Claim Missing Document
Check
Articles

EMPOWERING INCLUSIVE SCHOOLS: TRAINING TO PREVENT AND ADDRESS BULLYING OF STUDENTS WITH SPECIAL NEEDS Muhammad Nurrohman Jauhari; Lutfi Isni Badiah; Ferdiansyah; Afriliansyah
Kanigara Vol 5 No 2 (2025): Kanigara
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/sm7wpw33

Abstract

The implementation of this community service program aimed to provide knowledge on the prevention and management of bullying toward students with special needs. The program was carried out through three main stages: a) planning, b) implementation, and c) evaluation. Based on the results, it can be concluded that the empowerment of inclusive schools through training to prevent and address bullying of students with special needs had a positive impact on teachers. The success of the program is reflected in the improvement of participants' understanding, as evidenced by an increase in the average score from 60.18 in the pre-test to 82.32 in the post-test.
PENDIDIKAN ANTI-BULLYING INKLUSIF: MEMBANGUN BUDAYA SEKOLAH RAMAH ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SMP INKLUSI DI SURABAYA Rafikayati, Ana; Isni Badiah, Lutfi; Nurrohman Jauhari, Muhammad; Nur Fisabilillah, Sabrina; Fuanindah, Lathifah
Kanigara Vol 5 No 2 (2025): Kanigara
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/4apk5e52

Abstract

Inclusive education is not enough to simply include children with special needs in regular classes, but must be supported by a school culture that welcomes diversity, creates a sense of belonging, and promotes healthy social relations. This culture does not just grow, but must be built consciously and systematically through inclusive education programs, including anti-bullying education. Teachers of Children with Special Needs need to be equipped with insight into Anti-Bullying ABK so they can implement it in their respective schools. Considering this, the Workshop on Anti-Bullying ABK is very important to be implemented. The results of this activity were an increase in the understanding teachers about the importance of the anti-bullying movement and skills in compiling anti-bullying teaching modules 
Boosting Fine Motor Abilities in Children with Cerebral Palsy Through LEGO Constructive Play in Special Schools Wiwik Dwi Hastuti; Mohd Hanafi Mohd Yasin; Rizqi Fajar Pradipta; Muhammad Nurrohman Jauhari
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 1 (2025): MARCH 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i1.5920

Abstract

Children with cerebral palsy (CP) typically exhibit lower fine motor skills compared to their typically developing peers. Various interventions, including constructive LEGO play, have been explored to support fine motor skill development. This study examines the effectiveness of constructive LEGO play in enhancing fine motor skills in children with CP at SDLB Putra Jaya Malang. A Single-Subject Design (SSD) with an A-B-A format was employed. Data were collected through structured observations and assessments of fine motor skills during baseline, intervention, and post-intervention phases. Findings indicate a notable improvement in fine motor skills from the first baseline (A1) to the intervention phase (B), with sustained progress in the second baseline (A2) after the intervention was withdrawn. This suggests that constructive LEGO play positively influences fine motor skill development in children with CP. The study highlights the potential of LEGO-based activities as an engaging and effective tool for improving fine motor coordination in children with CP. The observed progress reinforces the need for structured and repetitive fine motor activities in special education settings. Constructive LEGO play proves to be a beneficial intervention for enhancing fine motor skills in children with CP. Its integration into therapy and special education programs could provide long-term benefits. Further research is recommended to explore its scalability and long-term impact.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR AKOMODATIF BERBASIS MULTIMEDIA UNTUK ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SEKOLAH INKLUSI Ana Rafikayati; Lutfi Isni Badiah; Muhammad Nurrohman Jauhari; Sabrina Nur Fisabilillah; Lathifah Fuanindah
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 7 (2025): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 7 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar akomodatif berbasis multimedia bagi anak berkebutuhan khusus di sekolah inklusi. Program dilaksanakan melalui empat tahapan: analisis kebutuhan, pelatihan guru, pendampingan penyusunan modul, dan uji coba terbatas. Sebanyak 60 guru dari sekolah mitra terlibat dalam pelatihan dan menghasilkan 60 modul ajar yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman guru mengenai pembelajaran akomodatif. Produk akhir berupa modul digital interaktif dinilai layak digunakan dan berpotensi memperkuat praktik pembelajaran inklusif di kelas.
Pengembangan Media Video Pembelajaran Bina Diri Self Care Untuk Meningkatkan Kemandirian Siswa Disabilitas Intelektual Siti Mahmudah; Wiwik Widajati; Devina Rahmadiani Kamaruddin Nur; Danis Ade Dwirisnanda; Muh Kholid Ni'amul Ludfi; Muhammad Nurrohman Jauhari
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3045

Abstract

Rendahnya media pembelajaran yang dirancang oleh guru pada pembelajaran bina diri mengakibatkan kurangnya minat belajar siswa disabilitas intelektual di Sekolah Luar Biasa Siti Hajar Sidoarjo. Penelitian mengembangkan media video pembelajaran bina diri self care bertujuan untuk: menguji kelayakan materi, kelayakan media video, menguji kepraktisan/kelayakan dari praktisi dan uji keefektifan. Penelitian pengembangan R&D (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan, yaitu Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluating. Model pengembangan ADDIE digunakan dalam penelitian ini karena pendekatannya sistematis dan tersetruktur untuk memecah proses pengembangan pembelajaran menjadi lima tahapan dan memastikan tidak ada tahapan yang terlewat. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, wawancara dan tes. Analisis data menggunakan prosentase. Hasil penelitian validasi materi 86% sangat baik, hasil validasi media 88% sangat baik, hasil validasi praktisi 86% sangat baik, dapat diartikan media video pembelajaran bina diri self care layak digunakan untuk meningkatkan kemandirian siswa disabilitas intelektual. Hasil uji keefektifan dianalisis dengan rumus N-Gain= 0.3 dinyatakan efektif serta efisien dengan kategori rata-rata. Dapat disimpulkan media video pembelajaran bina diri self care efektif digunakan untuk meningkatkan kemandirian siswa disabilitas intelektual di SLB/B-C Siti Hajar Sidoarjo.
METODE MATERNAL REFLEKTIF DALAM KEMAMPUAN STRUKTUR KALIMAT SISWA TUNARUNGU SDLB-B NEGERI TULUNGAGUNG Santoso, Budi; Muhammad Nurrohman Jauhari; Ana Rafikayati
Jurnal Pendidikan DEWANTARA: Media Komunikasi, Kreasi dan Inovasi Ilmiah Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan DEWANTARA: Media Komunikasi, Kreasi, dan Inovasi Ilmiah Pend
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55933/jpd.v12i1.1159

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa tunarungu kelas III SDLB di SLB-B Negeri Tulungagung dalam menyusun struktur kalimat melalui penerapan Metode Maternal Reflektif (MMR). Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan siswa dalam menyusun kalimat sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang benar, khususnya pada aspek morfologi dan sintaksis. Keterbatasan tersebut menyebabkan siswa mengalami kesulitan dalam mengekspresikan gagasan secara jelas baik dalam kegiatan pembelajaran maupun dalam komunikasi sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus meliputi empat tahap utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa tunarungu kelas III SDLB di SLB-B Negeri Tulungagung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan menyusun struktur kalimat, observasi terhadap proses pembelajaran, serta dokumentasi kegiatan belajar sebagai data pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Metode Maternal Reflektif dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menyusun struktur kalimat secara bertahap. Peningkatan tersebut terlihat dari hasil evaluasi yang menunjukkan perkembangan kemampuan siswa mulai dari tahap pra-siklus, siklus I, hingga siklus II. Melalui kegiatan percakapan bermakna, refleksi bahasa, serta penggunaan bahasa secara kontekstual, siswa menjadi lebih aktif dalam memahami dan menyusun kalimat yang lebih terstruktur serta menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam berkomunikasi.
Pemberdayaan Perkumpulan Sepakbola Amputasi Surabaya (PERSAS) menuju kemandirian komunitas berbasis sports industry Yandika Fefrian Rosmi; Muhammad Nurrohman Jauhari; Andarmadi Jati Abdhi Wasesa
PROMOTIF: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): PROMOTIF: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um075v5i22025p210-220

Abstract

Sepak bola amputasi merupakan salah satu cabang olahraga yang memberikan kesempatan kepada penyandang disabilitas amputasi untuk berpartisipasi dalam kegiatan olahraga secara aktif. Surabaya, terdapat  Perkumpulan Sepak Bola Amputasi Surabaya (PERSAS). Namun masih memiliki kendala yang di alami terutama terkait dengan kemandirian komunitas. Pengabdian masyarakat dilakukan dengan tujuan menjawab masalah pendanaan, pemasaran dan branding dan pengelolaan keuangan. Pelatihan dilakukan terhadap 25 peserta baik pemain maupun managemen. Pelatihan dilakukan dengan metode perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasilnya menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman peserta pelatihan terhadap materi pelatihan yang dapat dilihat dari meningkatnya nilai rata-rata hasil pre-test dan post-test. Di mana nilai pre-test adalah 66,4 dan pada saat post-test adalah 73,4.
Improving Communication Competency Skills in Autism Spectrum Disorders in Adaptive Physical Learning Through Augmentative and Alternative Communication (AAC) Lalan Erlani; Kawai Yasuhi; Muhammad Nurrohman Jauhari; Toni Yudha Pratama
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/unik.v11i1.38994

Abstract

This study aims to improve the communication competence of children with Autism Spectrum Disorder (ASD) through the implementation of an Augmentative and Alternative Communication (AAC) system within Adapted Physical Education (APE) learning. The AAC system developed in this study comprises structured guidelines, instructional approaches, practical tutorials, strategies, and visually based learning methods specifically designed to support children with autism in educational settings. A mixed-methods research design was employed to comprehensively examine the effectiveness of the intervention. This approach integrates both qualitative and quantitative data collection and analysis to provide a more robust understanding of the research problem. The underlying assumption of this design is that combining qualitative and quantitative evidence yields deeper and more nuanced insights than relying on a single methodological approach. The findings demonstrate that AAC interventions effectively facilitate the development of communication functions among children with ASD. Consistent with prior research, the results indicate that AAC enhances speech production, functional communication, expressive language abilities, and receptive language skills. These outcomes suggest that integrating AAC into Adapted Physical Education can serve as an effective pedagogical strategy to promote communicative competence and social participation for children with ASD.
PENGARUH PENGGUNAAN PERMAINAN RODA BERPUTAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL BANGUN DATAR ANAK TUNAGRAHITA RINGAN KELAS VII SMP DI SLBC Krisma Febri Cahyaningtyas; Amelia Rizky Idhartono; Muhammad Nurrohman Jauhari
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v6i3.9863

Abstract

This study aimed to examine the effect of using a spinning wheel game as an instructional medium on the ability of students with mild intellectual disabilities in Grade VII at SLB C Pertiwi Ponorogo to recognize plane shapes. Students with mild intellectual disabilities experience difficulties in understanding the forms, names, and characteristics of plane figures due to cognitive limitations and low levels of abstract thinking; therefore, conventional teaching methods are considered less effective. Consequently, a spinning wheel game was employed as an interactive, play-based learning approach. The study used an experimental method with a pretest–posttest design. The participants consisted of four Grade VII students. Data were collected through tests measuring students’ ability to recognize plane shapes before and after the implementation of the spinning wheel game, and were analyzed using the sign test because the sample size was fewer than ten. The results showed a Z value of –1.27 at a significance level of 0.05, which was lower than the Z-table value of 1.96; thus, the hypothesis was accepted. The mean pretest score of 35 increased to 78 in the posttest. These findings indicate a significant improvement after the use of the spinning wheel game. Therefore, the spinning wheel game proved to have a positive and significant effect on improving the ability to recognize plane shapes among students with mild intellectual, disabilities and is recommended as an instructional medium in special education. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media permainan roda berputar terhadap kemampuan mengenal bangun datar pada anak tunagrahita ringan kelas VII di SLB C Pertiwi Ponorogo. Siswa tunagrahita ringan mengalami kesulitan dalam memahami bentuk, nama, dan karakteristik bangun datar karena keterbatasan kognitif serta rendahnya kemampuan berpikir abstrak, sehingga pembelajaran konvensional dinilai kurang efektif. Oleh karena itu, digunakan media permainan roda berputar sebagai pendekatan interaktif berbasis permainan. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain pretest–posttest. Subjek penelitian berjumlah empat siswa kelas VII. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan mengenal bangun datar sebelum dan sesudah perlakuan, kemudian dianalisis menggunakan uji tanda karena jumlah sampel kurang dari sepuluh orang. Hasil analisis menunjukkan nilai Z sebesar –1,27 pada taraf signifikansi 0,05 yang lebih kecil daripada Z tabel 1,96, sehingga hipotesis diterima. Rata-rata skor pretest sebesar 35 meningkat menjadi 78 pada posttest. Temuan ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan yang signifikan setelah penggunaan media permainan roda berputar. Dengan demikian, media permainan roda berputar terbukti berpengaruh positif terhadap kemampuan mengenal bangun datar pada siswa tunagrahita ringan dan direkomendasikan sebagai media pembelajaran dalam pendidikan khusus.  
Intervensi Pada Anak Dengan Multiple Disabilities di Sekolah Khusus Umi Safiul Ummah; Ahsan Romadlon Junaidi; Dimas Arif Dewantoro; Muhammad Nurrohman Jauhari; Toni Yudha Pratama; Karinda Devinta Putri
JPK (Jurnal Pendidikan Khusus) Vol. 21 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Khusus
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpk.v21i2.89307

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji intervensi yang dilakukan pada anak-anak dengan multiple disabilities di Sekolah Khusus. Penelitian ini menghasilkan gambaran layanan intervensi yang menghadirkan strategi berbeda pada setiap individu, yang disesuaikan dengan kemampuan serta kebutuhan peserta didik dengan multiple disabilities. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mendeskripsikan secara mendalam proses pelaksanaan intervensi di lingkungan sekolah khusus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi intervensi yang diterapkan bersifat individual, fleksibel, dan melibatkan kolaborasi antara guru, orang tua, serta siswa sebagai informan utama. Temuan empiris di lapangan memberikan gambaran konkret mengenai praktik asesmen, pelaksanaan program individual, serta evaluasi berkelanjutan dalam layanan pendidikan. Selain itu, hasil penelitian ini memberikan kontribusi berupa informasi dan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai praktik intervensi pada anak dengan multiple disabilities, yang dapat menjadi referensi bagi masyarakat umum, khususnya orang tua dan tenaga pendidik dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Co-Authors Adela Hoar Usfinit Adi Syahrul Romadlon Afriliansyah Agustina Batlyol Ahsan Romadlon Junaidi Alsyah Asfarina Subekti Alya Adjeng Kartikasari Amelia Rizky Idhartono Amelia Rizky Idhartono Amelia Rizky Idhartono Angga Damayanto Annisa Padmadiani Annisa Padmadiani Aulia Dwi Shanty Badiah, Lutfi Isni Danis Ade Dwirisnanda Devina Rahmadiani Kamaruddin Nur Dewi Nurmasari Dewi, Dian Puspa Dewi, Dian Puspa Dimas Arif Dewantoro Dominica Istinawati Dwi Budi Santoso Eka Wahyu Wulansari Emiliana Meo ERVIN NURUL AFFRIDA Evi Aulia Nurahma Evita Purnaningrum Fajri, Bayu Ramadhani Fanindra Ayu Febriana Farida Isroani Ferdiansyah Fuanindah, Lathifah Ghaitsa Mahira Shafa Immanuel Arya Afdyanto Irvan, Mochamad Irvan, Mochamad Irvan, Muchamad Irwanda Putri Aryanti Isni Badiah, Lutfi Jati Abdhi Wasesa, Andarmadi Karinda Devinta Putri Kawai Yasuhi Khairunisa Rani Khairunisa Rani Khofidotur Rofiah Krisma Febri Cahyaningtyas Lalan Erlani Lathifah Fuanindah Lutfi Isni Badiah Mambela, Sambira Mohd Hanafi Mohd Yasin Muh Kholid Ni'amul Ludfi Nisa Yuniar Nur Fisabilillah, Sabrina Nurul Hidayati Pradipta, Rizqi Fajar Rachmadtullah, Reza Rafikayati, Ana Riski Prasetya Arbi Sabrina Nur Fisabilillah Sambira Sambira Sambira Mambela Sambira Sambira Siti Mahmudah Sonia Griselda Wibowo Syaira Premacandrika Toni Yudha Pratama Toni Yudha Pratama Umi Safiul Ummah Veroyunita Umar Wening Prabawati Wida Sulistyowati Wiwik Dwi Hastuti Wiwik Widajati Yandika Fefrian Rosmi Yunita Elsiana Nurjannah Zykra Zakiah