Claim Missing Document
Check
Articles

Webinar Inovasi Eduflip: Integrasi Canva dan Flipping Book untuk Membuat Bahan Ajar yang Menarik Dan Interaktif Langgeng Rizkiyah; Dasmo Dasmo; Iin Isnaeni; Ginanjar Juang Nurjaman; Titis Daya; Ade Suparman
Jurnal Kolaborasi Pengabdian Masyarakat Fakultas Ilmu Administrasi Volume 3 Issue 2, Desember 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/jkpemasfia.v3i2.2555

Abstract

Abstrak Pengabdian Pada Masyarakat yang berjudul “INOVASI EDUFLIP: Integrasi Canva dan Flipping Book untuk Membuat Bahan Ajar yang Menarik dan Interaktif” bertujuan untuk memperkenalkan Flipbook sebagai bahan ajar interaktif yang mampu diakses baik oleh guru maupun peserta didik sebagai upaya peningkatan kualitas kompetensi Guru dalam bidang teknologi atau media pembelajaran digital. Metoda yang dilakukan dengan moda Hybrid yaitu penyampaian materi pelatihan tentang strategi pembelajaran interaktif, workshop pembuatan media pembelajaran digital dengan moda luring kemudian guru melaksanakan tugas proyek dan dikumpulkan dalam media digital berupa Flipbook. Tempat pelaksanaan PKM berlangsung di SMP Negeri 4 Subang dan diharapkan melalui pelatihan ini para guru dapat merancang bahan ajar yang lebih menarik dan efektif dan mudah diakses dimanapun berada. Kata Kunci: Pembelajaran Interaktif, Flipping Book, Canva, Eduflip, Media Pembelajaran Digital, Strategi Pembelajaran     Abstract The Community Service activity titled “EDUFLIP INNOVATION: Integrating Canva and Flipping Book to Create Engaging and Interactive Teaching Materials” aims to introduce Flipbooks as interactive teaching materials accessible to both teachers and students, as an effort to enhance teachers' competencies in educational technology and digital learning media. The method used was a hybrid model, consisting of the delivery of interactive learning strategies through training sessions, a workshop on developing digital learning media conducted offline, followed by project assignments submitted in the form of Flipbooks. The program was conducted at SMP Negeri 4 Subang. It is expected that through this training, teachers will be able to design more engaging, effective, and easily accessible teaching materials from anywhere. Keywords: Interactive Learning, Flipping Book, Canva, Eduflip, Digital Learning Media, Learning Strategies
Standar Pelayanan Publik Dalam Mewujudkan E-Government: Analisis Implementasi Transformasi Digital Pada Pemerintah Kabupaten Subang Luki Natika; Ade Suparman
The World of Public Administration Journal Volume 8 Issue 1, Juni 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/wpaj.v8i1.2675

Abstract

Abstrak Transformasi digital telah menjadi salah satu strategi utama pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui penerapan e-Government. Pemerintah daerah dituntut untuk menyelenggarakan pelayanan yang efektif, efisien, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Kabupaten Subang sebagai salah satu daerah yang tengah mengembangkan tata kelola pemerintahan berbasis digital menghadapi tantangan dalam mengimplementasikan standar pelayanan publik yang terintegrasi dengan sistem digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi transformasi digital dalam mewujudkan e-Government melalui penerapan standar pelayanan publik pada Pemerintah Kabupaten Subang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, serta telaah terhadap berbagai regulasi dan dokumen kebijakan yang berkaitan dengan pelayanan publik dan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Subang telah mengimplementasikan berbagai bentuk transformasi digital melalui pengembangan layanan publik berbasis elektronik, peningkatan pemanfaatan teknologi informasi, serta penguatan tata kelola pelayanan yang mengacu pada standar pelayanan publik. Implementasi tersebut memberikan dampak positif terhadap peningkatan aksesibilitas layanan, efisiensi proses administrasi, transparansi informasi, dan kepuasan masyarakat. Meskipun demikian, masih ditemukan sejumlah kendala, antara lain belum optimalnya integrasi antar sistem informasi, keterbatasan infrastruktur digital, disparitas kompetensi sumber daya manusia, serta rendahnya literasi digital pada sebagian masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kebijakan transformasi digital melalui integrasi layanan, peningkatan kapasitas aparatur, pengembangan infrastruktur teknologi informasi, dan perluasan partisipasi masyarakat agar implementasi e-Government dapat berjalan secara berkelanjutan dan mampu mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif, responsif, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas. Kata kunci : Standar Pelayanan Publik; Transformasi Digital; e-Government; Pelayanan Publik; Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE); Kabupaten Subang.   Abstract the quality of public services through the implementation of e-Government. Local governments are required to deliver public services that are effective, efficient, transparent, accountable, and responsive to the needs of the community. As one of the regions actively developing digital governance, the Government of Subang Regency faces various challenges in implementing public service standards integrated with digital systems. This study aims to analyze the implementation of digital transformation in realizing e-Government through the application of public service standards within the Government of Subang Regency. The study employed a qualitative approach using a case study method. Data were collected through observations, in-depth interviews, documentation, and a review of regulations and policy documents related to public services and the Electronic-Based Government System (Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik—SPBE). Data were analyzed using an interactive process consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the Government of Subang Regency has implemented various forms of digital transformation through the development of electronic public services, increased utilization of information technology, and strengthened public service governance based on established public service standards. These initiatives have contributed positively to improving service accessibility, administrative efficiency, information transparency, and public satisfaction. However, several challenges remain, including the limited integration of information systems, inadequate digital infrastructure, disparities in human resource competencies, and low levels of digital literacy among some members of the community. Therefore, strengthening digital transformation policies is essential through the integration of public services, capacity building for government officials, the development of information technology infrastructure, and broader community participation. These efforts are expected to ensure the sustainable implementation of e-Government and support the realization of governance that is effective, responsive, transparent, accountable, and oriented toward high-quality public service delivery.  Keywords: Public Service Standards; Digital Transformation; e-Government; Public Service; Electronic-Based Government System (SPBE); Subang Regency.     
Prosedur Pembayaran Honor Tenaga Harian Lepas (THL) Di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Subang   Angga Taufik; Titin Kartini; Ade Suparman
The World of Financial Administration Journal Volume 8 Issue 1, Juni 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/wfaj.v8i1.2661

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam prosedur pengelolaan honor Tenaga Harian Lepas (THL) di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Subang serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan keterlambatan pencairan honor. THL memiliki peran penting dalam mendukung operasional dinas, sehingga ketepatan waktu pembayaran honor menjadi aspek yang krusial untuk menjaga kinerja dan kesejahteraan tenaga kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan telaah dokumen resmi yang terkait dengan proses administrasi pembayaran honor. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai pelaksanaan prosedur di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun prosedur pengelolaan honor telah tersusun dalam alur administrasi yang jelas, praktiknya masih menghadapi berbagai hambatan. Keterlambatan pembayaran honor dipengaruhi oleh lambatnya pengumpulan data kehadiran, proses verifikasi yang panjang, serta kendala anggaran dan teknis administrasi. Temuan ini menegaskan perlunya evaluasi dan perbaikan sistem untuk meningkatkan efektivitas dan ketepatan waktu pembayaran honor. Kata kunci : Pengelolaan Honor, Tenaga Harian Lepas, Prosedur Administrasi.   Abstract This study aims to provide an in-depth understanding of the honorarium management procedures for Daily Freelance Workers (Tenaga Harian Lepas/THL) at the Environmental Office of Subang Regency and to identify the factors that cause delays in honorarium disbursement. THL workers play an essential role in supporting the operational activities of the office, making the timeliness of payments a crucial aspect in maintaining performance and worker welfare. This research employs a qualitative method with a descriptive approach. Data were collected through interviews, field observations, and a review of official documents related to the administrative process of honorarium payment. The data were analyzed through stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing to provide a comprehensive picture of the procedures implemented in the field. The findings indicate that although the honorarium management procedures have been structured with clear administrative steps, their implementation still faces various obstacles. Delays in payment are influenced by slow submission of attendance data, lengthy verification processes, and budgetary as well as administrative technical constraints. These findings highlight the need for evaluation and system improvement to enhance the effectiveness and timeliness of honorarium disbursement.  Keywords: Honorarium Management, Daily Freelance Workers, Administrative Procedures.
Pengaruh Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT. Prabu Kurniya Jaya di Kabupaten Subang Ade Suparman; Silvy Sondari Gadzali; Rian Komara; Ade Nawawi
The World of Business Administration Journal Volume 8 Issue 1, Juni 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/wbaj.v8i1.2655

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya persoalan kinerja karyawan pada PT. Prabu Kurniya Jaya Kabupaten Subang yang antara lain terlihat dari belum konsistennya pencapaian target mitra, rendahnya inisiatif sebagian karyawan, dan meningkatnya ketidakhadiran tanpa keterangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi motivasi kerja, kondisi kinerja karyawan, serta pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja karyawan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan asosiatif. Data diperoleh melalui kuesioner kepada 53 karyawan dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, korelasi Pearson, regresi linear sederhana, koefisien determinasi, dan uji t dengan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan motivasi kerja berada pada kategori tinggi. Kebutuhan fisik memperoleh skor 673, kebutuhan keselamatan dan kesehatan 638, kebutuhan sosial 664, dan kebutuhan penghargaan 642. Kinerja karyawan juga berada pada kategori tinggi, dengan skor kualitas 456, kuantitas 432, ketepatan waktu 451, efektivitas 450, kemandirian 426, dan komitmen kerja 473. Korelasi motivasi kerja dan kinerja sebesar 0,473 dengan signifikansi 0,000. Persamaan regresi adalah Y = 34,219 + 0,335X. Koefisien determinasi sebesar 0,224 menunjukkan kontribusi motivasi kerja sebesar 22,4%. Uji t menghasilkan t hitung 3,839 dengan signifikansi 0,000, sehingga motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Kata kunci : Motivasi Kerja, Kinerja Karyawan, PT. Prabu Kurniya Jaya, Kabupaten Subang.   Abstract This study was motivated by employee performance problems at PT. Prabu Kurniya Jaya, Subang Regency, reflected in inconsistent achievement of partner targets, limited employee initiative, and increasing unauthorized absences. The study aimed to determine the level of work motivation, employee performance, and the effect of work motivation on employee performance. A quantitative approach with descriptive and associative methods was employed. Data were collected through questionnaires from 53 employees and analyzed using validity, reliability, Pearson correlation, simple linear regression, coefficient of determination, and t-test with SPSS version 25. The findings indicate that work motivation was in the high category. Physical needs obtained a score of 673, safety and health needs 638, social needs 664, and esteem needs 642. Employee performance was also in the high category, with quality 456, quantity 432, timeliness 451, effectiveness 450, independence 426, and work commitment 473. The correlation between work motivation and employee performance was 0.473 with a significance value of 0.000. The regression equation was Y = 34.219 + 0.335X. The coefficient of determination was 0.224, indicating that work motivation contributed 22.4% to employee performance. The t-test produced a t-value of 3.839 with a significance value of 0.000, indicating that work motivation had a positive and significant effect on employee performance.  Keywords: Work Motivation, Employee Performance, PT. Prabu Kurniya Jaya, Subang Regency.
Co-Authors Ade Nawawi Ade Nawawi Adinda Kirana Agustin, Alycia Putri AHMAD BURHANUDDIN Ahmad Khori Ahmad Khori Alfariz, Ario Rizki Alvina Dahliane Andia, Bagoes Dika Angga Taufik Anggraini, Ine Asep Hadian Asep Sumarna Aulia, Silvi Bety Miliyawati Chatarina Umbul Wahyuni Dasmo Dasmo Debby Syachdilla Deny Ernawan Derry Prasetyo Deyidi Mokoginta Diah Andani Dinarwati, Sri Dody Tarihoran Endang Setiadi Permana Engkar Kartini Fachry Abda El Rahman Faridah, Dhea Frans Sudirjo Fredrik Warwer Gadzali, Silvy Sondari Ginanjar Juang Nurjaman Hani Ruchendi Harianto Saputro Herna Mustika Heryana, Pury Azzahra I Made Antara Iin Isnaeni Imas Dayanti Indra Ine Mariene Irma Firnanda Irpan Lutpilah Iskandar Iswahyudi, M. Subhan Iwan Henri Kusnadi Iwan Henri Kusnadi Jannah, Intan Raudhotul Kalfajrin , Kurniaji Kartika, Tita Kusman Yuhana Laihi, Moh Alfit Langgeng Rizkiyah Luki Natika Luki Natika Ma’ruf, Kamal Mariane, Ine Meilina, Nina Muhammad, Aziz Mustakim Mutmainah Sarah Natika, Luki Nine Wahyuni Maulani Noviyanti Hasanah Nuraida, Wida Nurwulansari, Haniva Okke Rosmala Dewi Persadani, Fuja Prastiwi, Eka Qonita Azmiana Somantri Rafika, Ageng Setiani Ramadhan, Vicky Satria Rani Rahmawati Refa Octavia Renaldi Pratama Putra Rian Komara Rise, Rise Rishvi Carolla Rojana, Nanang Ronaldo, Reza Ruchendi, Hani Rusnedi Abdul Gani Saptiah, Diana Saputra, Asep Mustopa Sarah Fitriani Romadhon Silvy Sondari Silvy Sondari Silvy Sondari Gadzali Siti Nur Soebiyantoro, Aryo Solissa, Everhard Markiano Sondari, Silvy Subagja, Agus Dedi Susanti Susilawati Nurintan Tati Suryati Taufik Hidayat Tita Kartika Dewi Tita Kartika Dewi Titin Kartini Titis Daya Triyani, Oktavia Nur Veza, Okta Wega Shopyani Wida Nurasyiah Jamilah Wijayanti, Freni Agustantia Wowiling, Steiva Amerlien Sandra Yuliyani, Mita Zuan R, Viola Azzura