Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Pengembangan Agroindustri Olahan Buah Pidada (Sonneratia Caseolaris) di Pulau Santen, Kabupaten Banyuwangi Dini Nafisatul Mutmainah; Ahmad Haris Hasanuddin Slamet; Kirana Kusumaningrum; Dian Kumaila Dewi
Food Scientia : Journal of Food Science and Technology Vol 2 No 2 (2022): Juli - Desember
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/fsj.v2i2.3700.2022

Abstract

Mangrove fruit or known as pidada fruit has great potential to be used as a variety of processed products. The high nutritional content of pidada fruit makes it have more added value as a processed product. This study aimed to analyze the strategy for developing processed products from pidada fruit. The data used in this study consisted of primary data and secondary data. The method used to formulate a development strategy is SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats). Primary data consisted of direct observation of the potential of pidada fruit on Santen Island and data from interviews with related parties. While secondary data consisted of supporting sources from the web and journal articles. The SWOT method was used to analyze internal and external factors in product development. Based on the SWOT analysis, the Internal Factor Evaluation (IFE) matrix obtained a value of 2,682 and the External Factor Evaluation (EFE) matrix obtained a total value of 3,000. This showed that the development of the pidada fruit processed agro-industry has great potential in its development. Meanwhile the strategies that can be applied are intense market penetration, market development, and product development.
Pemetaan Sebaran Ternak Kambing di Kabupaten Sidoarjo Menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) Ahmad Haris Hasanuddin Slamet; Dini Nafisatul Mutmainah; Sekar Ayu Wulandari; Agustia Dwi Pamujiati; Siska Elvani
JURNAL ILMIAH SAINS TEKNOLOGI DAN INFORMASI Vol. 1 No. 2 (2023): April
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1195.733 KB) | DOI: 10.59024/jiti.v1i2.116

Abstract

Kabupaten Sidoarjo merupakan yang memiliki potensi besar dalam pengembangan ternak ruminansia, salah satunya adalah kambing. Jumlah ternak kambing di Kabupaten Sidoarjo tahun 2020 mencapai 41.190 yang tersebar di seluruh kecamatan yaitu 16 kecamatan. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan pemetaan sebaran populasi ternak kambing di Kabupaten Sidoarjo menggunakan SIG. Informasi sebaran ternak kambing bermanfaat untuk mempercepat pengelolaan informasi sebaran ternak di Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan data deskriptif kuantitatif yaitu data spasial berupa peta administrasi, peta kedalaman laut, dan data sebaran ternak di Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini menghasilakan output berupa peta sebaran ternak di Kabupaten Sidoarjo, dimana dapat memberikan informasi sebaran ternak kambing per kecamatan pada tahun 2018 dan 2020. Data sebaran ternak kambing di seluruh kecamatan menunjukkan fluktuatif. Terdapat tiga kecamatan yang selalu konsisten dalam jumlah sebaran ternaknya yang tinggi yaitu Kecamatan Tarik, Krian, dan Balongbendo. Ketiga kecamatan tersebut jauh dari pusat kota dan memiliki kepadatan penduduk di bawah 2500 penduduk/km2. Tingkat kepadatan penduduk kurang memungkinkan tersedianya lahan yang lebih luas. Faktor lain yang menjadi pendukung dalam pengembangan ternak adalah ketersediaan aliran sungai yang cukup banyak, karena akan menunjang ketersediaan hijauan sebagai bahan pakan ternak.
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHA KERIPIK “KELJA NGOCEAE” DI SIDOARJO Sekar Ayu Wulandari; Ahmad Haris Hasanuddin Slamet; Dini Nafisatul Mutmainah; Nopi Ariyola; Rafly Rizqullah; Risma Damayanti
JURNAL PERTANIAN CEMARA Vol 20 No 1 (2023): JURNAL PERTANIAN CEMARA (CENDEKIAWAN MADURA)
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fp.v20i1.2538

Abstract

Tanaman kelor dan jahe memiliki potensi besar untuk diolah menjadi produk olahan makanan. Meninjau potensi kandungan gizi dari daun kelor dan jahe potensi hasil olahan yang dapat dilakukan yaitu mengolahanya menjadi keripik yang diberi nama Kelja Ngoceae. Pemilihan olahan menjadi keripik dikarenakan produk ini banyak diminati oleh berbagai kalangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial dalam pengembangan usaha keripik Kelja Ngoceae. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dimana metode ini merupakan bentuk penelitian yang dapat dilakukan secara kuantitatif maupun kualitatif dengan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan mengukur kriteria penilaian kelayakan usaha berdasarkan kesehatan keuangan usaha. Tujuan analisis finansial yang dilakukan meliputi, analisis total biaya, analisis pendapatan atau pendapatan bersih, analisis tingkat efisiasi usaha (R/C ratio), Payback Period (PP), Net Present Value (NPV), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C Ratio), dan Internal Rate of Return (IRR). Berdasarkan hasil penelitian diperoleh total produksi yang dibutuhkan untuk memproduksi kelja sebesar Rp. 9.000.000, kemudian biaya variabel per tahun sebesar Rp. 29.920.800, pendapatan yang diperoleh per tahun sebesar Rp. 33.079.200. Hasil analisis nilai Payback Period pada usaha keripik KelJa Ngoceae yaitu 1,9 tahun. Perhitungan tersebut menunjukan bahwa investasi yang dikeluarkan dalam pengembangan keripik Kelja Ngoceaea dapat mengembalikan modal dalam kurun waktu 1,9 tahun. Kemudian berdasarkan analisis kelayakan usaha diperoleh nilai R/C sebesar 1,94, B/C rasio sebesar 1,548, NPV sebesar Rp 35.085.479, dan IRR sebesar 24%. Nilai yang diperoleh tersebut menunjukan bahwa usaha keripik Kelja Ngoceae layak untuk dijalankan.
Optimalisasi Lahan Perkarangan Melalui Budidaya Sayuran Dengan Metode Vertikultur Di Perumahan Sidokare Indah Sidoarjo Ahmad Haris Hasanuddin Slamet; Sekar Ayu Wulandari; Septine Brillyantina; Dini Nafisatul Mutmainah; Rahmat Dhandy; Asmunir; Nurwahyuningsih
JATIMAS : Jurnal Pertanian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): MEI
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jatimas.v3i1.4298

Abstract

Verticulture is a planting technology by placing plants vertically on a narrow land. This community service aimed to build velticulture technology as an alternative to realizing food security in urban environments, especially in Pondok Sidokare Indah Housing Complex with minimal/limited yard land for vegetable cultivation. The community service activity was conducted in the yard of the house of one of the members of the Family Empowerment and Welfare Group (PKK) Pondok Sidokare Indah Housing Complex, Sidokare Village RT.31/RW.09, Sidoarjo District, Sidoarjo Regency. This activity was conducted in November 2022. Socialization and instruction in vegetable production utilizing verticulture technology were the methods employed in this community service by a team of lecturers which consisted of several activities, including outreach to housewives in the PKK Housing group Pondok Sidokare Indah, then followed by demonstration activities for planting vegetable seeds. Based on the outcomes of community service activities at Pondok Sidokare Indah Housing, it is intended that it will increase the skill and knowledge of PKK members at Pondok Sidokare Indah Housing in cultivating vegetables with verticulture techniques so that they can utilize their respective yards to be more productive. Vertikultur merupakan teknologi menanam dengan meletakan tanaman secara vertikal pada lahan yang sempit. Pengabdian ini bertujuan untuk menjadikan teknologi veltikultur menjadi alternatif dalam mewujudkan ketahanan pangan di lingkungan perkotaan terutama di Perumahan Pondok Sidokare Indah dengan lahan pekaranan yang minim/terbatasan dalam budidaya tanaman hortikultura. Kegiatan ini dilakukan di halaman atau pekarangan rumah salah satu anggota Ibu-Ibu kelompok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Perumahan Pondok Sidokare Indah, Desa Sidokare RT.31/RW.09, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan November 2022. Kegiatan pengabdian ini mengunakan metode dalam bentuk demonstrasi pelatihan budidaya sayuran dengan menggunakan teknologi vertikultur dan sosialisasi oleh tim dosen pengabdian dimana rangkaian kegiatan terdiri dari: 1) kegiatan sosialisasi kepada Ibu-Ibu kelompok PKK Perumahan Pondok Sidokare Indah, kemudian dilanjutkan dengan 2) kegiatan demonstrasi penanaman bibit tanaman sayuran. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian di Perumahan Pondok Sidokare Indah diharapkan dapat meningkatkan skill dan pengetahuan warga khususnya Ibu-Ibu PKK Perumahan Pondok Sidokare Indah dalam budidaya sayuran dengan teknik vertikultur agar dapat memanfaatkan lahan pekarangan masing-masing sehingga menjadi lebih produktif.
Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai Bahan Minuman Instan Penambah Imunitas Lailatul Azkiyah; Agustia Dwi Pamujiati; Eko Yuliarsha Sidhi; Ahmad Haris Hasanuddin Slamet; Kresna Widigdo Margo Utomo
JATIMAS : Jurnal Pertanian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): MEI
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jatimas.v3i1.4561

Abstract

Family medicinal plants (TOGA) are efficacious as medicines to fulfil the needs of family medicines. TOGA has many types of plants that can be used for roots, leaves, bark, flowers, and rhizomes depending on the type of plant. One of the TOGA that is used for its rhizomes is ginger. Ginger contains phenolic compounds such as gingerols, shogaols, zingeron, and diarylheptanoids which have antioxidant activity. Ginger is generally used as a ginger drink. Making ginger tea is also considered impractical because you have to peel the ginger first. So it is necessary to carry out technical guidance on processing ginger into instant ginger granules. Processing into granules was chosen because it is more stable physically and chemically and does not easily agglomerate. The purpose of this community service is to transfer knowledge and technology in the cultivation and processing of instant ginger. This community service was carried out for 25 housewives of RT 5 RW 2 in Mojoroto Village, Mojoroto District, Kediri City. This activity was divided into two stages, namely the stage of giving lectures and field practice, namely ginger cultivation and ginger processing. The results of the community service showed that during the lecture stage, the cultivation of ginger in used sacks, and the processing of instant ginger granules received very positive responses from the participants. Many participants followed closely and communicated actively with the community service team.  Tanaman obat keluarga (TOGA) berkhasiat untuk obat dalam mencukupi kebutuhan obat-obatan keluarga. Beberapa jenis TOGA dapat dimanfaatkan akar, daun, kulit batang, bunga, dan rimpangnya. Salah satu TOGA yang dimanfaatkan rimpangnya adalah jahe. Jahe mengandung senyawa fenolik seperti gingerol, shogaol, zingeron, diarilheptanoid yang memiliki aktivitas sebagai antioksidan. Jahe umumnya digunakan sebagai wedang jahe. Pembuatan wedang jahe pun dirasa kurang praktis karena harus mengupas jahe terlebih dahulu. Maka perlu dilakukan bimbingan teknis pengolahan jahe menjadi granul jahe instan. Pengolahan menjadi granul dipilih karena lebih stabil secara fisik dan kimia serta tidak mudah menggumpal. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini untuk berbagi ilmu dan teknologi dalam budidaya dan pengolahan jahe instan. Sasaran kegiatan ini adalah ibu-ibu rumah tangga RT 5 RW 2 sebanyak 25 orang di Kelurahan Mojoroto Kecamatan Mojoroto Kota Kediri. Kegiatan ini dilakukan dengan dua Langkah, yaitu memberikan ceramah dan praktek lapang yaitu budidaya jahe serta pengolahan jahe. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa pada tahap ceramah, budidaya jahe dalam karung bekas dan pengolahan granul jahe instan sangat mendapatkan respon positif dari peserta. Banyak peserta yang mengikuti dengan seksama dan berkomunikasi secara aktif kepada tim pengabdian kepada masyarakat.
Pemetaan Sebaran dan Populasi Beberapa Ternak Unggas di Kabupaten Sidoarjo Menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) Wildanu Ubaidillah; Ahmad Haris Hasanuddin Slamet; Nopi Ariyola; Rafly Rizqullah; Nur Anisa
JINTAN : Jurnal Ilmiah Pertanian Nasional Vol. 3 No. 2 (2023): JULY
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jintan.v3i2.4787

Abstract

This research aims to apply a Geographic Information System (GIS) in mapping the distribution of poultry populations in the Sidoarjo Regency. The main benefit of this research is accelerating the management of livestock distribution information in the area based on the mapping results. This information can be used as a reference in developing chicken farming businesses in the Sidoarjo Regency. This research used spatial data in administrative maps of Sidoarjo Regency in 2020, Indonesian Earth Maps sourced from National Geographic and poultry distribution data from Sidoarjo in 2021 and 2023 figures. Poultry population data fluctuates every year cause of several factors, including population factors, land availability factors, and demand and supply factors in the market. The districts with the highest distribution of poultry were Balongbendo Tulangan, Krian, Candi and Jabon. Districts with medium poultry distribution were Prambon, Tanggulangin, Porong, Sidoarjo, Buduran and Waru. The districts with the lowest distribution of poultry were Taman, Gedangan and Sedati. However, several sub-districts have experienced a significant decline. Tujuan penelitian ini adalah menerapkan Sistem Informasi Geografis (SIG) dalam pemetaan sebaran populasi ternak unggas di Kabupaten Sidoarjo. Manfaat utama dari penelitian ini adalah mempercepat pengelolaan informasi sebaran ternak di wilayah Sidoarjo dengan menggunakan hasil pemetaan, informasi ini dapat digunakan sebagai acuan dalam pengembangan usaha ternak unggas di wilayah Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan data spasial berupa peta administrasi Kabupaten Sidoarjo tahun 2020, Peta Rupa Bumi Indonesia bersumber National Geographic dan data sebaran ternak unggas yang bersumber dari Sidoarjo dalam angka tahun 2021 dan 2023. Setiap tahunnya, data populasi ternak unggas di Sidoarjo mengalami fluktuatif dikarenakan beberapa faktor yang mempengaruhinya yaitu faktor populasi jumlah penduduk, faktor ketersediaan lahan dan faktor permintaan dan penawaran harga unggas di pasaran. Kecamatan dengan sebaran ternak unggas tertinggi yaitu Balongbendo Tulangan, Krian, Candi dan Jabon. Kecamatan dengan sebaran ternak unggas sedang yaitu Prambon, Tanggulangin, Porong, Sidoarjo, Buduran dan Waru. Kecamatan dengan sebaran ternak unggas terendah yaitu Taman, Gedangan dan Sedati. Namun juga terdapat beberapa kecamatan yang mengalami penurunan cukup signifikan.
Analysis of Heat Transfer and Efficiency of Rack Type Flash Dryer Machine in Purple Sweet Potato Drying Process Nurwahyuningsih Nurwahyuningsih; Putu Tessa Fadhila; Ade Galuh Rahmadevi; Adi Sucipto; Ahmad Haris Hasanuddin Slamet
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkptb.2023.011.02.01

Abstract

Purple sweet potato (Ipomoea batatas var Ayumurasaki) has deep purple flesh and tuber skin. The variety of processed purple sweet potato products is increasingly diverse as purple sweet potato production increases, such as cookies and chips. Therefore, a process is needed to turn purple sweet potato into flour before being made into a variety of processed products, namely the drying process. Drying is a process of reducing the water content of a material to a certain level. To determine how much fuel is used by dryer machine, it is necessary to evaluate the effectiveness of the machine. So that in this study the aims were to determine the amount of energy needed to dry purple sweet potatoes, calculate the efficiency of the flash dryer machine and find out the temperature distribution on each tray of the drying machine. Based on the research results of the rack-type flash dryer drying machine, it can be concluded that the mechanism of the heat transfer rate in the purple sweet potato drying process occurs by forced convection heat transfer from the drying air to the purple sweet potatoes and a mass flow rate value of 0.1272 kg/s is obtained, the convection transfer rate in the drying chamber is 836.84 W and the sensible heat value is 1033.84 W. Hence, the amount of heat to dry 3 kg of purple sweet potato for 4 hours is 1870.68 W and an efficiency value of 55.26% is obtained. The total energy required to dry 3 kg of purple sweet potato in 4 hours is 5712.86 kJ.
Edukasi Pengolahan Pangan Lokal Berbasis Ubi Jalar di Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk Agustia Dwi Pamujiati; Wiwiek Andajani; Nugraheni Hadiyanti; Lailatul Azkiyah; Rasyadan Taufiq Probojati; Nina Lisanty; Ahmad Haris Hasanudin Slamet
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i3.7986

Abstract

Ubi jalar merupakan salah satu jenis pangan lokal yang berpotensi untuk dikembangkan. Desa Sumengko Kecamatan Sukomoro menjadi salah satu produsen ubi jalar di Kabupaten Nganjuk. Namun pemanfaatan ubi jalar di Kecamatan Sukomoro masih terbatas. Padahal ubi jalar dapat diolah menjadi diversifikasi produk pangan dengan nilai ekonomi tinggi.  Maka dari itu perlu dilakukan edukasi tentang pengolahan pangan lokal berbasis ubi jalar dengan harapan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang potensi serta pemanfaatan ubi jalar. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini yaitu tahap preparasi, tahap sosialisasi, tahap pelatihan dan pendampingan serta evaluasi yang dilaksanakan pada bulan April 2022. Sasaran dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah warga Dusun Gang-gang Malang Desa Sumengko Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk sebanyak 20 orang. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat berjalan dengan baik dan lancar. Peserta mengikuti kegiatan secara runtut dari awal hingga akhir. Peserta kegiatan ini antusias dan memberikan respon positif dalam mengikuti kegiatan sosialisasi dan pelatihan pengolahan pangan lokal berbasis ubi. Hal ini dibuktikan dengan adanya hasil evaluasi yang baik. Para peserta mendapatkan nilai rata-rata post test (84,3) lebih tinggi dibandingkan nilai rata-rata pre test (66,5). Hal ini berarti bahwa transfer ilmu yang dilakukan pada pengabdian kepada masyarakat ini berhasil dilakukan. Sweet potato is one of the local foods. It has the potential to be developed. Desa Sumengko Kecamatan Sukomoro became one of the sweet potato producers in Kabupaten Nganjuk. However, the utilization of sweet potatoes in Kecamatan Sukomoro is still limited. Even though sweet potatoes can be processed into diversified food products with high economic value, it is necessary to educate about local sweet potato-based food processing to increase public knowledge about the potential and utilization of sweet potatoes. The methods used in this community service are the preparation stage, the socialization stage, and the training and mentoring stage. This community service activity targets the Gang-gang Malang, Sumengko Village, Sukomoro District, Nganjuk, and Regency residents. The results of community service show that community service activities run well and smoothly. Participants took part in the activity coherently from start to finish. Participants in this activity were enthusiastic and responded positively to participating in socialization activities and sweet potato-based local food processing training.
EDUKASI PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK DI LINGKUNGAN KAMPUS KAB SIDOARJO POLITEKNIK NEGERI JEMBER MENGGUNAKAN METODE TAKAKURA Dini Nafisatul Mutmainah; Ahmad Haris Hasanuddin Slamet; Rahmat Dhandy; Sekar Ayu Wulandari; Septine Brillyantina; Asmunir Asmunir; Kaila Tirta Tri Meifa
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.18879

Abstract

Takakura merupakan metode pengomposan yang memiliki banyak kelebihan, diantarannya yaitu mudah diaplikasikan dan juga tidak menimbulkan bau karena melalui proses fermentasi. Program edukasi pada kegiatan pengabdian kepada masyarakatn ini bertujuan untuk menjadikan teknik pengomposan menjadi salah satu alternatif dalam mengurangi angka peningkatan sampah maupun limbah di lingkungan Kampus Kab Sidoarjo. Kegiatan ini dilakukan di lingkungan Kampus Kab Sidoarjo Politeknik Negeri Jember yang beralamatkan di Jl. Sekolahan Jalan Raya, Cangkring, Sidokare, Kec. Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan September 2023. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan menggunakan metode edukasi yaitu sosialisasi, simulai dan pendampingan dalam pengelolaan sampah organik menggunakan metode takakura oleh tim pelaksana, dimana rangkaian kegiatan terdiri dari: 1) kegiatan sosialisasi oleh tim pelaksana kepada seluruh sivitas akademika, kemudian dilanjutkan dengan 2) kegiatan edukasi, simulasi dan pendampingan. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan Kampus Kab Sidoarjo diharapkan dapat meningkatkan skill dan pengetahuan seluruh sivitas akademika dalam pengelolaan sampah organik menggunakan metode takakura guna mengurangi frekuensi sampah organik yang ada di lingkungan Kampus Kab Sidoarjo sehingga menjadi lingkungan yang hijau dan sehat.
PENENTUAN POTENSI TAMBAK BANDENG DI KABUPATEN SIDOARJO MENGGUNAKAN ANALYTICAL HIERRARCHY PROCESS Dini Nafisatul Mutmainah; Ahmad Haris Hasanuddin Slamet; Rahmat Dhandy; Sekar Ayu Wulandari; Septine Brillyantina; Asmunir Asmunir; Kirana Kusumaningrum
JURNAL PERTANIAN CEMARA Vol 20 No 2 (2023): JURNAL PERTANIAN CEMARA (CENDEKIAWAN MADURA)
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fp.v20i2.3032

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode Analytical Hierrarchy Process (AHP) dan untuk mengevaluasi berbagai alternatif berdasarkan kriteria yang berbeda, memberikan skor relatif untuk setiap alternatif dibeberapa lokasi tambak bandeng di Kabupaten Sidoarjo, serta membuat keputusan multi-kriteria dalam menentukan potensi tambak bandeng di Kabupaten Sidoarjo. Hasil analisis diperoleh faktor fisik yaitu nilai temperatur EVN 0,301, nilai salinitas 0,699. Faktor kimia yaitu nilai pH EVN 0,101, nilai DO EVN 0,213, nilai Nitrat EVN 0,331 dan nilai fosfat EVN 0,356.
Co-Authors Ade Galuh Rahmadevi Ade Galuh Rakhmadevi Ade Galuh Rakhmadevi Adi Sucipto Adi Sucipto, Adi Agustia Dwi Pamujiati Agustia Dwi Pamujiati Ahmad Fahriyannur Rosyady Alpin Apriani, Fanecia Asmunir Auliza, Farikha Ayu Wulandari, Sekar Azkiyah, Lailatul Brilliantina, Aulia Damayanti, Risma Dani Setiawan Deddy Wirawan Soedibyo, Deddy Wirawan Dedy Wirawan Soedibyo Dewi, Syahra Nakita Dian Kumaila Dewi Dian Kumaila Dewi Dini Nafisatul Mutmainah Eko Yuliarsha Sidhi Elok Kurnia Novita Sari Estin Roso Pristiwaningsih Fajar Hidayanto, Fajar Fanecia Apriani Farikha Auliza Fatinia, Lilis Ayu Firnanda, Aprinda Dewi Yudian Henny Purnama Dewi Herry Purnomo Herry Purnomo, Bambang Iin Srimulyani Jafri Kasyful Hujbi Julia Agustina Kaila Tirta Tri Meifa Kirana Kusumaningrum Kirana Kusumaningrum Kresna Widigdo Margo Utomo Kusuma, Bagus Cahya Lilis Ayu Fatinia Mochammad Rifki Ulil Albaab Muammar Rinaldi Muhammad Haris Suhud Muhyidin, Ali Mutmainah, Dini Nafisatul Nadhifah Al Indhis Nadhirotul Diniyah Nafisatul Mutmainah, Dini Nasrudin, Ahmad Nasri Nina Lisanty Ningtias, Rahayu Nopi Ariyola Nopi Ariyola Nopi Ariyola Novita Sari , Elok Kurnia Nugraheni Hadiyanti Nur Anisa Nurwahyuningsih Nurwahyuningsih Oky syahputra Putu Tessa Fadhila Qonitatul Hasanah Rafly Rizqullah Rafly Rizqullah Rafly Rizqullah Rahmad Dhandy Rahmadevi, Ade Galuh Rahmat Dhandy Rasyadan Taufiq Probojati Rasyidah Aisy Ariyanto Risma Damayanti Rizqullah, Rafly Rizza Wijaya Sekar Ayu Wulandari Septine Brillyantina Silvia Dian Anggraeni Silvia Oktavia Nur Yudiastuti Siska Elvani Syahnaz, Cindiah Tina Muhardika Handayani Ubaidilla, Wildanu Ulil Albaab, Mohammad Rifki Vifi Nurul Choirina Wahyudi, Dona Wildanu Ubaidillah Wildanu Ubaidillah Wildanu Ubaidillah WIWIEK ANDAJANI Wiwik Handayani Wulandari, Sholihah Ayu Yani Subaktilah Yani Subaktilah Yumna Martha Laily, Jihan