Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Analisis Kualitatif dan Kuantitatif Kandungan Asam Salisilat pada Sediaan Kosmetika Semi Padat yang Beredar di Pasar Beringharjo, Yogyakarta Fatmawati, Annisa; Sucianingsih, Depita; Lestari, Yessi; Fauzi, Rizal; Emelda, Emelda; Munir, Muhammad Abdurrahman
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/inpharnmed.v6i2.1935

Abstract

Sediaan kosmetika yang diaplikasikan pada wajah dapat mempengaruhi struktur kulit dan penampilan. Bahan yang ditambahkan pada sediaan kosmetika untuk memperbaiki penampilan wajah salah satunya yaitu senyawa asam salisilat, zat anti acne & keratolitik. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis kualitatif dan kuantitatif senyawa asam salisilat dalam sediaan semi padat. Sampel yang digunakan pada penelitian ini berasal dari Pasar Beringharjo Yogyakarta, dengan kriteria berupa sediaan semi padat yang dapat diaplikasikan pada wajah. Sampel A merupakan sediaan gel anti acne dengan hasil positif mengandung asam salisilat dan dilakukan penetapan kadar. Sedangkan sampel B (cream antibakteri & antijamur) dan sampel C (cream foundation), tidak mengandung asam salisilat. Persamaan regresi linier standar asam salisilat Y=0,0114X+0,0911 dengan nilai linieritas R=0,9963 dan LOD 5,186 ppm serta LOQ 15,714 ppm. Hasil penetapan kadar asam salisilat dalam sampel A yaitu 1,24 ± 0,06 % (b/b). Hal ini menunjukkan bahwa kadar asam salisilat dalam sampel A memenuhi persyaratan Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia dan the Chinese Hygienic Standard, yaitu tidak lebih dari 2%.
Review: Eksplorasi Tanaman Herbal Indonesia sebagai Anti Inflamasi Emelda, Emelda; Nugraeni, Ratih; Damayanti, Kartika
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/inpharnmed.v6i2.1938

Abstract

Inflamasi merupakan suatu kondisi dimana tubuh memberikan reaksi terhadap adanya infeksi, iritasi ataupun cedera yang ditandai dengan adanya kemerahan, panas, bengkak, dan juga nyeri. Reaksi inflamasi dikenal sebagai respon imun non spesifik. Tujuan dari review ini adalah untuk memberikan informasi mengenai tanaman herbal Indonesia, bagian tanaman maupun ekstrak dari herbal tersebut yang memiliki aktivitas sebagai anti-inflamasi. Dalam penelitian ini difokuskan pada review artikel-artikel pada studi eksperimental yang dilakukan secara in vivo dan komponen bioaktifnya. Penjelasan singkat mengenai pemberian, mekanisme anti inflamasi dari tanaman herbal tersebut dapat dimanfaatkan lebih lanjut untuk arah penelitian selanjutnya. Secara keseluruhan, artikel ini menyajikan profil tanaman herbal Indonesia sebagai anti inflamasi.
Uji Parameter Standarisasi dan Aktifitas Antioksidan Ekstrak Etanol 70% Bunga Telang (Clitoria Ternatea L.) Dari Kebun Tanaman Obat Farmasi Universitas Ata Yogyakarta dengan Metode DPPH emelda, emelda; Wulandari, Metha; Nuryanti, Sundari Desi; Estiningsih, Daru; Kusumawardani, Nurul
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/inpharnmed.v8i2.4984

Abstract

Antioksidan adalah senyawa yang berfungsi untuk menetralkan radikal bebas, molekul reaktif yang dapat menyebabkan kerusakan pada sel-sel biologis. Salah satu tanaman yang memiliki potensi antioksidan yang signifikan adalah bunga telang. Tanaman ini mengandung berbagai metabolit sekunder yang berfungsi sebagai antioksidan.Proses standarisasi diperlukan untuk memastikan kualitas dan konsistensi ekstrak bunga telang dalam pembuatan sediaan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan parameter standarisasi serta aktivitas antioksidan dari ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea L.) yang diperoleh dari tanaman obat farmasi Universitas Alma Ata dengan menggunakan metode DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil). Penelitian ini merupakan studi eksperimental laboratorium. Ekstrak etanol bunga telang dibuat dengan metode maserasi menggunakan etanol 70% dengan perbandingan bahan tanaman terhadap pelarut sebesar 1:10. Penelitian mencakup uji standarisasi spesifik dan non-spesifik untuk menilai kualitas ekstrak, serta pengujian aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH untuk menentukan potensi ekstrak dalam menangkal radikal bebas. Ekstrak etanol 70% bunga telang memenuhi standarisasi parameter spesifik (organoleptik, mikroskopik, skrining fitokimia)  dan non-spesifik (susut pengeringan, bobot jenis, kadar abu). Aktivitas antioksidan dari ekstrak etanol bunga telang diukur dengan nilai IC50 dan diperoleh hasil sebesar 58,78 ppm. Berdasarkan nilai IC50 tersebut, dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol bunga telang memiliki aktivitas antioksidan yang kuat.
Penetapan Kadar Flavonoid Total dan Kadar Fenolik Total Ekstrak Daun Pandan (Pandanus amaryllifolius Roxb.) dengan Pelarut Etanol 70%, Etanol 96% dan n-Heksana Emelda, Emelda; Widyaningrum, Yulia Mita; Setyaningrum, Yuliani; Octaviani, Ani; Yuliana, Dewi Arnani; Ahsanah, Dhania Rizki; Seyawati, Dheka Ristana; Aisyah, Faizah Nesya Ali Nur; Trianingsih, Febby; Fauzi, Rizal
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/inpharnmed.v9i2.6642

Abstract

Pandan wangi merupakan  jenis tumbuhan monokotil dari famili Pandanaceae dengan aroma wangi yang khas.  Daun pandan memiliki khasiat sebagai antibakteri, antidiabetes anti kanker, antioksidan, penambah nafsu makan dan biasa digunakan sebagai pemberi warna hijau pada masakan.  Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan penetapan kadar flavonoid total dan kadar fenolik total ekstrak daun pandan dengan berbagai jenis pelarut yaitu pelarut etanol 70%, etanol 96% dan pelarut n-heksana.  Ekstrak diperoleh dengan maserasi menggunakan masing-masing pelarut (etanol 70%, etanol 96% dan n-Heksana).Pengujian kadar flavonoid total dan kadar fenolik total dengan metode Spektrofotometri UV-Vis.   Hasil pengujian kadar flavonoid total pada ekstrak pandan wangi dengan pelarut etanol 70%, etanol 96% dan n-Heksana masing-masing adalah 48,081 ± 1,256 mgQE/gram; 59, 413 ±. 0,116   mgQE/Gram; dan 4,544 ±.0,120 mgQE/Gram. Sedangkan hasil pengujian kadar fenolik total masing-masing adalah  104,645± 2,824 mgGAE/Gram; 56,917 ± 15,272 mgGAE/Gram; 0,199 ± 0,198 mgGAE/Gram.   
The Influence of Digital Marketing on the Understanding, Skills, Implementation and Performance of MSMEs Moderated by Constraints Gentari, Katri; Agustina, Sri; Rakhmalina, Ika; Heriyana, Heriyana; Calista, Avisa; Emelda, Emelda
Studi Akuntansi, Keuangan, dan Manajemen Vol 5 No 3 (2026): January
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/sakman.v5i3.5521

Abstract

Purpose: This study aims to analyze in depth the effect of digital marketing training on improving understanding, skills, and the performance of MSMEs, with constraints as a moderating variable. The background of this research is based on the condition of MSMEs in Musi Banyuasin Regency, which face significant challenges in digital adaptation, such as limited digital literacy, insufficient promotional capital, and uneven internet access across regions. Methodology/Approach: This study employs a quantitative approach using a Likert-scale questionnaire distributed to 121 MSME participants of digital marketing training, along with secondary data obtained from the Office of Cooperatives and MSMEs of Musi Banyuasin Regency. Data analysis was conducted through reliability testing and regression analysis to examine both direct and moderating effects. Results/Findings:  The results indicate that digital marketing training does not have a significant effect on understanding (Y1) and skills (Y2), but has a significant effect on MSME performance (Y3). The constraint factor was found to act as a moderating variable that weakens the relationship between digital marketing training and the dependent variables. Conclusions:  Digital marketing training can enhance MSME performance even though it does not directly improve understanding and skills. These findings highlight the importance of tiered digital marketing training programs and continuous mentoring to ensure sustainable learning outcomes. Limitations:  This study is limited to a quantitative approach and the geographic area of Musi Banyuasin Regency, thus the findings cannot yet be generalized broadly. Contribution: This research enriches the literature on the influence of digital marketing training on MSME performance and provides practical implications for local governments in strengthening digital capacity and competitiveness of MSMEs in the digital economy era.
Alternatif Swamedikasi Sakit Kepala dengan Penggunaan Lilin Aromaterapi di Dukuh Butuh Lor, Triwidadi, Bantul, Yogyakarta Saputri, Arfinda Hanung; Sondak, Ferdinan Khan; Sukma, Diajeng Mahai; Kristianto, Kristianto; Irawan, Indra; Karunia, Eva; Ramadani, Fitriah; Mardia, Niam; Sukawati, Jelita; Tandawali, Hajiria; Emelda, Emelda
Bangun Desa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jbd.2025.4(2).78-84

Abstract

Salah satu bentuk dari Tri dharma Perguruan Tinggi adalah pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat yang mengambil peran penting pada masyarakat dukuh Butuh Lor, Kalurahan Triwidadi, Bantul, Yogyakarta dalam upaya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai swamedikasi dan penggunaan lilin aromaterapi dalam penanganan keluhan sakit kepala. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk membantu masyarakat melakukan swamedikasi secara benar dan aman, memberikan informasi kepada masyarakat tentang salah satu alternatif penggunaan lilin aromaterapi untuk penanganan keluhan sakit kepala. Kegiatan ini terdiri ataÅŸ 5 tahapan yaitu mengundang peserta, pembuatan lilin aromaterapi, tanya jawab sebelum penyuluhan, pelaksanaan penyuluhan swamedikasi sakit kepala, KIE lilin aromaterapi dan evaluasi. Penyuluhan ini diberikan kepada sejumlah 30 orang ibu-ibu yang merupakan perwakilan dari masing-masing RT yang ada di dukuh Butuh Lor. Dari hasil penyuluhan tersebut, masyarakat sangat antusias mendengarkan dan mengajukan pertanyaan mengenai materi penyuluhan yang disampaikan. Sehingga pengetahuan mereka mengenai swamedikasi dan pemanfaatan lilin aromaterapi untuk mengatasi sakit kepala menjadi meningkat. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai topik yang disampaikan yang diharapkan dapat mengurangi resiko efek samping dan komplikasi kesehatan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Analysis of total phenolic content and antioxidant activity of mahogany seed infusion (Swietenia mahagoni (L.) Jacq.) Pratiwi, Sindi; Emelda, Emelda; Kusumawardani, Nurul; Munir, Muhammad Abdurrahman; Azizah, Abibatul; Pothitirat, Werayut
Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics) VOLUME 12 ISSUE 4, 2024
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijnd.2024.12(4).262-272

Abstract

Background: The mahogany plant (Swietenia mahagoni) is a plant used in medicine. Mahogany seeds are also efficacious as antiseptics, antioxidants, and antimicrobials. This plant contains flavonoids, saponins, tannins, essential oils, alkaloids, and anthraquinones. The higher the phenolic content in a plant, the higher the antioxidant activity. According to previous studies, it was stated that the methanol extract of mahogany seeds has good antioxidant properties, and the phenolic compounds contained in mahogany seeds can be the main contributors to antioxidant activity.Objectives: This study aims to analyze the total phenolic content, measure the inhibition concentration 50% (IC50) and determine the antioxidant activity of mahogany (Swietenia mahagoni) seed infusion.Methods: This type of research is experimental which begins with extraction using the infusion method at a temperature of 900C for 15 minutes followed by measuring the total phenolic content by reacting the infusion preparation and the Gallic acid respectively with the Follin-ciocalteu reagent. The antioxidant activity test was carried out using the DPPH (,-diphenyl--picrylhydrazyl) free radical scavenging method. Each absorbance was measured using UV-Vis Spectrophotometry. The phenolic test was measured by making a linear regression between concentration and absorbance, followed by calculating the total phenolic content. Meanwhile, the absorbance obtained for the antioxidant test was calculated by calculating the percent inhibition. The IC50 is determined by calculating the linear regression of the relationship between concentration and percent inhibition.Result: The results of the phenolic content were 2.531 ± 0.029 mg GAE/g, the IC50 value for gallic acid was 5.54 ppm, and for mahogany seed extract, the IC50 value was 47.04 ppm, which is a very strong antioxidant.Conclusion: This study concluded that the phenolic content of mahogany seed infusion extract contained phenolic compounds equivalent to 2.531 ± 0,029 mg GAE/g of gallic acid and that mahogany seed extract had very strong antioxidant activity.
Co-Authors Abd. Rasyid Syamsuri Ahsanah, Dhania Rizki Aisyah, Faizah Nesya Ali Nur Ajat, Ajat Aprilia, Veriani Azizah, Abibatul Banafsaj, Zakia Irbah Calista, Avisa Calista, Avissa Dewi, Alvina Fitriya Didik Yuni Prasetya Dilla, Triani Utami Dwinta, Eliza Eliyanah, Eliyanah Elvana, Azza Estiningsih , Daru Estiningsih, Daru Fatmawati, Annisa Fauzi , Rizal Fitri, Nurwijaya Gentari, Katri Gunawan , Adhi Hafid, Pera Yulia Hafid, Perawati Hanifah, Wening Haryanggita, Bariqna'im Katon Heriyana Heriyana Heriyani, Yeni Ichwan Ridwan Rais Indra Irawan Juliana, Intan Kartika Damayanti, Kartika Karunia, Eva Kristianto Kristianto Kurniasari, Yulinda Kusumawardani , Nurul Kusumawardani, Nurul Lestari, Yessi Lubis, Abdul Rahman Mardia, Niam Mardianna, Nova Mindari, Ellisyah Muhammad Abdurrahman Munir Nabila , Lathifa Nita Priyanti Nofrianto, Robby Norhayatun, Norhayatun Nugraeni, Ratih Nurhidayanti, Nurhidayanti Nurinda , Eva Nuryanti, Sundari Desi Octaviani, Ani Pothitirat, Werayut Pothitirat, Werayut Pratiwi, Dinda Ayu Pratiwi, Sindi Pratiwi, Sindi Putri Ayu Lestari Putri, Ade Lia Rahmawati, Feti Rahmi, Lisa Amelia Rakhmalina, Ika Ramadani, Fitriah Ramadhani, Sunainatul Ramandani , Wulan Rizal Fauzi Robby, Robby Saddam Husein, Saddam Safitri, Eka Asriani Saputri, Arfinda Hanung Saroya, Nadia Tus Sarwadhamana, Raden Jaka Septariani, Jumania Septiawan, Azizah Nada Setyaningrum, Yuliani Seyawati, Dheka Ristana Solikah , Wahyu Yuliana Solikah, Wahyu Yuliana Sondak, Ferdinan Khan Sri Agustina, Sri Sri Watini Stiawati , Rika Sucianingsih, Depita Sukawati, Jelita Sukma Ananda , RA Dewinta Sukma, Diajeng Mahai Tandawali, Hajiria Trianingsih, Febby Ulya, Lulu Fathnatul Widyaningrum, Yulia Mita Wijayatri, Ratna Wulandari, Metha Yeni Haryani, Yeni Yeni Heryani Yuliana, Dewi Arnani Yunitasari, Septiyani Endang