Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Assyfa Journal of Multidisciplinary Education

Model Pembelajaran Berbasis Web (E Learning) Pada Pembelajaran PAI Arifin, Zaenal; Saputra, Agung Bayu; Jaenullah, Jaenullah
Assyfa Journal of Multidisciplinary Education Vol. 1 No. 2 (2023): Assyfa Journal of Multidisciplinary Education (September)
Publisher : CV. Bimbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/ajme.v1i2.553

Abstract

Pendidikan agama Islam yang merupakan salah satu mata pelajaran wajib pada sekolah, mulai dari tingkat dasar (SD dan SMP) hingga sampai tingkat menengah (SMA dan SMK), memegang peranan yang sangat penting untuk pencapaian tujuan pendidikan nasional seperti yang diamanatkan dalam UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Akan tetapi pada kenyataannya, berdasarkan pengamatan sebagian besar guru pendidikan agama Islam (PAI), mata pelajaran PAI tersebut kurang diminati oleh para siswa. Mereka kurang bersemangat dalam mengikuti proses pembelajaran dan kurang tekun dalam mengerjakan tugas. Menurut Azra Pendidikan Agama Islam (PAI) di setiap jenjangnya mempunyai kedudukan yang penting dalam sistem pendidikan nasional untuk mewujudkan siswa yang beriman dan bertaqwa serta berakhlak muliaPembelajaran PAI yang berbasis TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) adalah metode yang tepat untuk dikembangkan karena sejalan dengan perkembangan teknologi serta tuntutan dalam dunia pendidikan agar pembelajaran semakin maju, lebih efisien dan efektif sehingga tujuan dalam pembelajaran dapat tercapai dengan baikIstilah pembelajaran berbasis Internet terkait dengan istilah yang lebih umum, yakni elearning. Elearning adalah kegiatan atau proses pembelajaran yang sebagian atau seluruhnya dilaksanakan dengan memanfaatkan Internet. Dalam definisi ini, istilah blended-learning, yang menggabungkan pembelajaran tatap-muka dan pemanfaatan jaringan Internet sebagai suplemen pembelajaran, termasuk dalam ranah elearningPembelajaran berbasis web (e-Learning) didefinisikan sebagai aplikasi teknologi web dalam dunia pembelajaran untuk sebuah proses pendidikan. Pemanfaatan internet sebagai media pembelajaran mengkondisikan siswa untuk belajar secara mandiri. Para siswa dapat mengakses secara online dari berbagai pustakawan, museum, database, dan mendapatkan sumber primer tentang berbagai peristiwa sejarah, biografi, rekaman, laporan, data statistik.
The Concept of Society in the Perspective of Islamic Education Philosophy Rifai, Ahmad Zulyan; Tufani, Ahmad; Yani, Ahmad; Mulyadi, Akrom; Jaenullah, Jaenullah
Assyfa Journal of Multidisciplinary Education Vol. 2 No. 2 (2024): Assyfa Journal of Multidisciplinary Education (September)
Publisher : CV. Bimbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The concept of society within the framework of Islamic education philosophy is founded on principles of equality, compassion, and justice. This study seeks to explore how Islamic pedagogical principles shape societal values, highlighting the interplay between individual responsibilities and communal harmony. By examining case studies of diverse Muslim communities, we aim to uncover variations in the application of these principles and address challenges in balancing traditional teachings with contemporary societal needs. The research utilizes qualitative methods, including interviews and content analysis, to provide a nuanced understanding of the dynamic relationship between Islamic education and societal development. The findings reveal that while Islamic educational philosophy promotes unity and social justice, practical implementation requires adapting to local cultural contexts and overcoming socio-political barriers. This abstract outlines the importance of continual dialogue and adaptation in fostering an inclusive and progressive Islamic society. Such efforts are critical for promoting global understanding and cooperation within diverse communities. Ultimately, the study calls for an integrated approach that respects both traditional Islamic values and modern societal demands, ensuring that the ideals of brotherhood, equality, and justice remain at the core of educational and societal practices.
Model Pembelajaran Berbasis Web (E Learning) Pada Pembelajaran PAI Arifin, Zaenal; Saputra, Agung Bayu; Jaenullah, Jaenullah
Assyfa Journal of Multidisciplinary Education Vol. 2 No. 2 (2024): Assyfa Journal of Multidisciplinary Education (September)
Publisher : CV. Bimbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/ajme.v2i2.553

Abstract

Pendidikan agama Islam yang merupakan salah satu mata pelajaran wajib pada sekolah, mulai dari tingkat dasar (SD dan SMP) hingga sampai tingkat menengah (SMA dan SMK), memegang peranan yang sangat penting untuk pencapaian tujuan pendidikan nasional seperti yang diamanatkan dalam UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Akan tetapi pada kenyataannya, berdasarkan pengamatan sebagian besar guru pendidikan agama Islam (PAI), mata pelajaran PAI tersebut kurang diminati oleh para siswa. Mereka kurang bersemangat dalam mengikuti proses pembelajaran dan kurang tekun dalam mengerjakan tugas. Menurut Azra Pendidikan Agama Islam (PAI) di setiap jenjangnya mempunyai kedudukan yang penting dalam sistem pendidikan nasional untuk mewujudkan siswa yang beriman dan bertaqwa serta berakhlak muliaPembelajaran PAI yang berbasis TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) adalah metode yang tepat untuk dikembangkan karena sejalan dengan perkembangan teknologi serta tuntutan dalam dunia pendidikan agar pembelajaran semakin maju, lebih efisien dan efektif sehingga tujuan dalam pembelajaran dapat tercapai dengan baikIstilah pembelajaran berbasis Internet terkait dengan istilah yang lebih umum, yakni elearning. Elearning adalah kegiatan atau proses pembelajaran yang sebagian atau seluruhnya dilaksanakan dengan memanfaatkan Internet. Dalam definisi ini, istilah blended-learning, yang menggabungkan pembelajaran tatap-muka dan pemanfaatan jaringan Internet sebagai suplemen pembelajaran, termasuk dalam ranah elearningPembelajaran berbasis web (e-Learning) didefinisikan sebagai aplikasi teknologi web dalam dunia pembelajaran untuk sebuah proses pendidikan. Pemanfaatan internet sebagai media pembelajaran mengkondisikan siswa untuk belajar secara mandiri. Para siswa dapat mengakses secara online dari berbagai pustakawan, museum, database, dan mendapatkan sumber primer tentang berbagai peristiwa sejarah, biografi, rekaman, laporan, data statistik.
The Concept of Society in the Perspective of Islamic Education Philosophy Rifai, Ahmad Zulyan; Tufani, Ahmad; Yani, Ahmad; Mulyadi, Akrom; Jaenullah, Jaenullah
Assyfa Journal of Multidisciplinary Education Vol. 2 No. 2 (2024): Assyfa Journal of Multidisciplinary Education (September)
Publisher : CV. Bimbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/ajme.v2i2.565

Abstract

The concept of society within the framework of Islamic education philosophy is founded on principles of equality, compassion, and justice. This study seeks to explore how Islamic pedagogical principles shape societal values, highlighting the interplay between individual responsibilities and communal harmony. By examining case studies of diverse Muslim communities, we aim to uncover variations in the application of these principles and address challenges in balancing traditional teachings with contemporary societal needs. The research utilizes qualitative methods, including interviews and content analysis, to provide a nuanced understanding of the dynamic relationship between Islamic education and societal development. The findings reveal that while Islamic educational philosophy promotes unity and social justice, practical implementation requires adapting to local cultural contexts and overcoming socio-political barriers. This abstract outlines the importance of continual dialogue and adaptation in fostering an inclusive and progressive Islamic society. Such efforts are critical for promoting global understanding and cooperation within diverse communities. Ultimately, the study calls for an integrated approach that respects both traditional Islamic values and modern societal demands, ensuring that the ideals of brotherhood, equality, and justice remain at the core of educational and societal practices.
Co-Authors Abdul Karim Abrori, Sayyidul Adibussholih, Moh. Agus Mardiyanto Agus Salim Agus Susanti AHMAD LUTFI Ahmad Muslimin, Ahmad ahmad yani Al Abror, M. Abdul Malik Alfani, Ajeng Khori Amirudin Amirudin Amri, Misbakhul Anwar, Muhammad Saidun Ardiansah, Rahmad Ivan Asror, Khozinatul Aziz, Ikhwan Bahri, Moh Syaiful Baniyah Baniyah, Baniyah Bela, Nurita Dedi . Dedi Setiawan Eka Prasetiawati, Eka Fajri, Latifah Nurul Farih, Khairul Fitri Suryani Fitri, Rizqi Annisa Ghofururrohim, Abdul Haikal Haikal Hakim, Muhamad Rouful Hanifurrohman, Hanifurrohman Haqiqi, Nurul Azizah Hartati, Yani Hasan Basri Hayati, Rina Mida Hidayah, Afifah Nor Hidayat, Mohamad Samsul Imam Samsudin Imam Syafei Indrianis, Yuli Jannah, Siti Raudlatul Jannah, Siti Roudlotul Jaya, Arfin Khodijah Khodijah Lutfiana, Ulfa M. Zainal Arifin Marzuki Yusuf, Marzuki Mashvufah, Hayyu Maydifika, Annisa Noer Mispani, Mispani Muhammad Syaifullah, Muhammad Muhammad Zaini Mulyadi, Akrom Munir, Fadlul Mustofa, Edi Mustofa, Ihsan Nailul Izzah Nikmah, Anisa Khoirun Ning Mukaromah Nur Aini NUR AINI Nur Hayati Nur Laili Nur Laili Nurlaili Nurlaili Paimin Paimin, Paimin Prasetiawan, Prasetiawan Prasetyani U, Winda Pratiwi, Desta Ega Prayogo, Anom Puji Utami Rahmah, Ummu Habibah Ramli, Mispani Relawati Rian sukawati Rifai, Ahmad Zulyan Romly, Abdul Wahid Rosyid, Ahmad Sihabudin Safrudin, Cecep Saputra, Agung Bayu Saputra, Ahmad Yunus Wahyu Sari, Rafita Purnama SATRIYAS ILYAS Setyowibowo, Bambang Siti Nuraini Siti Roudhotul Jannah, Siti Roudhotul Subandi Subandi Subing, Zulkarnain Sulaimah, Hiyarotus Sulaiman, Edi Suyitno Suyitno Swastini, Swastini Syafi’i, Imam Syaifullah, Muhammd Thohir, Muhyidin Tufani, Ahmad Ulum, Syaikhul Usada, Bagus wiwied pratiwi, wiwied Yasirudin, Yasirudin Yusron Masduki, Yusron Yusuf Yusuf Zaenal Arifin