kelas X.B sebagai kelas kotrol dengan metode pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data meliputi angket, observasi, dokumentasi, dan tes. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, homogenitas, uji t-test independen serta uji Mann-Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran quiziz berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar dan keaktifan belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Quiziz tidak berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa.
Studi Geografi Penduduk Tentang Dampak Pernikahan Dini terhadap Remaja di Indonesia Marlina Marlina; Sukri Nyompa
LaGeografia Vol 24, No 2 (2026): February
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/lageografia.v24i2.80964

Abstract

Early marriage is a demographic issue. It remains a significant social problem in Indonesia, negatively impacting the health of adolescents, particularly girls. This study examines the impact of early marriage on the physical and reproductive health of adolescents, along with its impact on the health of their offspring. The research method employed involved a literature review of various research findings, official agency reports, and contemporary scientific publications related to the subject matter. The findings indicate that adolescent marriage increases the risk of pregnancy problems, including anemia, hypertension, hemorrhage, and maternal and neonatal mortality. This condition is exacerbated by a lack of physical readiness, inadequate reproductive health information, and socioeconomic conditions that encourage early marriage. Furthermore, the offspring of adolescent mothers face an increased risk of low birth weight and stunting caused by inadequate nutrition. The study's conclusions emphasize the importance of collaboration between families, communities, and the government in improving health education and child marriage prevention programs to improve the well-being and health status of adolescents in Indonesia.
Pemanfaatan Aplikasi Quizizz dalam Evaluasi Mata Pembelajaran Geografi di Sekolah Marlina Marlina; Sukri Nyompa; Fediyatun Muntazarah
LaGeografia Vol 23, No 3 (2025): Juni
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/lageografia.v23i3.74019

Abstract

The evaluation of geography learning can be made more engaging through the use of applications. Utilizing the Quizizz application as an evaluation tool in school-based geography instruction is important, as it serves as an online assessment platform that offers an interactive and enjoyable approach for students to measure their understanding. This study employs a qualitative descriptive method and literature review to explore how to design an application-based evaluation model aimed at enhancing student motivation and learning outcomes. The findings indicate that the use of Quizizz increases student engagement, accelerates the evaluation process, and provides instant feedback. Features such as avatars, themes, and gamification elements like points and leaderboards create a competitive environment that encourages active participation. Moreover, Quizizz supports collaborative geography learning by allowing students to assist each other in comprehending the material. The results demonstrate that this application not only facilitates teachers in conducting assessments but also helps students adapt to digital technology, making it a highly recommended tool in modern education, especially for improving learning outcomes and student interest in geography through engaging features, including visualizations of geospheric phenomena.AbstrakEvaluasi pembelaharan geografi akan lebih menarik dengan pengunaan aplikasi. Pemanfaatan aplikasi Quizizz sebagai alat evaluasi dalam pembelajaran geografi di sekolah penting untuk sebagai platform evaluasi berbasis online, menawarkan pendekatan interaktif dan menyenangkan bagi siswa untuk mengukur pemahaman mereka. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan studi literatur untuk mengeksplorasi bagaimana merancang model evaluasi berbasis palikasi untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Quizizz dapat meningkatkan keterlibatan siswa, mempercepat proses evaluasi, dan memberikan umpan balik langsung. Fitur-fitur menarik seperti avatar, tema, dan elemen gamifikasi seperti poin dan papan skor menciptakan suasana kompetitif yang mendorong partisipasi aktif. Selain itu, Quizizz mendukung pembelajaran geografi yang kolaboratif, memungkinkan siswa untuk saling membantu dalam memahami materi. Temuan menunjukkan bahwa aplikasi ini tidak hanya mempermudah guru dalam evaluasi, tetapi juga membantu siswa beradaptasi dengan teknologi digital, menjadikannya alat yang sangat direkomendasikan dalam pendidikan modern, terutama dalam meningkatkan hasil belajar dan minat siswa dalam mata pelajaran geografi dengan berbagai fitur menarik termaksud fitur fenomena geosfer yang ditampilkan.
Co-Authors A Nurul Iftitah Syam A, Amal Abdul Malik Abdul Malik Abidin, Muhammad Rais Albatuul, Fatimah Aldhila Gusta Handiarya Yoga Ali, Mutmainnah Alief Saputro Alimato Alimato Amal Amal Amal Arfan Amal Arfan Amal Arfan, Amal Amal, Amal Amalul, Muhammad Arib Musba Amda, Misdar Amdah, Misdar Andi Tenri Pada Agustang Andi Zulkifli Nusri Annursyah Bachtiar Arfandi Arfandi Arfandi Arfandi, Arfandi Arni Fauziah Rante Ayu Lestari Azhari, Jeanilora Bakhrani Rauf BAKHRANI RAUF Bakhrani, Alief Andio Basofi, Nurqamri Putri Boonreang Kajornsin Dary Setiawan Arif Erman Syarif Erman Syarif Erman Syarif Esa, Esa Evita Evita Fadhillah Nurlaely Syam Faulil Fahlefi Yusuf Fediyatun Muntazarah Fembriyanti Novela Sary Fitasari, Mila Hadasiah, Hadasiah Hardiyansyah, Saiful Haris Haris Hasriyanti Hasriyanti Hasriyanti Hasriyanti Hasriyanti Hasriyantii, Hasriyati Hilda Hilda Ichsan Invanni Baharuddin Ikhwana, Nur Irwansyah Sukri Johari Toding Padang Juanda, Muhammad Faisal Kajornsin, Boonreang Kasturiyah S La Ode Rahman Daud Maddatuang Maddatuang Makkulau, Batari Bau Mannan, Abdul Mar Athul Wazithah T. Marlina Marlina Marlina Marlina Matius Tirangka, Matius Misdar Amda Mufadhdhal Ilham, Muhammad Dzakwan Muh Jibran Nidhal Fikri Muh. Rais Abidin Muh. Ryan Alfadly D Muhamad Ihsan Azhim, Muhamad Ihsan Muhammad Ansarullah S. Tabbu Muhammad Riadi, Muhammad Muhammad Yusuf Muhammad Yusuf Mulianti Mutmainnah Ali Mutmainnah Ali Mutmainnah Mutmainnah Mutmainnah Mutmainnah Nasiah Badwi Nasiah Nasiah Nasrul Nasrul Nasrul Nasrul Novarina Sulsia Ista&#039;in Ningtyas Novita Citra Rahayu Nur Ikhwana Nur, Ali Rahmat Muhammadiyah Nur, Medar M Nurdalwah Makkasau Nurliah Nurliah Nurul Afdal Haris Nurul Ilmi Rasjusti Nurwijayanti Patiung, Irene Dian Rabi'ah, Rabi'ah Rahma Musyawarah Rahma Musyawarah, Rahma Ramli Umar Ramli Umar Ramli Umar Rasjusti, Nurul Ilmi Rasyid, Rusman Reynaldy Almuhaimin Risdayani Risdayani Rosmini Maru Rosmini Maru Rosmini Maru Rusdi Rusdi Rusdi Rusdi Rusdi, - Sahade Saiful Hardiyansyah Sandi Sandi Sarah Damayanti Sari Dewi, Nur Adha Siri, Sartika Sri Wahyuni Sulaiman Zhiddiq Sulaiman Zhiddiq, Sulaiman Sumiati Side Suprapta Suprapta, Suprapta Suryani Suryani Suryani Suryani Syamsunardi Syamsunardi Syamsunardi Syamsunardi Syamsunardi Tripaldi, Agus U, Uca Uca Sideng Uca Sideng Uca, Uca Yasdin, Yasdin Yoga, Aldhila Handiarya