Claim Missing Document
Check
Articles

Meningkatkan Perkembangan Kognitif Anak melalui Aplikasi Edukatif Kids Learn di Kelompok Bermain Harapan Bunda Kecamatan Martapura Timur Rif’ah; Baiti, Noor; Nisa, Uswatun
EduCurio: Education Curiosity Vol 4 No 1 (2025): Agustus-November 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/ecu.v4i1.1413

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang meningkatkan perkembangan kognitif anak melalui Aplikasi Edukatif Kids Learn di KB Harapan Bunda Kecamatan Martapura Timur. Adapun tujuan penelitian ini untuk meningkatkan perkembangan kognitif anak melalui Aplikasi Edukatif Kids Learn di KB Harapan Bunda Kecamatan Martapura Timur. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan 2 siklus, setiap siklusnya dilaksanakan tiga kali pertemuan. Subjek penelitian merupakan anak kelas A KB Harapan Bunda Kecamatan Martapura Timur sebanyak 20 peserta didik dengan 13 anak laki-laki dan 7 anak perempuan. Metode pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data penelitian menggunakan teknis analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi perkembangan antara sebelum dan sesudah   dilakukan   pembelajaran   melalui   Aplikasi Edukatif Kids Learn.   Proses pelaksanaan tindakan kelas yang telah peneliti lakukan di KB Harapan Bunda Kecamatan Martapura Timur yaitu bahwa perkembangan kognitif anak melalu Aplikasi Edukatif Kids Learn sudah berkembang dan mencapai kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) sebanyak 80%.
Pengenalan Keaksaraan Awal pada Anak Usia Dini Melalui Media Kartu Bergambar Teka Teki di TK Holistik Integratif Mutiara Kecamatan Kapuas Murung Hidayah, Noor; Baiti, Noor; Zulkarnaen, Muhammad
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 3 No. 3 (2025): Agustus-November 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jis.v3i3.1457

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengenalan keaksaraan awal pada anak usia dini menggunakan media kartu bergambar teka-teki di TK HI Mutiara pada anak Kelompok A. Media Kartu Bergambar Teka-Teki yang digunakan yaitu bermain tebak-tebakan abjad dengan kartu bergambar yang didalam kartu tertampil gambar dan huruf abjad yang beberapa huruf di kosongkan untuk bermain tebak-tebakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Tindakan kelas (classroom action research) dengan menggunakan model Kemmis dan Mc Tanggart. Subjeknya adalah seluruh anak kelompok A TK HI Mutiara yang terdiri dari 9 anak laki-laki dan 6 anak perempuan dengan jumlah 15 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dengan menggunakan lembar observasi sebagai pedoman. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan anak dalam pengenalan keaksaraan awal pada anak dengan memfasilitasi anak untuk melakukan kegiatan terutama menggunakan media kartu bergambar teka-teki. Adapun hasil observasi menunjukkan adanya peningkatan pada kriteria Belum Berkembang (BB) pada pra siklus kemampuan anak mencapai 25% dan pada siklus 1 meningkat mencapai 70% pada kriteria Berkembang Sesuai Harapan, dan Kembali meningkat pada Siklus II menjadi 85% pada kriteria Berkembang Sangat Baik (BSB).
Analisis Usahatani dan Pemasaran Ubi Kayu di Kelurahan Landasan Ulin Utara Kecamatan Liang Anggang Kota Banjarbaru Noor Baiti; Luthfi Fatah; Abdurrahman Abdurrahman
Frontier Agribisnis Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v6i4.7819

Abstract

Ubi kayu di Kelurahan Landasan Ulin Utara Kecamatan Liang Anggang Kota Banjarbaru sebetul nya banyak di usahakan tapi tidak di jadikan sebagai tanaman utama melainkan tanaman sampingan saja. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan menghitung biaya, penerimaan, pendapatan, keuntungan, cara pemasaran dan masalah yang dihadapi dalam usahatani Ubi kayu secara deskriptif. Lokasi penelitian dipilih secara purposive berdasarkan pertimbangan bahwa daerah yang diteliti salah satu sentra penerapan yang cukup potensial di Kecamatan Liang Anggang. Pengambilan sampel menggunakan metode sensus, dengan besar populasi 37 orang. Dengan rata-rata luas lahan per usahatani 0,0019 ha. Dari hasil penelitian di dapat rata-rata per usahatani biaya total Rp 73.094, penerimaan Rp 95.351, pendapatan Rp 83.267 dan keuntungan Rp 22.257. Dari hasil penelitian juga di dapat rata-rata per ha dengan biaya total Rp 38.470.526, penerimaan Rp 50.184.737, pendapatan Rp 43.824.737 dan keuntungan Rp 11.714.210. Pemasaran terbanyak dilakukan ditempat dengan persentase 41% dan umumnya yang membeli langsung ke lahan langganan dari tanaman utama, di pengumpul persentase 32% dan di pasar persentase 27% kedua nya ini petani responden sama-sama langsung menjual ke tempat tujuan. Dengan permasalahan terbanyak terjadinya banjir oleh hujan berlebih persentase 81% pengendalian nya dengan membenahi aliran air, harga jual rendah persentase 11% pengendalian nya dengan menanam lebih dari satu macam tanaman yang masa panen nya singkat dan bercak putih pada daun persentase 8% pengendalian nya hanya dengan membuang daun yang terpapar banyak bercak putih.
Fasilitasi Penyusunan Strategi Optimalisasi Potensi Wisata di Desa Mamigang Kabupaten Balangan Wirawan; Hidayah, Sri; Fitri, Ahmad Azriel Iedil; Ilmi, Muhammad Ibnu Zainal; Aulia; Salsabella; Sriwahyuni, Dewi; Azizah, Azzahra Nur; Syifa, Noor; Baiti, Noor; Tsuraya, Ghaida Nur
Hayak Bamara: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Prodi Sosiologi FISIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/hb.v3i2.703

Abstract

Mamigang Village in Halong District, Balangan Regency, South Kalimantan, has natural resources in the form of rivers, mountains, and waterfalls. Mamigang Village utilizes these natural resources as tourist attractions. However, the tourism sector has not been optimally managed, as it faces obstacles in infrastructure development, accessibility, and facilities. Additionally, other potential areas, such as culture, have not been utilized as part of tourism. The factors hindering tourism development include the abundance of tourist attractions and the confusion among tourism managers in developing tourism. Therefore, the community service team designed and implemented the program “Creation of a Master Plan Book for Mapping Potential and Developing Tourism Strategies in Mamigang Village.” This community service program uses the live-in method in the village for 56 days, which runs from July 17, 2025, to September 10, 2025. This program consists of several activities, namely: 1) Program socialization and perception alignment; 2) Creation of a master plan book design; 3) Field surveys; 4) Field data analysis; 5) Compilation of a master plan book for mapping potential and tourism development strategies; and 6) Discussion of SWOT results and dissemination of results. The results achieved from this community service program are the compilation of a master plan book mapping the potential and strategies for tourism development. The book contains tourism development strategies analyzed based on the potential, obstacles, challenges, and opportunities of existing tourist attractions. Furthermore, it is hoped that this program will have a long-term impact through the optimal development of tourism, which can improve the local community's economy. Furthermore, increasing awareness of the natural and cultural wealth in Mamigang Village can become a local-based potential.
Serumpun Bambu Sejuta Karya: Pengelolaan Potensi Kreatif sebagai Motor Ekonomi Lokal di Desa Gunung Riut Kabupaten Balangan Putri, Agustia Rinjani; An'amta, Dimas Asto Aji; Afwillah; Rahmah, Mutia; Fadilatin, Umi; Gustiyanur; Baiti, Noor; Syafii, Ahmad; Mailiana; Syalehah; Nirmalasari, Indah
Hayak Bamara: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Prodi Sosiologi FISIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/hb.v3i2.709

Abstract

This community service program was implemented in Gunung Riut Village, Halong District, Balangan Regency, South Kalimantan, an area with abundant bamboo resources and strong economic and cultural value. This potential has not been optimally utilized as a driver of the village's creative economy. The main problem lies in the weak capacity of local institutions, particularly the Karang Taruna youth organization, which has not been actively involved in productive activities such as making bamboo chairs and other derivative products. This program uses a Participatory Action Research (PAR) approach that places the community as the main subject or actor in the process of planning, implementing, and evaluating activities. The program aims to increase the independence of the community and village youth in managing local potential in a sustainable and economically valuable manner. The activities were carried out over a month using participatory methods, including socialization, coordination with local craftsmen, procurement of tools and materials for the pre-workshop, and a workshop on developing the creative potential of the village, involving four villages around Mount Riut. The results of the activities showed an increase in the technical skills of the participants in processing bamboo into marketable products, an increase in collective awareness of local economic potential, and the growth of motivation among young people to become entrepreneurs. In addition, this program succeeded in revitalizing the role of Karang Taruna as the driving force behind the village's creative economy and strengthening collaboration between villages. This program is expected to become an applicable model of empowerment based on local potential.
Keterlibatan Ayah dalam Intervensi Dini untuk Mengatasi Speech Delay pada Anak: Keterlibatan Ayah dalam Intervensi Dini untuk Mengatasi Speech Delay pada Anak Muhammad Zulkarnaen; Noor Baiti
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 5 No. 03 (2025): Research Articles, December 2025
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v5i03.7363

Abstract

Speech delay is a common developmental issue in early childhood that impacts communication skills, social interactions, and academic readiness. Early intervention is a crucial step in addressing this delay, but its effectiveness is greatly influenced by parental involvement, including fathers. This study aims to describe the role of fathers in early intervention to support the language development of children with speech delays. The study used a qualitative case study approach with several fathers of children with speech delays. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation. The results showed that fathers' active involvement significantly impacted children's language development. Fathers who consistently provided stimulation such as reading stories, engaging in dialogue, playing while communicating, and responding to each child's verbal attempts accelerated the development of both expressive and receptive language. A father's more varied and exploratory communication style has been shown to enrich children's vocabulary, improve their ability to understand instructions, and encourage children to speak up. Furthermore, fathers' emotional support helps increase children's self-confidence and emotional regulation, making them better prepared to interact with their social environment. Research confirms that fathers' roles not only influence language development but also support children's cognitive and socio-emotional development. Thus, father involvement in early intervention is an important factor that must be strengthened to help children overcome speech delays and achieve optimal development.
Pendidikan Anak Usia Dini dalam Menanamkan Nilai Moderasi Beragama di Lingkungan Sekolah: Early Childhood Education in Instilling the Values ??of Religious Moderation in the School Environment Muhammad Yusuf; Noor Baiti; Suci Lestari
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 5 No. 03 (2025): Research Articles, December 2025
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v5i03.7406

Abstract

Early Childhood Education (PAUD) is a fundamental phase in character formation, including the development of moral, social, and national values. During this period, children begin to absorb the values of tolerance, justice, and respect for differences. Religious moderation is an important value to instill early so that students grow with an inclusive attitude and can live harmoniously in a diverse society. Objective: This study aims to analyze the role of PAUD institutions in instilling the value of religious moderation through learning, school culture, and social interactions. The research method used is a descriptive qualitative method. The subjects of this study were children and parents at ABA Kindergarten in Banjarmasin City. The approach used is a descriptive, qualitative method through observation of learning activities, interviews with teachers, and document analysis of RPPH and character-strengthening programs at the school. Data were analyzed through reduction, presentation, and conclusion drawing. The study found that PAUD plays a strategic role in instilling the value of religious moderation through guided play activities, habituating tolerant attitudes, and integrating this value into daily learning themes. Teachers are the main role models who implement fair attitudes, respect differences, and use inclusive language in daily interactions. Research has found that PAUD plays a strategic role in instilling the values of religious moderation through guided play activities, fostering a tolerant attitude, and integrating these values ??into daily learning themes.
Perceptions of Pre-Service Teachers of Mathematics on Peer-Feedback in Classroom Learning Noor, Siti Jamilah; Rahmatika, Noor Baiti; Lissa, Juhairiah
SMARTH: Journal of Mathematics Education and Learning Vol. 1 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : CV. Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/smarth.v1i1.168

Abstract

Mathematics learning in higher education increasingly demands active, collaborative, and self-regulated learning; however, classroom practices often remain lecturer-centered, limiting students’ opportunities to reflect on their understanding and engage meaningfully with peers. Peer feedback is a collaborative instructional strategy with strong potential to address this gap by promoting dialogue, reflection, and shared knowledge construction. This study investigates pre-service teachers’ perceptions of peer feedback in mathematics learning, focusing on its contributions to conceptual understanding, engagement, motivation, collaboration, and self-regulated learning. A quantitative descriptive design was employed involving 20 pre-service teachers who participated in structured peer feedback activities over one academic semester. Data were collected using a 35-item Likert-scale questionnaire and analyzed through descriptive statistics, including mean scores and frequency distributions. The results indicate consistently positive perceptions across all indicators, with mean scores ranging from 3.30 to 3.50. Participants reported that peer feedback helped clarify mathematical concepts, deepen conceptual understanding, increase learning motivation and engagement, encourage collaborative interaction, and support reflective thinking. These findings suggest that well-structured peer feedback functions as an effective pedagogical complement to lecturer instruction, offering cognitive, motivational, and social benefits. Integrating peer feedback into mathematics classrooms can strengthen interactive learning environments and support the development of reflective, autonomous, and self-regulated future mathematics teachers.
Peningkatan Kemampuan Menulis Melalui Media CERIA (Cerita Rakyat Interaktif) Berbasis Sparkol Videoscrbie Pada Anak Usia Dini Noor Baiti; Diana Diana; Suci Lestari
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.321

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan media pembelajaran interaktif guna meningkatkan keterampilan menulis anak di TK Kecamatan Anjir Muara Kabupaten Barito Kuala masih mengalami kesulitan dalam mengembangkan pembelajaran menulis yang menarik bagi anak usia dini. Pembelajaran menulis yang dilakukan cenderung bersifat konvensional, yaitu dengan menyalin huruf dari papan tulis atau buku latihan sehingga anak mudah bosan dan kurang berminat. Sebagai solusi, penelitian ini mengembangkan Media Ceria (Cerita Rakyat Interaktif) berbasis Sparkol VideoScribe yang memadukan animasi whiteboard, teks, gambar, warna, dan audiovisual untuk menyajikan cerita rakyat secara menarik sekaligus mengenalkan huruf dan kata. Penelitian menggunakan model pengembangan Four-D (4-D) yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Hasil pengembangan diharapkan dapat membantu guru dalam menciptakan pembelajaran menulis yang lebih bermakna dan menyenangkan, serta berkontribusi pada peningkatan keterampilan menulis anak usia dini.
Penggunaan Tepuk dan Lagu dalam Penanaman Nilai-Nilai Agama Anak di KB Nurul Ibadah Desa Antasan Senor Ilir Siti Saadah; Noor Baiti; Muhammad Yusuf
Social Science Academic Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengenalan nilai-nilai agama sejak usia dini memainkan peran penting dalam membentuk karakter anak. Observasi awal menunjukkan bahwa banyak anak usia 4-5 tahun di KB Nurul Ibadah belum secara konsisten mempraktikkan perilaku keagamaan dasar, seperti berdoa sebelum beraktivitas, menyapa orang lain, mengungkapkan rasa syukur, dan menunjukkan sopan santun. Kondisi ini menyoroti kebutuhan akan kegiatan pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia dini. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana kegiatan tepuk tangan dan lagu dapat mendukung perkembangan nilai-nilai agama di kalangan anak usia 4-5 tahun. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Aksi Kelas. Partisipan terdiri dari 12 anak yang terdaftar di KB Nurul Ibadah di Desa Antasan Senor Ilir. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi serta dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengintegrasian kegiatan tepuk tangan dan lagu ke dalam pembelajaran di kelas memberikan kontribusi pada peningkatan yang nyata dalam nilai-nilai agama anak. Sebelum intervensi, sebagian besar partisipan diklasifikasikan sebagai Belum Berkembang, sedangkan pada akhir siklus kedua, mayoritas telah mencapai kategori Berkembang Sesuai Harapan dan Sangat Berkembang. Selain itu, anak-anak menjadi lebih antusias, aktif terlibat dalam pembelajaran, lebih percaya diri, dan secara bertahap terbiasa mempraktikkan nilai-nilai agama dalam rutinitas sehari-hari mereka. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan tepuk tangan dan nyanyian memberikan strategi yang efektif dan menyenangkan untuk menumbuhkan nilai-nilai agama pada masa kanak-kanak.
Co-Authors Abda Abda Abdul Fatah Abdurrahman Abdurrahman Afwillah Ahmad Saidi Ahmad Syafii Alifah Alifah Anggeriyane, Esme Anggia Murni Anita Annisa Anwar Zain Asmawi Aulia Azizah, Azzahra Nur Azmi, Akhmad Najiba Daryhan Rafifi Dewi Safitri Diana Diana Dimas Asto Aji An’Amta Fadilatin, Umi Farris Aryanda Fitri Syahrida, Annisa Fitri, Ahmad Azriel Iedil Gabriella Rilova Gustiyanur Hamidah, Jamiatul Hanifah Hanifah Hasanah, Ikhwatun Herman Taufik Hidayah, Sri Ika Oktavia Rahmadania Ilmi, Muhammad Ibnu Zainal Ismaniah Isnaniah Kadariah Lissa, Juhairiah Luqman Nurrahman Mailiana Mandala Putra, Sabprudin Maslihat Maslihat Masyitah Masyitah Masyitah Maulidah Maulidah Maulidah Metroyadi, Metroyadi Mowafg Abrahem Masuwd Muflihah Muhammad Abdan Syakura Muhammad Afif Rahman Muhammad Noor Muhammad Yusuf Muhammad Yusuf Muhammad Yusuf Muhammad Zulkarnaen Muhammad Zulkarnaen Murni, Farida Nahdya Addien Nirmalasari, Indah Noor Habibah Noor Hidayah Noor, Siti Jamilah Norhafizah Norliani Norliani Normila Normila Normila Normila Nur Hafifah Nurul Hazma Puspa Tsaghina Putri, Agustia Rinjani Rahma Meina Riwanda RATNAWATI Rif’ah Rizkiani, Lina Rokhimah Safiera Putri Saliha Salsabella Sarimah Sarina Oktavia Nurdin Siti Aisyah Siti Fatimah Siti Saadah Sriwahyuni, Dewi Suci Lestar Suci Lestar Suci Lestari Suci Lestari Suci Lestari Syalehah Syelvia Wulandari Syifa, Noor Taufik, Herman Tika Anfalyani Tsuraya, Ghaida Nur Uswatun Nisa Wahyu Wahyu Wirawan Yusuf , Muhammad Zahro, Nur'aini Hanifah Zulkarnaen, Muhammad