p-Index From 2021 - 2026
5.566
P-Index
This Author published in this journals
All Journal HAYATI Journal of Biosciences Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Sainstek Journal of Marine Research JURNAL ILMU PERTANIAN Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi Biology, Medicine, & Natural Product Chemistry Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Ilmiah Peuradeun Jurnal Biodjati Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Agrosains: Jurnal Penelitian Agronomi Jurnal Biologi Tropis Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA Assimilation: Indonesian Journal of Biology Education Jambura Edu Biosfer Journal Jambura Journal of Health Sciences and Research Jambura Journal of Chemistry BIOSFER : Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Jurnal Kewarganegaraan Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia Journal of Research in Instructional BIOMA : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya BIOVALENTIA: Biological Research Journal Makara Journal of Science JURNAL BIOLOGI PAPUA Journal of Tropical Mycorrhiza Jurnal Rekayasa elektrika Jurnal Biologi Al-Hayat: Natural Sciences, Health & Environment Journal Biodik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi HUMANIORASAINS Tumbuhan : Publikasi Ilmu Sosiologi Pertanian dan Ilmu Kehutanan Science: Indonesian Journal of Science J-CEKI RADIAL: Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Inventa: Journal of Science, Technology, and Innovation Jati Emas (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat)
Claim Missing Document
Check
Articles

PERBANDINGAN BERKAS PENGANGKUT DAN STOMATA PADA JAGUNG LOKAL GORONTALO ladoma, wafiq aziza m.; Kandowangko, Novri; Febriyanti; Ahmad, Jusna; Ahmad, Aisyah
BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 7 No 1 (2025): BIOMA : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/bioma.v7i1.4985

Abstract

Provinsi Gorontalo merupakan daerah penghasil jagung (Zea mays L.) di Indonesia, diantaranya jagung varietas unggul dan jagung lokal. Jagung lokal Gorontalo memiliki kenampakan morfologi yang hampir mirip, terutama jagung doti dan siropu. Perbedaan dari jagung lokal ini diantaranya dapat dilihat pada warna tongkol, warna batang dan bentuk biji. Secara anatomi memiliki perbedaan dalam ukuran berkas pengangkut batang, daun, dan jumlah stomata pada jagung doti dan siropu pada berbagai usia. Penelitian ini membandingkan berkas pengangkut batang, daun, tipe stomata dan jumlah stomata tanaman jagung doti dan siropu lokal Gorontalo pada berbagai usia. Tujuan dari penelitian ini adalah membandingkan berkas pengangkut batang,daun, tipe stomata dan jumlah stomata tanaman jagung doti dan siropu lokal Gorontalo pada berbagai usia. Indikator yang diamati dalam penelitian ini perbandingan berkas pengangkut batang,daun, tipe stomata dan jumlah stomata tanaman jagung doti dan siropu lokal Gorontalo pada berbagai usia. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan dalam struktur jaringan berkas pengangkut batang, daun jagung doti dan siropu pada berbagai umur yang berbeda menunjukkan adanya adaptasi dalam transportasi air, dan nutrisi. Stomata pada jagung doti dan siropu ditemukan di dikedua sisi daun adaksial (atas) dan abaksia (bawah) daun, dengan tipe stomata graminae.
Actinomycetes from Plant Rhizosphere in Gorontalo Karst Area as Plant Growth Promoting Rhizobacteria Matalauni, Citra Leonita; Retnowati, Yuliana; Katili, Abubakar Sidik; Kandowangko, Novri Youla; Hasan, Ani M.
Biology, Medicine, & Natural Product Chemistry Vol 14, No 2 (2025)
Publisher : Sunan Kalijaga State Islamic University & Society for Indonesian Biodiversity

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/biomedich.2025.142.1047-1053

Abstract

This study aimed to describe Actinomycetes from the rhizosphere of plants in the Gorontalo karst area as Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR). The research method is based on a quantitative descriptive method. Soil samples from the rhizosphere were collected using a purposive sampling technique from 8 plant species at two locations in the Gorontalo karst region, namely the Tanjung Kramat Hills. The characteristics of PGPR in this study focused on phosphate solubilization ability, Indole Acetic Acid (IAA) production, antagonism against the fungus Fusarium oxysporum, and tolerance to fungicides. Potential PGPR isolates were analyzed for phylogenetic relationships based on 16S rRNA gene sequences. The results showed that there were 6 actinomycetes isolates (RzHKC-01, RzKO-02, RzO-03, RzAK-04, RzPK-05, and RzOC-06) from 8 plant species in the Gorontalo karst region. One actinomycetes isolate, RzPK-05, showed potential as a PGPR with the ability to solubilize phosphate and produce IAA at 0.165 mg/L and 0.133 mg/L, respectively. Isolate RzPK-05 exhibited antagonistic properties against Fusarium oxysporum with an inhibition rate of 82.24% and was tolerant to fungicides such as Captive, Benlate, and Thiramo up to a concentration of 100 mg/L. Molecular analysis based on the 16S rRNA gene and phylogenetic tree reconstruction indicated that the RzPK-05 isolate is closely related to the genus Streptomyces with 100% similarity.
Transformasi Pertanian Berkelanjutan Berbasis Tumpangsari, Ecofarming dan Hilirisasi Produk Jagung Melalui Program Pemberdayaan Masyarakat di Desa Daenaa Kandowangko, Novri Youla; Febriyanti, Febriyanti; Dwinanto, Arif; Potutu, Bayu S.; Mutmainah, Mutmainah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7112

Abstract

Program pemberdayaan Masyarakat di Desa Daenaa dilaksanakan sebagai upaya transformasi pertanian berkelanjutan berbasis tumpangsari, ecofarming, dan hilirisasi produk jagung. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petani dan pelaku UMKM dalam mengelola sistem pertanian ramah lingkungan, memperkuat ketahanan pangan, serta menciptakan diversifikasi produk turunan jagung yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Metode pelaksanaan kegiatan mencakup tahap persiapan, edukasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi monitoring. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam praktik ecofarming, penerapan pola tanam tumpangsari yang efektif, serta pengembangan produk olahan jagung seperti stik jagung dan tepung jagung. Selain itu, terbentuk pemberdayaan yang solid antara kelompok tani, UMKM, pemerintah desa, dan perguruan tinggi sebagai fasilitator. Dampak kegiatan ini tidak hanya meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga membuka peluang pemasaran berbasis digital untuk memperluas akses pasar. Program pemberdayaan di Desa Daenaa membuktikan bahwa integrasi teknologi, kearifan lokal, dan inovasi hilirisasi produk mampu mendorong tercapainya pembangunan pertanian berkelanjutan
Induksi Kalus dari Antera Pisang Goroho (Musa acuminata L.) dengan Menggunakan 2,4-D dan BAP Risna A. Onu; Jusna Ahmad; Febriyanti, Febriyanti; Novri Youla Kandowangko; Devi Bunga Pagalla; Indriati Husain
Journal of Science, Technology, and Innovation Vol 1 No 2 (2025): December: Inventa: Journal of Science, Technology, and Innovation
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/8t6ph238

Abstract

Callus induction is a critical stage in anther culture for supporting the propagation and genetic improvement of local banana cultivars. This study evaluated the effect of different combinations of 2,4-dichlorophenoxyacetic acid (2,4-D) and 6-benzylaminopurine (BAP) on callus induction from goroho banana (Musa acuminata L.) anthers. Observations were conducted for 30 days after induction, focusing on callus emergence time and morphological characteristics, including color and texture. The results demonstrated distinct responses among treatments. The combination of 1.5 ml 2,4-D and 1.5 ml BAP produced the fastest callus initiation with an average of 13.17 days after induction and generated friable callus with a pale yellow coloration, indicating high cellular activity. Lower growth regulator concentrations delayed callus formation, while higher concentrations promoted color changes associated with early tissue differentiation. No callus formation was observed in the absence of exogenous growth regulators. These findings highlight the importance of balanced auxin and cytokinin concentrations in regulating anther-derived callus induction and provide a physiological basis for further development of goroho banana anther culture systems.
Empowerment of Mekar Jaya Farmer Group through Eco Farming and Digital Marketing for Optimization of Coconut and Corn Diversification Products: Pemberdayaan Kelompok Tani Mekar Jaya melalui Ecofarming dan Digital Marketing untuk Optimalisasi Produk Diversifikasi Kelapa dan Jagung Febriyanti Febriyanti; Novri Youla Kandowangko; Arif Dwinanto; Iswanto Bakari; Miftahul F. Adudu; Adila Nindhaulhasanah
JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) Vol. 9 No. 1 (2025): Jati Emas (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat)
Publisher : DPD Jatim Perkumpulan Dosen Indonesia Semesta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Mekar Jaya Farmers Group has great potential in utilizing coconut and corn for diversification of value-added products. However, limited knowledge of environmentally friendly agricultural techniques (Ecofarming) and access to digital marketing are the main obstacles in optimizing coconut and corn diversification products. This community partnership program (PKM) aims to empower the Mekar Jaya Farmers Group through the application of ecofarming methods and the introduction of digital marketing strategies to increase productivity and the selling value of diversified products. Activities include education and training in making organic fertilizers, managing organic waste, diversification of coconut and corn waste products such as cocopeat, cocofiber, and corn-based snacks, as well as assistance in using digital platforms for marketing. The results of the activities showed an increase in the understanding and skills of the Mekar Jaya Farmers Group regarding ecofarming practices by 85%, diversification of coconut waste products (80%), diversification of corn (75%) and the reach of product marketing through digital media increased by 70%. This program not only provides new understanding to farmers about the importance of sustainable agricultural practices, but also opens up wider opportunities in marketing their products through digital technology. The implementation of ecofarming, which maintains environmental sustainability, and the use of digital marketing , coconut and corn-based diversified products now have higher competitiveness in the market and are able to support the optimization of agricultural products as well as environmental sustainability.
Co-Authors Abubakar Sidik Katili Abubakar Sidik Katili Adila Nindhaulhasanah Adju, Fitria Y.Hs. Ahaya, Cindi Ahmad Hidayat Ahmad, Aisyah Akbar, Muh Nur Alfandi Kibu Ali, Fathur Rahman M. Andi Pratiwi Andi Pratiwi Ani Hasan, Ani Aryati Abdul Aryati Abdul Bakari, Iswanto Bambang Mamangkay Bulowe, Yuniarty R Chairunnisa Lamangantjo Cono, Titi Hawanda Metania Dali, Ira K. Damopolii, Insar Devi Bunga Pagalla Devi Bunga Pagalla Dewi Wahyuni K. Baderan Djafar, Fitri Yani Djuna Lamondo Dunggio, Fadlia Dwinanto, Arif Elawati, Elawati Elya Nusantari Fathur Rahman M. Ali Fatmariani Abdul Wahab Febriyanti Febriyanti , Febriyanti Febriyanti Febriyanti febriyanti febriyanti Febriyanti Febriyanti Frida Maryati Yusuf GIAT SURYATMANA Gintulangi, Sabriana Oktaviana Gogou, Elsi Hamzah B Uno HASAN, ANI M. Husain, Holiyana Husain, Ilyas H. Ilyas Husain Indri Meliyani Bouta Indriati Husain Isima , Lindawaty Iswanto Bakari Jan Hendriek Nunaki Jusna Ahmad Kadita P. Latif Keley, Umar Keley, Umar Labuga, Falerins ladoma, wafiq aziza m. Lamatenggo, Nina Lindawaty Isima Margaretha Solang Marini Susanti Hamidun Masra Latjompoh Matalauni, Citra Leonita Miftahul F. Adudu Miftahul Fikriyah Adudu Muchtar Ahmad Muh. Nur Akbar Mukhlisulfatih Latief Mustamin Ibrahim Mustaqimah, Nur Mutmainah Mutmainah NENNY NURLAENY Nurdin Nuryanti Rumalolas Pagala, Devi Bunga Pagalla , Devi Bunga Pakaya, Melisa Patta Sija Potutu, Bayu S. Putri, Tarissa Eka Rahman, Iyam Rahwilin Van Gobel Ramli Utina Rampi Yusuf Rianjani, Devi Tutut Rianjani, Devi Tutut Rinna Amelia Polihito Risna A. Onu Rizal Suleman Rizaldi Mokodompit ROBERT DJONGGI MARULI SIMANUNGKALIT Rosely, Meilin S. Y. Sahat Patar Lumban Gaol Saifullah Mamonto Suwarni Karim Syafar, Sitti Zaenab Tadidik, Ulfaida H. Ui, Maryam Walangadi, Farhana Rahmatia Wilinda A. Datau Wirnangsi Din Uno Wirnangsih D. Uno Yelsi Patiung Yuliana Nurdian Toini Yuliana Retnowati Yumna Binti Abud Alamri Yusrin Anton Puluhulawa Zuliyanto Zakaria Zusriadi, Brenda Febrina