Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN KONSEP KETERAMPILAN PENGGUNAAN ALAT UKUR DAN HASIL BELAJAR PRAKTIK MESIN PERKAKAS II MAHASISWA PTM FT UNM Pramono, Ashar; Latif, Nurlaela; Taufik, Muhammad
JoVI:JOURNAL of VOCATIONAL INSTRUCTION Vol 3, No 2 (2024): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55754/jov.v3i2.68109

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian korelasi yang bersifat deskriptif kuantitatif, dengan jumlah populasi sebanyak 58 orang mahasiswa dan jumlah sampel yang di teliti sebanyak 37 orang mahasiswa di Jurusan Pendidikan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar. Data penelitian diperoleh dengan Angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik non parametrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1).Tingkat pengetahuan penggunaan alat ukur mahasiswa pada kategori sangat tinggi sebanyak 17 (46%) orang mahasiswa. Hasil belajar praktik mesin perkakas II mahasiswa dari sampel 37 mahasiswa Jurusan Pendidikan teknik mesin Fakultas Teknik Univeritas Negeri Makassar terdapat 19 (51%) orang mahasiswa memiliki kecenderungan hasil belajar dalam kategori sangat tinggi, 8 (22%) orang mahasiswa memiliki kecenderungan hasil belajar dalam kategori tinggi, 7 (19%) orang mahasiswa dalam kategori rendah dan 3 (8%) orang mahasiswa memiliki kecenderungan hasil belajar dalam kategori tidak lulus. Ho ditolak. Artinya ada hubungan antara pengetahuan konsep keterampilan penggunaan alat ukur dan hasil belajar praktik mesin perkakas II. Maka dapat ditarik kesimpulan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan konsep keterampilan penggunaan alat ukur dan hasil belajar praktik mesin perkakas II (Y). Dimana Koefisien korelasi (r) yaitu sebesar 0.794 dengan taraf Signifikansi<0,000
Pelatihan Pembelajaran Berbasis Project Rill Pada SMK : Id Muhammad Hasim; Andi Muhammad Irfan; Ashar Pramono; Samnur; Sudarmanto Jaya Negara
V-MACHINE: Vocational and Mechanical Community Service Journal Vol. 1 No. 2 (2024): November
Publisher : Program Studi Sarjana Terapan PTM FT UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69712/machine.v1i2.4785

Abstract

Kurikulum merdeka merupakan pendekatan yang memberikan kebebasan dan fleksibilitas kepada sekolah untuk menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan lokal dan karakteristik siswa. Di sekolah kejuruan, pelaksanaan program Merdeka menekankan pada pengembangan keterampilan praktis dan kreativitas untuk mempersiapkan siswa menghadapi dunia kerja. Proses pembelajaran proyek rill mencakup berbagai tahap, mulai dari analisis kebutuhan, perencanaan, produksi, hingga evaluasi dan layanan purna jual. Siswa belajar untuk menganalisis, membuat, dan mempresentasikan produk berdasarkan pengalaman nyata. Model ini juga mendorong kolaborasi antara sekolah dan industri, memastikan bahwa pembelajaran relevan dengan kebutuhan pasar. Dalam kegiatan PKM pelatihan pembelajaran berbasis project rill pada SMK. Guru dilatih membuat model pembelajaran yang outputnya merupakan produk/jasa yang menjadi ciri khas setiap sekolah misal Siswa jurusan Teknik Mesin membuat komponen mesin yang dipesan oleh industri lokal. Proyek ini melibatkan seluruh proses dari desain, produksi, hingga pengujian kualitas. Project rill berupa Jasa misalnya siswa jurusan Tata Boga membuka layanan katering untuk acara-acara lokal. Mereka bertanggung jawab atas perencanaan menu, persiapan makanan, dan layanan kepada pelanggan. Proyek-proyek ini tidak hanya mengembangkan keterampilan teknis siswa, tetapi juga meningkatkan kemampuan mereka dalam bekerja sama, memecahkan masalah, dan berkomunikasi secara efektif.
PENGARUH SARANA DAN PRASARANA LABORATORIUM KERJA BANGKU TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PEKERJAAN DASAR TEKNIK MESIN SMKN 10 MAKASSAR Ismail, Rusli; Pramono, Ashar; Nur, Hamza
JoVI:JOURNAL of VOCATIONAL INSTRUCTION Vol 2, No 1 (2023): Mei
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55754/jov.v2i1.59958

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang berujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh sarana dan prasarana laboratorium kerja bangku terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran pekerjaan dasar teknik mesin SMKN 10 Makassar. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah sarana dan prasarana laboratorium kerja bangku, sedangkan variabel terikatnya adalah hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran pekerjaan dasar teknik mesin. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI SMKN 10 Makassar, sedangkan sampelnya yaitu peserta didik kelas XI Teknik Pemesinan sebanyak 30 orang. Data hasil penelitian diperoleh dengan memberikan kuesioner yang berisi pernyataan-pernyataan terkait variabel bebas sedangkan data penelitian variabel terikatnya diambil dari nilai akhir peserta didik pada mata pelajaran pekerjaan dasar teknik mesin. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi linier sederhana. Berdasarkan hasil analisis regresi linier sederhana diperoleh nilai signifikansi atau P = 0,003 lebih kecil dari α = 0,05. Hal ini dapat disimpulkan bahwa sarana dan prasarana laboratorium kerja bangku berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran pekerjaan dasar teknik mesin SMKN 10 Makassar.
ANALISIS PENYEBAB PENGHAMBAT PENYELESAIAN SKRIPSI TERHADAP MASA STUDI MAHASISWA PENDIDIKAN TEKNIK MESIN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Latief, Nurlaela; Pramono, Ashar; Habradi, Al
JoVI:JOURNAL of VOCATIONAL INSTRUCTION Vol 2, No 1 (2023): Mei
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55754/jov.v2i1.47340

Abstract

Penelitian ini bertujuan ntuk memberikan gambaran terkait faktor-faktor penghambat penelesaian studi pada mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui mengetahui faktor internal dan faktor eksternal yang menghambat mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Universitas Negeri Makassar dalam penyelesaian skripsi. Penelitian ini termasuk penelitian survei dengan menggunakan pendekatan deskriptif melalui pendekatan kuantitatif, sedangkan teknik pengumpulan datanya menggunakan studi dokumentasi, angket, observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data deskriptif dalam bentuk penyajian tabel kecendrungan dan pie chart. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor yang menghambat penyelesaian skripsi mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Universitas Negeri Makassar yaitu terdiri atas faktor internal dan faktor eksternal. Dimana faktor yang paling dominan antara lain (1) faktor internal yaitu faktor kemampuan menulis (50%) dan faktor kesibukan (65%). (2) faktor eksternal yaitu faktor bimbingan (44%). Kata Kunci: Skripsi, Penyelesaian Studi, dan Masa Studi Mahasiswa
PENGARUH FASILITAS LABORATORIUM CNC TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA MATA KULIAH PRAKTIK MESIN NC/CNC PENDIDIKAN TEKNIK MESIN S1 UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Pramono, Ashar; Alif, Alif
JoVI:JOURNAL of VOCATIONAL INSTRUCTION Vol 2, No 2 (2023): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55754/jov.v2i2.56492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Fasilitas Laboratorium CNC terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa Mata Kuliah Praktik Mesin NC/CNC pada Mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin S1 Universitas Negeri Makassar. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah fasilitas laboratorium CNC dan variabel terikatnya adalah prestasi belajar mahasiswa mata kuliah praktik mesin NC/CNC pada. Populasi dan sampel penelitian ini adalah mahasiswa jurusan  pendidikan teknik mesin yang terdiri 30 mahasiswa angkatan 2017 Dan  2018, Data hasil penelitian diperoleh dari hasil sebaran kuesioner dan dokumentasi nilai prestasi belajar. Teknik analisis data yaitu dengan analisis deskriptif dan analisis regresi linear sederhana. Peneliti menggunakan bantuan program SPSS 21.0 dalam analisis data dengan taraf signifikan 5% untuk melihat besarnya pengaruh yang diberikan oleh variabel bebas terhadap variabel terikat. Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa fasilitas laboratorium CNC berpengaruh positif terhadap prestasi belajar mahasiswa mata kuliah praktik mesin NC/CNC pada Mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin S1 Universitas Negeri Makassar dengan pengaruh sebesar 21,1%, sedangkan sisanya 78,9% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Pelatihan Seni Drama dan Penulisan Naskah Drama pada Siswa SMP Islam Athirah Makassar Fitriansal, Fitriansal; Pramono, Ashar; Gaffar, Muh. Syukri; Rosvita, Ita; Nurrahma, Nurrahma
Intisari: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Intisari: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Insight Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/intisari.v3i1.239

Abstract

Pelatihan Seni Drama dan Penulisan Naskah Drama merupakan salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk mengembangkan potensi kreatif siswa sekaligus memperkuat karakter siswa. Kegiatan ini dilaksanakan di SMP Islam Athirah Makassar dengan melibatkan siswa sebagai peserta utama. Program Pelatihan mencakup materi teknik dasar seni drama, penulisan naskah drama, eksplorasi ekspresi tubuh, serta tata panggung. Melalui pendekatan partisipatif dan praktik langsung, siswa diajak mengeksplorasi ide-ide kreatif, mengangkat tema kehidupan sehari-hari, serta menyampaikan pesan moral melalui pertunjukan drama. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan kemampuan siswa dalam menulis naskah, memahami teknik akting, dan bekerja sama dalam tim. Selain itu, pelatihan ini juga memotivasi siswa untuk lebih percaya diri dan berani tampil di depan umum. Dengan demikian, pelatihan seni drama tidak hanya memberikan dampak positif bagi pengembangan keterampilan seni siswa, tetapi juga berkontribusi pada pembentukan karakter siswa.
PKM Terpadu: Implementasi Pembelajaran Berbasis Proyek Rill, Kehidupan, dan Teknologi untuk Meningkatkan Kesiapan Siswa SMK Menghadapi Era Metaverse Pramono, Ashar; Andi Muhammad Irfan; Nurlaela Nurlaela; Muhsin Z; Sudarmanto Jayanegara
MAMMIRI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi pendidikan vokasi di era digital memerlukan pendekatan pembelajaran yang mampu menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan, termasuk era metaverse. Artikel ini membahas implementasi program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) terpadu yang mengintegrasikan pembelajaran berbasis proyek rill (real project-based learning), berbasis kehidupan (life-based learning), dan berbasis teknologi (technology-based learning) di lingkungan SMKN 5 Bulukumba. Tujuan utama dari PKM ini adalah meningkatkan kapasitas guru dalam mendesain pembelajaran kontekstual dan meningkatkan kompetensi siswa melalui keterlibatan langsung dalam proyek nyata berbasis teknologi. Program ini dilaksanakan melalui pelatihan guru, pendampingan implementasi pembelajaran, proyek siswa, serta evaluasi dan refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterlibatan dan pemahaman guru dalam integrasi teknologi dalam pembelajaran, serta terciptanya model pembelajaran terpadu yang adaptif terhadap era digital dan metaverse.
Identifikasi Risiko Kecelakaan Kerja di Bengkel Konstruksi Dengan Metode HIRA Romadin, Achmad; Erniyani, Erniyani; Irfan, Andi Muhammad; Pramono, Ashar; Fuadah, Nur
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2643

Abstract

Kesehatan dan keselamatan kerja (K3) merupakan aspek penting dalam dunia industri yang bertujuan menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif. Namun pelanggaran terhadap norma K3, seperti ketidakpatuhan penggunaan alat pelindung diri (APD), tata kelola area kerja yang buruk, serta peralatan tidak layak, masih sering terjadi dan berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi bahaya dan menilai tingkat risiko kecelakaan kerja di Bengkel Konstruksi PT. ABS menggunakan metode Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA) . Metode penelitian bersifat deskriptif kuantitatif dengan teknik observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi. Identifikasi dilakukan pada tujuh aktivitas kerja utama yang berpotensi menimbulkan bahaya. Hasil analisis menunjukkan dua aktivitas masuk kategori risiko ekstrem, yaitu pekerja tidak memakai helm dan kabel listrik terkelupas, dengan nilai risiko 20. Tiga aktivitas dinilai berisiko tinggi, seperti pengoperasian mesin tanpa APD, bahasa gaul FCAW berserakan, serta pengawasan penggunaan APD tidak optimal. Sementara itu, dua aktivitas lainnya berada pada kategori sedang. Penelitian ini menegaskan bahwa penerapan tindakan preventif dan korektif, termasuk kewajiban APD, inspeksi rutin, pelatihan, dan pengawasan manajerial, sangat diperlukan untuk menekan angka kecelakaan kerja. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi acuan dalam penegakan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di sektor konstruksi..
Perancangan Ulang Tata Letak Laboratorium Produksi Menggunakan Metode Systematic Layout Planning dan Blocplan Pramono, Ashar; Husda, Baso Riadi; Anwar, Fahri; Romadin, Achmad; Erniyani
JATI UNIK : Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri Vol. 9 No. 1 (2025): October
Publisher : Industrial Engineering, Engineering of Faculty, Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jatiunik.v9i1.6826

Abstract

The current layout of the production laboratory still faces obstacles that hinder both practicum activities and production processes. Inefficient machine placement causes long material transfer distances, while simultaneous machine usage leads to activity congestion that disrupts workflow. This study aims to redesign the laboratory layout by applying Systematic Layout Planning (SLP) in the higher education context. Data were collected through purposive sampling, covering existing conditions, material flow, and space requirements. The analysis was carried out using SLP to generate alternative layouts, which were then evaluated with the Blocplan program as an optimization tool. The results show that the initial layout produced material transfer distances of 125 m in the Welding Lab, 50 m in the Milling Lab, and 88 m in the Turning Lab. The proposed SLP layout reduced these distances to 55 m, 30 m, and 62 m, while Blocplan only achieved 75 m, 43 m, and 73 m, respectively. Thus, SLP proved more effective than Blocplan, reducing transfer distances by more than 50% in several laboratories. This study contributes theoretically by enriching the literature on laboratory layout and practically by offering a more efficient design that can serve as a reference for developing practicum facilities in higher education.
Peningkatan Pemahaman Siswa Menggunakan Alat Ukur Mekanik Di SMK Negeri 8 Kabupaten Pinrang: id Aminuddin; Ramdhani, Irin; Pramono, Ashar; Erniyani; Raodah
V-MACHINE: Vocational and Mechanical Community Service Journal Vol. 2 No. 2 (2025): November
Publisher : Program Studi Sarjana Terapan PTM FT UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69712/machine.v2i2.9800

Abstract

Keterampilan dalam menggunakan alat ukur mekanik merupakan kompetensi fundamental yang wajib dikuasai oleh siswa Sekolah Menengah Kejuruan guna mempersiapkan mereka menghadapi tuntutan dunia kerja yang semakin kompleks. Sebagian besar siswa menunjukkan kesulitan dalam mengoperasikan alat ukur yang sesuai dan membaca hasil pengukuran dengan akurasi yang tepat, seringkali disebabkan oleh minimnya praktik langsung dan pemahaman konseptual tentang satuan serta konsep pengukuran. Oleh karena itu, pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kesulitan belajar siswa dalam penguasaan alat ukur mekanik serta mengembangkan model intervensi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mereka. Salah satu alat ukur yang memiliki tingkat akurasi tinggi adalah micrometer. Micrometer, juga dikenal sebagai mikrometer sekrup, adalah alat ukur presisi yang digunakan untuk mengukur ketebalan atau diameter suatu objek dengan tingkat akurasi tinggi. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan selama program, terlihat bahwa mayoritas siswa mampu mengidentifikasi berbagai jenis alat ukur mekanik, seperti jangka sorong, mikrometer, dan dial indicator, dengan tingkat akurasi yang lebih tinggi dibandingkan sebelum sosialisasi. Tidak hanya itu, pemahaman teoritis mengenai prinsip kerja dan fungsi spesifik dari masing-masing alat juga mengalami peningkatan yang substansial, mengindikasikan bahwa metode penyampaian materi oleh para dosen sangat efektif dalam menjembatani kesenjangan pengetahuan awal siswa.