Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Penggunaan Metode Bernyanyi Untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Anak Usia Dini PAUD Kasih Mandiri Mariana; Mukhlisin
Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol. 4 No. 2 (2026): Juni
Publisher : putrapublisher.org

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jurpendis.v4i2.1554

Abstract

Kemampuan berbicara anak usia dini merupakan aspek fundamental perkembangan bahasa yang perlu dirangsang melalui metode pembelajaran yang tepat. Namun, anak-anak di PAUD Kasih Mandiri cenderung menunjukkan kemampuan berbicara yang terbatas, khususnya dalam mengungkapkan ide dan mengenali konsep dasar seperti angka. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas metode bernyanyi yang dibantu media gambar dalam meningkatkan kemampuan berbicara anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimental menggunakan model pretest-posttest satu kelompok. Populasi terdiri dari seluruh 7 siswa di PAUD Kasih Mandiri. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes kemampuan berbicara yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Data dianalisis menggunakan pendekatan pengujian hipotesis untuk menentukan perbedaan kemampuan berbicara anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode bernyanyi yang dibantu media gambar secara signifikan meningkatkan kemampuan berbicara anak. Peningkatan ini terlihat pada kemampuan anak dalam mengucapkan kata, mengungkapkan ide, dan mengenali angka dari 1 hingga 10. Pengujian hipotesis menunjukkan perbedaan antara hasil pretest dan posttest, yang mengindikasikan efektivitas metode yang diterapkan. Kesimpulannya, metode bernyanyi yang dikombinasikan dengan media gambar efektif dalam meningkatkan kemampuan berbicara anak usia dini. Metode ini menciptakan lingkungan belajar yang menarik dan interaktif, sehingga memudahkan anak-anak untuk mengembangkan kemampuan berbahasa. Oleh karena itu, disarankan bagi guru untuk mengintegrasikan nyanyian dan media visual ke dalam kegiatan pembelajaran anak usia dini.
Pengaruh Model Pembelajaran Scramble Terhadap Kemampuan Menulis Permulaan Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas I SDN 19 Tanjung Tengang Radiah; Aprima Tirsa; Mukhlisin
JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Vol. 4 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jppsd.v4i2.5084

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran scramble terhadap kemampuan menulis permulaan pada mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas I SDN 19 Tanjung Tengang. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara pada tanggal 14–15 Januari 2025, diketahui bahwa kemampuan menulis permulaan siswa masih tergolong rendah. Dari 27 siswa, hanya 8 siswa yang mampu menulis dengan baik dan benar, 5 siswa mampu mengikuti, dan 14 siswa masih memerlukan bimbingan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-eksperimen melalui desain One Group Pretest-Posttest. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas I dengan teknik sampling jenuh, sehingga sampel berjumlah 27 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes essai sebanyak 10 soal pretest dan 10 soal posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest sebesar 41,48 dan meningkat menjadi 77,03 pada posttest, dengan selisih rata-rata sebesar 35,55. Uji normalitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal (pretest 0,123 > 0,05 dan posttest 0,428 > 0,05). Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa thitung > ttabel (9,30 > 1,70), sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran scramble berpengaruh signifikan terhadap kemampuan menulis permulaan siswa. Kata kunci: Model Scramble, Menulis Permulaan, Bahasa Indonesia. Abstract This study aims to determine the effect of the Scramble learning model on the beginning writing skills in Indonesian language subjects for first-grade students at SDN 19 Tanjung Tengang. Based on observations and interviews conducted on January 14–15, 2025, students’ initial writing abilities were still relatively low. Out of 27 students, only 8 students were able to write correctly, 5 students were able to follow with assistance, and 14 students still required guidance. This research employed a quantitative approach with a pre-experimental method using a One Group Pretest-Posttest design. The population consisted of all first-grade students, and a saturated sampling technique was applied, resulting in a total sample of 27 students. Data were collected using essay tests consisting of 10 pretest and 10 posttest questions. The results showed that the average pretest score was 41.48, while the posttest average increased to 77.03, with a mean difference of 35.55. The normality test indicated that the data were normally distributed (pretest sig. = 0.123 > 0.05; posttest sig. = 0.428 > 0.05). Hypothesis testing using the t-test revealed that tcount > ttable (9.30 > 1.70), indicating that H₀ was rejected and H₁ was accepted. Therefore, it can be concluded that the Scramble learning model has a significant effect on improving students’ beginning writing skills in Indonesian language subjects. Keywords: Scramble Learning Model, Beginning Writing, Indonesian Language.
The Role of Principals in Improving Teachers' Pedagogic Competence through Continuous Professional Development Programs Muhammad Mamduh Nuruddin; Taufik; Muchammad Ibnu Muzakir; Mukhlisin
Edukasiana: Journal of Islamic Education Vol. 4 No. 2 (2025): Edukasiana: Journal of Islamic Education
Publisher : Universitas Darunnajah Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61159/edukasiana.v4i2.680

Abstract

This study aims to analyze the application of school principals' policies in improving the pedagogic competence of teachers in Darunnajah Islamic Boarding School. The research method used is qualitative with a case study approach, which collects data through in-depth interviews with principals, vice principals, and teachers, as well as observation of policy planning and evaluation activities. The data obtained were analyzed using thematic analysis techniques to identify key themes related to policy planning, evaluation, and collaboration in improving pedagogic competence. The results of the study show that the policies implemented by the principal at the Darunnajah Islamic Boarding School focus on structured planning, continuous evaluation, and collaboration with teachers. Systematic planning and regular evaluation have been proven to increase teaching effectiveness. In addition, collaboration between school principals and teachers in designing education policies also strengthens the implementation of policies that are relevant to educational needs. Nonetheless, challenges in implementation such as resistance to change and resource limitations remain obstacles. This research contributes to understanding the importance of inclusive and continuous evaluation-based education policies to improve the pedagogic competence of teachers in Islamic boarding schools