Allya Roosallyn Assyofa
Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis, Universitas Islam Bandung, Indonesia

Published : 71 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Work Life Balance dan Beban Kerja terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Syifa Fadilla; Allya Roosallyn Assyofa; Firman Shakti Firdaus
Bandung Conference Series: Business and Management Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series Business and Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v3i1.5908

Abstract

Abstract. Job satisfaction is an unpleasant or unpleasant condition that employees feel about their work. Factors that affect job satisfaction can be divided into two groups, namely intrinsic factors and extrinsic factors, examples of extrinsic factors are work-life balance and workload (Mangkunegara, 2019). Employees have difficulty in managing the time between their personal life and work life. This type of research is descriptive and verifiable with a quantitative approach and data processing using the help of the SPSS 25 program. The sample technique used used the Slovin method with a sample number of 70 people. Data collection used questionnaires with a likert scale. The results of this study show that 1) Work-life balance is included in the high category which means it has a big effect on employees. 2) Workload is included in the category of sufficient which means it is quite influential on employees. 3) Job satisfaction is included in the high category which means it has a big influence on employees. 4) There is a positive and significant influence of work-life balance on job satisfaction by 16%. 5) There was a positive and significant effect of workload on job satisfaction by 13,7%. 6) There is a positive and significant influence of work-life balance and workload on job satisfaction of employees in the project department at PT. Pesona Mitra Kembar Mas Bandung based on data processed by 22,4%. Abstrak. Kepuasan kerja merupakan suatu kondisi menyenangkan atau tidak menyenangkan yang dirasakan oleh karyawan terhadap pekerjaannya. Faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja dapat dibagi menjadi dua kelompok, yaitu faktor intrinsik dan faktor ekstrinsik, contoh faktor ekstrinsik adalah work life balance dan beban kerja (Mangkunegara, 2019). Jenis penelitian ini deskriptif dan verifikatif dengan pendekatan kuantitatif dan pengolahan datanya menggunakan bantuan program SPSS 25. Teknik sampel yang digunakan menggunakan metode Slovin dengan jumlah sampel 70 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala likert. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Work life balance termasuk kedalam kategori tinggi yang berarti berpengaruh besar terhadap karyawan. 2) Beban kerja termasuk kedalam kategori cukup yang berarti cukup berpengaruh terhadap karyawan. 3) Kepuasan kerja termasuk kedalam kategori tinggi yang berarti berpengaruh besar terhadap karyawan. 4) Terdapat pengaruh positif dan signifikan work life balance terhadap kepuasan kerja sebesar 16%. 5) Terdapat pengaruh positif dan signifikan beban kerja terhadap kepuasan kerja sebesar 13,7%. 6) Terdapat pengaruh positif dan signifikan work life balance dan beban kerja terhadap kepuasan kerja karyawan bagian department project di PT. Pesona Mitra Kembar Mas Bandung berdasarkan data yang diolah sebesar 22,4%.
Pngaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional dan Stres Kerja terhadap Loyalitas Karyawan pada Bank Tabungan Pensiunan Nasional (Btpn) Tbk, Cabang Ahmad Yani Saskya Febriana; Aminuddin Irfani; Allya Roosallyn Assyofa
Bandung Conference Series: Business and Management Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series Business and Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v3i1.6352

Abstract

Abstract. Human resources determine the success or failure of an organization in achieving its goals. Organizations or companies are very dependent on quality human resources because they are influential in determining the development and progress of the organization. According to Maulida and Askiah, a company can run well if loyalty can be managed to the maximum extent possible. A good transformational leadership style will have an impact on employee loyalty, this is because employee loyalty does not appear by itself but requires the role of a leader who is able to maintain comfort in the environment to foster employee loyalty. Lack of loyalty results in strikes, absenteeism, stress, high attendance and displacement. The method used in this research is quantitative descriptive analysis, causal associative research, and survey method. Data collection techniques obtained through interviews, distributing questionnaires, literature studies, and documentation. Respondents in this study were employees of PT. National Pension Savings Bank Transformational Leadership Style at PT. Work Stress National Pension Savings Bank at PT. National Pension Savings Bank Employee Loyalty at PT. Abstrak. Sumber daya manusia menentukan keberhasilan atau tidaknya suatu organisasi dalam mencapai tujuannya. Organisasi atau perusahaan sangat bergantung pada sumber daya manusia yang berkualitas karena berpengaruh dalam menentukan perkembangan dan kemajuan organisasi tersebut. Menurut Maulida dan Askiah perusahaan dapat berjalan dengan baik bila loyalitas dapat dikelola dengan semaksimal mungkin, Adapun gaya kepemimpinan transformasional yang baik akan memberikan dampak terhadap loyalitas karyawan, hal ini karena loyalitas karyawan tidak muncul dengan sendirinya namun diperlukan peran pemimpin yang mampu menjaga kenyamanan di lingkungan untuk menumbuhkan loyalitas karyawan . Tidak adanya loyalitas mengakibatkan terjadinya pemogokan, kemangkiran, stres, presensi yang tinggi dan perpindahan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis deskriptif kuantitatif, jenis penelitian asosiatif kausal, dan menggunakan metode survey. Teknik pengumpulan data yang diperoleh melalui wawancara, penyebaran kuesioner, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Responden dalam penelitian ini yaitu karyawan PT. Bank Tabungan Pensiunan Nasional Gaya Kepemimpinan Transformasional pada PT. Bank Tabungan Pensiunan Nasional Stres Kerja pada PT. Bank Tabungan Pensiunan Nasional Loyalitas Karyawan pada PT.
Pengaruh Komunikasi Interpersonal terhadap Kinerja Karyawan Departemen Produksi PT. Serena Harsa Utama Kabupaten Bandung Barat Silvi Nurkholifah; Rusman Frendika; Allya Roosallyn Assyofa
Bandung Conference Series: Business and Management Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series Business and Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v3i1.6366

Abstract

Abstract. Employees are the most important component in a company, so employee performance is seen as the main indicator in the progress of the company. One of the factors that affect the performance of these employees is interpersonal communication. Interpersonal communication is verbal and nonverbal interaction between two or more people who depend on each other. Interpersonal communication is very much needed by employees, especially for employees of the food production division, because in this field it requires cooperation between divisions so that when miscommunication occurs, it will result in many products failing or not worth selling. This study uses a survey method. This type of causal associative research uses a descriptive and verification approach with quantitative data. The sampling technique used the saturated sample technique, namely the number of respondents was 53 employees. Collecting data using a questionnaire with a Likert measurement scale. The data analysis method used is validity and reliability test, correlation coefficient (R), regression test, coefficient of determination (R2), significance of t test with SPSS 26 application. The results of this study indicate that interpersonal communication variables have a significant, positive and very strong on employee performance. Two variables have been tested in stages or together showing the results that the interpersonal communication variable (9.987) partially has a strong relationship to the employee performance variable. The value of the coefficient of determination (R2) for the interpersonal communication variable is 66.2%. Abstrak. Karyawan merupakan komponen paling penting dalam sebuah perusahaan, sehingga kinerja karyawan dipandang sebagai indikator utama dalam kemajuan perusahaan. Salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan tersebut yaitu komunikasi interpersonal. Komunikasi interpersonal adalah interaksi verbal dan nonverbal antara dua atau lebih orang yang saling bergantung satu sama lain. Komunikasi interpersonal sangat dibutuhkan oleh karyawan terutama pada karyawan bagian produksi pangan, karena pada bidang tersebut membutuhkan kerjasama antar divisi sehingga ketika terjadi miskomunikasi, akan menghasilkan banyak produk gagal atau tidak layak jual. Penelitian ini menggunakan metode survei. Jenis penelitian asosiatif kausal dengan menggunakan pendekatan deskriptif dan verifikatif dengan data kuantitatif. Teknik sampel menggunakan teknik sampel jenuh yakni jumlah responden sebanyak 53 orang karyawan. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala pengukuran Likert. Metode analisis data yang digunakan adalah uji validitas dan reliabilitas, koefisien korelasi (R), uji regresi, koefisien determinasi (R2), signifikansi uji t dengan aplikasi SPSS 26. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel komunikasi interpersonal memiliki pengaruh yang signifikan, positif dan sangat kuat terhadap kinerja karyawan. Dua variabel telah di uji secara bertahap maupun bersama-sama menunjukkan hasil bahwa variabel komunikasi interpersonal (9,987) secara parsial memiliki hubungan yang kuat terhadap variabel kinerja karyawan. Nilai koefisien determinasi (R2) untuk variabel komunikasi interpersonal sebesar 66,2%.
Pengaruh Lingkungan Kerja dan Pemberian Kompensasi terhadap Kepuasan Kerja Karyawan pada PT Sukses Graha Samudera Annissa Suciani Shahida; Aminuddin Irfani; Allya Roosallyn Assyofa
Bandung Conference Series: Business and Management Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series Business and Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v3i1.6746

Abstract

Abstract. This research has aim to know and analyze working environment, compensation to employee work satisfaction. This research is conducted at PT Sukses Graha Samudera a company has business at vessel charter. Method of this research is to analyze descriptive and verificative by using program IBM SPSS 25. Technic sampling at this research is using total sampling 30 employees of PT. Sukses Graha Samudera and using technic of data accumulative research at the field and library research. Result of this research concludes: 1) Employee working environment PT Sukses Graha Samudera with good category. 2) Compesation of PT Sukses Graha Samudera with good category. 3) Employee working environment PT Sukses Graha Samudera with good category. 4) There is positif impact and significant on compensation to employeesatisfaction as amount 53,6%. 5) There is positive impact and significant on compesation to employee working satisfaction as amount 66,3%. 6) There is positive impact and significant on working environment and compensation to employee working satisfaction as amount 70,1%. It can concluded that there impact between working environment and compensation to employee working satisfaction of PT Sukses Graha Samudera. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis lingkungan kerja, pemberian kompensasi, kepuasan kerja karyawan , serta pengaruh lingkungan kerja dan pemberian kompensasi terhadap kepuasan kerja karyawan. Penelitian ini dilaksanakan pada PT Sukses Graha Samudera merupakan perusahaan yang bergerak di bidang penyewaan layanan jasa pelayaran. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisis deskriptif dan verifikatif dengan menggunakan program IBM SPSS 25. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan total sampling sebanyak 30 karyawan PT Sukses Graha Samudera. Serta menggunakan teknik pengumpulan data penelitian lapangan dan penelitian kepustakaan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa: 1) Lingkungan Kerja Karyawan PT Sukses Graha Samudera termasuk kategori Baik. 2) Pemberian Kompensasi PT Sukses Graha Samudera termasuk kategori Baik. 3) Kepuasan Kerja Karyawan PT Sukses Graha Samudera termasuk kategori Baik. 4) Terdapat pengaruh positif dan signifikan Lingkungan Kerja terhadap Kepuasan Kerja Karyawan sebesar 53,6%. 5) Terdapat pengaruh positif dan signifikan Pemberian Kompensasi terhadap Kepuasan Kerja Karyawan sebesar 66,3%. 6) Terdapat pengaruh positif dan signifikan Lingkungan Kerja dan Pemberian Kompensasi terhadap Kepuasan Kerja Karyawan sebesar 70,1%. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara Lingkungan Kerja dan Pemberian Kompensasi terhadap Kepuasan Kerja Karyawan PT Sukses Graha Samudera.
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Guru di sekolah Dasar Islam Al-Ukhuwah Subang Sajida Rahima; Allya Roosallyn Assyofa; Rusman Frendika
Bandung Conference Series: Business and Management Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series Business and Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v3i2.7772

Abstract

Abstract. The performance of teachers becomes an important factor for the academic ability of students, both poor performance results are determined by several factors, one of which is the style of leadership and work discipline, according to Sinambela (2021) The higher a person's working discipline will be the higher the performance of the employee, the same according to bass in (Harsoyo,2022) said that to followers' performance beyond the usual boundaries, leadership must be transformational. This research will focus on the variables Transformational Leadership, Work Discipline and Performance. The aim of this research is to know the influence between transformational leadership and work discipline on the performance of teachers in the Islamic elementary school Al-ukhuwah.The method used in this investigation is the survey method with a questionnaire tool as a data collection technique. The object of the research was a teacher at the Islamic elementary school Al-ukhuwah, Subang a total of 35 people. In this study, three hypotheses were formulated. The techniques used to test the hypothesis are simple linear regression, double linear regression, partial test, simultaneous test, determination coefficient and double correlation. Research results show that transformational leadership and work discipline have a positive and significant impact on the performance of teachers either partially or simultaneously Abstrak. Kinerja guru menjadi faktor yang penting bagi kemampuan akademik siswa, baik buruknya hasil kinerja ditentukan oleh beberapa faktor salah satunya adalah gaya kepemimpinan dan disiplin kerja, menurut Sinambela (2021) Semakin tinggi disiplin kerja seseorang akan semakin tinggi pula kinerja karyawan tersebut, begitu pula menurut bass dalam (Harsoyo,2022) mengatakan bahwasannya untuk mencapai kinerja pengikut melebihi batas biasa, kepemimpinan harus transformasional. Penelitian ini akan berfokus kepada variabel Kepemimpinan Transformasional, Disiplin Kerja dan Kinerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh antara kepemimpinan transformasional dan disiplin kerja terhadap kinerja guru pada sekolah dasar islam Al-ukhuwah.Metode yang digunakan pada peneltian ini adalah metode survey dengan alat berupa kuesioner sebagai teknik pengumpulan data. Objek penelitian ini adalah guru di sekolah dasar islam Al-ukhuwah, Subang sejumlah 35 orang. Pada penelitian ini terdapat 3 hipotesis yang dirumuskan. Teknik yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah regresi linear sederhana, regresi linear berganda, uji Parsial, Uji simultan, Koefisien Determinasi dan Korelasi berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwasannya Kepemimpinan transformasional dan disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru baik secara parsial ataupun secara simultan.
Pengaruh Budaya Organisasi dan Disiplin Kerja terhadap Produktivitas Kerja Karyawan pada CV. Sepatu Johnson Indonesia Nabila Fadilah; Aminuddin Irfani; Allya Roosallyn Assyofa
Bandung Conference Series: Business and Management Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series Business and Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v3i2.7837

Abstract

Abstract. Employee productivity is one of the most important aspects in advancing the company and is supported by quality resources. Increased work productivity can be influenced by good organizational culture and work discipline as a means to train employee personality in order to increase productivity. This study aims to find out how the condition of organizational culture, work discipline, and work productivity on CV. Johnson Indonesia shoes as well as to find out the influence of organizational culture, work discipline, and work productivity. This research is a type of descriptive and verifiative research with quantitative methods. The sampling technique used is a saturated sampling technique. The sample used in this study was all CV employees. Johnson Indonesia shoes with data collection techniques using questionnaires that have been tested for validity and reliability. A total of 30 questionnaires were distributed. The data obtained were then analyzed using multiple linear regression, t-test, f-test, and coefficient of determination. The results showed that organizational culture (X1), work discipline (X2) had a positive and significant effect on employee work productivity partially or simultaneously. The result of the coefficient of determination (R2) of 0.743 shows that the magnitude of the influence of the two independent variables together on the dependent variable is 74.3% and the remaining 25.7% is another variable that was not studied in this study. Abstrak. Produktivitas karyawan merupakan salah satu aspek terpenting dalam memajukan perusahaan dan didukung oleh sumber daya yang berkualitas. Peningkatan produktivitas kerja dapat dipengaruhi oleh budaya organisasi yang baik dan disiplin kerja sebagai sarana untuk melatih kepribadian karyawan agar dapat meningkatkan produktivitas.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kondisi budaya organisasi, disiplin kerja, dan produktivitas kerja pada CV. Sepatu Johnson Indonesia serta untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi, disiplin kerja, dan produktivitas kerja. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dan verifikatif dengan metode kuantitatif. Tenik sampling yang digunakan adalah teknik sampling jenuh. Adapun sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu seluruh karyawan CV. Sepatu Johnson Indonesia dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah di uji validitas dan reliabilitasnya. Sebanyak 30 kuesioner yang disebarkan. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan regresi linear berganda, uji t, uji f, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa budaya organisasi (X1), disiplin kerja (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan secara parsial maupun simultan. Hasil koefisien determinasi (R2) Sebesar 0,743 menunjukkan bahwa besarnya pengaruh dari kedua variabel independen secara bersama-sama terhadap variabel dependennya adalah sebesar 74,3% dan sisanya sebesar 25,7% merupakan variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Pengaruh Absensi Elektronik Fingerprint dan Pengawasan Controlling terhadap Disiplin Kerja Karyawan pada PT Pinus Merah Abadi Cabang Bandung Selatan Malikah Amalia Nur Shabrina; Rusman Frendika Frendika; Allya Roosallyn Assyofa
Bandung Conference Series: Business and Management Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series Business and Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v3i2.7902

Abstract

Abstract. One of the important things that need to be considered in upholding discipline is the problem of employee attendance. However, in maintaining discipline, companies must also controlling employees so that they can carry out their work as well as possible. The purpose of this study was to determine electronic attendance (fingerprint), supervision (controlling), also work discipline at PT Pinus Merah Abadi in South Bandung and to determine the effect of electronic attendance (fingerprint) and supervision (controlling) on work discipline at PT Pinus Merah Abadi in South Bandung. This research is a type of asossiative causal with quantitative data types with a verification descrptive approach. The sampling technique used was saturated sampling with a total of 71 employees. The results showed that electronic attendance (fingerprint) (X1) had a partial and significant effect on work discipline with a value of 27,08%, supervision (controlling) (X2) had a partial and significant effect on work discipline with a value of 47,93%, and simultaneously there is a positive and significant effect of electronic attendance (fingerprint) and supervision (controlling) on the work discipline of employees of PT Pinus Merah Abadi in South Bandung with a value of 75.1%. Abstrak. Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan dalam menegakan kedisiplinan adalah masalah kehadiran karyawan. Namun, dalam menjaga kedisiplinan, perusahaan juga harus melakukan pengawasan terhadap karyawan agar dapat melaksanakan tugasnya dengan sebaik-baiknya. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui absensi elektronik (fingerprint), pengawasan (controlling), disiplin kerja pada PT Pinus Merah Abadi Cabang Bandung Selatan dan untuk mengetahui pengaruh absensi elektronik (fingerprint) dan pengawasan (controlling) terhadap disiplin kerja pada PT Pinus Merah Abadi Cabang Bandung Selatan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian ini yaitu asosiatif kausal dengan jenis data kuantitatif dengan pendekatan deskriptif verifikatif. Teknik sampling yang digunakan ialah teknik sampling jenuh dengan jumlah karyawan 71 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa absensi elektronik (fingerprint) (X1) berpengaruh dan signifikan secara parsial terhadap disiplin kerja dengan nilai sebesar 27,08%, pengawasan (controlling) (X2) berpengaruh dan signifikan secara parsial terhadap disiplin kerja dengan nilai sebesar 47,93%, dan secara stimulan terdapat pengaruh positif dan signifikan absensi elektronik (fingerprint) dan pengawasan (controlling) terhadap disiplin kerja karyawan PT Pinus Merah Abadi Cabang Bandung selatan dengan nilai sebesar 75,1%.
Pengaruh Self Efficacy terhadap Kinerja Pegawai di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Garut Anggi Dwi Lestari; Allya Roosallyn Assyofa
Bandung Conference Series: Business and Management Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series Business and Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v3i2.8238

Abstract

Abstract. The role of human resources in a high-performing company will contribute to the company's success. Selfefficacy affects employee performance. Self efficacy reflects an individual's belief in their ability to manage their work and the activities around them at work. Individuals with high self efficacy tend to have strong motivation, defined goals, and the capacity to perform at their best performance. In this case, organizations must focus on and develop employee selfefficacy as part of efforts to improve employee performance. This study aimed to identify 1) employees' self efficacy at BPKAD Garut Regency, 2) employee performance at BPKAD Garut Regency 3) how much self efficacy affects employee performance at BPKAD Garut Regency. This research employed descriptive and verification analysis, causal associative research, quantitative approach, and survey method with the calculations performed using SPSS 25.0. The sampling method used in this research was saturation sampling. Data were collected using questionnaires, observation, and documentation. 93 employees of BPKAD Garut were entangled in this study. The findings revealed that self efficacy (X) had a positive and significant effect on employee performance for 0,393 or 39,3%. Based on the descriptive analysis results, it was evident that self efficacy at BPKAD Garut Regency was highly significant. Furthermore, employee performance at BPKAD Garut Regency happened to be excellent. It implied that the higher an individual's self efficacy, the greater their performance. Abstrak. Peran sumber daya manusia dalam perusahaan yang memiliki kinerja tinggi akan mendukung keberhasilan perusahaan. Kinerja pegawai dipengaruhi oleh self efficacy. Self efficacy mencerminkan keyakinan individu terhadap kemampuannya dalam mengendalikan pekerjaan dan aktivitas di lingkungan kerjanya. Individu dengan self efficacy yang tinggi cenderung memiliki motivasi yang kuat, tujuan yang jelas, dan kemampuan untuk memberikan kinerja yang maksimal. Dalam hal ini, penting bagi organisasi untuk memperhatikan dan mengembangkan self efficacy pegawai sebagai bagian dari upaya meningkatkan kinerja mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Self efficacy pada pegawai di BPKAD Kabupaten Garut. 2) kinerja pegawai BPKAD Kabupaten Garut. 3) Seberapa besar pengaruh self efficacyterhadap kinerja pegawai di BPKAD Kabupaten Garut. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dan verifikatif, dengan jenis penelitian asosiatif kausal, pendekatan kuantitatif, dan menggunakan metode survey dengan mengoperasikan perhitungannya dengan mengoperasikan perhitungannya menggunakan SPSS 25.0. Pengumpulan data yang digunakan melalui kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Teknik penarikan sampel adalah sampling jenuh. Responden penelitian ini adalah pegawai di BPKAD Kabupaten Garut berjumlah 93 orang Hasil penelitian menunjukkanbahwa self efficacy (X) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai di BPKAD Kabupaten Garut sebesar 0,393 atau 39,3%. Kemudian berdasarkan hasil analisis deskriptif, diketahui bahwa self efficacy di BPKAD Kabupaten Garut termasuk dalam kategori sangat tinggi. Sedangkan kinerja pegawai di BPKAD Kabupaten Garut termasuk dalam kategori baik. Artinya semakin tinggi self efficacy yang dimiliki seseorang maka semakin tinggi pula kinerja yang dicapai.
Pengaruh Disiplin Kerja dan Komunikasi Interpersonal terhadap Kinerja Pegawai pada Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Barat Nur Siti Aisah; Allya Roosallyn Assyofa; Firman Shakti Firdaus
Bandung Conference Series: Business and Management Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series Business and Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v3i2.8355

Abstract

ABSTRACT. Employees who have a full contribution are good employees in their performance. If the results of the work he does meet the target, it means that the employee can fulfill the responsibilities delegated by his organization. Employee performance can be affected by obedience to time and responsibility in work discipline. In addition to improving employee performance, employees need to be open, provide empathy, provide support, positive feelings and understanding or similarities in interpersonal communication. The method in this study uses a quantitative method with a descriptive and verification method approach and operates calculations using the SPSS version 25 program. The variables in this study are Work Discipline, Interpersonal Communication, and Employee Performance. The collection of data obtained through observation, interviews, questionnaires. The sampling technique in this study used probability sampling with random sampling technique. Respondents in this study were 102 employees at the Regional Civil Service Agency of West Java Province. Based on the results of the study: 1) Work discipline at the West Java Provincial Civil Service Agency is included in the very high category 2) Interpersonal Communication at the West Java Provincial Personnel Agency is included in the very high category 3) Employee Performance at the West Java Provincial Personnel Agency is included in the category very high 4) Work discipline has a positive effect on employee performance at the Regional Civil Service Agency of West Java Province. 5) Interpersonal communication has a positive effect on employee performance at the Regional Civil Service Agency of West Java Province. 6) Work discipline and interpersonal communication simultaneously have a positive and significant effect on employee performance at the Regional Civil Service Agency of West Java Province. So it can be concluded that there is an influence between work discipline and interpersonal communication on employee performance at the Regional Civil Service Agency of West Java Province. Abstrak. Pegawai yang memiliki kontribusi penuh adalah pegawai yang baik dalam kinerja nya. Apabila hasil kerja yang dilakukannya memenuhi target, berarti pegawai tersebut dapat memenuhi tanggung jawab yang telah dilimpahkan oleh organisasi kepadanya. Kinerja pegawai dapat dipengaruhi oleh ketaatan waktu dan tanggung jawab dalam disiplin kerja. Selain itu untuk meningkat kinerja pegawai, maka pegawai perlu terbuka, memberikan empati, meberikan dukungan, rasa positif serta kesetaraan atau kesamaan dalam komunikasi interpersonal. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan metode deskriptif dan verifikatif serta mengoperasikan perhitungan dengan menggunakan program SPSS versi 25. Pengumpulan data yang diperoleh yakni melalui observasi, wawancara, angket. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan probability sampling dengan Teknik sample random sampling. Responden pada penelitian ini adalah pegawai di Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Barat sebanyak 102 orang. Berdasarkan hasil penelitian: 1) Disiplin kerja di Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Barat termasuk dalam kategori sangat tinggi 2) Komunikasi Interpersonal di Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Barat termasuk dalam kategori sangat tinggi 3) Kinerja Pegawai di Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Barat termasuk dalam kategori sangat tinggi 4) Disiplin kerja berpengaruh positif terhadap Kinerja pegawai di Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Barat. 5) Komunikasi interpersonal berpengaruh positif terhadap Kinerja pegawai di Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Barat. 6) Disiplin kerja dan Komunikasi interpersonal secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja pegawai di Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Barat. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara Disiplin kerja dan komunikasi interpersonal terhadap Kinerja pegawai di Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Barat.
Pengaruh Kecerdasan Emosional dan Beban Kerja terhadap Kelelahan Kerja Perawat Instalasi Rawat Inap RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan Dwi Mailani; Aminuddin Irfani; Allya Roosallyn Assyofa
Bandung Conference Series: Business and Management Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series Business and Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v3i2.9107

Abstract

Abstract. In carrying out work, employees often experience fatigue at work, which is known as burnout. Work burnout has a significant relationship with emotional intelligence and workload. This study aims to examine the effect of emotional intelligence and workload on burnout in nurses at the inpatient installation at Kraton Hospital, Pekalongan simultaneously and partially. This research is a descriptive verification research that aim to test the truth of the hypothesis. The population used in this study were inpatient installation nurses at Kraton Hospital, Pekalongan, with total 162 nurses. The sampling technique in this study used a simple random sampling method. The sample used in this study was 62 nurses in the inpatient installation at Kraton Hospital, Pekalongan. The data analysis technique used in this study is multiple regression analysis. The results of the research and statistical tests showed that emotional intelligence and workload simultaneously had an effect of 41.6% on burnout of inpatient nurses at Kraton Hospital, Pekalongan. Emotional intelligence has a positive and significant effect on nurses’ burnout condition by 7.6%. Then, workload is positive and significant to burnout by 36.4%. Abstrak. Dalam menjalankan pekerjaan, seringkali pegawai mengalami kelelahan dalam bekerja, yang dikenal dengan istilah burnout atau kelelahan kerja. Kelelahan kerja memiliki hubungan yang signifikan dengan kecerdasan emosional dan beban kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kecerdasan emosional dan beban kerja terhadap kelelahan kerja pada perawat bagian instalasi rawat inap RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan secara simultan dan parsial. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif verifikatif yang bertujuan untuk menguji kebenaran dari hipotesis. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perawat bagian instalasi rawat inap di RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan yang berjumlah 162 perawat. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode simple random sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 62 perawat bagian instalasi rawat inap RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda. Hasil penelitian dan uji statistik menunjukkan bahwa kecerdasan emosional dan beban kerja secara simultan berpengaruh sebesar 41,6% terhadap kelelahan kerja perawat instalasi rawat inap RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan. Kecerdasan emosional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kelelahan kerja perawat sebesar 7,6%. Kemudian, beban kerja positif dan signifikan terhadap kelelahan kerja sebesar 36,4%.
Co-Authors Ade Asih Solihah Aditia Wirayudha Aditya Virgiansyah Adiva Rahmah Cintantya Affandi Iss Agustiningsih, Dheka Dwi Aji Moch Panji Wardhana Alamsyah, Indra Fajar Alfy Fauziah Ayni Alya Noorfadhilah Amelda Oktapia Aminuddin Irfani, Aminuddin Anggi Dwi Lestari Annisa Nurmayanti Annissa Suciani Shahida Argo Yudhanto Azzahra Nurul Hidayah Dede R Oktini Delia Indah Permatasari Dwi Mailani Eka Tresna Gumelar Faishal Sholahudin Tirta sasmita Farid Hidayatulloh Fathia ramadhani soleha Firman Shakti Firdaus Halimatus Sadiah Kautsar Handri, Handri Hasna Prasepti Hendrati Dwi Mulyaningsih Heru Basuni Hofifah Ida Fauziah Ikrimah Dhuha Kholida Indah Himawat Pertiwi Izni Alvira Oktaviani Kania Nurcholisah Kervin Nazar Pamungkas Khansa Saffana Zahra Kamilah Prabowo Laksono Agung Pamungkas Sutopo Latifa Imelya Liza Shopia Indriani Lufthia Sevriana M. Arif Rahmadha Darma Putra KM M. Arif Rahmadha Darma Putra KM M. Malik Akbar Rohandi Mahani, Nina Malikah Amalia Nur Shabrina Mirna Nurmalasari Moch. Malik Akbar Rohandi Mochamad Malik Akbar Rohandi Moh Ismail Hilmi Muhammad Azka Fajri Muhammad Luthfi Nabila Fadilah Nadia Meirani Nadri Taja Naufal Sholahudin Rahman Nessa Khoirunnisa Nina Mahani Nina Maharani Nindya Saraswati Nur Siti Aisah Nurfahmiyati Nurfahmiyati Permana, Rezi Muhamad Taufik Pungki Wahyu Diana Putri Fariska Sugestie Putri Wahyudin, Nurraisa Radhya mizan tiara Rani, Asni Mustika Ratih Hurriyati Refi Pramisti Rezi Muhammad Taufik Permana Ririn Sri Kuntorini Riska Amalia Riska Widya Arrum Ropi Roudotunnazah Rosandi, Mochamad Malik Akbar Rusman Frendika Safina Ila Aulia Sajida Rahima Salma Rahmi Pratiwi Salsa anis yurizka Santosa, Muhammad Iqbal Sapitri, Fira Saskya Febriana Shafa Aula Lathifa Shafira A Haryadi Shania Antony Putri Shelffia Aufa Salshabilla Silvi Nurkholifah Sri Iswati Sri Suwarsi Sri Suwastri Sumpena, Firly Firmansyah Syeilla Nur Muthia Naseh Syifa Fadilla Tia Yuliawati Ulvah Nur'aeni Ulvah Nur’aeni Yasinta Nafi Yudha Dwi Nugraha Yuliana Sari Hambali Zainuddin Maliki