Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Research Trends in Artificial Intelligence in English Language Teaching (ELT): A Bibliometric Analysis Hidayat, Didin Nuruddin; Ramadhan, Syahrul; Mahlil, Mahlil; Mason, Jon; Hartono, Rodi; Muslimin, Afif Ikhwanul
Studies in English Language and Education Vol 12, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The integration of artificial intelligence (AI) into education has gained significant attention over the past few years, driven by the potential of AI to revolutionize teaching and learning processes. Despite the growing body of research on the application of artificial intelligence (AI) in education, there remains a significant gap in understanding its trends and specific details within English Language Teaching (ELT). This study presents an analysis and snapshot of contemporary research trends in AI applications in ELT using bibliometric analysis. By leveraging publication from the 2019-2024 Scopus database, key patterns and themes within the existing literature are identified. The study systematically collected and analyzed 1,994 documents, including articles, conference papers, and reviews from 522 sources and 3,316 authors. The analyses identify the most productive authors, sources, affiliations, and countries. Additional bibliographic coupling analysis reveals seven main clusters. These clusters range from AI applications in contextual language learning to big data analysis in ELT. Co-occurrence network analysis further underscores the interconnectedness of various research topics, such as machine learning, natural language processing, and autonomous learning systems. The findings have several important implications. The growing body of research indicates that AI technologies are increasingly being integrated into educational practices, offering more personalized, efficient, and engaging learning experiences. This study provides a detailed overview of the current landscape of AI research in ELT. By understanding these dynamics, educators, researchers, and policymakers can better leverage AI technologies to enhance educational outcomes and address the evolving needs of learners in a rapidly changing digital world.
Analisis Kapasitas dan Daktilitas Dinding Rangka Bidang Baja Hollow Diisi Mortar (Studi Kasus:Dinding dengan Perkuatan Batang Diagonal Baja Hollow Diisi Mortar dengan Variasi Jenis Bukaan terhadap Pembebanan Pushover) Fauran, Abrar; Huzaim, Huzaim; Mahlil, Mahlil; Humayra, Siti
Journal of The Civil Engineering Student Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 Juni 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v7i2.29962

Abstract

Baja hollow sebagai bahan bangunan alternatif dapat digunakan, dikarenakan baja hollow dapat menghemat biaya serta memiliki beberapa keunggulan yang menguntungkan. Pada penelitian ini digunakan baja hollow yang diisi mortar sebagai rangka bidang untuk perkuatan dinding. Penambahan batang diagonal pada rangka bidang bertujuan untuk meningkatkan kekakuan serta kekuatan benda uji. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi jenis bukaan terhadap kapasitas dan daktilitas dinding rangka bidang baja hollow yang diisi mortar dalam menahan beban pushover serta untuk mengetahui rasio perbandingan nilai kapasitas dari dinding rangka bidang baja hollow yang diisi mortar dalam menahan beban pushover dengan variasi jenis bukaan terhadap nilai hasil penelitian yang dilakukan oleh Nabila (2022) yaitu rangka bidang tanpa pasangan dinding beton pracetak. Terdapat 3 benda uji pada penelitian ini,yaitu dinding tanpa bukaan (DTB), dinding bukaan pintu (DBP), dinding bukaan jendela (DBJ). Sedangkan pada penelitian yang dilakukan Nabila (2022) terdapat 3 jenis benda uji yaitu rangka bidang tanpa bukaan (RBTB), rangka bidang bukaan pintu (RBBP), dan rangka bidang bukaan jendela (RBBJ) dengan hasil kapasitas berturut-turut sebesar 3,488 tf, 1,360 tf, dan 1,360 tf. Hasil penelitian ini adalah, dari pengujian pushover didapatkan kapasitas DTB, DBP, DBJ berturut-turut sebesar 5,8 tf, 2,19 tf, dan 1,07 tf. Daktilitas yang didapatkan DTB, DBP, dan DBJ berturut-turut sebesar 1,562, 2,286, dan 4,414. Serta rasio perbandingan antara rangka bidang dengan dinding dan tanpa dinding, pada tinjauan tanpa bukaan, bukaan pintu, dan bukaan jendela berturut- turut sebesar 1,663, 1,596,dan0,787.
Assessment Awal Struktur Bangunan Perkantoran di Kota Banda Aceh Pasca 19 Tahun Tsunami Haris, Muhammad; Muttaqin, Muttaqin; Mahlil, Mahlil
Journal of The Civil Engineering Student Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 Juni 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v7i2.30819

Abstract

Bangunan perkantoran di Kota Banda Aceh adalah salah satu yang terkena dampak bencana gempa bumi dan tsunami tahun 2004 silam. Pasca 19 tahun tsunami, masih terdapat sejumlah gedung mengalami kerusakan berupa retak dan korosi pada elemen struktur bangunan perkantoran yang terkena air tsunami. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan tingkat kerusakan pada elemen struktur bangunan perkantoran di Kota Banda Aceh pasca 19 tahun tsunami 2004 berdasarkan radius dari bibir pantai. Tahapan awal adalah inspeksi terhadap beberapa bangunan perkantoran, selanjutnya ditentukan dua bangunan perkantoran dengan radius 2 km dari bibir pantai dan tiga bangunan dengan radius 2 km dari bibir pantai. Tahapan berikutnya dilakukan assessment dengan metode visual assessment menggunakan formulir pemeriksaan kerusakan bangunan. Hasil penelitian menunjukkan menunjukkan bahwa terdapat 2 bangunan perkantoran dengan kategori rusak ringan pada radius 2 km dari bibir pantai, dan 3 bangunan pada radius 2 km dari bibir pantai. Hasil yang didapatkan seluruh bangunan masuk kepada kategori rusak ringan, namun nilai kerusakan yang didapat lebih besar pada bangunan dengan radius lebih dekat dari bibir pantai.
Assessment Awal Struktur Bangunan Pertokoan di Kota Banda Aceh Akibat Tsunami 2004 Siddiq, Ilham; Muttaqin, Muttaqin; Mahlil, Mahlil
Journal of The Civil Engineering Student Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 Juni 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v7i2.27142

Abstract

Korosi atau yang lebih umum disebut pengkaratan merupakan suatu proses degradasi material logam yang diakibatkan oleh reaksi elektrokimia dengan senyawa lain dan lingkungannya. Korosi baja tulangan menyebabkan pengembangan volume baja tulangan sehingga selimut beton yaitu bagian beton yang melindungi baja tulangan dapat mengalami keretakan atau terkelupas. Hal ini sangat membahayakan bagi pengguna suatu struktur tersebut karena dapat menyebabkan penurunan kekuatan dan hancurnya suatu struktur beton bertulang. Bencana tsunami 2004 di Provinsi Aceh telah mengakibatkan banyak kerugian material dan non-material salah-satunya kerusakan bangunan pertokoan di Kota Banda Aceh. Dampak yang masih berlangsung hingga saat ini berupa kerusakan pada elemen struktur bangunan pertokoan yang terkena air tsunami. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat kerusakan bangunan pertokoan yang terkena dampak tsunami 2004 di Kota Banda Aceh. Tahapan penelitian ini dimulai dengan melakukan inspeksi awal terhadap beberapa bangunan pertokoan, selanjutnya ditentukan tiga bangunan pertokoan dengan radius 2 km dari bibir pantai, dan tiga bangunan pertokoan dengan radius 2,5 km dari bibir pantai untuk dilakukan assessment terhadap kerusakan pada elemen struktur bangunan pertokoan tersebut dengan metode visual assessment menggunakan Formulir Pemeriksaan Kerusakan Bangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 2 bangunan pertokoan dengan kategori rusak sedang dan 1 bangunan dengan kategori rusak ringan pada radius 2 km, sedangkan 1 bangunan dengan kategori rusak sedang dan 2 bangunan dengan kategori rusak ringan pada radius 2.5 km dari bibir pantai. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa bangunan dengan radius 2 km dari bibir pantai mempunyai tingkat kerusakan yang lebih tinggi.
Rancang Bangun Internet Server dan Implementasi Sistem E-Learning Sekolah Pada SMAN 1 Syamtalira Aron, Kabupaten Aceh Utara Safriadi, Safriadi; Anwar, Anwar; Mahlil, Mahlil; Salahuddin, Salahuddin
Jurnal Vokasi Vol 9, No 2 (2025): Juli
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v9i2.7399

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di SMAN 1 Syamtalira Aron,Kabupaten Aceh Utara, untuk mengatasi permasalahan mitra berupa keterbatasaninfrastruktur jaringan, tidak optimalnya pengelolaan server, dan belum tersedianyasistem e-learning sebagai media pembelajaran daring. Tujuan kegiatan ini adalahmembangun infrastruktur server yang andal dan mengimplementasikan sistem e-learning berbasis open source guna mendukung proses belajar mengajar yang fleksibeldan modern. Metode pelaksanaan meliputi pembekalan teori, demonstrasi teknis, praktiklangsung oleh peserta, dan evaluasi sistem yang telah dibangun. Kegiatan iniberlangsung di sekolah mitra dengan pendekatan pelatihan intensif kepada guru dan stafteknis sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa server internet berbasis UbuntuServer 22.04.2 LTS berhasil dibangun dan sistem e-learning dapat dioperasikan secaramandiri oleh sekolah. Implementasi ini meningkatkan aksesibilitas pembelajaran sertaketerampilan teknis staf dalam pengelolaan server. Meskipun terdapat tantangan sepertiketerbatasan bandwidth dan pengetahuan teknis, langkah strategis seperti pelatihanberkelanjutan dan peningkatan infrastruktur telah direncanakan untuk mendukungkeberlanjutan program.
Concrete Jacketing for Strength Enhancement of Square Columns in Corroded Reinforced Concrete Structures Amalia, Zahra; Mahlil, Mahlil; Ulza, Adrian; Saidi, Taufiq; Aulia, Teuku Budi; Asyifa, Cut Nella
TEKNIK Vol 46, No 3 (2025): Juli 2025
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/teknik.v46i3.70449

Abstract

Buildings submerged during the 2004 Aceh tsunami have shown signs of structural degradation, particularly due to corrosion in column reinforcement, raising concerns about reduced seismic performance. This study aims to evaluate the effectiveness of the concrete jacketing method in retrofitting corroded square reinforced concrete columns. Specimens measuring 200 × 200 mm² in cross-section and 580 mm in height were subjected to accelerated corrosion targeting 20% mass loss, followed by axial and lateral loading tests. The results showed that corrosion reduced shear strength by 23.93% compared to non-corroded specimens. However, retrofitted corroded square reinforced concrete column demonstrated a 15.65% increase in strength when the stirrup reinforcement yielded. However, the shear capacity showed a slight decrease compared to the corroded columns without jacketing. This unexpected reduction is attributed to the absence of joint strengthening in the retrofit, which governed the overall shear resistance. These findings highlight the importance of including joint enhancement when applying concrete jacketing for comprehensive structural recovery.
PENANGANAN JEMBATAN PELAT GIRDER YANG MENGALAMI DEFLEKSI YANG BESAR DAN TEGANGAN BERLEBIH SETELAH PENGECORAN PELAT LANTAI Hasan, Muttaqin; Mahlil, Mahlil; Jamil, Muhammad
JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 9, No 2 (2020): Volume 9, Nomor 2, November 2020
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jts.v9i2.17348

Abstract

Jembatan Gigieng Kabupaten Pidie dengan panjang bentang 35,76 m dan lebar 6,5 m dibangun dari struktur baja pelat girder dengan lantai dari beton bertulang. Sesaat setelah dilakukan pengecoran pelat lantai, struktur pelat girder mengalami defleksi sampai 30 cm di tengah bentangnya dan kelihatan bagian bawah pelat girder mengalami tarik yang besar, sehingga jembatan tersebut tidak bisa digunakan. Untuk mengetahui penyebabnya, maka dilakukan asesmen lapangan meliputi pengukuran penampang pelat girder, jarak sokongan lateral, sistem sambungan dan jumlah baut yang digunakan pada sambungan, kekencangan baut dan pemasangan pengaku pada pelat girder. Disamping itu juga dilakukan asesmen pada dokumen perencanaan. Selanjutnya dilakukan analisis struktur dan diperoleh penyebab pelat girder mengalami defleksi yang besar dan tegangan berlebih (over stress) adalah karena kurangnya tinggi total penampang pelat girder. Rendahnya tinggi total penampang pelat girder disebabkan kesalahan asumsi dalam desain, dimana perencana mengasumsikan penampang pelat girder sebagai penampang komposit baja beton dalam menahan beban mati dari pelat lantai dan berat girder sendiri. Upaya penanganan jembatan yang diusulkan dalam studi ini adalah dengan cara menghilangkan tegangan pada pelat girder dengan cara membongkar lantai jembatan sehingga kondisi pelat girder kembali ke keadaan semula, melakukan perkuatan struktur pelat girder dengan menambah profil I pada bagian bawah pelat sayap bawah girder dengan ukuran pelat badan 12,65 mm x 800 mm dan pelat sayap 260 mm x 20 mm di sepanjang 30 m panjang jembatan di bagian tengahnya dari baja mutu SM490 (Fy = 363 MPa), mengencangkan kembali baut-bautnya dan melakukan pengecoran kembali pelat lantainya.
DESAIN PERKUATAN STRUKTUR BANGUNAN GEDUNG AKIBAT PERUBAHAN FUNGSI DAN UMUR BANGUNAN MENGGUNAKAN CFRP SHEET Hasan, Muttaqin; Mahlil, Mahlil; Mubarak, Azzaki
JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 9, No 1 (2020): Volume 9 Nomor 1 Mei 2020
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jts.v9i1.15945

Abstract

: Gedung Kantor Ikatan Guru Aceh pada Kantor Badan Kepegawaian Aceh ingin dirubah fungsinya menjadi Ge-dung Arsip, sehingga beban hidup yang akan bekerja menjadi lebih besar dari beban hidup desain. Disamping itu, gedung tersebut telah berumur 30 tahun, sehingga sudah terjadi degradasi kekuatan sebagian material pemben-tuk strukturnya. Berubahnya standar perencanaan struktur bangunan tahan gempa dari SNI 03-1726-1989 (standar pada saat desain) menjadi SNI 1726:2012 menyebabkan beban gempa yang bekerja pada struktur bangunan tersebut menjadi lebih besar. Oleh karena itu, struktur gedung tersebut perlu diperkuat sehingga mam-pu melayani beban yang bekerja pada saat ini. Untuk maksud ini, maka telah dilakukan pengukuran dimensi ele-men struktur dan pengujian kuat tekan beton pada elemen struktur kolom lantai satu, kolom lantai dua, balok lan-tai, pelat lantai dan ring balok menggunakan hammer test. Jumlah tulangan, arrangement tulangan serta diameter tulangan pada elemen struktur tersebut diukur menggunakan alat profometer. Berdasarkan hasil pengukuran dan pengujian tersebut dilakukan analisis untuk mendapatkan kekuatan tersedia dari balok lantai, pelat lantai, ring balok dan kolom. Berdasarkan beban yang bekerja pada saat ini, juga dilakukan analisis struktur untuk mendapatkan kekuatan perlu dari elemen struktur tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa struktur bangunan tersebut tidak mampu melayani beban yang bekerja saat ini, sehingga dilakukan perkuatan struktur. Perkuatan struktur didesain dengan cara menggunakan externally wrapping system menggunakan material Carbon Fiber Reinforced Polymer (CFRP) sheet setebal 1,2 mm sebanyak satu lapis. Setelah dilakukan perkuatan struktur, ele-men struktur tersebut sudah cukup kuat melayani beban yang bekerja.
PEMAHAMAN PETANI GARAM TENTANG KEHALALAN PRODUK DI GAMPONG CEBREK KECAMATAN SIMPANG TIGA KABUPATEN PIDIE Mahlil, Mahlil; Akram, Nailul
JURNAL AL-IJTIMAIYYAH Vol. 5 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/al-ijtimaiyyah.v5i1.5136

Abstract

This study raised the issue of understanding salt farmers about the halal products starting from pre-production, production processes, and post-production in Gampong Cebrek, Kecamatan Simpang Tiga, Pidie District. The purpose of this research is to find out the understanding of salt farmers about the halal nature of the product and what are the constraints of salt farmers related to efforts to manage product halal guarantee. This study uses a qualitative method with a descriptive approach, and uses a sample selection technique with the provisions of the characteristics and characteristics of objects in a purposive sampling study, the data collection technique is done in three ways, namely observation, interviews, and documentation. The informants were four salt farmers and keuchik Gampong (village head) Cebrek. The results showed that the understanding of salt farmers in terms of pre-production was good, the production process was quite good and post-production was good. The obstacle factor of salt farmers related to product halal guarantee is that the income and expenditure of salt farmers are not comparable or still low so it is not enough to carry out the halal label management process, and is also constrained in the fencing of salt fields. Here there needs to be attention and role from the government, LPPOM (Institute of Studies, Food, Medicine and Cosmetics)-MPU (Ulama Consultative Assembly) Aceh to guide salt farmers to immediately fence off their salt fields so that the salt production process is better so that it meets the standards halal products.Keywords: Understanding of salt farmers, halal products.
FILM BERNUANSA BUDAYA ACEH SEBAGAI MEDIA DAKWAH (ANALISIS SEMIOTIKA PADA FILM DOKUMENTER DALAE DAN FILM DOKUMENTER BEUT BA’DA MEUGREB) Mahlil, Mahlil
JURNAL AL-IJTIMAIYYAH Vol. 6 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/al-ijtimaiyyah.v6i1.6715

Abstract

The present, film is not only limited to the delivery of information, but also as a medium of entertainment, education, criticism, and so on, including as a dakwah media. The culture of Aceh has close links with Islamic elements and is a reflection of the lifestyle of the Acehnese people, because the culture of Aceh is inseparable from the scient system that is related to society. Culture is a legacy in the form of behavior, attitudes, habits, and norms in the form of verbal symbols and non-verbal messages that are practiced by humans in their daily lives. This study uses qualitative research with a semiotic analysis approach and interpretative methods. The purpose of this study was to analyze the signs and meanings associated with the values of da'wah in the documentary film dalae and beut ba'da meugreb. The results showed that the message of da'wah seen in the film dalae and beut ba'da meugreb contained many positive values because it contained an Islamic culture. The dakwah values contained in the film dalae can be seen in the dalail khairat (dalae) activities, also when the main subject invites meunasah priest to revive dalae activity, and the participants take seriously do it. Whith the shalawat to the Prophet, advice and prayers. In the villages, activities are carried out seriously, but in urban areas dalae activities have weakened and faded. Because many young men are negligent. Whereas the values of dakwah seen in the film Beut Ba'da Meugreb are when a young man search the cause of Beut Ba'da Meugreb is no more in his village. In general, the two films tell about the phenomenon of shifting religious values in Aceh. The aim of the two films is that the activities in dalae and beut ba'da meugreb are more advanced, more vibrant, and sustainable. In closing, the film dalae and beut ba'da meugreb contain the values of dakwah that need to be preserved in the future and it is hoped that their activities will be sustainable and better in dakwah Islam in Aceh.Keywords: Film, Acehnese Culture, Dalae, and Beut Ba’da Meugreb.