Claim Missing Document
Check
Articles

RUMPON ATRAKTOR IJUK UNTUK PERIKANAN REKREASI DI KABUPATEN ACEH JAYA PROVINSI ACEH Hafinuddin Hafinuddin; Muhammad Arif Nasution; Muhammad Agam Thahir; Ikhsanul Khairi
Jurnal Marine Kreatif Vol 4, No 2 (2020): Marine Kreatif
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jmk.v4i2.3037

Abstract

The traditional fish aggregating devices (FADs) have been assist fishing gear i.e. surface gill nets and hand lines to catching pelagic fish. The traditional FADs have been used by partners of fishermen in Aceh Jaya District and that is increased operational/maintenance costs and decreased fishermen's profits. In addition, areca leaves or coconut leaves are increasingly difficult to obtain. Therefore, the palm fiber FAD technology is expected to be able to increase fishermen's income and satisfaction for community who catch fish for fishing recreation or fishing sport. The approach to solving problems was carried out with education, training and mentoring. This community partnership program (PKM) activity was carried out from January to March 2020. The output of PKM activities is to increasing knowledge and skills for fishing communities. In addition, applied of palm fiber FADs can be better than traditional FADs and can be effect to fisherman’s income of recreational fisheries.
KAMPANYE GEMAR MAKAN IKAN (GEMARIKAN) DAN PELATIHAN DIVERSIFIKASI PRODUK PERIKANAN BERBASIS LOKAL DALAM UPAYA PENURUNAN PRAVELENSI STUNTING DI DESA TANAH BARA KECAMATAN GUNUNG MERIAH KABUPATEN ACEH SINGKIL Dedek Sri Andriani; Ikhsanul Khairi; Akbardiansyah Akbardiansyah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 4 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i4.1333-1337

Abstract

 Stunting merupakan salah satu permasalahan yang terjadi didunia dan di Indonesia. Menurut KementrianKesehatan (Kemenkes) stunting adalah anak balita dengan nilai z-scorenya kurang dari -2SD/ (stunted) dan kurang dari -3SD (severely stunted) dengan panjang badan (PB/U) atau tinggi badan (TB/U) menurut umurnya dibandingkan dengan standar buku WHO-MGRS (Multicentre Growth Reference Study) 2006 (3). Kondisi stunting disebabkan karena kurangnya asupan protein dan energi dalam jangka waktu yang panjang, dimulai dari masa kehamilan. Asupan protein yang cukup selama golden periode (bayi hingga usia 2 tahun) menjadi hal yang penting dalam pencegahan stunting (Qonita et al 2020). Salah satu sumber protein yang gampang diserap oleh tubuh dan mudah ditemui bersumber dari ikan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi dan praktik langsung. Kegiatan ini dilaksanakan di dua tempat yaitu untuk kegiatan Kegaitan kampanye gemar makan ikan dilaksanakan di SD Negeri 1 Tanah Barah pada tanggal 20 November 2021, dan kegiatan pembuatan produk perikanan dilaksanakan di Desa Tanah Bara, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil pada tanggal 1 Desember 2021. Dalam kegiatan ini terdapat beberapa tahapan kegiatan yaitu persiapan, penyajian materi, permainan edukasi terkait tema, melakuka sosialisasi mencoba produk olahan ikan bersama. Kegiatan ini dilaksanakan dengan baik hingga dapat mencegah stunting.
EVALUASI TUTUPAN TERUMBU KARANG BERBASIS MASYARAKAT DI WILAYAH KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN DAERAH (KKPD) KABUPATEN ACEH SELATAN Samsul Bahri; Dina Arya Purnama; Syahru Syawal; Ikhsanul Khairi
Jurnal Laot Ilmu Kelautan Vol 2, No 2 (2020): Jurnal Laot Ilmu Kelautan
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jlaot.v2i2.3074

Abstract

Masyarakat merupakan pelaku konservasi utama yang bersentuhan secara langsung dengan wilayah pesisir. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk menghitung persentase tutupan terumbu karang berbasis masyarakat. Partisipasi masyarakat dibentuk guna membangun komunikasi dan kesadaran terhadap lingkungan. Penelitian dilakukan di enam wilayah perairan pada enam kecamatan meliputi Tapak Tuan, Samadua, Meukek, Labuhan Haji Timur, Bakongan dan Bakongan Timur. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode manta tow yang merupakan metode survey terumbu karang berbasis masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan persentase tutupan karang keras yang paling tinggi ditemukan pada wilayah perairan Meukek dan Bakongan Timur. Sementara tutupan karang keras yang paling rendah ditemukan pada wilayah perairanBakongan. Keterlibatan masyarakat dalam upaya perlindungan memberikan dampak yang positif terhadap kesehatan terumbu karang. Adanya panglima laot menguatkan bentuk partisipasi masyarakat terhadap pengelolaan wilayah perairan di Aceh Selatan.
POTENSI PEMANFAATAN NIPAH (Nypa fruticans) SEBAGAI PANGAN FUNGSIONAL DAN FARMASETIKA Ikhsanul Khairi; Samsul Bahri; Nabila Ukhty; Anhar Rozi; Muhammad Arif Nasution
Jurnal Laot Ilmu Kelautan Vol 2, No 2 (2020): Jurnal Laot Ilmu Kelautan
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jlaot.v2i2.3146

Abstract

Potensi tumbuhan nipah di Indonesia sangat besar. Nipah merupakan tumbuhan mangrove yang telah dimanfaatkan secara tadisional sejak dulu baik untuk kebutuhan pangan maupun non pangan. Bagian daun dan buah nipah banyak ditemukan kandungan metabolit primer dan sekunder yang bermanfaat bagi tubuh manusia. Tujuan artikel review ini adalah mengumpulkan literatur dengan fokus kandungan metabolit primer dan sekunder di daun dan buah nipah, untuk memberikan pengatahuan potensi pengembangan produk berdasarkan kandungan metabolit yang ada pada daun dan buah nipah. Daun nipah kaya akan protein dan buah nipah kaya akan karbohidrat dan protein. Beberapa mineral trace elemen juga sangat tinggi kandungannya dalam buah nipah diantaranya yaitu natrium, magnesium dan kalium. Buah dan daun nipah mengandung beberapa metabolit sekunder seperti golongan alkaloid, flavonoid, steroid, triterpenoid, fenol, tanin dan saponin. Ekstrak daun dan buah nipah memiliki aktivitas farmakologis seperti antiinflamasi, antikanker dan antihiperglikemik. Manfaat dari metabolit primer dan sekunder yang terdapat dalam daun dan buah nipah dapat dikembangkan menjadi produk pangan fungsional dan sediaan farmasetika.
ANTIOXIDANT ACTIVITY IN NYPA FRUITS (Nypa fruticans) WITH DIFFERENT LEVELS OF RIPENESS Ikhsanul Khairi; Anhar Rozi; Afdhal Fuadi; Akbardiansyah Akbardiansyah; Muhammad Arif Nasution; Heriansyah Heriansyah; Fazril Saputra
JURNAL PERIKANAN TROPIS Vol 9, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jpt.v9i1.4357

Abstract

Antioxidants play role in increasing the resistance of the human body, including from virus attacks and weather changes. Antioxidants are found in fruit and are influenced by secondary metabolites formed in the fruit. Along with the level of fruit ripeness, will affect the composition of secondary metabolites, thus affecting antioxidant activity. This study aims to determine the yield and ripeness level of Nypa fruit with high antioxidant activity. The yield of old nipa fruit pulp is higher than young nipa fruit pulp, 15.26% and 9.82% respectively, The antioxidant activity of old Nypa palm juice is in the high category, with an IC50 value of 59.2 ppm and the antioxidant activity of young Nypa palm fruit is in the medium category with an IC50 value of 48 ppm. Antioxidants in old Nypa fruit are better than in young Nypa fruit
PENINGKATAN KAPASITAS DAN KUALITAS PENGOLAHAN PRODUK IKAN ASIN BERBASIS PENGENDALIAN MUTU DI UMKM DESA LANGKAK, KECAMATAN KUALA PESISIR, KABUPATEN NAGAN RAYA Akbardiansyah Akbardiansyah; Afdhal Fuadi; Sri Ayu Insani; Ikhsanul Khairi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i2.429-433

Abstract

Kecamatan Kuala Pesisir merupakan wilayah barat selatan Provinsi Aceh yang mempunyai keragaman hayati (bio-diversity) potensi ikan hasil tangkapan sangat tinggi (KKP Aceh 2015). Ikan-ikan demersal yang telah mulai di lakukan pengolahan ikan asin antara lain ikan kembung, ikan kambing-kambing, ikan kakap. Selain itu pada penelitian Riski et al. (2017) melaporkan bahwa pada sentral pengolahan ikan asin daerah Leupung Aceh Besar sebanyak 50% sampel yang diuji melebihi ambang batas SNI 8273:2016. Maka dari itu perlu dilakukan pengabdian kepada masyarakat terutama pada pelaku UMKM pengoalahan ikan asin guna untuk memberi pelatihan sehingga harapannya dengan adanya pengabdian ini bisa menambah pengetahuan lebih baik dalam proses pengolahan ikan. Pengabdian ini dilakukan dalam beberapa tahap yakni, melakukan sosialisasi Sosialisasi dalam bentuk Focus Group Discussion (FGD), Pelatihan Pembuatan Para-para, Pelatihan Penggaraman Ikan Asin Lumi-lumi dan Pelatihan Penggaraman Ikan Asin Lumi-lumi. Hasil pengabdian ini menunjukan bahwa, adanya peningkatan ketrampilan pelaku UMKM Ikan Asin terkait dengan teknik pembuatan para-para sebagai media penjemuran ikan asin. Adanya peningkatan pengetahuan teknik penggaraman dan pembuatan ikan asin lumi-lumi. Adanya antusias pelaku UMKM dan masyarakat Desa Langkak untuk melanjukan pembuatan ikan asin lumi-lumi.
Analisis Indeks Keragaman Hasil Tangkapan pada Rumpon Berbasis Sumberdaya Lokal di Perairan Kuala Daya Kabupaten Aceh Jaya Melisa Rahayu; Muhammad Rizal; Hafinuddin Hafinuddin; Samsul Bahri; Ikhsanul Khairi; Afdhal Fuadi; Mursyidin Zakaria; Muhammad Ali Sarong
Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik Vol 7 No 2 (2023): Mei
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46252/jsai-fpik-unipa.2023.Vol.7.No.2.303

Abstract

FADs is an instrument that function as a place to gathered fish, so that make it easier for fisherman to find fish. This study aims to determine the diversity index, dominance and weight and length of the catch on local resources. The result of this study are expected to provide information on the types of fish caught using hand line the research was conducted from August to December 2022 in the waters of Kuala Daya, Aceh Jaya Regency. Data collected in the form of data on the number of fish (tail), weight (gr), length (cm). The data collection method used was experimental fishing for 4 trips at two observation stations. During the study the number of catches obtained was 14 fish consisting of 1 phylum (chordata), 1 class (actonopterygii), 1 order, 4 families and 7 species, while the fish species are malabar trevally (Carangoides malabaricus), yellowtail scad (Atule mate), yellowstripe scad (Selaroides leptolepis), orange spotted grouper (Ephinephelus coioides), moontail bullseye (Priachantus hamrur), malabar blood snapper (Lutjanus malabaricus), narrow barred Spanish mackerels (Scomberomorus commerson). The result showed that the diversity index values on FADs 1 and FADs 2 were 1.33 and 1.21 which were included in the relatively medium criteria. The dominance index values on both FADs are 2 and 2 which are included in the relatively high criteria, and the weight of fish caught on both FADs is 2.72 kilogram and 1.91 kilogram and the average length of fish caught on both FADs ranges from 14,4 cm – 40,25 cm and 20,9 – 40,5 cm.  
Pelatihan Teknologi Budikdamber (Budidaya Ikan Dalam Ember) Sebagai Upaya Meningkatkan Ketahanan Pangan Masyarakat Di Desa Babul Makmur, Kecamatan Simeulue Barat Fazril Saputra; Muhammad Rizal; Hafinuddin Hafinuddin; Ikhsanul Khairi; Muhammad Agam Thahir; Burhanis Burhanis; Zulfadhli Zulfadhli; Muhammad Arif Nasution
Marine Kreatif Vol 7, No 1 (2023): Marine Kreatif
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/mk.v7i1.7954

Abstract

Desa Babul Makmur merupakan salah satu desa di Kecamatan Simeulue Barat dengan luas daerah 7,07 Km2atau 1,58% dari total Kecamatan Simeulue Barat. Topografi Desa Babul Makmur mendukung untuk melakukan kegiatan budidaya perikanan dan budidaya pertanian. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pelatihan teknologi budikdamber (budidaya ikan dalam ember) sebagai upaya untuk meningkatkan ketahanan pangan masyarakat di Desa Babul Makmur. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode edukasi dan bimbingan teknis teknologi budikdamber. Program diawali dengan melakukan edukasi materi teknologi budikdamber dan diakhir dengan bimbingan teknis cara membuat teknologi budikdamber. Monitoring dan evaluasi juga dilakukan untuk melihat kemampuan masyarakat dalam membuat teknologi budikdamber dan keberlanjutan program serta kendala-kendala yang dialami selama kegiatan ini berlangsung. Hasil dari kegiatan ini adalah penggunaan teknologi budikdamber mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Babul Makmur untuk melaksanakan budidaya ikan dan budidaya tanaman dalam ember dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan keluarga.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT LHOK ACEH JAYA DALAM MENINGKATKAN HASIL TANGKAPAN MELALUI INOVASI RUMPON ATRAKTOR IJUK Muhammad Rizal; Hafinuddin Hafinuddin; Ikhsanul Khairi; Afdhal Fuadi; Samsul Bahri; Iyan Al Misbah; Abdul Karim
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 4 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i4.1395-1401

Abstract

Rumpon dikabupaten aceh jaya, terdapat berbagai permasalahan adat terutamanya dengan sering hilangnya rumpon, pengambilan hasil rumpon tanpa sepengetahuan pemiliknya jika diletakkan di laut, untuk mengatasi permasalah yang ada penulis mencoba untuk melakukan pengapdian tentang perancangan rumpon dan juga disertakan qanun atau hukum adat yang dikontrol penuh oleh panglima laot setempat, sehingga memudahkan panglima laot untuk kedepannya dalam pengelolaan rumpon.Tujuan dari pengapdian ini antara lain menerapkan inovasi rumpon ataktor ijuk untuk meingkatkan hasil tangkapan nelayan beserta dengan penegakan qanun atau hokum adat dalam pengelolaan rumpon. Metode yang digunakan dalam kegiatan pendampingan dan edukasi nelayan dalam penerapan pembuatan rumpon untuk masyarakat nelayan Desa Gle Jong Kabupaten Aceh jaya atau Lhok Kuala Daya antara lain dilakukan Focus Discusi Group (FGD), Pelatihan pembuatan, Pendampingan. Kegiatan program yang dilakukan dengan bermitra nelayan ini melibatkan banyak pihak, mulai dari DKP, panglima laot kabupaten, panglima loat lhok dan para nelayan disetiap kecamatan yang ada di Kabupaten Aceh. Hal yang urgen didiskusikan adalah mencari alternatif yang paling efektif dalam inovasi rumpon berbasis pengelolaa adat secara sustainable.Pengabdian yang telah dilaksanakan dapat menambah ketrampilan teknis untuk nelayan dalam pembuatan rumpon atraktor ijuk dan juga mengukuhkan qanun/hukum adat terhadap pengelolan rumpon sehingga peran dari Panglima Laot semakin berperan. Keberhasilan kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan masyarakat nelayan tidak terjadi lagi permasalahan terhadap pengelolaan dan mendapatkan ilmu inovasi rumpon untuk dapat diimplimentasikan oleh masyarakat nelayan dengan meningkatkan hasil tangkapannya
Implementation of Lumi-lumi (Harpodon nehereus) Fish Fillet Processing Methods as Salted Fish to Short Drying Time Rosi Rahayu; Muhammad Arif; Rahmawati Rahmawati; Akbardiansyah Akbardiansyah; Sri Ayu Insani; Hamidi Hamidi; Afdhal Fuadi; Ikhsanul Khairi; Muhammad Agam Thahir; Rudi Hermi
Eumpang Breuh : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2023): EUMPANG BREUH : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/ebjpm.v2i1.7152

Abstract

The downstream fishing industry in the form of fish processing has great potential to improve community welfare. In addition to providing added value to fishery products, fish processing is one solution if there is an overproduction of fishery catches. Salted fish processing producers at MSMEs Jaya Salted Fish in Langkak Village, Kuala Pesisir District, Nagan Raya Regency are currently continuing to improve production efficiency for production optimization. There are technical limitations in terms of production efficiency by partners so that counseling and training on improving production efficiency are needed. The methods used in this service are counseling and training. This activity was carried out at the MSME Jaya Ikan Asin unit in Langkak Village, District. Kuala Pesisir Nagan Raya Regency on October 1-2, 2022. This activity began with the manufacture of fishery products in the form of Bombay Duck salted fish. In this activity, there are several stages of activities, namely surveys, salted fish processing processes, and salted fish drying. This activity is carried out well so that it can increase the number of types of Bombay Duck salted fish production in MSMEs jaya salted fish
Co-Authors Abdul Karim Abdul Karim Ade Irma Meulisa Ade Irma Meulisa Afdhal Fuadi Ahmad, Dimas Kusmayadi Aida, Aida Akbardiansyah Akbardiansyah Akbardiansyah Akbardiansyah Akbardiansyah, Akbardiansyah Al Misbah, Iyan Al-misbah, Iyan Alfis Syharil Anhar Rozi Anhar Rozi Anhar Rozi Arfah Husna Asrari, Suharni Asri Mursawal Asri Mursawal Burhanis Burhanis Cahyani, Reni Tri Dedek Sri Andriani Deden Yusman Maulid Dedy Darmansyah Diah Anggraini Wulandari Diah Anggraini Wulandari Diansyah, Akbar Dina Arya Purnama Dini Islama Ermasari, Ermasari Fazril Syahputra Febri, Suri Purnama Fitriani Fitriani Friyuanita Lubis Giovani Oktavianda Hafinuddin Hafinuddin Hafinuddin Hafinuddin Hamdi Harmen Hamidi Hamidi Haser, Teuku Fadlon Hasti Detriani Hayatun Nufus Hendri, Afrizal Heriansyah Heriansyah Heriansyah Heriansyah Heriansyah Heriansyah Ibrahim . Insani, Sri Ayu Iqbal Irfany, Mohammad Irhamdika Irhamdika Ismail Sulaiman Ismail Sulaiman Iyan Al Misbah Iyeda, Chandra Juanta, Oki M Ali S M. Arif Nasution M. Faisi Ikhwali Mai Suriani Melisa Rahayu Muhammad Agam Thahir Muhammad Agam Thahir Muhammad Arif Muhammad Arif Nasution Muhammad Rizal MUHAMMAD RIZAL Muhammad Rizal Muhammad Rizal Munandar Munandar Munandar Munandar Munandar Munandar Mursawal, Asri Mursyidin Mursyidin Muthohharoh, Marhamah Mu’amar Abdan Nabil Zurba Nabila Ukhty Nabila Ukhty Neneng Marlian Nurhikma Nurhikma Nurhikma Nurhikma Nurhikma, Nurhikma Nuring Wulansari Nuring Wulansari Nurlaili Nurlaili Nurul Najmi Rahayu, Rosi Rahmawati Rahmawati Rahmawati, Rahmawati Rahmi, Mira Mauliza Rosi Rahayu Roza Yusfiandayani Rozi, Anhar Rozi, Anhar Rudi Hermi Rudi Hermi Sally, Saqbhani Puspa Samsul Bahri Samsul Bahri Samsul Bahri Samsul Bahri Saqbhani Puspa Sally siluh putu sri dia utari Siti Komariyah SPF Sri Andriani, Dedek Sri Ayu Insani Sri Ayu Insani Sri Wahyuni Sri Wahyuni Stephani Bija Stephanie Bija Suryadi Suryadi Syafi`i, Adnan Syafruddin . Syahril, Alfis Syahru Syawal Syarifah Zuraidah TATI NURHAYATI Teuku Amarullah Teuku Jumaitha Alrya TA Tika Wulan Dari Uswatun Hasanah Yasrizal Zulfadhli Zulfadhli Zulfadhli Zulfadhli Zuriat Zuriat Zuriat, Zuriat