Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Gadget Addiction Pada Anak Di KB Nurul Ulum Desa Gondanglegi Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk Risnasari, Norma; Herawati, Elysabet; Mawadha, Sarah Azmillaely; Rahayu, Fina; Purnamaningtyas, Bella Ananti
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 4 No 1 (2020): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v4i1.14194

Abstract

Gadget addiction is a form of over dependency on cellphone usage. Increasing the number of gadget addictions, children will be at risk of impaired concentration and hyperactivity because gadget addiction affects excessive release of the hormone dopamine. Besides that, children under 5 years old tend to be less sociable and lazy to do activities. They will choose to play gadgets rather than playing outside the home with peers. The aims of this counseling is expected to guardians of students know and understand about gadget addiction in children. The method used in the form of lectures and questions and answers. Based on the results of the pre-test, 8 participants (13,8%) said they did not know about the definition, 5 participants (8,6%) said they did not know the cause, 16 participants (27,6%) did not know the characteristics and 24 participants (41,4%) do not yet know how about to prevent children who are addicted to gadgets. The post-test results, 58 participants (100%) said they knew about the definition, 52 participants (91,4%) said they knew the causes, characteristics and efforts to prevent children who experience addiction to gadgets. therefore, it is expected that parents can prevent and overcome gadget addiction in children by directing the use of these gadgets for positive activities and the assistance of parents.
Gambaran Pengetahuan Penderita Hipertensi Tentang Dampak Buruk Minum Kopi Berkafein: (Studi di Desa Wajak Lor Kecamatan Boyolangu Kota Tulungagung) Herawati, Elysabet
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 2 No 1 (2017): volume 2 nomor 1 tahun 2017
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.851 KB) | DOI: 10.29407/judika.v2i1.11805

Abstract

Hipertensi adalah suatu gangguan pada sistem peredarah darah, yang cukup banyak mengganggu kesehatan masyarakat umumnya pada usia 40 tahun ke atas. Salah satu faktor yang memicu terjadinya hipertensi adalah kebiasaan minum kopi yang mengandung kafein dengan dosis yang berlebihan. Tingkat pengetahuan masyarakat tentang penyakit hipertensi yang masih rendah akan mempengaruhi peningkatan jumlah penderita hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan penderita hipertensi tentang dampak buruk minum kopi berkafein di Desa Wajak Lor Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung tahun 2017. Desain penelitian menggunakan metode deskriptif. Populasi adalah semua warga Desa Wajak Lor Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung usia 40 tahun ke atas penderita hipertensi yang didata dari bulan Mei-Juli 2017 sebanyak 198 orang. Sampel 50 responden diambil dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data diolah dengan tenik tabulasi data, coding, dan scroring. Berdasarkan penelitian didapatkan hasil bahwa pengetahuan penderita hipertensi tentang dampak buruk minum kopi terhadap kesehatan di Desa Wajak Lor Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung sebagai berikut : Penderita Hipertensi yang memiliki pengetahuan baik sebanyak 9 orang (18%), cukup sebanyak 27 orang (54%), kurang sebanyak 14 orang (28%). Pengetahuan penderita Hipertensi tentang dampak buruk minum kopi terhadap kesehatan adalah cukup, hal ini terjadi karena faktor usia responden ≥ 61 tahun dan berpendidikan SD. Berdasarkan hal tersebut disimpulkan bahwa penderita Hipertensi senantiasa meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang minuman yang mampu meningkatkan tekanan darah terutama dengan mengurangi kebiasaan buruk minum kopi sehingga penderita hipertensi tidak mengalami komplikasi. Kata kunci : Pengetahuan, hipertensi, dampak buruk minum kopi
PERSEPSI STRES MAHASISWA PERAWAT DALAM MENGHADAPI PRAKTEK KLINIK KEPERAWATAN Tri Wijayanti, Endah; Herawati, Elysabet
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 7 No 1 (2023): Vol 7 No. 1 April 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v7i1.20273

Abstract

Profesi perawat dituntut untuk selalu tanggap dan terampil dalam setiap kondisi di lahan. Tuntutan tersebut tentunya berlaku juga untuk mahasiswa perawat yang akan menempuh praktek di rumah sakit. Penguasaan pengetahuan, skill, adaptasi dengan lingkungan baru dapat memicu stress pada mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat stress yang dipersepsikan oleh mahasiswa perawat yang akan menempuh kegiatan praktek di rumah sakit. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan sampel seluruh mahasiswa yang menempuh pendidikan keperawatan di Universitas Nusantara PGRI Kediri pada tingkat 1 sejumlah 24 orang. Instrument yang digunakan adalah Perceived Stress Scale (PSS) oleh Cohen. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa tingkat stres mahasiswa dalam kategori sedang sebesar 88%; berat 12%. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah mahasiswa perawat yang akan menjalani praktek klinik mempunyai tingkat stress sedang. Rekomendasi bagi pihak akademik dan lahan adalah bagaimana keduanya lebih mempersiapkan bekal bagi mahasiswa baik pengetahuan dan skill serta pendampingan yang humanistik saat mahasiswa menjalankan raktek.
GAMBARAN PENGETAHUAN MAHASISWA D-III KEPERAWATAN TENTANG PENYEBAB, GEJALA DAN CARA MENGATASI INFEKSI SALURAN KENCING Herawati, Elysabet; Tri Wijayanti, Endah
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 8 No 1 (2024): Volume 8 No 1 April 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v8i1.22545

Abstract

Infeksi Saluran Kencing (ISK) merupakan kasus yang masih banyak dijumpai di Indonesia, bahkan pada usia dewasa muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan mahasiswa D-III Keperawatan UNP Kediri terhadap penyebab, gejala, dan cara mengatasi Infeksi Saluran Kencing (ISK). Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan sampel 54 mahasiswa D-III Keperawatan UNP Kediri tingkat 1 sejumlah 54 orang. Hasil penelitian menyatakan bahwa 93% responden dapat menjawab nama bakteri penyebab ISK. Sebesar 63% responden juga menyatakan tahu gejala ISK. Sebesar 96% responden juga tahu cara mengatasi ISK. Hal ini menunjukkan Tingkat pengetahuan yang tinggi pada pertanyaan bakteri penyebab ISK dan cara mengatasi ISK, meskipun sebesar 93% responden menyatakan belum pernah mengalami ISK. Namun untuk gejala ISK, masih didapati 37% mahasiswa yang menjawab tidak tahu, sehingga pengetahuan mengenai gejala ISK pada mahasiswa D-III Keperawatan UNP Kediri perlu ditingkatkan
OPTIMASI SUHU DAN WAKTU PENGERINGAN SIMPLISIA DAUN TELANG SEBAGAI KANDIDAT ANTIBAKTERI ALAMI Herawati, Elysabet; Tri Wijayanti, Endah; Ari Budiretnani, Dwi
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 9 No 1 (2025): Volume 9 No 1 April 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v9i1.25200

Abstract

Infeksi nosokomial merupakan ancaman serius bagi rumah sakit saat ini. Staphyloccus aureus dan Escherichia coli merupakan contoh bakteri penyebab infeksi nosokomial. Penggunaan antibiotik justru memicu terjadinya resistensi pada beberapa mikroba penyebab infeksi, sehingga dibutuhkan alternatif seperti bahan alami sebagai antibakteri. Daun telang merupakan tanaman biodiversitas daerah Kediri, Jawa Timur yang dikenal memiliki sifat antibakteri. Tujuan penelitian adalah menemukan suhu dan waktu optimum dalam pembuatan simplisia daun telang sebagai bahan antiseptik alami. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengeringan daun menggunakan oven. Rentang suhu penelitian adalah 40ºC, 45ºC dan 50ºC.Sedangkan rentang waktu pengeringan yang digunakan adalah 30,60, 90, 120,150, 180 dan 210 menit. Hasil penelitian menunjukkan kondisi pengeringan daun telang yang optimum sebagai bahan simplisia adalah pada suhu 50ºC dan waktu pengeringan 120 menit.
The Effect of Fermentation Duration on Alcohol Content of Local Variety of Kelud Pineapple Tepache Shalsa Neha Kharisma devi; Budhiretnani, Dwi Ari; Herawati, Elysabet
Journal of Biotechnology and Natural Science Vol. 5 No. 2 (2025): December
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jbns.v5i2.13580

Abstract

The purpose of this study was to obtain data on the effect of fermentation time optimization on alcohol content in Tepache made from local varieties of Kelud pineapple and to evaluate the alcohol content with the consumption safety standards set by BPOM RI to ensure that the product remains safe and suitable for consumption. This study was an experimental study and used a completely randomized design (CRD) method with 4 treatments and 6 replications. Based on the results of the study, it was found that the longer the fermentation duration, the higher the alcohol content produced. In 72-hour fermentation, the highest average alcohol content was recorded at 1.3%, followed by 48-hour fermentation with an average alcohol content of 1%. Meanwhile, 24-hour and 0-hour fermentation recorded an average alcohol content of 0%. According to the provisions of the Food and Drug Supervisory Agency of the Republic of Indonesia (BPOM RI), drinks with an alcohol content of less than 5% are included in the Group A category, which includes types of low-alcohol drinks that are still allowed to be consumed.
Pengembangan Minuman Probiotik dari Buah Kawista (Feronia limonia) dengan Bakteri Asam Laktat Indigenous elysabet herawati; pingkan aditiawati
Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (JB&P) Vol 2 No 1 (2015): Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbp.v2i1.329

Abstract

Kawista (Feronia limonia) merupakan tanaman suku jeruk-jerukan (Rutaceae) berpotensi sebagai tanaman obat. Menurut penelitian yang pernah dilaksanakan, buah kawista baru diolah menjadi sirup, dodol, selai dan madumongso. Semakin meningkatnya perhatian terhadap pengaruh makanan dan minuman terhadap kesehatan, memicu berkembangnya produk kesehatan dengan pemanfaatan bahan alami. Berdasarkan manfaat buah kawista, penelitian bertujuan untuk mengembangkan produk sirup buah kawista sebagai minuman probiotik dengan pemanfaatan bakteri indigenous genus Lactobacillus yang diisolasi dari buah kawista. Pembuatan minuman probiotik kawista diawali dengan pembuatan sirup dengan metode maserasi. Bakteri  indigenous diisiolasi dari kulit luar, kulit dalam dan sirup buah kawista dengan teknik pengenceran bertingkat. Isolasi dilakukan pada media NA yang dimodifikasi dengan sirup kawista. Sebanyak 35 isolat bakteri yang didapat diseleksi dengan pemindahan ke media MRS. Dilakukan uji metode difusi sumur untuk mengetahui aktivitas antimikroba isolat terhadap bakteri patogen pencernaan yakni Bacillus subtilis, Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Diamati zona bening yang terbentuk pada 3 bakteri uji sehingga didapatkan 3 isolat bakteri terpilih dengan diameter zona 15,5 mm; 17 mm dan 30,5 mm. Isolat terpilih didentifikasi dengan metode  perwarnaan gram sehingga diketahui jenis bakteri adalah gram positif. Identifikasi molekuler dilakukan oleh Macrogen-Korea. Dari hasil sekuensing didapatkan spesies Lactobacillus paracasei strain FT179 sebagai isolat fermentasi. Dilakukan pembuatan kurva baku dan kurva tumbuh untuk mengetahui pertumbuhan optimal sebagai acuan pembuatan starter. Waktu pertumbuhan optimum Lactobacillus paracasei didapatkan pada jam ke 12.
Optimalisasi Potensi Lokal dalam Penyusunan Paket Ekowisata di Sumber Jembangan Kabupaten Kediri Tutut Indah Sulistiyowati; Husni Mubarok; Efa Wahyu Prastyaningtyas; Rina Firliana; Agus Muji Santoso; Sulistiono Sulistiono; Poppy Rahmatika Primandiri; Budhi Utami; Ida Rahmawati; Elysabet Herawati; Dwi Ari Budiretnani; Farida Nurlaila Zunaidah
Kontribusi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/kontribusi.v6i2.798

Abstract

Latar Belakang: Sumber Jembangan merupakan kawasan wisata berbasis hutan dan sumber air yang dikelola oleh Pokdarwis Desa Tempurejo Kecamatan Wates Kabupaten Kediri. Luas perairan kawasan ini sebesar 1.5 Ha, sedangkan luasan hutan adalah sebesar 7.5 Ha. Kawasan ini belum seluruhnya dibuka untuk kepentingan wisata, sehingga kegiatan wisata di Sumber Jembangan masih mengandalkan sector pemandangan alam dan wisata memberi makan ikan. Tujuan: Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi lokal yang ada di Sumber Jembangan dalam penyusunan paket wisata agar dapat menambah jumlah kegiatan yang bisa dilakukan di kawasan wisata ini, sehingga meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.  Metode: Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah berupa paket pelatihan kepada pengelola dan perangkat desa terkait. Bentuk kegiatan yang dilakukan dalam paket pelatihan adalah seminar, eksplorasi alam, dan lokakarya penyusunan paket wisata. Pelaksanaan kegiatan ini diselenggarakan selama bulan Juli hingga pertengahan Agustus 2025. Hasil: Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah berupa tiga jenis paket wisata yang siap ditawarkan kepada calon pengunjung. Kesimpulan: Kegiatan ini menghasilkan tiga paket wisata berbasis potensi lokal Sumber Jembangan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan.
The Effect of Fermentation Time on pH and Total Soluble Solids of Kelud Simplex Pineapple Peel Kombucha Nadia Shafira Eka Putri; Elysabet Herawati; Dwi Ari Budiretnani
Journal of Biotechnology and Natural Science Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jbns.v6i1.16322

Abstract

Kombucha is a functional fermented beverage produced through the symbiotic interaction of bacteria and yeast, and pineapple peel can serve as an alternative substrate due to its fermentable sugar content. This study aimed to determine the effect of fermentation time on pH and reducing sugar content in kombucha made from Kelud Simplex pineapple peel. The experiment used a completely randomized design with eight treatments and three replications over 14 days of fermentation, with observations taken every two days. Data were analyzed using the Shapiro-Wilk normality test, Levene’s homogeneity test, one-way ANOVA, and Tukey HSD post hoc analysis. The pH decreased progressively from 3.68 on day 0 to 2.76 on day 14, while reducing sugar content declined from approximately 11.0% to 8.0%. Statistical result showed that fermentation time significantly affected both pH and reducing sugar content (p > 0.05). These findings indicate that longer fermentation promotes greater acidification and sugar utilization, with the 14 days of fermentation producing the lowest reducing sugar and the highest acidity, indicating more advance stage microbial activity.
Edukasi dan Pelatihan Pemanfaatan Tanaman Lokal Berpotensi Antiseptik sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Anggota Karang Taruna Cipta Karsa Desa Banjaran Kota Kediri Endah Tri Wijayanti; Elysabet Herawati; Siti Aizah; Najwa Shaninnabila; Al Muhim Nuril Isna; Dwi Nur Azizah
JUPAMU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol. 1 No. 2: Januari 2026
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/jupamu.v1i2.150

Abstract

Antiseptik merupakan senyawa kimia yang sangat penting dalam mencegah penularan kuman. Antiseptik dapat ditemukan dalam senyawa aktif tanaman yang tumbuh di sekitar manusia. Berdasarkan hasil survei awal yang dilakukan oleh tim pengabdian, diketahui bahwa mayoritas penduduk Desa Banjaran menggantungkan hidup mereka pada aktivitas perdagangan. Aktivitas ini melibatkan interaksi yang sangat intens antara pedagang dan pembeli di pasar, sehingga meningkatkan risiko penyebaran mikroorganisme yang berpotensi menyebarkan potensi infeksi menular. Kondisi ini menjadi perhatian utama tim pengabdian, yang akhirnya mendorong tim pengabdian untuk mengambil inisiatif mengadakan program edukasi dan pelatihan pembuatan sabun herbal antiseptik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya penggunaan antiseptik sebagai salah satu cara menekan penyebaran mikroorganisme menggunakan tanaman lokal. Sasaran kegiatan ini adalah anggota karang taruna Cipta Karsa Desa Banjaran Kota kediri. Dengan adanya pelatihan ini, masyarakat, terutama pemuda karang taruna, diharapkan mampu memproduksi sabun herbal yang tidak hanya digunakan sendiri tetapi juga dipasarkan. Metode pelaksanaan kegiatan ini menggunakan edukasi dengan pendekatan ceramah, dilanjutkan dengan demonstrasi, dan diakhiri dengan praktik langsung oleh peserta. Pre test dilaksanakan sebelum edukasi dan post test diberikan setelah kegiatan demonstrasi. Hasil post test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan oleh peserta, terbukti dari tingginya tingkat partisipasi dalam pelatihan.
Co-Authors Agus Muji Santoso Al Muhim Nuril Isna Anggelika Diah Ayu Juwita Arganata, Febryan Dimas Ari Budiretnani, Dwi Aryesi Astri Rino Oktivasari Azdani Mayang Oktavia Bea Hana Siswati Bhudi Utami Budhi Utami Budhiretnani, Dwi Ari Budi Purwoko Budiretanani, Dwi Ari Dhian Ika Prihananto Dhian Ika Prihananto Dila Elpin Setiani Dwi Ari Budiretnani Dwi Nur Azizah EFA WAHYU PRASTYANINGTYAS Endah Tri Wijayanti Ericka Darmawan Fahriza, M Raffi Gilang Taufan Insani Gunawan, Hanif Widi Heru Budiono Husni Mubarok Ida Rahmawati IDA RAHMAWATI Insani, Gilang Taufan Istiqlaliyah, Hesty Jannah, Ro'ikatul Jelly Dwi Renanda Khoiriyah M. Fauzan Putra Rahmatullah M. Raffi Fahriza Mawadha, Sarah Azmillaely Muhammad Mudzakkir Nadia Shafira Eka Putri Nadzifah, Bintang Khoirun Najib Zahir Al Faruq Najwa Shaninnabila Nilnal Muna NORMA RISNASARI, NORMA Novalia, Kharisma Okvitasari, Astri Rino Percatawati, Dhea Pingkan Aditiawati Poppy Rahmatika Primandiri Puji Astuti Purnamaningtyas, Bella Ananti Putri Lestari Rahayu, Fina Retnani, Dwi Ari Budhi Rina Firliana Risky Aswi R, Risky Rizhal Hendi Ristanto Ropita Oktaviani Rosida, Aprilia Shalsa Neha Kharisma devi Siti Aizah Siti Aizah Siti Irma Wahyu Siti Zubaidah Slamet Hariyadi Sujarwoko Sujarwoko, Sujarwoko Sulistiono Sulistiono Sulistiyowati, Tutut Indah Suriya Permadani Susi Erna Wati Susi Rahmawati Syamsiar, Syamsiar TUTUT INDAH SULISTIYOWATI Valentina, Ratna Wahid Ibnu Zaman Wiji Arianti Yestiana Wulandari Yulla Yulfida Andarisma Zunaidah, Farida Nurlaila