Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Exploring practical issues in children’s anthropometric measurements: A qualitative descriptive study involving Indonesian health professionals and community health workers Wanda, Dessie; Astuti, Astuti; Adawiyah, Robiyatul; Syaiful, Afifah Ayu; Azizah, Latifah Fajri Nur; Azkiyati, Ade Maya; Huda, Mega Hasanul
Belitung Nursing Journal Vol. 11 No. 5 (2025): September - October
Publisher : Belitung Raya Publisher - Belitung Raya Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33546/bnj.3987

Abstract

Background: Anthropometric measurements during early childhood are critical as they represent the initial stages at which nutritional status is determined. Practitioners who measure children’s growth must have similar and adequate skills in anthropometric measurement to ensure the validity of data regarding children’s nutritional status, particularly concerning stunting prevalence. Objective: This study aimed to explore the measurement practices conducted by community health workers (CHWs) in Indonesia, who are responsible for providing data related to children’s growth and, consequently, their nutritional status. Methods: A qualitative descriptive design was employed using online focus group discussions ranging from 1 to 1.5 hours. Data were collected from ten health professionals and eight CHWs, with analysis performed using thematic analysis. Results: Four themes emerged: barriers to measurement accuracy, varied skills in measurement, mothers’ behavior influenced by children’s reactions, and strategies for dealing with traumatized children. Conclusion: Practical issues that arose during routine anthropometric measurements included the reliability of measurements, the skill levels of examiners, the interplay between mothers’ and children’s reactions, and approaches to managing traumatized children during measurements. To effectively enhance integrated health posts (Posyandu) services, it is crucial to maintain calibrated, validated equipment and implement comprehensive training with periodic refreshers for CHWs. Additionally, improving facility infrastructure, fostering CHWs’ communication skills, and simplifying child-friendly measurement procedures will collectively optimize service quality, promote cooperation, and strengthen community trust.
Pengaruh Ekonomi Dan Pelayanan Akademik Terhadap Kebahagiaan Mahasiswa Institut Agama Islam Tafaqquh Fiddin Dumai Di Era Covid-19 Adawiyah, Robiyatul; Akbar, Muhammad Rizal
Al-Hisbah Jurnal Ekonomi Syariah Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Al Hisbah
Publisher : Institute Agama Islam Tafaqquh Fiddin Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57113/his.v3i2.342

Abstract

Abstrak Adanya pandemi covid-19 berpengaruh terhadap segala aspek kehidupan diantaranya pada aspek ekonomi dan pelayanan akademik. Untuk mencegah penularannya maka pemerintah membuat kebijakan pembatasan sosial berskala hal ini tentu mempengaruhi kebahagian. Oleh karena itu maka dilakukanlah sebuah penelitian yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh ekonomi dan pelayanan akademik terhadap kebahagiaan mahasiswa IAITF di era pandemi Covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Dengan populasi seluruh mahasiswa aktif di IAITF, diambil sampel sebanyak 77 orang dengan teknik simple random sampling. Data diolah menggunakan analisis regresi berganda dengan bantuan SPSS 21. Hasil penelitian menemukan bahwa ekonomi, dan pelayanan akademik mahasiswa di masa pandemi Covid-19 berpengaruh terhadap kebahagian mahasiswa sebesar 8,4% dan 91,6% dipengaruhi oleh faktor lain.
Analisis Komparatif Strategi Pengumpulan dan Distribusi Wakaf di Selat Malaka Akbar, Muhammad Rizal; Adawiyah, Robiyatul; Fitriany, Lestari; Br Gultom, Nurul Hidayah
Al-Hisbah Jurnal Ekonomi Syariah Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Al Hisbah
Publisher : Institute Agama Islam Tafaqquh Fiddin Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57113/his.v4i1.352

Abstract

Wakaf merupakan elemen krusial dalam kehidupan sosial, ekonomi, dan keagamaan di masyarakat Muslim. Konsep wakaf melibatkan alokasi harta untuk tujuan sosial, kemanusiaan, agama, dan pendidikan guna memberikan kontribusi berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan strategi pengumpulan dan distribusi wakaf di Indonesia, Malaysia, dan Singapura, yang terletak di kawasan Selat Malaka. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus komparatif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia mengandalkan media massa dan platform digital untuk pengumpulan wakaf, dengan fokus distribusi pada proyek konsumtif. Malaysia menerapkan program khusus dan teknologi digital, berfokus pada proyek produktif. Singapura menggunakan pendekatan korporat dengan penekanan pada transparansi dan akuntabilitas. Temuan ini menunjukkan bahwa pengelolaan wakaf yang efektif memerlukan adaptasi terhadap konteks lokal serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mencapai dampak sosial yang berkelanjutan
Analisis Hirarki Dan Dasar Hukum Perbankan Syariah Adawiyah, Robiyatul
Al-Hisbah Jurnal Ekonomi Syariah Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Al Hisbah
Publisher : Institute Agama Islam Tafaqquh Fiddin Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57113/his.v4i1.355

Abstract

Salah satu permasalahan sering terjadi adalah hirarki hukum yang belum berfungsi efektif dan efisien dalam peraturan perbankan syariah. Hal ini berimplikasi pada pelaksanaan hukum di perbankan syariah. fokus utama penelitian ini yaitu mencoba menyelidiki permasalahan terkait regulasi di perbankan syariah. Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan (Library Research) dalam mengkaji landasan hukum dan hierarki perbankan syariah. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa dua hukum utama yang menjadi dasar dibangunnya sistem perbankan syariah di Indonesia, pertama hukum positif dan yang kedua hukum Islam seperti Al-Quran, Hadits, Qiyas, dan Ijma termasuk Maslaha Murlah dan Istisan. Sebaliknya hukum positif terdiri dari Fatwa DSN MUI, Peraturan Perbankan Indonesia, Peraturan OJK, dan UU Perbankan Syariah menjadi landasan hukum positif. Signifikansi hukum Islam dalam sistem hukum nasional ditunjukkan dengan ditetapkannya undang-undang perbankan syariah. Secara keseluruhan, dengan adanya regulasi menguatkan keberadaan bank syariah dalam melaksanakan operasional serta kegiatan bisnisnya.
Pendampingan Guru Sekolah Penggerak dalam Rangka Pendokumentasian Sumber Belajar Ritonga, Raja; Harahap, Amhar Maulana; Harahap, Junda; Adawiyah, Robiyatul; Harahap, Rosni
Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 23, No 1 (2023): Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sb.02470

Abstract

Kegiatan pembelajaran yang berkesan dan bermanfaat untuk peserta didik dapat diulang berkali-kali. Namun, untuk membuat pembelajaran yang berkesan sejumlah hambatan sering dihadapi oleh para pendidik. Padahal seyogianya, pengalaman seorang guru yang berhasil dengan metodenya dapat ditularkan kepada guru yang lain, sehingga metode dan trik mengajarnya bisa diadopsi oleh yang lain. Hambatan tersebut dapat muncul karena kurangnya kreativitas seorang guru untuk mendokumentasikan pengalamannya dalam melakukan praktek baik yang sudah dilakukannya. Jadi, pengabdian ini bertujuan untuk melakukan pendampingan guru sekolah penggerak untuk melakukan pendokumentasian sumber belajar. Oleh karena itu, metode yang dilakukan dalam pengabdian ini adalah pembelajaran orang dewasa dengan konsep tahapan mulai dari diri, ekplorasi konsep, ruang kolaborasi dan demonstrasi kontekstual dan evaluasi. Adapun hasil pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan yang dilakukan telah mengubah persepsi para guru sekolah penggerak tentang urgensi dokumentasi sumber belajar. Selain itu, melalui pengabdian ini, para guru sekolah penggerak juga telah mampu mendokumentasikan sejumlah sumber belajar yang berasal dari contoh praktek baik, pelatihan, video kegiatan, alat peraga dan dokumen belajar lainnya.
Principles of Polite Language Use for Grade XI Students at SMK Kelapa Sawit Arsya Geneeta Indonesia Pangkalan Kerinci Siswanto, Siswanto; Afriadi, Deni; Fauzi, Rian Azmul; Adawiyah, Robiyatul
J-LELC: Journal of Language Education, Linguistics, and Culture Vol. 5 No. 1 (2025): J-LELC: Journal of Language Education, Linguistics, and Culture
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/j-lelc.2025.22570

Abstract

Politeness in language is an important aspect of social interaction, especially in educational settings that play a role in shaping students' character. At SMK Kelapa Sawit Arsya Geneeta Indonesia, Pangkalan Kerinci, the application of politeness principles faces challenges from the influence of digital culture and social media, which tend to shift communication norms towards informality and sometimes impoliteness. This study aims to analyze the implementation of six politeness maxims according to Leech: tact, generosity, approbation, modesty, agreement, and sympathy in student interactions. A qualitative descriptive method was used, with data collected through observations, questionnaires, and documentation involving 30 purposively selected eleventh-grade students. Data analysis shows the dominance of the agreement maxim, indicating approval and harmony in interactions, followed by the tact and generosity maxims. No significant violations of politeness principles were found despite pressures from the digital environment. These findings emphasize that although communication styles change in the digital era, students’ awareness and application of politeness principles remain intact. This study highlights the importance of strengthening character education based on language ethics as an effort to shape a morally upright generation amid ongoing societal developments.
SOSIALISASI LITERASI DIGITAL BAGI SISWA ASRAMA MAN 2 KOTA PADANGSIDIMPUAN DI ERA TEKNOLOGI INFORMASI Harahap, Amhar Maulana; Harahap, Rosni; Adawiyah, Robiyatul
Journal of Community Dedication and Development (Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 4 No. 1 (2024): Januari-Juni 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang pesat menuntut adanya peningkatan literasi digital, khususnya di kalangan siswa. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital di kalangan siswa asrama MAN 2 Kota Padangsidimpuan. Melalui sosialisasi dengan cara diskusi interaktif, dan praktik langsung, program ini mengajarkan siswa tentang penggunaan perangkat digital yang bijak, keamanan dalam berinternet, serta kemampuan untuk mencari, mengevaluasi, dan memanfaatkan informasi secara efektif. Metode yang digunakan meliputi forum diskusi dan simulasi dengan bantuan para ahli teknologi informasi. Hasil pengabdian ini dapat meningkatkan kompetensi digital siswa, mempersiapkan mereka untuk tantangan masa depan, dan mendorong terciptanya lingkungan belajar yang inovatif. Selain itu, hasil dari program pengabdian ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan digital siswa, yang berkontribusi pada kesiapan mereka menghadapi era teknologi informasi.
PELATIHAN KOSAKATA DAN PERCAKAPAN BAHASA INGGRIS SEDERHANA UNTUK SISWA MDA DI DESA SIAMPORIK DOLOK Harahap, Rosni; Harahap, Amhar Maulana; Adawiyah, Robiyatul
Journal of Community Dedication and Development (Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 1 (2025): Januari-Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penguasaan bahasa Inggris dasar merupakan keterampilan penting di era globalisasi, termasuk bagi siswa Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) di daerah pedesaan seperti Siamporik Dolok. Namun, minimnya akses terhadap pembelajaran bahasa Inggris yang menarik dan kontekstual menjadi kendala utama. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kosakata dan percakapan bahasa Inggris sederhana siswa MDA melalui metode pelatihan interaktif berbasis permainan, lagu, dan praktik langsung. Metode yang digunakan meliputi: (1) penyampaian materi kosakata tematik (keluarga, sekolah, aktivitas sehari-hari), (2) simulasi percakapan pendek, dan (3) evaluasi melalui kuis dan role-play. Peserta terdiri dari 20 siswa MDA dengan tingkat pemahaman bahasa Inggris yang masih dasar. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam penguasaan kosakata (rata-rata pretest 45% meningkat menjadi 78% pada post-test) serta keberanian siswa untuk berbicara dalam bahasa Inggris. Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif dalam setiap sesi. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan pembelajaran yang menyenangkan dan praktis dapat menjadi solusi untuk mengatasi keterbatasan fasilitas belajar di daerah pedesaan. Diharapkan, program berkelanjutan dapat dikembangkan untuk memperkuat fondasi bahasa Inggris siswa MDA.
Pelatihan Kapabilitas Kader Kesehatan Dalam Mendampingi Keluarga Balita Stunting di Kabupaten Tegal Dessie Wanda; Hayati, Happy; Sulistiana Susanti, Suryane; Adawiyah, Robiyatul; Astuti, Astuti; Adelia, Hazrina; Nur Emiria, Windi; Ayu Syaiful, Afifah; Ayu Puspitasari, Endang
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Edisi Juli 2024
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jukeshum.v4i2.835

Abstract

Stunting merupakan kondisi dimana pertumbuhan anak terhambat akibat malnutrisi jangka panjang yang berakibat perkembangan yang lebih lambat dari anak seusianya. Intervensi pada anak stunting dilakukan secara komprehensif mulai dari tatanan keluarga. Dimana posisi petugas kesehatan terdekat dengan lingkungan keluarga adalah para petugas puskesmas. Dalam pelaksanaan pendekatan keluarga, petugas puskesmas dibantu oleh kader-kader kesehatan. Masalahnya, seringkali kader kesehatan masih ditemukan belum begitu dalam dan komprehensif pengetahuannya untuk mendampingi keluarga maupun balita stunting. Salah satu daerah di Indonesia yang angka stuntingnya masih tinggi adalah Kabupaten Tegal. Berdasarkan uraian-uraian diatas, solusi program yang dapat dilakukan adalah membekali kader kesehatan untuk mendampingi keluarga yang memiliki balita stunting di daerah Tegal. Program yang diberikan adalah pemberian edukasi ke kader kesehatan terkait stunting dan cara mendampingi para keluarganya, mendamping kader kesehatan melakukan pengukuran antropometri di posyandu, dan memberikan penyuluhan tentang pencegahan stunting kepada para ibu hamil. Acara diadakan selama dua hari dengan hari pertama penyampaian materi dan hari kedua praktik di posyandu. Jumlah peserta adalah sebanyak 20 kader kesehatan. Adanya rangkaian program ini diharapkan dapat memandu kader posyandu dan para calon ibu untuk dapat mencegah stunting serta mengurangi angka stunting di wilayah tersebut.
OPTIMISASI RUTE PENGAMBILAN VAKSIN RABIES MENGGUNAKAN BACKWARD RECURSIVE EQUATION Sari, Rina Filia; Putri, Chindy Aulia; Maysarah, Maysarah; Nurfitriah, Ratri; Adawiyah, Robiyatul
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 No. 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i2.26408

Abstract

Vaksin merupakan sebuah racikan atau bahan yang digunakan untuk menstimulus antibodi agar bisa lebih kebal terhadap suatu penyakit. Penyakit ini disebabkan oleh gigitan hewan yang menderita rabies yang ditularkan pada manusia. Di Sumatera Utara pemberian vaksin rabies ini diberikan kepada dinas perkebunan dan peternakan Dinas ini akan mendapatkan kiriman vaksin rabies dari pemerintah pusat di Jakarta. Dikarenakan padatnya pekerjakan membuat bidang tersebut harus menghemat waktu agar semua pekerjaan dapat dilakukan dengan baik. Model Backward Recursive Equation merupakan salah satu model yang ada di dynamic programming. Program Dinamis (dynamic programming) merupakan metode pemecahan masalah dengan cara menguraikan solusi menjadi sekumpulan (stage). Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan ? Nasional Sport ? Kopi Wae Medan ? Simpang Raya Sakumoring Setia Budi ? Universitas Quality ? JNT Express Simpang Pos ? Dinas Perkebunan dan Peternakan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Dengan jarak 13,3 km.