Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Multicultural Education in the Era of Society 5.0 Saidah; Hikmah, Nur
IJER (Indonesian Journal of Educational Research) Vol. 8 No. 3 (2023): IJER Special Edition: The 3rd International Conference on Education (Icon 2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/ijer.v8i3.315

Abstract

The aim of this research is to describe multicultural education in the era of society 5.0. This research is library research, examining sources that discuss multicultural education and society 5.0. The research results show that in the era of society 5.0, there is a variety of diversity (pluralism), especially in the field of education. Diversity in the world of education includes gender, ethnicity, culture, and religion. Apart from that, in the educational process, there is also a diversity of potential, intelligence, talents, interests, motivations, and so on. There is also diversity in educational media, whether hardware or shopware. There is also diversity in the use of communication and information technology in education. The use of computers and the internet (digital) in the educational process also varies according to the needs and abilities of educators, students, and educational institutions. So multiculturalism in the field of education in society 5.0 is an unavoidable necessity.
Motivasi dalam Perspektif Hadis: Studi Kontekstual terhadap Hadis tentang Niat Tasbih, Tasbih; Saidah
Al-Irsyad Al-Nafs : Jurnal Bimbingan dan Penyuluhan Islam Vol 11 No 2 (2024): December (AL-IRSYAD AL-NAFS)
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Penyuluhan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/al-irsyad al-nafs.v11i2.53633

Abstract

The hadith concerning intention has profound relevance in cultivating motivation, particularly within the realm of Islamic guidance and counseling. This hadith affirms that the value of deeds is contingent upon intention, which serves as the primary impetus for human action. This research contextually analyzes the relationship between intention and motivation, highlighting its role in fostering genuine enthusiasm for achieving noble life goals. In Islamic counseling, sincere intentions form the foundation of a client's motivation to confront life challenges through a spiritual approach. The integration of intention and motivation provides guidance for education, worship, and daily problem solving. By strengthening intentions, a client's motivation becomes more robust, sustainable, and oriented towards Islamic values. This research concludes that a contextual understanding of the hadith of intention is crucial for developing motivation that is not only productive but also imbued with spiritual significance, fostering a meaningful life in both this world and the hereafter.
Social Practice And The Meaning Of The Erang-Erang Tradition In The Context Of Bugis Community Weddings From The Perspective Of Maslahah. Ibrahim, Ahmad; Rusdaya; Saidah
Jurnal Marital: Kajian Hukum Keluarga Islam Vol 2 No 2 (2024): MARITAL: Kajian Hukum Keluarga Islam
Publisher : IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/marital_hki.v2i2.8981

Abstract

Abstrak: Tradisi i membahas tentang tradisi erang-erang. Penelitian ini terdiri dari tiga rumusan masalah; 1). untuk memahami konteks sosial tradisi erang-erang dalam perkawinan masyarakat Bugis di Kecamatan Mallusetasi Kabupaten Barru, 2). untuk memahami makna simbolik tradisi erang-erang dalam perkawinan masyarakat Bugis di Kecamatan Mallusetasi Kabupaten Barru, 3). Untuk memahami perspektif maslahah terhadap tradisi erang-erang di Kecamatan Mallusetasi Kabupaten Barru. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian lapangan atau Field Research, dengan pendekatan sosiologis dan historis, yaitu pendekatan yang dibutuhkan untuk memahami secara sosial kemasyarakatan dan menganalisa sumber melalui cerita masa lampau. Sumber data yang digunakan yaitu data primer, yaitu data yang diperoleh langsung dari hasil wawancara dengan narasumber yang mana dalam hal ini adalah tokoh masyarakat dan masyarakat biasa. Data sekunder yaitu data yang diperoleh dari buku, dokumen, dan jurnal/skripsi penelitian terdahulu yang mempunyai kaitan dengan penelitian ini. Adapun teknik analisis data yaitu terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan verifikasi/penarikan dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Prakti tradisi erang-erang bukan hanya simbol pertukaran materi, tetapi juga lambang komitmen dan persetujuan antar keluarga dalam pernikahan Bugis, mencerminkan kekayaan budaya dan komitmen untuk merayakan persatuan. 2) Dalam perkawinan Bugis, penyerahan erang-erang melibatkan simbolisme kompleks yang merefleksikan dinamika hubungan antar keluarga, menguatkan struktur sosial, dan mencerminkan norma-norma gender. 3) Kemaslahatan menyoroti pencapaian kesejahteraan dan kepentingan umum di masyarakat yang melibatkan lima asas hukum syara’ yakni pemeliharaan agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta yang harus dijaga dengan sungguh-sungguh. kelima unsur tersebut merupakan inti dari kemaslahatan dan menjadi tujuan dari syariat itu sendiri. Sebaliknya, hal-hal yang tidak melibatkan kelima unsur pemeliharaan tersebut, akan diklasifikasikan sebagai mafsadah atau kerusakan Kata Kunci: Praktik Sosial; Erang-erang; Maslahah Abstrak: This thesis research discusses the erang-erang tradition. The research consists of three problem formulations: 1) to understand the social context of the erang-erang tradition in Bugis community weddings in the Mallusetasi Sub-District, Barru District, 2) to comprehend the symbolic meaning of the erang-erang tradition in Bugis community weddings in the Mallusetasi Sub-District, Barru District, 3) to understand the perspective of maslahah (benefit/utility) towards the erang-erang tradition in the Mallusetasi Sub-District, Barru District. The research method used in this study is field research or Field Research, with a sociological and historical approach necessary to understand societal aspects and analyze sources through historical narratives. The primary data source is obtained through interviews with informants, including community figures and ordinary people. Secondary data includes information from books, documents, and previous research papers or theses related to this study. Data analysis techniques include data reduction, data presentation, and verification/extraction of conclusions. The research findings indicate that: 1) The practice of the erang-erang tradition is not just a symbol of material exchange but also represents commitment and agreement between families in Bugis marriages, reflecting cultural richness and a commitment to celebrating unity. 2) In Bugis weddings, the presentation of erang-erang involves complex symbolism reflecting the dynamics of family relationships, strengthening social structures, and reflecting gender norms. 3) Maslahah highlights the achievement of well-being and common interests in society involving five principles of Sharia law: the preservation of religion, life, intellect, lineage, and wealth, which must be safeguarded diligently. These five elements are the essence of maslahah and serve as the goals of Sharia itself. Conversely, matters not involving the preservation of these five elements are classified as mafsadah or harm. Keywords: Social Practice; Erang-Erang; Maslahah
IMPLEMENTASI KEGIATAN BIMBINGAN PERKAWINAN PADA KANTOR URUSAN AGAMA KECAMATAN BUNGORO PERSPEKTIF HUKUM KELUARGA ISLAM DAN HUKUM NASIONAL Nurhasanah; Hannani; Saidah; Rahmawati; Aris
YUSTISI Vol 12 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/yustisi.v12i1.19028

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjelaskan tentang: Implementasi kegiatan bimbingan perkawinan calon pengantin di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bungoro Kabupaten Pangkep, tinjauan teori hukum keluarga Islam dan hukum nasional terhadap implemantasi kegiatan bimbingan perkawinan calon pengantin di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bungoro Kabupaten Pangkep. Penelitian dilakukan melalui penelitian lapangan (field research), yakni dengan melakukan pengamatan langsung dengan wawancara secara mendalam dengan narasumber dengan menggunakan metode purposive sampling teori. Penelitian ini merujuk pada tiga teori yang dijadikan dasar, yakni yang digunakan adalah teori Ketaatan dan Kesadaran Hukum, Teori Maqashid Al-Syariah, dan Teori dasar hukum perkawinan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: 1 Bimbingan Perkawinan yang dilakukan oleh KUA Kecamatan Bungoro telah terlaksana sesuai dengan aturan, prinsip, dan indikator yang telah ditetapkan. 2) Dalam pelaksanaan Bimbingan Perkawinan (Bimwin), perspektif Hukum Islam yakni merujuk pada teori Maqashid Syariah yang berisi tentang prinsip kebaikan dan keadilan, kesejahteraan, kebahagiaan dan kemudahan harus berpusat dan bertumpu dalam lima pokok kemaslahatan yaitu: kemaslahatan agama (hifz al-din), kemaslahatan jiwa (hifz al-nafs), kemaslahatan akal (hifz al-aql), kemaslahatan keturunan (hifz al-nasl) dan kemaslahatan harta (hifz al-mal). 3) Hukum nasional memuat penghargaan terhadap nilai dan kepercayaan masyarakat yang dianut ketika ingin melakukan perkawinan. Hukum nasional mengatur bahwa tujuan perkawinan harus sesuai dengan Ketuhanan yang Maha Esa, yang juga merupakan bagian dari cita-cita implementasi Bimwin. Definisi Undang-Undang Perkawinan Nomor 16 Tahun 2019, membahas tiga unsur utama yakni pernikahan merupakan ikatan lahir batin, tujuan membentuk keluarga yang bahagia, serta dasar ikatan lahir batin berdasar pada Ketuhanan yang Maha Esa. Kata Kunci : Bimbingan Perkawinan, Calon Pengantin, Hukum Keluarga Islam, Konseling
IMPLEMENTASI KEGIATAN BIMBINGAN PERKAWINAN PADA KANTOR URUSAN AGAMA KECAMATAN BUNGORO PERSPEKTIF HUKUM KELUARGA ISLAM DAN HUKUM NASIONAL Nurhasanah; Hannani; Saidah; Rahmawati; Aris
YUSTISI Vol 12 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/yustisi.v12i1.19028

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjelaskan tentang: Implementasi kegiatan bimbingan perkawinan calon pengantin di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bungoro Kabupaten Pangkep, tinjauan teori hukum keluarga Islam dan hukum nasional terhadap implemantasi kegiatan bimbingan perkawinan calon pengantin di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bungoro Kabupaten Pangkep. Penelitian dilakukan melalui penelitian lapangan (field research), yakni dengan melakukan pengamatan langsung dengan wawancara secara mendalam dengan narasumber dengan menggunakan metode purposive sampling teori. Penelitian ini merujuk pada tiga teori yang dijadikan dasar, yakni yang digunakan adalah teori Ketaatan dan Kesadaran Hukum, Teori Maqashid Al-Syariah, dan Teori dasar hukum perkawinan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: 1 Bimbingan Perkawinan yang dilakukan oleh KUA Kecamatan Bungoro telah terlaksana sesuai dengan aturan, prinsip, dan indikator yang telah ditetapkan. 2) Dalam pelaksanaan Bimbingan Perkawinan (Bimwin), perspektif Hukum Islam yakni merujuk pada teori Maqashid Syariah yang berisi tentang prinsip kebaikan dan keadilan, kesejahteraan, kebahagiaan dan kemudahan harus berpusat dan bertumpu dalam lima pokok kemaslahatan yaitu: kemaslahatan agama (hifz al-din), kemaslahatan jiwa (hifz al-nafs), kemaslahatan akal (hifz al-aql), kemaslahatan keturunan (hifz al-nasl) dan kemaslahatan harta (hifz al-mal). 3) Hukum nasional memuat penghargaan terhadap nilai dan kepercayaan masyarakat yang dianut ketika ingin melakukan perkawinan. Hukum nasional mengatur bahwa tujuan perkawinan harus sesuai dengan Ketuhanan yang Maha Esa, yang juga merupakan bagian dari cita-cita implementasi Bimwin. Definisi Undang-Undang Perkawinan Nomor 16 Tahun 2019, membahas tiga unsur utama yakni pernikahan merupakan ikatan lahir batin, tujuan membentuk keluarga yang bahagia, serta dasar ikatan lahir batin berdasar pada Ketuhanan yang Maha Esa. Kata Kunci : Bimbingan Perkawinan, Calon Pengantin, Hukum Keluarga Islam, Konseling
Implementasi Pompa Angin Mandiri Bertenaga Surya Sebagai Peningkatan Sarana Di Universitas Bhayangkara Surabaya Afianti, Hasti; Purwahyudi, Bambang; Ahmadi; Watiasih, Richa; Saidah; Kiswantono, Agus; Febrina, Dewi; Amirullah; Adiananda
Semeru: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 1 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Bhayangkara Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55499/semeru.v1i02.1178

Abstract

Sebagai upaya peningkatan layanan kepada civitas academika dan masyarakat di sekitar UBHARA maka kegiatan PkM ini mengambil tema Pompa Angin Mandiri Bertenaga Surya. Pemilihan tema ini didasari oleh kebutuhan para civitas academika dan masyarakat disekitar UBHARA akan adanya pompa angin apabila ban kendaraanya mengalami kekurangan angin. Sebagai inovasi, pompa angin yang dibangun menggunakan panel surya untuk memenuhi kebutuhan dayanya. Dengan hadirnya pompa angin ini membuat mahasiswa, dosen, karyawan bahkan masyarakat di UBHARA dan sekitarnya tidak perlu repot apabila memerlukan pompa angin untuk menambah angin dari ban kendaraannya.
ANALISISKESALAHAN FONOLOGI DALAM MEMBACA TEKS BAHASA ARAB PADA MATA PELAJARAN BAHASA ARAB DI MIS IHSANIYAH KELURAHAN LEGOK KECAMATAN DANAU SIPIN KOTA JAMBI Saidah; Iryani, Eva; Sholiha, Mar’atun
Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Budaya Islam Vol 3 No 1 (2022): Ad-Dhuha: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Budaya Islam
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk kesalahan membaca teks bahasa Arab siswa kelas V MIS Ihsaniyah Kelurahan Legok Kecamatan Danau Sipin Kota Jambi. Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kesalahan pembacaan teks bahasa Arab dan upaya untuk menghindarinya pada tataran fonologis. Penelitian kualitatif merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini. Observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan dalam proses pengumpulan data. Analisis deskriptif digunakan untuk menguji data. Perubahan fonem MIS Ihsaniyah Kota Jambi dan pengurangan fonem ditemukan menjadi dua jenis kesalahan yang paling umum dalam membaca teks bahasa Arab dalam penelitian ini. Materi pembelajaran yang tidak menarik, ketidakmampuan siswa untuk berkonsentrasi, keyakinan bahwa bahasa Arab adalah pelajaran yang sulit untuk dipelajari, sarana dan prasarana yang tidak memadai, kurangnya dukungan orang tua terhadap pelajaran bahasa Arab dan bahasa ibu serta faktor lingkungan semuanya berkontribusi terhadap kesalahan dalam membaca teks bahasa Arab. Guru telah berupaya membuat pembelajaran menjadi menyenangkan, memberikan perhatian khusus kepada siswa yang mengalami kesulitan membaca teks bahasa Arab, dan menyiapkan sarana dan prasarana sendiri yang belum siap.
Handling of Crimes of Abuse Committed by Children (Case Study in Parepare City) Renaldi; Muchsin, Agus; Saidah
DELICTUM : Jurnal Hukum Pidana Islam Vol 1 No 2 (2023): DELICTUM: Jurnal Hukum Pidana Islam
Publisher : Program Studi Hukum Pidana Islam IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.201 KB) | DOI: 10.35905/delictum.v1i2.3416

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai tindak pidana pencucian uang yang dilakukan oleh jasa Umrah Abu Tours, adapun tujuan dari penelitian ini, yaitu untuk mengkaji bagaimana pertanggung jawaban hukum terhadap tindak pidana penggelapan yang dilakuakan jasa umrah Abu Tours, sehingga merugikan komsumen dalam pelaksanaaan ibadah umrah dan bagaimana proses penegakan hukum terhadap tindak pidana pencucian uang yang dilakukan oleh korporasi Abu tours. Pencucian uang atau di kenal dengan istilah money laundring, istilah money laundring sudah tidak lazim digunakan dalam menggambarkan usaha-usaha yang dilakukan oleh seseorang maupun badan hukum untuk melegalisasi uang “kotor” yang mereka peroleh dari hasil tindak pidana. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat empiris. Tipe penelitian ini melakukan penelitian lapangan yang kemudian dihubungkan dengan permasalahan yang menjadi pokok pembahasan yang dibahas di dalam penelitian ini. Jenis dan sumber data yang dipakai dalam penelitian ini adalah data primer, yaitu data yang diperoleh atau dikumpulkan oleh peneliti secara langsung dari sumber datanya. Penulis menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara dengan sumber yang telah ditetapkan sebelumnya.
Sociocultural Dynamics of Islamic Legal Reform Across Muslim-Majority Countries: A Comparative Perspective Ahmad, Mansur; Wathoni, Lalu Muhammad Nurul; Sainun; Saidah
DIKTUM: Jurnal Syariah dan Hukum Vol 23 No 2 (2025): DIKTUM: Jurnal Syariah dan Hukum
Publisher : Fakultas Syariah dan Hukum Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/diktum.v23i2.13072

Abstract

Background: Islamic law exists in a fluid and contentious realm inside modern Muslim-majority states, where its application embodies both theological beliefs and sociopolitical frameworks, as well as cultural perceptions. Purpose: This study seeks to evaluate the sociological elements affecting the implementation of Islamic law in Indonesia, Brunei Darussalam, and Saudi Arabia, emphasizing the roles of legal pluralism, state ideology, and religious authority in its enforcement Methods: The study employs a qualitative-comparative methodology, utilizing document analysis and secondary data review to examine the historical evolution, legal frameworks, and sociocultural contexts that support Islamic law in the three nations Results: The findings indicate that Brunei and Saudi Arabia implement Islamic law inside monarchical and theocratic structures, but Indonesia reconciles Islamic principles within a pluralistic legal framework shaped by democracy, adat, and secular constitutionalism Implication: This article theoretically enhances Islamic legal scholarship by contextualizing Islamic law within sociological and reception-focused frameworks, demonstrating that its legitimacy arises from intricate interactions among tradition, state, and society. The research provides insights for policymakers to formulate context-specific legal reforms that take into account normative Islamic ideals and varied sociocultural situations. Originality: Sociological perspective and cross-regional analysis, which transforms the discussion of Islamic law from strict doctrinarism to fluid social practice within the worldwide Muslim community
IMPLEMENTASI INSTALASI LISTRIK RUMAH PENGERING BAWANG (RPB) UNTUK MENINGKATKAN MUTU PANEN BAWANG MERAH DI DESA PACET KECAMATAN PACET KABUPATEN MOJOKERTO Purwahyudi, Bambang; Afianti, Hasti; Ahmadi; Ananda, Adi; Febrina, Dewi Cahya; Saidah
Semeru: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 1 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Bhayangkara Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55499/semeru.v1i01.1106

Abstract

Bawang Merah adalah sebuah bumbu masak tradisional berwarna merah yang berbentuk umbi. Bawang merah dapat menambah cita rasa masakan dan terasa pedas apabila dikonsumsi langsung. Selain sebagai bumbu masak, bawang merah juga memiliki kegunaan untuk obat tradisional. Bawang merah banyak dibudidayakan di wilayah Indonesia untuk memenuhi kebutuhan bumbu masak tradisional. Salah satu tempat budidaya bawang merah berada di dusun Ledok desa Pacet Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto. Di daerah ini bawah merah setelah dipanen langsung dijual atau disimpan. Penyimpanan bawah merah tidak dapat dilakukan terlalu lama, karena kadar air bawang merah masih terlalu tinggi yang menyebabkan umbi bawang merah mudah rusak atau akan tumbuh tunas bila kondisi udara lembab. Adanya rumah pengering bawang (RPB) menjadi solusi dalam meningkatkan kualitas bawang merah, sehingga kadar air dapat diturunkan, sehingga bawang merah disimpan dalam waktu yang lama. Dalam pengabdian kepada masyarakat ini, implementasi instalasi listrik pada RPB dilakukan untuk menyediakan sumber energi listrik. Sumber energi listrik ini digunakan untuk mensuplai beban listrik pada RPB antara lain lampu, kipas angin (exhaust fan) dan beban lainnya. Adanya RPB ini yang sudah dilengkapi dengan instalasi listrik membuat masyarakat merasa sangat terbantu karena dapat dijadikan tempat untuk mengeringkan bawang merah dan RPB dapat dibangun dengan memanfatkan lahan yang tidak terlalu luas.
Co-Authors A. Athir Widadillah Adiananda Afianti, Hasti Agus Kiswantono Agus Muchsin Agus Muchsin Ahmad Ali Mashudi Ahmad Ibrahim Ahmad Jauhari Ahmad, Mansur AHMADI Alexandra Najwaa Mayshafa Amirullah Ananda, Adi Anda Wiyatu Sholekah Apriani, Nurhapni Apriliani, Putri Fitri Ariestiara, Ajeng Rahmadania Aris Armila Arya Yanuar, Fitra Asani, Fathur Ashar , Jabal Rahmat Ayu Fitri Wulandari Bambang Purwahyudi Bujava, Aditya CINDY MEILIZA DANIEL PEDRO SANTOSO Dede Rubai Misbahul Alam Dewi Cahya Febrina Dewi Febrina Diah Ayu Puspitasari Dian Mardiani, Dian Dita Mauli Diyah Efendy, Noor Eli Rosida Eva Iryani, Eva Fahmiah Asaf Fathul Zannah Fatiha Ikrima Maulida Aulia Fikri Fikri Fitriani, Nur Chalesa Friyandini, Ratna Gunawan, Syahrul Hannani Harahap, Diana Fajar Harahap, Diana Fajar Anggraini Hari Sucipto , Muh. Ibnu Haris , Abdul Haris, B. Ibrahim Henny Uswatun Hasanah, Henny Uswatun Husna, Jumiatul Irdina Aisyatu Fadilla Iskandar, Beni JH. Fahrizal Nur Rizky Khoirul Hidayat Kiswantono, Agus Kurnia, Adib Ahmad Kurnianto, Doni M. Burhanudin M. Faiz Rizal Assyauqi Marlina, Latifah Maryani Mochammad Imron Awalludin Muchtar Mucshin, Agus MUHAJIR Muhammad Akbar Muliati Muslim Taman, M. Mutaqin, Jaenal Nabila Jauharoh Nafisa Naufal Zidni, Moh Nazriyah Nur Hikmah Nur Hikmah Nurhasanah Rahmawati Rasida REGAN MUHAMAD RAYA DAULAY Renaldi Ritonga, Muhammad Ali Sukri Rizki Gunawan Hasibuan, Akmal Roihan Ramadhan, Muhammad Rukiah Rusdaya Basri, Rusdaya Sainun Sherina Sherlina Febriyanti Sholiha, Mar’atun Siti Hasanah Suarning Sudirman Sudirman L, Sudirman Sudirman Numba Sugeng Santoso Suluk Padang, Irwan Sutardi Swastika, Kinanti Syarifuddin Cn Sida Tahkta Istianatillah Tasbih Tasbih Vaneza Rizky Mahardini Wahyu Pratama, Erik Wahyuni, Andi Nirma Wathoni, Lalu Muhammad nurul Watiasih, Richa Zainal Said Zen, Puad