Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA DENGAN PENERIMAAN DIRI INDIVIDU YANG MENGALAMI ASMA BRONKIAL DI DESA LUBUK SAKAT WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS PANTAI RAJA Nurhana, Tasya; Alini, Alini; Fitri, Apriyanti
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2024): Volume 3 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v3i1.39000

Abstract

Asma bronkial termasuk penyakit heterogen yang ditandai dengan adanya peradangan pada saluran nafas kronis, hal ini di tentukan oleh riwayat gejala napas seperti, sesak napas, batuk yang sangat lama dan dada sesak. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis hubungan dukungan sosial keluarga dengan penerimaan diri individu yang mengalami asma bronkial di Desa Lubuk Sakat wilayah kerja UPT Puskesmas Pantai Raja tahun 2023. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 6-10 November 2023 dengan jumlah sampel 55 responden yang diperoleh menggunakan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan Uji Fisher Exact Test. Hasil analisa unvariat diperoleh 51 responden memiliki dukungan sosial keluarga yang rendah, dan 50 responden yang memiliki penerimaan diri rendah. Hasil Uji Fisher Exact Test hubungan dukungan keluarga denagn penerimaan diri p value = 0,000, hubungan yang signifikan antara dukungan keluaraga dan penerimaan dengan p value = 0,000. Kesimpulan terdapat hubungan yang signifikan antara hubungan dukungan sosial keluarga dengan penerimaan diri individu yang mengalami asma bronkial di Desa Lubuk Sakat wilayah kerja UPT Puskesmas Pantai Raja tahun 2023. Dengan diadakan penelitian ini peneliti mengharapkan kepada keluaraga untuk selalu memberikan dukunagn kepada lansia, dan menjelaskan kepada lansia untuk dapat menerima keaadan diri.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN HARGA DIRI PADA PENDERITA TUBERKULOSIS PARU DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS TAMBANG TAHUN 2023 Adilla Putri, Nur; Alini, Alini; Dita Puteri, Ade
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2024): Volume 3 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v3i1.39481

Abstract

Indonesia adalah negara dengan beban TB Paru peringkat ke-3 tertinggi setelah India dan China. Indonesia berkomitmen untuk eliminasi TB Paru pada tahun 2030 dengan target insiden rate 65/100.000 penduduk dengan angka kematian 6/100.000 penduduk. Berdasarkan laporan WHO pada tahun 2022 menunjukkan ada sebanyak 10,6 juta orang didunia yang terdiagnosa Tuberkulosis. Angka tersebut naik dari tahun sebelumnya yaitu sebanyak 10,3 juta pada tahun 2021. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan harga diri pada penderita Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Tambang Tahun 2023. Jenis penelitian analitik kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi 89 responden dengan jumlah sampel awal sebanyak 89 menjadi 51 responden dikarenakan sebagian pasien sudah sembuh. Teknik pengambilan sampel total sampling. Alat pengumpulan data adalah kuesioner. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji Chi Square tingkat signifikan 0,05 dan correlation rank spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden memiliki dukungan keluarga baik sebanyak 36 responden (70,6%) dan memiliki harga diri tinggi sebanyak 31 responden (60,8%). Hasil uji Chi Square menunjukkan ada hubungan dukungan keluarga dengan harga diri pada penderita Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Tambang Tahun 2023 (p value = 0,000 < 0,05). Diharapkan penderita TB Paru dapat menanamkan persepsi yang positif terhadap diri dan mempunyai kepercayaan diri agar dapat meningkatkan harga diri pada penderita TB Paru.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN DIET ASAM URAT PADA LANSIA UMUR 60-74 TAHUN DI DESA KAMPAR DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS KAMPA TAHUN 2023 Melyani, Surtina; Alini, Alini; Anggriani Harahap, Dewi
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2025): Volume 3, Nomor 3, Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v3i3.44341

Abstract

Asam urat adalah hasil metabolisme akhir dari purin yaitu salah satu komponen asam nukleat yang terdapat dalam inti sel tubuh yang disebabkan oleh makanan yang sering dikonsumsi. Di Indonesia penyakit asam urat menduduki urutan kedua setelah penyakit osteoarthritis diperkirakan mencapai 1,6 – 13,6/100.000 yang banyak terjadi pada lansia karena faktor usia yang semakin menua. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet asam urat pada lansia umur 60-74 Tahun di Desa Kampar Wilayah Kerja UPT Puskesmas Kampa Tahun 2023. Desain yang digunakan pada penelitian ini adalah desain analitik kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 11-18 Desember 2023 dengan jumlah populasi sebanya 69 lansia dan jumlah sampel 69 lansia yang diperoleh menggunakan Teknik Total Sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dukungan keluarga dan kepatuhan diet asam urat. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden memiliki dukungan keluarga tinggi sebanyak 36 responden (52,2%) dan memiliki kepatuhan diet kategori patuh sebanyak 37 responden (53,6%). Hasil uji Chi- square menunjukkan ada hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet asam urat pada lansia umur 60-74 tahun di Desa Kampar Wilayah Kerja UPT Puskesmas Kampa Tahun 2023 ( p value = 0,00 < 0,05). Saran Penelitian diharapkan dapat berkolaborasi dengan keluarga dan tenaga Kesehatan agar dapat menjalankan diet asam urat untuk mengatasi terjadinya komplikasi dari asam urat.
Hubungan Stres dan Merokok dengan Kejadian Hipertensi di Desa Pulau Birandang Wilayah Kerja Puskesmas Kampa Putra, Rizwan Ardiansyah; Lestari, Rizki Rahmawati; Alini, Alini
World Health Digital Journal Vol. 1 No. 3 (2025)
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/wolgitj.v1i3.16

Abstract

  Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar tahun 2023 menunjukkan bahwa hipertensi termasuk dalam 10 penyakit utama dengan jumlah kasus sebanyak 13.001. Produktif dipengaruhi oleh gaya hidup yang tidak sehat, seperti kurangnya aktivitas fisik, konsumsi makanan tinggi garam, kebiasaan merokok, dan stres akibat tekanan pekerjaan. Tujuan penelitian menganalisis hubungan stres dan merokok dengan kejadian hipertensi pada lansia di Desa Pulau Birandang Wilayah Kerja Puskesmas Kampa tahun 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross- sectional. Populasi terdiri dari 575 lansia di Desa Pulau Birandang Wilayah Kerja Puskesmas Kampa yang dipilih menggunakan teknik systematic simple random sampling, dan sampel berjumlah 236 lansia. Alat ukur yang di gunakan adalah kuesioner. Analisa data dalam penelitian ini menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil univariat didapatkan sebanyak 166 responden (70,3%) stress berat dan 188 responden (79,7%) merokok dan 158 responden (66,5%) yang hipertensi. Hasil bivariat didapatkan ada hubungan signifikan antara stres dengan kejadian hipertensi pada lansia di Desa Pulau Birandang Wilayah Kerja Puskesma Kampa dengan p-value 0,007 dan di daptkan hubungan signifikan antara merokok dengan kejadian hipertensi pada lansia di Desa Pulau Birandang Wilayah Kerja Puskesmas Kampa dengan p-value 0,004. Diharapakan pihak puskesmas rutin memberikan penyuluhan tentang bahaya merokok khususnya bagi lansia agar mengurangi angka kejadian hipertensi.
HUBUNGAN DURASI DAN INTENSITAS PENGGUNAAN GADGET DENGAN PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK PRA SEKOLAH USIA 4-6 TAHUN DI PAUD TERPADU MUTIARA BUNDA BANGKINANG KOTA Tasya, Almadila; Alini, Alini; Erlinawati, Erlinawati
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/s-jkt.v4i1.6616

Abstract

Perkembangan sosial anak pra sekolah merupakan perkembangan tingkah laku anak dalam menyesuaikan diri dengan aturan-aturan yang berlaku didalam masyarakat tempat tinggal anak. Perkembangan sosial yang terganggu akan menjadikan anak sulit menyesuaikan diri terutama dengan tuntutan kelompok, kemandirian berpikir, perilaku anak, dan terutama pembentukan konsep diri anak akan terganggu. Salah satu penyebab terganggunya perkembangan sosial anak pra sekolah adalah kebiasaan anak dalam bermain gadget. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan durasi dan intensitas penggunaan gadget dengan perkembangan sosial anak pra sekolah usia 4-6 tahun. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah orang tua dari anak pra sekolah yang menggunakan gadget yang berjumlah 45 orang. Penelitian ini dilakukan di PAUD Terpadu Mutiara Bunda Bangkinang Kota pada tanggal 10-15 Juni 2022. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Pada analisis univariat didapatkan bahwa dari 45 responden, didapatkan penggunaan gadget dengan durasi tinggi (71,1%), penggunaan gadget dengan intensitas rendah (53,3%) dan perkembangan sosial terganggu (62,2%). Analisis data bivariat menggunakan uji chi-square, untuk hubungan durasi dengan perkembangan sosial, didapatkan p value = 0,000 dan untuk hubungan intensitas dengan perkembangan sosial, didapatkan p value = 0,001 yang artinya p value < 0,05 yang berarti bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara durasi dan intensitas penggunaan gadget dengan perkembangan sosial anak pra sekolah usia 4-6 tahun di PAUD Terpadu Mutiara Bunda Bangkinang Kota. Diharapkan orang tua anak pra sekolah dapat mengawasi serta memberikan batasan durasi dan intensitas penggunaan gadget agar perkembangan sosial anak tidak terganggu.
HUBUNGAN FREKUENSI, WAKTU MENYIKAT GIGI DAN KEBIASAAN KONSUMSI MAKANAN KARIOGENIK DENGAN KEJADIAN KARIES GIGI PADA ANAK USIA DINI DI TK PERTIWI TAHUN 2022 Hakim, Lukman; Afrinis, Nur; Alini, Alini
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/s-jkt.v4i1.11552

Abstract

Karies gigi merupakan gangguan kesehatan gigi yang paling sering terjadi pada anak-anak berumur 5-9 tahun dengan prevalensi sebanyak 67,3%, keluhan masalah gigi di Indonesia yaitu gigi rusak, berlubang, atau sakit 45,3%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan frekuensi, waktu menyikat gigi dan kebiasaan konsumsi makanan kariogenik dengan kejadian karies gigi pada anak usia dini di TK Pertiwi tahun 2022. Desain penelitian ini menggunakan desain kuantitatif, dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak yang bersekolah di TK Pertiwi Bangkinang Kota berjumlah 85 orangdengan teknik total sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 85 responden, terdapat 53 responden (62,4%) teratur menyikat gigi, 56 responden (65,9%) dengan waktu menyikat gigi tidak tepat, 48 responden(56,5%) tinggi kebiasaan konsumsi makanan kariogenik, dan sebanyak 61 responden (71,8%) mengalami karies gigi. Terdapat hubungan kejadian karies gigi dengan frekuensi p-value = 0,026, waktu menyikat gigi p-value = 0,028, kebiasaan konsumsi makanan kariogenik p-value = 0,004. Hasil penelitian ini diharapakan dapat meningkatkan kesadaran responden mengenai pentingnya kesehatan gigi dan mulut sehingga dapat menghindari segala hal yang dapat memicu terjadinya kejadian karies gigi.
HUBUNGAN KONSEP DIRI DENGAN PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS PAHLAWAN TUANKU TAMBUSAI Nuraini, Nuraini; Alini, Alini; Puteri, Ade Dita
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 2 No. 1 (2023): FEBRUARI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.999 KB) | DOI: 10.31004/sjkt.v2i1.7073

Abstract

Konsep diri dengan prestasi akademik didapatkan hubungan timbal balik, hubungan tersebut menyatakan konsep diri dan prestasi mempunyai keterkaitan dan saling memperkuat hubungan diantaranya. Ketika terdapat peningkatan pada konsep diri akademik maka prestasi akademik menjadi lebih tinggi, sebaliknya prestasi akademik yang meningkat akan mempengaruhi konsep diri akademik. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis hubungan konsep diri dengan prestasi akademik mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan Semester VIII Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan semester VIII Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai dengan jumlah sampel 174 mahasiswa diambil dengan teknik Total Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan lembaran observasi. Analisa bivariat menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan chi square. Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar responden dari 95 orang mahasiswa yang memiliki konsep diri tinggi, terdapat 22 (23,2%) mahasiswa yang memiliki prestasi akademik Cum Laude. Sedangkan dari 79 orang mahasiswa yang memiliki konsep diri rendah, terdapat 28 (35,4%) orang responden yang mendapatkan prestasi akademik yang memuaskan. Berdasarkan uji statistik chi-square diperoleh nilai p value 0,000 0,05, artinya ada hubungan konsep diri dengan prestasi akademik mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan Semester VIII Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. Diharapkan bagi mahasiswa Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai agar dapat meningkatkan kepercayaan diri, megurangi rasa malu dan menjadikan kritikan sebagai masukan untuk menjadi lebih baik lagi.
Anxiety, Self-Esteem, Bullying, and Peer Problems as Correlates of Self-Harm Behavior Among Adolescents in Kampar Regency, Riau Province, Indonesia Alini, Alini; Said, Faridah Mohd; Aprilla, Nia; Nofrika, Bri
Journal of Health and Nutrition Research Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jhnresearch.v4i2.480

Abstract

Adolescents are a vulnerable population experiencing significant psychological and social changes, often leading to emotional difficulties and maladaptive behaviors such as self-harm. This study aims to analyze the associations and predictive factors of bullying, self-esteem, anxiety, and peer relationship problems with self-harm behavior among high school students in Kampar Regency, Riau Province, Indonesia. A cross-sectional study was conducted, involving 678 adolescents aged 15–18 years who met the inclusion criteria. Data were collected using validated structured questionnaires, including the Olweus Bullying Scale, Rosenberg Self-Esteem Scale, Hamilton Anxiety Rating Scale, and Peer Relationship Scale. Univariate analysis showed that 40% of respondents had experienced bullying, 30% had low self-esteem, 25% reported moderate to severe anxiety, and 35% had peer relationship problems. The prevalence of self-harm behavior was 18%. Bivariate analysis using the chi-square test revealed significant associations between all independent variables and self-harm behavior (p < 0.05). Multivariate logistic regression identified moderate to severe anxiety as the strongest predictor of self-harm (OR 3.7; 95% CI: 2.3–5.8), followed by low self-esteem (OR 3.1; 95% CI: 2.0–4.9), bullying experience (OR 2.8; 95% CI: 1.9–4.2), and peer relationship problems (OR 1.8; 95% CI: 1.2–2.9). These findings establish a clear evidence base for developing comprehensive, school-based psychosocial interventions aimed at mitigating these specific risk factors to reduce the prevalence of self-harm among adolescents in Kampar Regency, Riau Province, Indonesia.
Analisis Penggunaan Virtual Reality (VR) untuk Mengurangi Nyeri dan Kecemasan Selama Persalinan Aulia, Devy Lestari Nurul; Anjani, Arum Dwi; Oktaviona, Niza; Duriyanti, Duriyanti; Andara, Ireza Fuja; Alini, Alini; Al-Hikmah, Nailah
VISA: Journal of Vision and Ideas Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Vision and Ideas (VISA)
Publisher : IAI Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/visa.v5i2.6588

Abstract

This study explores the effectiveness of Virtual Reality (VR) as a non-pharmacological method to reduce pain and anxiety during labor. In the context of increasing attention to alternative approaches in pain management, VR is emerging as an innovative solution that has the potential to provide a positive experience for laboring mothers. This quantitative study compared two groups of pregnant women: an intervention group that used VR during labor and a control group that received standard care without the use of VR technology. Data were collected using the visual analog pain scale and STAI anxiety scale before, during, and after labor to measure the effectiveness of the intervention. The results of the analysis showed a significant decrease (p<0.05) in pain and anxiety scores in the VR intervention group compared to the control group. These findings suggest the potential of VR as a promising tool in labor pain and anxiety management, offering a safe and effective approach to improve the labor experience for mothers. Further research with larger samples and more robust designs is needed to confirm these findings and expand understanding of VR applications in the midwifery context.
Asuhan Keperawatan Pada Ny. S Dengan Hipertensi Di Ruangan Pejuang RSUD Bangkinang Tahun 2025 Natasya, Bella; Aprilla, Nia; Alini, Alini; Virgo, Gusman
Jurnal Spektrum Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 2 (2025): Volume 1 Nomor 2, Juli 2025
Publisher : El-Emir Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63477/juski.v1i2.284

Abstract

Hypertension is a non-communicable disease caused by various factors such as excessive salt intake, stress, smoking, unhealthy diet, lack of physical activity, and family history. Often referred to as a “silent killer,” it typically presents without symptoms until serious complications arise. If left untreated, hypertension can result in circulatory disorders, pain, sleep disturbances, kidney damage, stroke, or heart failure. This scientific paper aims to describe the nursing care provided to Mrs. S, a 58-year-old patient diagnosed with hypertension and admitted to the Pejuang Ward of Bangkinang Regional Hospital. Data were collected through interviews, observation, physical examination, and document analysis. Three main nursing diagnoses were identified: ineffective peripheral perfusion, acute pain, and disturbed sleep pattern, all caused by uncontrolled high blood pressure. Nursing interventions were implemented using the Indonesian Nursing Intervention Classification (SIKI), focusing on pain management, circulatory care, and sleep support. Evaluation showed clinical improvement and enhanced patient understanding of hypertension management. Effective nursing care plays a crucial role in reducing the risk of complications and improving the overall quality of life for patients living with hypertension.