Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

HUBUNGAN BODY SHAMING DENGAN KONSEP DIRI PADA SISWA/I DI SMK NEGERI 1 KUOK TAHUN 2021 Alini, Alini
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 1 No. 2 (2022): MEI
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.567 KB) | DOI: 10.31004/s-jkt.v1i2.9072

Abstract

Body shaming termasuk salah satu jenis perundungan (bullying) dimana individu lebih dilihat sisi negatif dari penampilan fisiknya oleh orang lain dibandingkan sisi positif individu. Body shaming ini bisa mempengaruhi konsep diri tinggi ataupun rendah pada remaja. Konsep diri merupakan cara seorang individu memandang dirinya secara utuh. Pada masa remaja konsep diri termasuk kategori penting untuk mengungkapkan tentang jati dirinya, karena pada masa ini remaja mengalami krisis identitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan body shaming dengan konsep diri pada siswa/i di SMK Negeri 1 Kuok tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif ­non eksperimen dengan desain cross sectional. Penelitian dilakukan pada tanggal 21-28 Juni 2021 dengan jumlah sampel 158 orang siswa/i di SMK Negeri 1 Kuok menggunakan teknik stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan secara online menggunakan kuesioner google form. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil analisa univariat diperoleh 85 orang responden (53,8%) mengalami body shaming yang tinggi dan 89 orang responden (56,6%) memiliki konsep diri yang rendah. Hasil uji Chi Square ditemukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara body shaming dengan konsep diri pada siswa/i di SMK Negeri 1 Kuok (p value = 0,000). Siswa/i yang memiliki konsep diri yang rendah agar lebih mencintai dan menerima dirinya, meningkatkan kreatifitasnya untuk menunjukkan kelebihannya sebagai bentuk aktualisasi diri serta selalu berusaha menjadi lebih baik sehingga konsep dirinya lebih positif walaupun mengalami body shaming
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PENANGANAN PENYAKIT ARTHRITIS RHEUMATOID PADA LANSIA DI DESA MUARA UWAI WILAYAH KERJA UPT BLUD PUSKESMAS LABOY JAYA KABUPATEN KAMPAR Alini, Alini; Hidayat, Ridha
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 1 No. 3 (2022): AGUSTUS
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.718 KB) | DOI: 10.31004/s-jkt.v1i3.9076

Abstract

WHO melaporkan bahwa 20% penduduk dunia terserang arthritis rheumatoid dimana 5-10% adalah yang berusia diatas 60 tahun. Peningkatan penyakit arthritis rheumatoid dari tahun ke tahun dipengaruhi juga oleh kurangnya pengetahuan lansia terhadap cara penanganannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan dengan penanganan penyakit arthritis rheumatoid pada lansia di desa Muara Uwai wilayah kerja UPT BLUD Puskesmas Laboy Jaya. Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah lansia yang berusia >60 sebanyak 50 orang. Pengumpulan data melalui kuesioner. Pengolahan data menggnakan analisa univariat dan bivariat dengan ji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan penanganan penyakit arthritis rheumatoid pada lansia dengan p value= 0,002. Diharapkan kepada lansia agar dapat lebih banyak mencari informasi tentang masalah kesehatan yang terjadi pada lansia terutama masalah kesehatan tentang penyakit arthritis rheumatoid dan penanganannya.
PENGARUH PAPARAN KONTEN KESEHATAN DI TIKTOK TERHADAP PENGETAHUAN KEHAMILAN SEHAT PADA GEN Z Anjani, Arum Dwi; Aulia, Devy Lestari Nurul; Oktaviona, Niza; Duriyanti, Duriyanti; Andara, Ireza Fuja; Alini, Alini; Al-Hikmah, Nailah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42065

Abstract

TikTok telah menjadi platform yang sangat populer di kalangan generasi muda, khususnya Gen Z, sebagai sumber informasi kesehatan. Dengan format video pendek yang menarik dan mudah dipahami, konten yang disajikan di TikTok memiliki potensi untuk meningkatkan pemahaman tentang pentingnya perawatan kesehatan selama kehamilan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis analisis data sekunder yang mencakup tiga sumber utama data: TikTok, Google Trends, dan laporan kesehatan dari organisasi resmi. Data TikTok diambil dari hashtag terkait kehamilan sehat, sedangkan Google Trends digunakan untuk mengamati tren pencarian informasi tentang kehamilan sehat di kalangan Gen Z. Selain itu, laporan kesehatan dari organisasi seperti WHO dan Kementerian Kesehatan RI dijadikan referensi untuk memperoleh gambaran lebih komprehensif tentang tingkat kesadaran kesehatan kehamilan pada generasi muda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan konten edukasi kesehatan di TikTok berpengaruh positif terhadap peningkatan kesadaran Gen Z mengenai pentingnya perawatan kesehatan selama kehamilan. Konten yang sering kali berisi tips praktis dan informasi yang mudah dipahami mampu menarik perhatian audiens muda. Namun, penelitian ini juga menyoroti pentingnya verifikasi informasi yang tersebar di TikTok, mengingat tantangan terkait penyebaran misinformasi yang dapat mempengaruhi pemahaman pengguna. Oleh karena itu, kewaspadaan terhadap kualitas dan akurasi informasi menjadi hal yang sangat penting dalam memanfaatkan platform ini sebagai sumber edukasi.
HUBUNGAN MOTIVASI DENGAN EFIKASI DIRI PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE II DI DESA TARAI BANGUN WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS TAMBANG Safitri, Nadila; Alini, Alini; Hastuty, Milda
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2024): Volume 2 Nomor 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v2i4.34771

Abstract

Motivasi dari setiap penderita berkaitan dengan efikasi diri yang dimiliki oleh penderita tersebut. Tingkat motivasi pada penderita diabetes mellitus tipe II yang rendah dapat mempengaruhi efikasi diri penderita, sehingga manajemen perawatan diri penderita diabetes mellitus tidak dapat berjalan dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan motivasi dengan efikasi diri pada penderita diabetes mellitus di Desa Tarai Bangun Wilayah Kerja UPT Puskesmas Tambang Tahun 2023. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian dilakukan pada tanggal 12- 24 Oktober 2023 dengan jumlah sampel 99 orang penderita diabetes mellitus tipe II menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan uji Chi Square. Hasil analisa univariat diperoleh 53 responden (53,5%) memiliki motivasi kurang baik dan 53 responden (53,5%) efikasi diri kurang. Hasil uji Chi Square menunjukkan ada hubungan motivasi dengan efikasi diri pada penderita diabetes mellitus (p value = 0,001). Kesimpulan terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi dengan efikasi diri pada penderita diabetes mellitus tipe II di Desa Tarai Bangun Wilayah Kerja UPT Puskesmas Tambang Tahun 2023. Diharapkan penderita dapat meningkatkan efikasi diri dengan cara menambah informasi akan pengetahuan dalam melakukan perawatan diri, sehingga manajamen perawatan diri dapat berjalan dengan baik, terutama informasi terkait penyakit diabetes mellitus dari media sosial maupun sumber informasi lainnya, mempertahankan pola makan sehat, olahraga dan monitoring gula darah secara berkala.
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KUALITAS TIDUR PADA PENDERITA ASMA BRONKIAL DI DESA LUBUK SAKAT WILAYAH KERJA UPT PUKESMAS PANTAI RAJA Junita Asa Sarti, Putri; Alini, Alini; Nislawaty, Nislawaty
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2024): Volume 2 Nomor 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v2i4.34772

Abstract

Asma bronkial merupakan penyakit pernapasan kronis yang paling sering terjadi di negara maju, yang di tandai dengan kondisi penyempitan saluran nafas akibat hiperaktif suatu ransangan yang menimbulkan peradangan. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada penderita asma bronkial di Desa Lubuk Sakat wilayah kerja UPT Puskesmas Pantai Raja tahun 2023. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 30 November-06 desember 2023 dengan jumlah sampel 72 responden yang diperoleh menggunakan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan Uji Chi- Square. Hasil analisa unvariat diperoleh 44 responden memiliki tingkat kecemasan berat, dan 58 responden yang memiliki kualitas tidur buruk. Hasil Uji Chi-Square hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas tidur p value = 0,000, hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan dan kualitas tidur dengan p value = 0,000. Kesimpulan terdapat hubungan yang signifikan antara hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada penderita asma bronkial di Desa Lubuk Sakat wilayah kerja UPT Puskesmas Pantai Raja tahun 2023. Dengan diadakan penelitian ini peneliti mengharapkan responden untuk selalu berpikiran positif dan melakukan kegiatan yang bisa membuat rileks tubuh saat akan memulai tidur dimalam harinya.
HUBUNGAN PERSEPSI PENYAKIT DENGAN DIABETES DISTRESS PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE II DI DESA KUALU WILAYAH KERJA UPT BLUD PUSKESMAS TAMBANG TAHUN 2023 Anisa, Sutri; Alini, Alini; Harmia, Elvira
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2024): Volume 2 Nomor 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v2i4.34862

Abstract

HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA DENGAN PENERIMAAN DIRI INDIVIDU YANG MENGALAMI ASMA BRONKIAL DI DESA LUBUK SAKAT WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS PANTAI RAJA Nurhana, Tasya; Alini, Alini; Fitri, Apriyanti
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2024): Volume 3 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v3i1.39000

Abstract

Asma bronkial termasuk penyakit heterogen yang ditandai dengan adanya peradangan pada saluran nafas kronis, hal ini di tentukan oleh riwayat gejala napas seperti, sesak napas, batuk yang sangat lama dan dada sesak. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis hubungan dukungan sosial keluarga dengan penerimaan diri individu yang mengalami asma bronkial di Desa Lubuk Sakat wilayah kerja UPT Puskesmas Pantai Raja tahun 2023. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 6-10 November 2023 dengan jumlah sampel 55 responden yang diperoleh menggunakan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan Uji Fisher Exact Test. Hasil analisa unvariat diperoleh 51 responden memiliki dukungan sosial keluarga yang rendah, dan 50 responden yang memiliki penerimaan diri rendah. Hasil Uji Fisher Exact Test hubungan dukungan keluarga denagn penerimaan diri p value = 0,000, hubungan yang signifikan antara dukungan keluaraga dan penerimaan dengan p value = 0,000. Kesimpulan terdapat hubungan yang signifikan antara hubungan dukungan sosial keluarga dengan penerimaan diri individu yang mengalami asma bronkial di Desa Lubuk Sakat wilayah kerja UPT Puskesmas Pantai Raja tahun 2023. Dengan diadakan penelitian ini peneliti mengharapkan kepada keluaraga untuk selalu memberikan dukunagn kepada lansia, dan menjelaskan kepada lansia untuk dapat menerima keaadan diri.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN HARGA DIRI PADA PENDERITA TUBERKULOSIS PARU DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS TAMBANG TAHUN 2023 Adilla Putri, Nur; Alini, Alini; Dita Puteri, Ade
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2024): Volume 3 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v3i1.39481

Abstract

Indonesia adalah negara dengan beban TB Paru peringkat ke-3 tertinggi setelah India dan China. Indonesia berkomitmen untuk eliminasi TB Paru pada tahun 2030 dengan target insiden rate 65/100.000 penduduk dengan angka kematian 6/100.000 penduduk. Berdasarkan laporan WHO pada tahun 2022 menunjukkan ada sebanyak 10,6 juta orang didunia yang terdiagnosa Tuberkulosis. Angka tersebut naik dari tahun sebelumnya yaitu sebanyak 10,3 juta pada tahun 2021. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan harga diri pada penderita Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Tambang Tahun 2023. Jenis penelitian analitik kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi 89 responden dengan jumlah sampel awal sebanyak 89 menjadi 51 responden dikarenakan sebagian pasien sudah sembuh. Teknik pengambilan sampel total sampling. Alat pengumpulan data adalah kuesioner. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji Chi Square tingkat signifikan 0,05 dan correlation rank spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden memiliki dukungan keluarga baik sebanyak 36 responden (70,6%) dan memiliki harga diri tinggi sebanyak 31 responden (60,8%). Hasil uji Chi Square menunjukkan ada hubungan dukungan keluarga dengan harga diri pada penderita Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Tambang Tahun 2023 (p value = 0,000 < 0,05). Diharapkan penderita TB Paru dapat menanamkan persepsi yang positif terhadap diri dan mempunyai kepercayaan diri agar dapat meningkatkan harga diri pada penderita TB Paru.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN DIET ASAM URAT PADA LANSIA UMUR 60-74 TAHUN DI DESA KAMPAR DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS KAMPA TAHUN 2023 Melyani, Surtina; Alini, Alini; Anggriani Harahap, Dewi
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2025): Volume 3, Nomor 3, Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v3i3.44341

Abstract

Asam urat adalah hasil metabolisme akhir dari purin yaitu salah satu komponen asam nukleat yang terdapat dalam inti sel tubuh yang disebabkan oleh makanan yang sering dikonsumsi. Di Indonesia penyakit asam urat menduduki urutan kedua setelah penyakit osteoarthritis diperkirakan mencapai 1,6 – 13,6/100.000 yang banyak terjadi pada lansia karena faktor usia yang semakin menua. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet asam urat pada lansia umur 60-74 Tahun di Desa Kampar Wilayah Kerja UPT Puskesmas Kampa Tahun 2023. Desain yang digunakan pada penelitian ini adalah desain analitik kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 11-18 Desember 2023 dengan jumlah populasi sebanya 69 lansia dan jumlah sampel 69 lansia yang diperoleh menggunakan Teknik Total Sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dukungan keluarga dan kepatuhan diet asam urat. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden memiliki dukungan keluarga tinggi sebanyak 36 responden (52,2%) dan memiliki kepatuhan diet kategori patuh sebanyak 37 responden (53,6%). Hasil uji Chi- square menunjukkan ada hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet asam urat pada lansia umur 60-74 tahun di Desa Kampar Wilayah Kerja UPT Puskesmas Kampa Tahun 2023 ( p value = 0,00 < 0,05). Saran Penelitian diharapkan dapat berkolaborasi dengan keluarga dan tenaga Kesehatan agar dapat menjalankan diet asam urat untuk mengatasi terjadinya komplikasi dari asam urat.
HUBUNGAN DURASI DAN INTENSITAS PENGGUNAAN GADGET DENGAN PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK PRA SEKOLAH USIA 4-6 TAHUN DI PAUD TERPADU MUTIARA BUNDA BANGKINANG KOTA Tasya, Almadila; Alini, Alini; Erlinawati, Erlinawati
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/s-jkt.v4i1.6616

Abstract

Perkembangan sosial anak pra sekolah merupakan perkembangan tingkah laku anak dalam menyesuaikan diri dengan aturan-aturan yang berlaku didalam masyarakat tempat tinggal anak. Perkembangan sosial yang terganggu akan menjadikan anak sulit menyesuaikan diri terutama dengan tuntutan kelompok, kemandirian berpikir, perilaku anak, dan terutama pembentukan konsep diri anak akan terganggu. Salah satu penyebab terganggunya perkembangan sosial anak pra sekolah adalah kebiasaan anak dalam bermain gadget. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan durasi dan intensitas penggunaan gadget dengan perkembangan sosial anak pra sekolah usia 4-6 tahun. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah orang tua dari anak pra sekolah yang menggunakan gadget yang berjumlah 45 orang. Penelitian ini dilakukan di PAUD Terpadu Mutiara Bunda Bangkinang Kota pada tanggal 10-15 Juni 2022. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Pada analisis univariat didapatkan bahwa dari 45 responden, didapatkan penggunaan gadget dengan durasi tinggi (71,1%), penggunaan gadget dengan intensitas rendah (53,3%) dan perkembangan sosial terganggu (62,2%). Analisis data bivariat menggunakan uji chi-square, untuk hubungan durasi dengan perkembangan sosial, didapatkan p value = 0,000 dan untuk hubungan intensitas dengan perkembangan sosial, didapatkan p value = 0,001 yang artinya p value < 0,05 yang berarti bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara durasi dan intensitas penggunaan gadget dengan perkembangan sosial anak pra sekolah usia 4-6 tahun di PAUD Terpadu Mutiara Bunda Bangkinang Kota. Diharapkan orang tua anak pra sekolah dapat mengawasi serta memberikan batasan durasi dan intensitas penggunaan gadget agar perkembangan sosial anak tidak terganggu.