Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Gadget Addiction Pada Anak Di KB Nurul Ulum Desa Gondanglegi Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk Risnasari, Norma; Herawati, Elysabet; Mawadha, Sarah Azmillaely; Rahayu, Fina; Purnamaningtyas, Bella Ananti
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 4 No 1 (2020): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v4i1.14194

Abstract

Gadget addiction is a form of over dependency on cellphone usage. Increasing the number of gadget addictions, children will be at risk of impaired concentration and hyperactivity because gadget addiction affects excessive release of the hormone dopamine. Besides that, children under 5 years old tend to be less sociable and lazy to do activities. They will choose to play gadgets rather than playing outside the home with peers. The aims of this counseling is expected to guardians of students know and understand about gadget addiction in children. The method used in the form of lectures and questions and answers. Based on the results of the pre-test, 8 participants (13,8%) said they did not know about the definition, 5 participants (8,6%) said they did not know the cause, 16 participants (27,6%) did not know the characteristics and 24 participants (41,4%) do not yet know how about to prevent children who are addicted to gadgets. The post-test results, 58 participants (100%) said they knew about the definition, 52 participants (91,4%) said they knew the causes, characteristics and efforts to prevent children who experience addiction to gadgets. therefore, it is expected that parents can prevent and overcome gadget addiction in children by directing the use of these gadgets for positive activities and the assistance of parents.
Gambaran Pengetahuan Penderita Hipertensi Tentang Dampak Buruk Minum Kopi Berkafein: (Studi di Desa Wajak Lor Kecamatan Boyolangu Kota Tulungagung) Herawati, Elysabet
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 2 No 1 (2017): volume 2 nomor 1 tahun 2017
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.851 KB) | DOI: 10.29407/judika.v2i1.11805

Abstract

Hipertensi adalah suatu gangguan pada sistem peredarah darah, yang cukup banyak mengganggu kesehatan masyarakat umumnya pada usia 40 tahun ke atas. Salah satu faktor yang memicu terjadinya hipertensi adalah kebiasaan minum kopi yang mengandung kafein dengan dosis yang berlebihan. Tingkat pengetahuan masyarakat tentang penyakit hipertensi yang masih rendah akan mempengaruhi peningkatan jumlah penderita hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan penderita hipertensi tentang dampak buruk minum kopi berkafein di Desa Wajak Lor Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung tahun 2017. Desain penelitian menggunakan metode deskriptif. Populasi adalah semua warga Desa Wajak Lor Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung usia 40 tahun ke atas penderita hipertensi yang didata dari bulan Mei-Juli 2017 sebanyak 198 orang. Sampel 50 responden diambil dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data diolah dengan tenik tabulasi data, coding, dan scroring. Berdasarkan penelitian didapatkan hasil bahwa pengetahuan penderita hipertensi tentang dampak buruk minum kopi terhadap kesehatan di Desa Wajak Lor Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung sebagai berikut : Penderita Hipertensi yang memiliki pengetahuan baik sebanyak 9 orang (18%), cukup sebanyak 27 orang (54%), kurang sebanyak 14 orang (28%). Pengetahuan penderita Hipertensi tentang dampak buruk minum kopi terhadap kesehatan adalah cukup, hal ini terjadi karena faktor usia responden ≥ 61 tahun dan berpendidikan SD. Berdasarkan hal tersebut disimpulkan bahwa penderita Hipertensi senantiasa meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang minuman yang mampu meningkatkan tekanan darah terutama dengan mengurangi kebiasaan buruk minum kopi sehingga penderita hipertensi tidak mengalami komplikasi. Kata kunci : Pengetahuan, hipertensi, dampak buruk minum kopi
PERSEPSI STRES MAHASISWA PERAWAT DALAM MENGHADAPI PRAKTEK KLINIK KEPERAWATAN Tri Wijayanti, Endah; Herawati, Elysabet
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 7 No 1 (2023): Vol 7 No. 1 April 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v7i1.20273

Abstract

Profesi perawat dituntut untuk selalu tanggap dan terampil dalam setiap kondisi di lahan. Tuntutan tersebut tentunya berlaku juga untuk mahasiswa perawat yang akan menempuh praktek di rumah sakit. Penguasaan pengetahuan, skill, adaptasi dengan lingkungan baru dapat memicu stress pada mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat stress yang dipersepsikan oleh mahasiswa perawat yang akan menempuh kegiatan praktek di rumah sakit. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan sampel seluruh mahasiswa yang menempuh pendidikan keperawatan di Universitas Nusantara PGRI Kediri pada tingkat 1 sejumlah 24 orang. Instrument yang digunakan adalah Perceived Stress Scale (PSS) oleh Cohen. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa tingkat stres mahasiswa dalam kategori sedang sebesar 88%; berat 12%. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah mahasiswa perawat yang akan menjalani praktek klinik mempunyai tingkat stress sedang. Rekomendasi bagi pihak akademik dan lahan adalah bagaimana keduanya lebih mempersiapkan bekal bagi mahasiswa baik pengetahuan dan skill serta pendampingan yang humanistik saat mahasiswa menjalankan raktek.
GAMBARAN PENGETAHUAN MAHASISWA D-III KEPERAWATAN TENTANG PENYEBAB, GEJALA DAN CARA MENGATASI INFEKSI SALURAN KENCING Herawati, Elysabet; Tri Wijayanti, Endah
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 8 No 1 (2024): Volume 8 No 1 April 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v8i1.22545

Abstract

Infeksi Saluran Kencing (ISK) merupakan kasus yang masih banyak dijumpai di Indonesia, bahkan pada usia dewasa muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan mahasiswa D-III Keperawatan UNP Kediri terhadap penyebab, gejala, dan cara mengatasi Infeksi Saluran Kencing (ISK). Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan sampel 54 mahasiswa D-III Keperawatan UNP Kediri tingkat 1 sejumlah 54 orang. Hasil penelitian menyatakan bahwa 93% responden dapat menjawab nama bakteri penyebab ISK. Sebesar 63% responden juga menyatakan tahu gejala ISK. Sebesar 96% responden juga tahu cara mengatasi ISK. Hal ini menunjukkan Tingkat pengetahuan yang tinggi pada pertanyaan bakteri penyebab ISK dan cara mengatasi ISK, meskipun sebesar 93% responden menyatakan belum pernah mengalami ISK. Namun untuk gejala ISK, masih didapati 37% mahasiswa yang menjawab tidak tahu, sehingga pengetahuan mengenai gejala ISK pada mahasiswa D-III Keperawatan UNP Kediri perlu ditingkatkan
OPTIMASI SUHU DAN WAKTU PENGERINGAN SIMPLISIA DAUN TELANG SEBAGAI KANDIDAT ANTIBAKTERI ALAMI Herawati, Elysabet; Tri Wijayanti, Endah; Ari Budiretnani, Dwi
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 9 No 1 (2025): Volume 9 No 1 April 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v9i1.25200

Abstract

Infeksi nosokomial merupakan ancaman serius bagi rumah sakit saat ini. Staphyloccus aureus dan Escherichia coli merupakan contoh bakteri penyebab infeksi nosokomial. Penggunaan antibiotik justru memicu terjadinya resistensi pada beberapa mikroba penyebab infeksi, sehingga dibutuhkan alternatif seperti bahan alami sebagai antibakteri. Daun telang merupakan tanaman biodiversitas daerah Kediri, Jawa Timur yang dikenal memiliki sifat antibakteri. Tujuan penelitian adalah menemukan suhu dan waktu optimum dalam pembuatan simplisia daun telang sebagai bahan antiseptik alami. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengeringan daun menggunakan oven. Rentang suhu penelitian adalah 40ºC, 45ºC dan 50ºC.Sedangkan rentang waktu pengeringan yang digunakan adalah 30,60, 90, 120,150, 180 dan 210 menit. Hasil penelitian menunjukkan kondisi pengeringan daun telang yang optimum sebagai bahan simplisia adalah pada suhu 50ºC dan waktu pengeringan 120 menit.
The Effect of Fermentation Duration on Alcohol Content of Local Variety of Kelud Pineapple Tepache Shalsa Neha Kharisma devi; Budhiretnani, Dwi Ari; Herawati, Elysabet
Journal of Biotechnology and Natural Science Vol. 5 No. 2 (2025): December
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jbns.v5i2.13580

Abstract

The purpose of this study was to obtain data on the effect of fermentation time optimization on alcohol content in Tepache made from local varieties of Kelud pineapple and to evaluate the alcohol content with the consumption safety standards set by BPOM RI to ensure that the product remains safe and suitable for consumption. This study was an experimental study and used a completely randomized design (CRD) method with 4 treatments and 6 replications. Based on the results of the study, it was found that the longer the fermentation duration, the higher the alcohol content produced. In 72-hour fermentation, the highest average alcohol content was recorded at 1.3%, followed by 48-hour fermentation with an average alcohol content of 1%. Meanwhile, 24-hour and 0-hour fermentation recorded an average alcohol content of 0%. According to the provisions of the Food and Drug Supervisory Agency of the Republic of Indonesia (BPOM RI), drinks with an alcohol content of less than 5% are included in the Group A category, which includes types of low-alcohol drinks that are still allowed to be consumed.
What motivates students to learn about ecosystems in the socio-scientific issues classroom? Santoso, Agus Muji; Hendarso, Septa Adi; Yuliati, Rina; Pratama, Anggi Tias; Maulina, Dina; Primandiri, Poppy Rahmatika; Herawati, Elysabet
Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 19 No. 1 (2026): Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/biosferjpb.63176

Abstract

Research on student motivation within the Socio-Scientific Issues-based ASICC model for ecosystem topics remains limited, despite its critical role in achieving deep learning principles. This study aims to uncover students' motivation to learn biology. A standard Likert-scale-based instrument was used to measure student motivation. Data were obtained from this classroom action research based on lesson study. The average student motivation scores in each cycle were compared. Then, the student motivation data was also analyzed by comparing the dimensions of motivation according to Glynn's motivation theory. The results showed a significant and consistent increase in learning motivation from the pre-cycle to the second cycle, indicating better homogeneity of motivation. This increase was also reflected in the shift in the distribution of motivation categories, where students with high and very high motivation increased. An interesting finding from this study was that students were motivated to learn by the encouragement of grades motivation. The Socio-Scientific Issues approach to biology learning was realized by implementing ecosystem learning through the ASICC learning model. Environmental issues and cases can increase student learning motivation. However, an in-depth analysis conducted in this study revealed that students' grade motivation dimension was higher than other motivational dimensions. Presenting environmental issues or cases should be able to enhance intrinsic motivation. This finding suggests that grade motivation was the most easily stimulated dimension of motivation before developing motivation in other dimensions.
Edukasi dan Pelatihan Pemanfaatan Tanaman Lokal Berpotensi Antiseptik sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Anggota Karang Taruna Cipta Karsa Desa Banjaran Kota Kediri Wijayanti, Endah Tri; Herawati, Elysabet; Aizah, Siti; Shaninnabila, Najwa; Isna, Al Muhim Nuril; Azizah, Dwi Nur
JUPAMU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol. 1 No. 2: JANUARI 2026
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/jupamu.v1i2.150

Abstract

Antiseptik merupakan senyawa kimia yang sangat penting dalam mencegah penularan kuman. Antiseptik dapat ditemukan dalam senyawa aktif tanaman yang tumbuh di sekitar manusia. Berdasarkan hasil survei awal yang dilakukan oleh tim pengabdian, diketahui bahwa mayoritas penduduk Desa Banjaran menggantungkan hidup mereka pada aktivitas perdagangan. Aktivitas ini melibatkan interaksi yang sangat intens antara pedagang dan pembeli di pasar, sehingga meningkatkan risiko penyebaran mikroorganisme yang berpotensi menyebarkan potensi infeksi menular. Kondisi ini menjadi perhatian utama tim pengabdian, yang akhirnya mendorong tim pengabdian untuk mengambil inisiatif mengadakan program edukasi dan pelatihan pembuatan sabun herbal antiseptik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya penggunaan antiseptik sebagai salah satu cara menekan penyebaran mikroorganisme menggunakan tanaman lokal. Sasaran kegiatan ini adalah anggota karang taruna Cipta Karsa Desa Banjaran Kota kediri. Dengan adanya pelatihan ini, masyarakat, terutama pemuda karang taruna, diharapkan mampu memproduksi sabun herbal yang tidak hanya digunakan sendiri tetapi juga dipasarkan. Metode pelaksanaan kegiatan ini menggunakan edukasi dengan pendekatan ceramah, dilanjutkan dengan demonstrasi, dan diakhiri dengan praktik langsung oleh peserta. Pre test dilaksanakan sebelum edukasi dan post test diberikan setelah kegiatan demonstrasi. Hasil post test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan oleh peserta, terbukti dari tingginya tingkat partisipasi dalam pelatihan.
Pelatihan dan Evaluasi Hasil Pembuatan Nata de Coco pada Siswa SMA Kota Kediri sebagai Bentuk Peningkatan Jiwa Biopreneur Rahmawati, Ida; Herawati, Elysabet; Utami, Bhudi; Primandiri, Poppy Rahmatika; Sulistiono, Sulistiono; Santoso, Agus Muji; Budiretnani, Dwi Ari; sulistiyowati, Tutut Indah; Fahriza, M. Raffi; Rahmatullah, M. Fauzan Putra; Insani, Gilang Taufan
JUPAMU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol. 1 No. 2: JANUARI 2026
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/jupamu.v1i2.155

Abstract

Biopreneurship adalah salah satu pendekatan pembelajaran kontekstual yang dapat melatih siswa mengembangkan ide serta menemukan cara baru dalam melihat masalah ataupun peluang yang dihadapi siswa dalam lingkungan sekitar. Salah satu produk bioteknologi konvensional yang mudah diaplikasikan adalah Nata de coco. Pengembangan semangat biopreneurship di kalangan siswa SMA masih minim, meskipun didukung oleh fasilitas laboratorium yang lengkap. Melalui program pelatihan teknologi tepat guna pembuatan nata de coco ini diharapkan mampu meningkatkan jiwa wirausaha berbasis ilmu Biologi pada siswa SMA Kota Kediri. Metode pengabdian meliputi tahap persiapan, pelatihan dan evaluasi. Hasil pelaksanaan kegiatan ini menegaskan bahwa produksi Nata de coco merupakan implementasi biopreneurship yang sangat relevan bagi siswa SMA di Kota Kediri. Melimpahnya ketersediaan bahan baku air kelapa di wilayah ini, didukung dengan prosedur teknis yang sesuai dengan kapasitas belajar siswa, membuka peluang strategis bagi mereka untuk menjadikan Nata de coco sebagai rintisan usaha mandiri yang prospektif. Hasil evaluasi produk dari kegiatan pengabdian ini Adalah Sebagian produk mengalami kegagalan yang kemungkinan disebabkan kurang terjaga sterilitas selama prosedur pembuatan nata.
Edukasi Rawat Luka Sederhana dan Pemanfaatan Tanaman Obat Lokal Pencegah Infeksi sebagai Sarana Peningkatan Pengetahuan Anggota PMR SMAN 7 Kota Kediri Wijayanti, Endah Tri; Herawati, Elysabet; Oktavia, Azdani Mayang; Wahyu, Siti Irma; Juwita, Anggelika Diah Ayu; Muna, Nilnal; Wulandari, Yestiana; Aryesi; Lestari, Putri
JUPAMU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol. 1 No. 3: Mei 2026 (Dalam Proses)
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/jupamu.v1i3.357

Abstract

Penanganan luka yang baik dan higienis sangat penting untuk mendukung proses penyembuhan serta mencegah infeksi pada luka. Perawatan luka menggunakan tanaman herbal telah banyak dikembangkan karena kandungan senyawa aktif di dalamnya dapat membantu mempercepat proses penyembuhan luka dan mengurangi risiko infeksi. Contoh tanaman obat lokal yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat Kediri, di antaranya adalah daun jarak dan daun binahong. Rawat luka merupakan salah satu keterampilan yang harus dimiliki anggota PMR. Materi perawatan luka sederhana dan pernggunaan bahan herbal pencegah infeksi dalam rawat luka, jarang dibahas di PMR SMAN 7 Kediri. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan edukasi prinsip dasar perawatan luka, memberikan pengetahuan penggunaan herbal pencegah infeksi dalam perawatan luka dan meningkatkan keterampilan rawat luka sederhana untuk menghindari resiko infeksi bagi anggota PMR SMAN 7 Kediri. Kegiatan ini meliputi pelaksanaan pre-test, pemberian materi edukasi, demonstrasi, pembagian kelompok, dan praktek prosedur rawat luka sederhana dalam kelompok. Kegiatan ini mendapat antusiasme yang tinggi, dibuktikan banyaknya pertanyaan yang muncul dari peserta. Kegiatan ini juga meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta, dibuktikan dengan antusiasme peserta dalam praktek rawat luka berkelompok.
Co-Authors Agus Muji Santoso Aizah, Siti Arganata, Febryan Dimas Ari Budiretnani, Dwi Aryesi Astri Rino Oktivasari Azizah, Dwi Nur Bea Hana Siswati Budhi Utami Budhiretnani, Dwi Ari Budi Purwoko Budiretanani, Dwi Ari Dhian Ika Prihananto Dhian Ika Prihananto Dila Elpin Setiani Dina Maulina Dwi Ari Budiretnani EFA WAHYU PRASTYANINGTYAS Endah Tri Wijayanti Ericka Darmawan Fahriza, M Raffi Fahriza, M. Raffi Gunawan, Hanif Widi Hendarso, Septa Adi Heru Budiono Husni Mubarok IDA RAHMAWATI Ida Rahmawati Insani, Gilang Taufan Isna, Al Muhim Nuril Istiqlaliyah, Hesty Jannah, Ro'ikatul Juwita, Anggelika Diah Ayu Khoiriyah Mawadha, Sarah Azmillaely Muhammad Mudzakkir Muna, Nilnal Nadzifah, Bintang Khoirun Najib Zahir Al Faruq NORMA RISNASARI, NORMA Novalia, Kharisma Oktavia, Azdani Mayang Okvitasari, Astri Rino Percatawati, Dhea Pingkan Aditiawati Poppy Rahmatika Primandiri Pratama, Anggi Tias Puji Astuti Purnamaningtyas, Bella Ananti Putri Lestari, Putri Rahayu, Fina Rahmatullah, M. Fauzan Putra Retnani, Dwi Ari Budhi Rina Firliana Risky Aswi R, Risky Rizhal Hendi Ristanto Ropita Oktaviani Rosida, Aprilia Shalsa Neha Kharisma devi Shaninnabila, Najwa Siti Aizah Siti Zubaidah Slamet Hariyadi Sujarwoko Sujarwoko, Sujarwoko Sulistiono Sulistiono Sulistiyowati, Tutut Indah Suriya Permadani Susi Erna Wati Susi Rahmawati Syamsiar, Syamsiar TUTUT INDAH SULISTIYOWATI Utami, Bhudi Valentina, Ratna Wahid Ibnu Zaman Wahyu, Siti Irma Wiji Arianti Wulandari, Yestiana YULIATI, RINA Yulla Yulfida Andarisma Zunaidah, Farida Nurlaila