Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Peningkatan Kapasitas Masyarakat dalam Menggunakan Teknologi Tepat Guna Mesin Pencacah untuk Mendukung Ekowisata Desa Tempurejo Kabupaten Kediri Santoso, Agus Muji; Istiqlaliyah, Hesty; Ramadhani, Risky Aswi; Primandiri, Poppy Rahmatika; Utami, Budhi; Budiretnani, Dwi Ari; Sulistiono, Sulistiono; Herawati, Elysabeth; Rahmawati, Ida; Sulistiyowati, Tutut Indah; Zubaidah, Siti; Okvitasari, Astri Rino; Arganata, Febryan Dimas; Insani, Gilang Taufan; Fahriza, M Raffi; Nadzifah, Bintang Khoirun
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 5 No. 4 (2024): November
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v5i4.12975

Abstract

This community service activity aims to increase the community's knowledge and skills in using chopping machines, which is a basic skill in managing litter and agricultural waste into compost and processing livestock forage into silage. Service activities were carried out in Tempurejo village, Kediri Regency with a total of 36 partners. The method used in this service is an empowerment based on collaborative participation. The activity stages follow the community empowerment implementation model, namely ODSIMED (Observation, Development, Socialisation, Implementation, Monitoring, Evaluation and Desemination). The instrument used to measure community knowledge and skills is a questionnaire and the data is analyzed quantitatively. The results of this service show that partners (1) are able to determine chopped materials for making compost or silage, achieving an average skill score of 3.27, (2) are able to differentiate the function of each part of the machine, achieving an average skill score of 3.30, (3) able to turn on and turn off the machine with a partner skill score reaching 3.20, (4) able to produce various forms of shreds both for compost and silage making purposes achieving an average score of 3.50, (5) able to calculate production capacity reaching the average skill score is 3.40, and (6) being able to carry out maintenance on machines reaches an average skill score of 2.80.
Gadget Addiction Pada Anak Di KB Nurul Ulum Desa Gondanglegi Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk Risnasari, Norma; Herawati, Elysabet; Mawadha, Sarah Azmillaely; Rahayu, Fina; Purnamaningtyas, Bella Ananti
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 4 No 1 (2020): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v4i1.14194

Abstract

Gadget addiction is a form of over dependency on cellphone usage. Increasing the number of gadget addictions, children will be at risk of impaired concentration and hyperactivity because gadget addiction affects excessive release of the hormone dopamine. Besides that, children under 5 years old tend to be less sociable and lazy to do activities. They will choose to play gadgets rather than playing outside the home with peers. The aims of this counseling is expected to guardians of students know and understand about gadget addiction in children. The method used in the form of lectures and questions and answers. Based on the results of the pre-test, 8 participants (13,8%) said they did not know about the definition, 5 participants (8,6%) said they did not know the cause, 16 participants (27,6%) did not know the characteristics and 24 participants (41,4%) do not yet know how about to prevent children who are addicted to gadgets. The post-test results, 58 participants (100%) said they knew about the definition, 52 participants (91,4%) said they knew the causes, characteristics and efforts to prevent children who experience addiction to gadgets. therefore, it is expected that parents can prevent and overcome gadget addiction in children by directing the use of these gadgets for positive activities and the assistance of parents.
Gambaran Pengetahuan Penderita Hipertensi Tentang Dampak Buruk Minum Kopi Berkafein: (Studi di Desa Wajak Lor Kecamatan Boyolangu Kota Tulungagung) Herawati, Elysabet
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 2 No 1 (2017): volume 2 nomor 1 tahun 2017
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.851 KB) | DOI: 10.29407/judika.v2i1.11805

Abstract

Hipertensi adalah suatu gangguan pada sistem peredarah darah, yang cukup banyak mengganggu kesehatan masyarakat umumnya pada usia 40 tahun ke atas. Salah satu faktor yang memicu terjadinya hipertensi adalah kebiasaan minum kopi yang mengandung kafein dengan dosis yang berlebihan. Tingkat pengetahuan masyarakat tentang penyakit hipertensi yang masih rendah akan mempengaruhi peningkatan jumlah penderita hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan penderita hipertensi tentang dampak buruk minum kopi berkafein di Desa Wajak Lor Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung tahun 2017. Desain penelitian menggunakan metode deskriptif. Populasi adalah semua warga Desa Wajak Lor Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung usia 40 tahun ke atas penderita hipertensi yang didata dari bulan Mei-Juli 2017 sebanyak 198 orang. Sampel 50 responden diambil dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data diolah dengan tenik tabulasi data, coding, dan scroring. Berdasarkan penelitian didapatkan hasil bahwa pengetahuan penderita hipertensi tentang dampak buruk minum kopi terhadap kesehatan di Desa Wajak Lor Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung sebagai berikut : Penderita Hipertensi yang memiliki pengetahuan baik sebanyak 9 orang (18%), cukup sebanyak 27 orang (54%), kurang sebanyak 14 orang (28%). Pengetahuan penderita Hipertensi tentang dampak buruk minum kopi terhadap kesehatan adalah cukup, hal ini terjadi karena faktor usia responden ≥ 61 tahun dan berpendidikan SD. Berdasarkan hal tersebut disimpulkan bahwa penderita Hipertensi senantiasa meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang minuman yang mampu meningkatkan tekanan darah terutama dengan mengurangi kebiasaan buruk minum kopi sehingga penderita hipertensi tidak mengalami komplikasi. Kata kunci : Pengetahuan, hipertensi, dampak buruk minum kopi
PERSEPSI STRES MAHASISWA PERAWAT DALAM MENGHADAPI PRAKTEK KLINIK KEPERAWATAN Tri Wijayanti, Endah; Herawati, Elysabet
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 7 No 1 (2023): Vol 7 No. 1 April 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v7i1.20273

Abstract

Profesi perawat dituntut untuk selalu tanggap dan terampil dalam setiap kondisi di lahan. Tuntutan tersebut tentunya berlaku juga untuk mahasiswa perawat yang akan menempuh praktek di rumah sakit. Penguasaan pengetahuan, skill, adaptasi dengan lingkungan baru dapat memicu stress pada mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat stress yang dipersepsikan oleh mahasiswa perawat yang akan menempuh kegiatan praktek di rumah sakit. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan sampel seluruh mahasiswa yang menempuh pendidikan keperawatan di Universitas Nusantara PGRI Kediri pada tingkat 1 sejumlah 24 orang. Instrument yang digunakan adalah Perceived Stress Scale (PSS) oleh Cohen. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa tingkat stres mahasiswa dalam kategori sedang sebesar 88%; berat 12%. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah mahasiswa perawat yang akan menjalani praktek klinik mempunyai tingkat stress sedang. Rekomendasi bagi pihak akademik dan lahan adalah bagaimana keduanya lebih mempersiapkan bekal bagi mahasiswa baik pengetahuan dan skill serta pendampingan yang humanistik saat mahasiswa menjalankan raktek.
GAMBARAN PENGETAHUAN MAHASISWA D-III KEPERAWATAN TENTANG PENYEBAB, GEJALA DAN CARA MENGATASI INFEKSI SALURAN KENCING Herawati, Elysabet; Tri Wijayanti, Endah
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 8 No 1 (2024): Volume 8 No 1 April 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v8i1.22545

Abstract

Infeksi Saluran Kencing (ISK) merupakan kasus yang masih banyak dijumpai di Indonesia, bahkan pada usia dewasa muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan mahasiswa D-III Keperawatan UNP Kediri terhadap penyebab, gejala, dan cara mengatasi Infeksi Saluran Kencing (ISK). Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan sampel 54 mahasiswa D-III Keperawatan UNP Kediri tingkat 1 sejumlah 54 orang. Hasil penelitian menyatakan bahwa 93% responden dapat menjawab nama bakteri penyebab ISK. Sebesar 63% responden juga menyatakan tahu gejala ISK. Sebesar 96% responden juga tahu cara mengatasi ISK. Hal ini menunjukkan Tingkat pengetahuan yang tinggi pada pertanyaan bakteri penyebab ISK dan cara mengatasi ISK, meskipun sebesar 93% responden menyatakan belum pernah mengalami ISK. Namun untuk gejala ISK, masih didapati 37% mahasiswa yang menjawab tidak tahu, sehingga pengetahuan mengenai gejala ISK pada mahasiswa D-III Keperawatan UNP Kediri perlu ditingkatkan
OPTIMASI SUHU DAN WAKTU PENGERINGAN SIMPLISIA DAUN TELANG SEBAGAI KANDIDAT ANTIBAKTERI ALAMI Herawati, Elysabet; Tri Wijayanti, Endah; Ari Budiretnani, Dwi
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 9 No 1 (2025): Volume 9 No 1 April 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v9i1.25200

Abstract

Infeksi nosokomial merupakan ancaman serius bagi rumah sakit saat ini. Staphyloccus aureus dan Escherichia coli merupakan contoh bakteri penyebab infeksi nosokomial. Penggunaan antibiotik justru memicu terjadinya resistensi pada beberapa mikroba penyebab infeksi, sehingga dibutuhkan alternatif seperti bahan alami sebagai antibakteri. Daun telang merupakan tanaman biodiversitas daerah Kediri, Jawa Timur yang dikenal memiliki sifat antibakteri. Tujuan penelitian adalah menemukan suhu dan waktu optimum dalam pembuatan simplisia daun telang sebagai bahan antiseptik alami. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengeringan daun menggunakan oven. Rentang suhu penelitian adalah 40ºC, 45ºC dan 50ºC.Sedangkan rentang waktu pengeringan yang digunakan adalah 30,60, 90, 120,150, 180 dan 210 menit. Hasil penelitian menunjukkan kondisi pengeringan daun telang yang optimum sebagai bahan simplisia adalah pada suhu 50ºC dan waktu pengeringan 120 menit.
Optimalisasi Potensi Lokal dalam Penyusunan Paket Ekowisata di Sumber Jembangan Kabupaten Kediri Sulistiyowati, Tutut Indah; Mubarok, Husni; Prastyaningtyas, Eva Wahyu; Firliana, Rina; Santoso, Agus Muji; Sulistiono, Sulistiono; Primandiri, Poppy Rahmatika; Utami, Budhi; Rahmawati, Ida; Herawati, Elysabet; Budiretnani, Dwi Ari; Zunaidah, Farida Nurlaila
Kontribusi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/kontribusi.v6i2.798

Abstract

Latar Belakang: Sumber Jembangan merupakan kawasan wisata berbasis hutan dan sumber air yang dikelola oleh Pokdarwis Desa Tempurejo Kecamatan Wates Kabupaten Kediri. Luas perairan kawasan ini sebesar 1.5 Ha, sedangkan luasan hutan adalah sebesar 7.5 Ha. Kawasan ini belum seluruhnya dibuka untuk kepentingan wisata, sehingga kegiatan wisata di Sumber Jembangan masih mengandalkan sector pemandangan alam dan wisata memberi makan ikan. Tujuan: Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi lokal yang ada di Sumber Jembangan dalam penyusunan paket wisata agar dapat menambah jumlah kegiatan yang bisa dilakukan di kawasan wisata ini, sehingga meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.  Metode: Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah berupa paket pelatihan kepada pengelola dan perangkat desa terkait. Bentuk kegiatan yang dilakukan dalam paket pelatihan adalah seminar, eksplorasi alam, dan lokakarya penyusunan paket wisata. Pelaksanaan kegiatan ini diselenggarakan selama bulan Juli hingga pertengahan Agustus 2025. Hasil: Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah berupa tiga jenis paket wisata yang siap ditawarkan kepada calon pengunjung. Kesimpulan: Kegiatan ini menghasilkan tiga paket wisata berbasis potensi lokal Sumber Jembangan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan.
The Effect of Fermentation Duration on Alcohol Content of Local Variety of Kelud Pineapple Tepache Shalsa Neha Kharisma devi; Budhiretnani, Dwi Ari; Herawati, Elysabet
Journal of Biotechnology and Natural Science Vol. 5 No. 2 (2025): December
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jbns.v5i2.13580

Abstract

The purpose of this study was to obtain data on the effect of fermentation time optimization on alcohol content in Tepache made from local varieties of Kelud pineapple and to evaluate the alcohol content with the consumption safety standards set by BPOM RI to ensure that the product remains safe and suitable for consumption. This study was an experimental study and used a completely randomized design (CRD) method with 4 treatments and 6 replications. Based on the results of the study, it was found that the longer the fermentation duration, the higher the alcohol content produced. In 72-hour fermentation, the highest average alcohol content was recorded at 1.3%, followed by 48-hour fermentation with an average alcohol content of 1%. Meanwhile, 24-hour and 0-hour fermentation recorded an average alcohol content of 0%. According to the provisions of the Food and Drug Supervisory Agency of the Republic of Indonesia (BPOM RI), drinks with an alcohol content of less than 5% are included in the Group A category, which includes types of low-alcohol drinks that are still allowed to be consumed.
What motivates students to learn about ecosystems in the socio-scientific issues classroom? Santoso, Agus Muji; Hendarso, Septa Adi; Yuliati, Rina; Pratama, Anggi Tias; Maulina, Dina; Primandiri, Poppy Rahmatika; Herawati, Elysabet
Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 19 No. 1 (2026): Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/biosferjpb.63176

Abstract

Research on student motivation within the Socio-Scientific Issues-based ASICC model for ecosystem topics remains limited, despite its critical role in achieving deep learning principles. This study aims to uncover students' motivation to learn biology. A standard Likert-scale-based instrument was used to measure student motivation. Data were obtained from this classroom action research based on lesson study. The average student motivation scores in each cycle were compared. Then, the student motivation data was also analyzed by comparing the dimensions of motivation according to Glynn's motivation theory. The results showed a significant and consistent increase in learning motivation from the pre-cycle to the second cycle, indicating better homogeneity of motivation. This increase was also reflected in the shift in the distribution of motivation categories, where students with high and very high motivation increased. An interesting finding from this study was that students were motivated to learn by the encouragement of grades motivation. The Socio-Scientific Issues approach to biology learning was realized by implementing ecosystem learning through the ASICC learning model. Environmental issues and cases can increase student learning motivation. However, an in-depth analysis conducted in this study revealed that students' grade motivation dimension was higher than other motivational dimensions. Presenting environmental issues or cases should be able to enhance intrinsic motivation. This finding suggests that grade motivation was the most easily stimulated dimension of motivation before developing motivation in other dimensions.
Edukasi dan Pelatihan Pemanfaatan Tanaman Lokal Berpotensi Antiseptik sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Anggota Karang Taruna Cipta Karsa Desa Banjaran Kota Kediri Wijayanti, Endah Tri; Herawati, Elysabet; Aizah, Siti; Shaninnabila, Najwa; Isna, Al Muhim Nuril; Azizah, Dwi Nur
JUPAMU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/jupamu.v1i2.150

Abstract

Antiseptik merupakan senyawa kimia yang sangat penting dalam mencegah penularan kuman. Antiseptik dapat ditemukan dalam senyawa aktif tanaman yang tumbuh di sekitar manusia. Berdasarkan hasil survei awal yang dilakukan oleh tim pengabdian, diketahui bahwa mayoritas penduduk Desa Banjaran menggantungkan hidup mereka pada aktivitas perdagangan. Aktivitas ini melibatkan interaksi yang sangat intens antara pedagang dan pembeli di pasar, sehingga meningkatkan risiko penyebaran mikroorganisme yang berpotensi menyebarkan potensi infeksi menular. Kondisi ini menjadi perhatian utama tim pengabdian, yang akhirnya mendorong tim pengabdian untuk mengambil inisiatif mengadakan program edukasi dan pelatihan pembuatan sabun herbal antiseptik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya penggunaan antiseptik sebagai salah satu cara menekan penyebaran mikroorganisme menggunakan tanaman lokal. Sasaran kegiatan ini adalah anggota karang taruna Cipta Karsa Desa Banjaran Kota kediri. Dengan adanya pelatihan ini, masyarakat, terutama pemuda karang taruna, diharapkan mampu memproduksi sabun herbal yang tidak hanya digunakan sendiri tetapi juga dipasarkan. Metode pelaksanaan kegiatan ini menggunakan edukasi dengan pendekatan ceramah, dilanjutkan dengan demonstrasi, dan diakhiri dengan praktik langsung oleh peserta. Pre test dilaksanakan sebelum edukasi dan post test diberikan setelah kegiatan demonstrasi. Hasil post test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan oleh peserta, terbukti dari tingginya tingkat partisipasi dalam pelatihan.