Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Application of Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) learning by al-Qur'an hadith teachers to the learning outcomes of al-Qur'an hadith at MAS DDI Tellu Limpoe, Sidrap Regency Suriana; Ahdar; Hamsa; Ambo Dalle; Usman
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Vol. 6 No. 4: October 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v6i4.5672

Abstract

This research aims to determine the results of implementing the Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) learning model on student learning outcomes, especially in the Al-Qur'an Hadith subject at MAS DDI Tellu Limpoe, Sidrap Regency. The research method used in this research is a quantitative experiment, where this method is a research method used to examine certain populations and samples. The type of research used in this research is a quasi-experimental design, where the groups are not chosen randomly but use two groups, namely the experimental group, namely the group that was given scientific Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) treatment, and the control group, namely the group that was treated with conventional learning. . The class selected as the experimental group was class XI IIS A with a total of 20 students, and the class selected for the control group was class XI IIS B with a total of 20 students. The results of the research show that the application of Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) learning by al-Qur'an hadith teachers to the learning outcomes of al-Qur'an hadith at MAS DDI Tellu Limpoe, Sidrap Regency has increased. From the research results from samples from each experimental class and control class, it shows that the learning outcomes of the Al-Qur'an hadith from the experimental class which was given the application of Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) were much higher than the control class which was not given the application of Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK). This is shown by the results of data analysis obtained from the experimental class and control class. The experimental class had an average pretest score of 81.05 and a posttest score with an average of 85.1, while the average pretest score of the control class was 81.00 and the posttest score was 83.15 on average. Thus, it is proven that classes with the application of Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) experience increased learning outcomes compared to classes that are not given the application of Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK).
PENERAPAN STRATEGI POLYA PADA PEMBELAJARAN IPA DALAM MENINGKATAKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH IPA DI KELAS VII MTs MUHAMMADIYAH PUNNIA KABUPATEN PINRANG Sri, Sri Rahayu; Abd. Halik; Ahdar
Edukimbiosis: Jurnal Pendidikan IPA Vol 1 No 1 (2022): Edukimbiosis: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Program Studi Tadris IPA IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang berjudul “Penerapan Strategi Polya Dalam Pembelajaran IPA Dalam Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah IPA Siswa Kelas VII MTs Muhammadiyah Punnia Kabupaten Pinrang”, bertujuan untuk mengetahui keefektifan strategi Polya dalam pembelajaran IPA dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan mendeskripsikan peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa pada soal IPA. Muhammadiyah Punnia, kelas VII MTs, saat teknik polya diterapkan. Masalah rendahnya kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah sains, khususnya saat mengerjakan topik sains matematika, memacu penelitian ini. Hal ini dibuktikan dengan hasil tes siswa yang berada di bawah ambang batas KKM, yaitu masih ditetapkan sebesar 75. Paradigma Kemmis dan Taggart (Penelitian Tindakan Kelas (PTK)) adalah sejenis penelitian. Ada empat tahapan dalam proses ini: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilakukan dalam tiga tahap. Nilai rata-rata pada siklus I adalah 71,3 dengan persentase siswa yang tuntas 45 persen dalam kategori D (kurang). Nilai rata-rata pada siklus II adalah 79,9, dengan persentase siswa yang tuntas 80 persen pada kualifikasi B. (Baik). Nilai rata-rata pada siklus III adalah 87,2 dengan persentase siswa yang tuntas 100 persen termasuk dalam kategori A (Sangat Baik). Berdasarkan hasil temuan dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi polya dalam pembelajaran IPA dapat meningkatkan kemampuan siswa kelas VII MTs Muhammadiyah Punnia dalam menjawab soal-soal IPA.
Pengembangan Butir Soal Assesment Berbasis Aplikasi Kahoot! pada Pembelajaran PAI di UPT SMAN 5 Parepare : Development of Assessment Questions Based on the Kahoot! Application in Islamic Religious Education Learning at UPT SMAN 5 Parepare Muh. Kasim; Buhaerah; Ahdar
IQRA JURNAL ILMU KEPENDIDIKAN & KEISLAMAN Vol 20 No 1: Januari 2025
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/iqra.v20i1.6607

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan butir soal asessmen berbasis aplikasi kahoot pada pembelajaran PAI sehingga dapat memudahkan dalam proses asessmen belajar dan terciptanya suasana yang menarik. Penelitian ini dilakukan dengan mengadopsi model pengembangan ADDIE (Analysis, Development, Implementation, dan Evaluation) meliputi: (1) Tahap analisis, (2) tahap desain, (3) tahap pengembangan, (4) tahap implementasi, dan (5) tahap evaluasi. Pengembangan butir soal asessmen berbasis aplikasi kahoot yang telah dikembangkan dilakukan oleh validator ahli materi dan ahli media, serta uji coba kelayakan berdasarkan respon peserta didik kelas XI.2 UPT SMAN 5 Parepare sebanyak 31 peserta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan butir soal asessmen pembelajaran berbasis aplikasi kahoot ini Valid, praktis dan efektif. Validasi ahli menunjukkan 82%. Kepraktisan bahan ajar ini ditunjukkan oleh presentase keterlaksanaan dan respon pengguna yang mencapai angka 92%. Adapun keefektifan pengembangan butir soal asessmen terlihat dari peningkatan hasil belajar, dengan 85% subjek uji coba mencapai KKM setelah menggunakan butir soal asessmen ini. Observasi aktivitas pengguna dan angket respon pengguna menujukkan presentasi 94% dan 98%. Dari hasil tersebut bahwa pengembangan butir soal asessmen berbasis aplikasi kahoot dinilai valid, praktis dan efektif.
Sinergitas Guru dan Orang Tua dalam Menanamkan Akhlak Mulia Peserta Didik: Synergy between Teachers and Parents in Instilling Noble Character in Students Murni; Ahdar; Buhaerah; Hamdanah; St. Aminah
IQRA JURNAL ILMU KEPENDIDIKAN & KEISLAMAN Vol 20 No 1: Januari 2025
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/iqra.v20i1.6655

Abstract

Sinergitas guru dan orang tua seringkali di anggap sepele oleh pihak sekolah sehingga tujuan pendidikan agama tidak tercapai khususnya banyaknya siswa yang tidak mendapatkan pendampingan yang maksimal dari pihak keluarganya terkait dengan akhlak mulia sehingga sinergitas kedua pihak harus diperhatikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Sinergitas Guru dan Orang Tua dalam menumbuhkan Akhlak Mulia Peserta Didik dan menganalisis Bentuk Sinergitas Guru dan Orang Tua dalam menumbuhkan Akhlak Mulia Peserta Didik di SMPN 5 Barru Kecamatan Tanete Rilau Kabupaten Barru. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dengan teknik pengumpulan data observasi dan wawancara kepada Kepala Sekolah dan 3 Guru. Dengan analisis data menggunakan data reduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Sinergitas guru dan orang tua dalam menumbuhkan Akhlak mulia peserta didik di SMPN 5 Barru Kecamatan Tanete Rilau Kabupaten Barru menunjukkan sinergitas yang baik melalui penanaman nilai moral dalam keluarga dan penananaman pembiasaan perilaku positif serta aspek pembiasaan ibadah dengan fokus utama pada pembinaan karakter siswa melalui pembelajaran dalam kelas dan didukung dengan pembinaan orang tua di lingkungan keluarga. 2) Bentuk sinergitas guru dan orang tua dalam menumbuhkan akhlak mulia peserta didik di SMPN 5 Barru Kecamatan Tanete Rilau Kabupaten Barru yaitu bentuk sinergitas melalui komunikasi secara rutin dilakukan pihak sekolah kepada orang tua siswa dalam upaya pengawasan dan pembimbingan, bentuk sinergitas lainnya yaitu bentuk sinergitas koordinasi melalui pertemuan secara langsung kepada orang tua melalui kegiatan sekolah dalam upaya untuk melakukan koordinasi terkait dengan bimbingan dan kerjasama orang tua dalam mewujudkan Akhlak mulia peserta didik yang diharapkan.
DAMPAK PENGGUNAAN SMARTPHONE TERHADAP MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK Rahmawati; Muzdalifah Muhammadun; Ambo Dalle; Usman; Ahdar
Dialektika : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3 No 2 (2025): Dialektika : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/dialektika.v3i2.12709

Abstract

Penelitian ini membahas pengaruh penggunaan smartphone terhadap minat belajar pesertadidik di MI Attaufiq Palanro Kecamatan Tanete Rilau Kabupaten Barru. Penelitian inimenggunakan pendekatan lapangan (field research) dengan metode observasi, wawancara, dandokumentasi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan pedoman wawancara, dan keabsahandata diuji melalui triangulasi metode, sumber data, antar-peneliti, dan teori. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa (1) minat belajar peserta didik di MI Attaufiq Palanro meningkat berkatfasilitas pembelajaran berbasis teknologi yang memadai, lingkungan belajar yang bersih dannyaman, serta metode pembelajaran kreatif dan inovatif yang menciptakan suasanamenyenangkan. (2) Penggunaan smartphone memiliki dampak positif, seperti membantu siswamencari informasi pembelajaran, meningkatkan kemandirian, serta menciptakan rasa senang dalambelajar. Namun, dampak negatif juga terlihat, seperti siswa menjadi malas membaca buku,kehilangan fokus, mudah bosan, stres akibat pembelajaran daring, serta kecanduan teknologi yangmengganggu hubungan sosial. Solusi untuk memaksimalkan dampak positif dan meminimalkandampak negatif adalah: (a) guru memberikan tugas tambahan, nasihat, dan bekerja sama denganorang tua untuk memantau perkembangan siswa; (b) orang tua mengawasi aktivitas penggunaansmartphone, memberlakukan aturan waktu dan jenis konten yang diakses. Dengan demikian,kolaborasi antara guru dan orang tua sangat penting untuk memastikan smartphone menjadi alatedukasi yang mendukung perkembangan siswa secara optimal.
Penguatan Kompetensi Literasi Digital Guru dan Mahasiswa untuk Desain dan Produksi Konten Pembelajaran Ahmad Zuhudy Bahtiar; Ahdar; Muh. Ilham Jaya; Nur Eva Yanti
Dialektika : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2 No 1 (2023): DIALEKTIKA: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/dialektika.v2i1.8470

Abstract

Kegiatan penelitian ini bertujuan untuk memfasilitasi kolaborasi antara guru, mahasiswa, dan dosen dalam upaya penguatan kompetensi literasi digital, khususnya untuk mempermudah guru dalam pembuatan konten pembelajaran. Kegiatan ini terfokus pada bidang pendidikan sebagai wadah utama pengembangan kompetensi literasi digital. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah Participatory Action Research (PAR), sebuah pendekatan yang membangun kolaborasi antara peneliti dan peserta untuk merancang penelitian, mengumpulkan data, dan mengambil tindakan guna memecahkan masalah sosial. Dalam konteks ini, mahasiswa mendapatkan bimbingan khusus untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan digital, dengan tujuan agar mereka dapat menjadi Asisten Mentor Dosen selama pelatihan atau workshop kepada guru.Pelaksanaan workshop melibatkan guru dalam latihan desain materi ajar melalui slide interaktif menggunakan Canva, serta pembuatan rekaman video pembelajaran baik melalui Canva maupun melalui proses shooting di ruang studio. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kompetensi literasi digital guru, tetapi juga memberikan kesempatan bagi guru dan mahasiswa untuk mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan digital mereka. Output yang diharapkan dari kegiatan ini adalah mampu menghasilkan konten pembelajaran yang inovatif dalam bentuk slide presentasi interaktif maupun video pembelajaran. Kesuksesan program ini akan tercermin dari kemampuan guru-guru untuk mengintegrasikan literasi digital ke dalam pembelajaran mereka, menciptakan lingkungan belajar yang dinamis dan relevan dengan perkembangan teknologi.
PENGARUH MEDIA BERBASIS WEB (WORDWALL) TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Anna Maryam; Ahdar; Hamsa
AL-MUADDIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 7 No. 3 (2025): Juli
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/muaddib.v7i3.1812

Abstract

This paper aims to examine whether web-based media (wordwall) has a significant or insignificant effect on the learning outcomes of Islamic Religious Education of grade 3 students at SDIT Bina Insan Parepare. This study uses a quantitative research type. The population of this study was 73 students. The research sample used was 42 samples. Data collection techniques used observation, questionnaires, and documentation. The data analysis techniques used were descriptive statistical analysis techniques and inferential statistical analysis techniques. The results of the study concluded that (1) The use of web-based media (wordwall) on grade 3 students at SDIT Bina Insan Parepare was 87.7% of the established criteria and was included in the Good category. (2) The level of learning outcomes of Islamic Religious Education of grade 3 students at SDIT Bina Insan Parepare was 85% of the established criteria and was included in the High category. (3) There is a significant influence between web-based media (wordwall) on the learning outcomes of Islamic Religious Education of grade 3 students at SDIT Bina Insan Parepare. This is based on the t-test. The t-test obtained a Sig. value of 0.003 <0.05 and obtained a t_count value of 3.147> t_table of 2.021 which means that Ho is rejected and H1 is accepted with a contribution of 19.8%. The implications in this study indicate that web-based media (wordwall) has a significant effect on the learning outcomes of Islamic Religious Education of grade 3 students at SDIT Bina Insan Parepare so that it is necessary to maintain and improve the learning process of Islamic Religious Education that is fun for students and utilize technology in the learning process that can improve the quality of Islamic Religious Education.
PENERAPAN MEDIA AUDIO VISUAL DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN FIQIH KELAS IX MATERI MAKANAN HALAL DAN HARAM DI MTS DDI ATTAQWA JAMPUE KABUPATEN PINRANG Maryam; Saleh; Kahar; Ahdar; Marhani
AL-MUADDIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 7 No. 3 (2025): Juli
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/muaddib.v7i3.1901

Abstract

Effective learning is learning that is able to condition students to have motivation and enthusiasm for learning, one of the obligations of educators is to use the media in learning activities. Among the media in question is audio visual media. But in reality the learning system at MTs At-Taqwa DDI Jampue that teachers still have minimal use of audio visual media for Fiqh learning material. The formulation of the problem in this study were: 1) What is the implementation of learning by using Audio Visual Media on Jurisprudence in class IX in MTs At-Taqwa DDI Jampue? 2) How do you improve student learning outcomes in Jurisprudence in MTs At-Taqwa DDI Jampue after using audio visual media? This research was a classroom action research. Data was collected through observation and tests, the object of this research was students of class IXMTs At-Taqwa DDI Jampue, amounting to 15 students. This research was conducted in two stages, namely the first cycle and second cycle. At the first cycle stage the results of observations of student activities have a percentage of 65% and in the second cycle increased by 19% and have been very effective at 84%. While for student learning outcomes in the first cycle the average final test was 78.7 with a percentage of classical completeness of 70%. After a reflection of the implementation of the action, in the second cycle the average final test increased by 85.8 with the percentage of classical completeness of 93%. The results of research conducted by researchers prove that there is an increase in learning outcomes of students in participating in Fiqh learning through the use of audio-visual media.
Professionalism of Female Teachers in Managing the Dual Role between Family and Work at Madrasah Tsanawiyah Khatibul Umam Kurma, Polewali Mandar Regency Salma; Sitti Jamilah Amin; Marhani; Amiruddin; Ahdar
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Vol. 7 No. 3: July 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v7i3.8324

Abstract

This thesis discusses the Professionalism of MTs Khatibul Umam Kurma Female Teachers in Carrying Out Dual Roles in Polewali Mandar Regency. This study aims to find out the description of female teachers at MTs Khatibul Umam Kurma, Polewali Mandar Regency and the professionalism of female teachers who carry out dual roles at MTs Khatibul Umam Kurma, Polewali Mandar Regency. This research is a field research using qualitative methods. Researchers go directly to the field through observations, in-depth interviews, and documentation. The data sources are school principals and female teachers at MTs Khatibul Umam Kurma, Polewali Mandar Regency. Furthermore, the data analysis used is the Milles and Huberman analysis technique. Meanwhile, the data validity testing technique used is triangulation. The results of the study show that (1) female teachers at MTs Khatibul Umam Kurma, Polewali Mandar Regency face the challenge of dual roles as educators and family members. A teacher must manage time effectively to balance teaching duties and domestic responsibilities. (2) The professionalism of female teachers is not only measured by academic competence and character, but also by emotional and social intelligence that allows them to remain innovative and adaptive. Communication skills, cooperative skills, problem solving, time management, and the application of a professional code of ethics are the main keys in carrying out these roles. Support from husbands, family, and colleagues is helpful in reducing pressure and strengthening the professionalism of female teachers.
Urgensi Perpustakaan IAIN Pare - Pare Dalam Meningkatkan Literasi Mahasiswa Fakultas Tarbiyah IAIN Pare-Pare Ahdar; Usman; Sukma
Jurnal Ilmiah Manajemen dan Kewirausahaan Vol. 1 No. 1 (2022): Januari: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Kewirausahaan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jimak.v1i1.229

Abstract

The urgency of the IAIN Parepare library for tarbiyah faculty students is one of the places to study and add insight. With the existence of a library, students can use the container to be used as a recreation area and look for reading references to support their literacy. This research is a type of qualitative research. The targets in this study were tarbiyah faculty students and library managers at IAIN Parepare. Data collection techniques were carried out through observation and interviews, equipped with data analysis techniques using data reduction and data presentation. The results of this study indicate that: 1) The use of libraries to improve student literacy at the Tarbiyah Faculty of IAIN Parepare, namely library development is a student need. 2) Increasing the literacy of Tarbiyah students of IAIN Parepare through the use of libraries, namely literacy as a supplement to improve students' mindsets and reasoning