Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Pembuatan Larvasida dan Pembentukan Kader P2V: Strategi Efektif Pengendalian Malaria Berbasis Komunitas Nurfadillah, Ayu Rofia; Rahim, Nirwanto K; Dumar, Bergita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 4, No 3 (2025)
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/phar.soc.v4i3.34143

Abstract

Malaria merupakan ancaman kesehatan masyarakat yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia, khususnya di wilayah endemis seperti Kabupaten Pohuwato dan Boalemo, Provinsi Gorontalo, yang mengalami Kejadian Luar Biasa pada triwulan pertama 2025. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader Pengendalian dan Pemberantasan Vektor (P2V) dalam pemanfaatan larvasida alami berbasis daun jeruk purut (Citrus hystrix) sebagai upaya pencegahan malaria berbasis lingkungan. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahap: Sosialisasi materi pencegahan malaria dan pengenalan larvasida alami, demonstrasi pembuatan larvasida oleh ahli, dan  simulasi langsung oleh kader dengan supervisi tim. Evaluasi menggunakan desain post-test only dengan kuesioner pemahaman. Hasil menunjukkan kompetensi kader yang homogen dengan median skor 30 (maksimal), simpangan baku rendah (0,5), dan 66,7% responden mencapai nilai tertinggi. Konsistensi ini memperkuat efektivitas edukasi pencegahan, responsivitas terhadap mobilitas populasi berisiko seperti pekerja tambang, serta keberlanjutan kolaborasi lintas sektor. Kesimpulan kegiatan ini menegaskan bahwa pelatihan berbasis praktik dengan pendekatan partisipatif efektif meningkatkan kompetensi kader dalam pengendalian vektor secara ramah lingkungan. Disarankan pelaksanaan program serupa secara berkala dengan cakupan wilayah lebih luas, serta integrasi dengan surveilans migrasi dan intervensi bagi kelompok rentan untuk mendukung target eliminasi malaria 2030.
Hubungan Kepatuhan Minum Obat ARV dengan Kualitas Hidup Penderita HIV/AIDS Nur Alifta Manopo; Nasrun Pakaya; Nirwanto K. Rahim
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 8: Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i8.8471

Abstract

HIV/AIDS merupakan masalah kesehatan global yang berdampak besar terhadap kualitas hidup penderitanya. pengobatan antiretroviral (ARV) merupakan terapi utama untuk menekan laju perkembangan virus. Namun, efektivitas terapi sangat bergantung pada tingkat kepatuhan penderita dalam mengonsumsi obat secara teratur. HIV atau Human Immunodeficiency Virus adalah virus yang menginfeksi sisitem imun manusia terutama sel CD4, sel limfosit T dan makrofag virus ini akan menyebabkan rusaknya fungsi dan sistem imun manusia. Sedangkan Acqired Immunodeficiency Syndrome atau yang dikenal sebagi AIDS adalah sekumpulan gejala yang bersamaan dengan infeksi atau sindrom yang disebabkan oleh gangguan sistem kekebalan tubuh pada manusia yang disebabkan oleh virus Human Immunodeficiency Virus (HIV). Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara kepatuhan minum obat ARV dengan kualitas hidup penderita HIV/AIDS. Menggunakan metode desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling.sampel berjumlah 35 penderita HIV/AIDS yang menjalani terapi ARV di RSUD Toto Kabila dengan menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebanyak 17 responden (48.6%) memeiliki kepatuhan kategori sedang,sementara sebanyak 8 responden memiliki kepatuhan tinggi (22.9%). Selain itu, sebanyak 29 orang (82.9%) memiliki kualitas hidup baik dan sebanyak 6 orang (17.1%) memiliki kualitas hidup buruk. Berdasarkan uji likelhood ratio menunjukan adanya hubungan antara kepatuhan minum obat ARV dengan kualitas hidup penderita HIV/AIDS dengan p value 0.043(p < 0.05) Diharapkan penelitian ini menjadi masukan terhadap Pihak rumah sakit d dalam upaya kepatuhan terhadap ARV dengan dampaknya terhadap kualitas hidup pasien.
Hubungan Hasrat Seksual dengan Kepuasan Seksual pada Pasangan Serodiscordant HIV Nurlin, Nurlin; Yusuf, Zuhriana K.; Rahim, Nirwanto K.
Journal of Language and Health Vol 6 No 1 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i1.5714

Abstract

Human Immunodeficiency Virus HIV yang menginfeksi sistem kekebalan tubuh manusia dan bekerja dengan cara merusak sel darah putih sehingga terjadinya penurunan fungsi pada sistem kekebalan tubuh seseorang.Hasrat seksual merupakan adanya stimulus erotic yang dapat menimbulkan rangsangan seksual melalui penglihatan, Pendengangaran, sentuhan dan imajinasi. Sedangkan kepuasan seksual merupakan kepuasan suami istri dalam melakukan hubungan seksual sebagai kesatuan fisik dari kedua belah pihak. Tujuan penelitian ini menganalisis Hubungan Hasrat Seksual dengan Kepuasan Seksual Pada Pasangan Serodiscordant Di RSUD Toto Kabila. Jenis penelitian ini menggunakan Non Probability Sampling dengan teknik pengambilan sampling total sampling dengan jumlah populasi 37 responden dan analisa data menggunakan uji Chi-square.Hasil penelitian didapatkan hasrat seksual pasangan Serodiscordant HIV baik sebanyak 25 responden (67.6%), kurang sebanyak 12 responden (32.4%). Responden yang memiliki kepuasan seksual pasangan Serodiscordant HIV puas sebanyak 27 responden (73%), sedangkan kepuasan seksual pasangan Serodiscordant HIV Kurang Puas Sebanyak 10 Responden (27%). Kesimpulan dari penelitian ini bahwa ada Hubungan Hasrat Seksual dengan Kepuasan Seksual Pada Pasangan Serodiscordant HIV di RSUD Toto Kabila dengan (P Value=0.000). Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan acuan untuk meningkatkan pengembangan program edukasi dan konseling yang lebih spesifik pada pasangan Serodiscordant HIV.
Gambaran Persepsi Perawat Dalam Penggunaan Instrumen CPOT Untuk Mengukur Nyeri Pada Pasien Kritis Di Ruang ICU RSUD Toto Kabila: Description of Nurses' Perceptions in Using the CPOT Instrument to Measure Pain in Critical Patients in the ICU of Toto Kabila Regional Hospital Maudy Balqish Pataria; Zulkifli B. Pomalango; Nirwanto K. Rahim
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 7: Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.8274

Abstract

Di ruang Intensive Care Unit (ICU) pengkajian nyeri yang dilakukan pada pasien kritis belum berjalan secara optimal, dimana belum diterapkannya instrumen pengkajian nyeri yang tepat terutama pada pasien dengan penurunan kesadaran. Salah satu instrumen yang dapat digunakan adalah Critical care pain observation tool (CPOT). Tujuan penelitian ini untuk menganalisis bagaimana persepsi perawat dalam penggunakan instrumen Critical Pain Observation Tool untuk mengukur nyeri pada pasien kritis di ruang ICU RSUD Toto Kabila. Metode penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh perawat yang bekerja diruang ICU Rsud Toto Kabila. Jumlah sampel 20 responden dengan menggunakan tehnik total sampling. Hasil penelitian didapatkan responden penelitian memiliki persepsi baik terhadap penggunaan instrumen CPOT untuk mengukur nyeri pada pasien kritis di ruang ICU Rsud Toto Kabila yaitu 20 responden dengan presentasi (100%). Instrumen CPOT dianggap mudah untuk dipahami, cepat untuk digunakan, mudah untuk diselesaikan dan indikatornya juga jelas saat digunakan mengukur nyeri pada pasien kritis. Instrumen CPOT juga memberikan pengaruh positif dan bermanfaat dalam praktik keperawatan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perawat memiliki persepsi baik dalam penggunaan instrumen CPOT untuk mengukur nyeri pada pasien kritis. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan informasi kepada perawat mengenai instrumen pengkajian nyeri yang tepat bagi pasien kritis.
Hubungan Pengetahuan dengan Sikap Kesiapsiagaan Bencana Banjir di Desa Tabumela Kecamatan Tilango Kabupaten Gorontalo: The Relationship Between Knowledge and Attitudes of Flood Disaster Preparedness in Tabumela Village, Tilango District, Gorontalo Regency Sri Wahyuni Kasim; Zuhriana K. Yusuf; Nirwanto K. Rahim; Sri Yulian Hunowu
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 7: Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.8311

Abstract

Banjir merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi dan memberikan dampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat. Pengetahuan yang baik mengenai bencana banjir dapat mendorong sikap kesiapsiagaan yang proaktif, sehingga dapat mengurangi dampak dan risiko yang ditimbulkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan sikap kesiapsiagaan bencana banjir di Desa Tabumela, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling, dengan populasi 691 KK dan sampel sebanyak 87 responden. Instrumen penelitian berupa kuesioner untuk mengukur pengetahuan dan sikap kesiapsiagaan bencana banjir. Analisa data menggunakan uji Chi-Square, dengan hasil p-value 0,000 menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan dengan sikap kesiapsiagaan becana banjir di Desa Tabumela Kecamatan Tilango Kabupaten Gorontalo. Kesimpulannya, semakin baik pengetahuan masyarakat, semakin baik pula sikap kesiapsiagaan mereka dalam menghadapi bencana banjir. Oleh karena itu, pemerintah diharapkan dapat meningkatkan program edukasi dan sosialisasi mengenai kesiapsiagaan banjir dengan melibatkan masyarakat secara aktif dalam setiap kegiatan.
Gambaran Toxic Relationship Dan Kesehatan Mental Pada Mahasiswa Jurusan Keperawatan Universitas Negeri Gorontalo: An Overview of Toxic Relationships and Mental Health in Nursing Students at Gorontalo State University Safira R. Pagau; Nurdiana Djamaluddin; Nirwanto Rahim
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 11: November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.9249

Abstract

Toxic Relationship atau hubungan beracun merupakan bentuk interaksi interpersonal yang berdampak negatif bagi salah satu atau kedua belah pihak, baik secara emosional maupun fisik. Hubungan ini dapat terjadi dalam berbagai konteks, termasuk hubungan romantis, pertemanan, keluarga, serta lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk Mengidentifikasi Toxic Relationship Mahasiswa sJurusan Keperawatan di Universitas Negeri Gorontalo. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode analisis deskriptif. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan Penelitian ini menggunakan teknik sampel Slovin, yaitu pengambilan sampel acak berstrata dengan jumlah sampel 243 responden. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan pembagian kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 64,6% mahasiswa Keperawatan Universitas Negeri Gorontalo mengalami gejala hubungan toxic, sementara 29,6% melaporkan hubungan sehat. Faktor-faktor seperti tekanan akademik, tuntutan sosial, dan masalah pribadi dapat memengaruhi tingkat kesehatan mental mahasiswa, sehingga dibutuhkan upaya lebih lanjut untuk mendukung mereka dalam mencapai kesejahteraan psikologis yang lebih baik. Dengan adanya penelitian ini diharapkan dukungan dari berbagai pihak baik dari pihak peruguruan maupun tenaga kesehatan untuk dapat memberikan edukasi maupun informasi tentang pola komunikasi sehat dan pencegahan Toxic Relationship dengan harapan dapat meningkatkan pengetahuan tentang Toxic Relationship dalam bersosialisasi.
Gambaran Kualitas Hidup Pada Lansia di Desa Buntulia Jaya: Overview of Quality of Life in the Elderly in Buntulia Jaya Village Widyawati Bawu; Ita Sulistiani Basir; Nirwanto K. Rahim
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 11: November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9314

Abstract

Masa lanjut usia (lansia) merupakan fase kehidupan yang ditandai dengan penurunan fungsi fisik, psikologis, sosial, dan spiritual yang berdampak pada kualitas hidup. Lansia memiliki karakteristik dan pengalaman hidup yang berbeda-beda, sehingga kualitas hidup mereka juga beragam. Penurunan kualitas hidup yang tidak ditangani dengan baik dapat memengaruhi kesejahteraan secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas hidup pada lansia yang tinggal di Desa Buntulia Jaya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 67 lansia yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner WHOQOL-BREF dan dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 45 responden (67,2%) memiliki kualitas hidup dalam kategori sedang dan 22 responden (32,8%) berada pada kategori kualitas hidup rendah. Tidak terdapat responden dengan kualitas hidup tinggi. Hasil ini menunjukkan bahwa sebagian besar lansia memiliki kemampuan beradaptasi yang cukup baik terhadap kondisi fisik dan sosial mereka, namun masih terdapat kebutuhan intervensi untuk meningkatkan kualitas hidup secara menyeluruh. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan acuan bagi profesi keperawatan, keluarga, dan masyarakat dalam memberikan dukungan kepada lansia guna meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup mereka.
Metode Peer Assisted Learning terhadap Pengetahuan dalam Upaya Mencegah Kekerasan Seksual Remaja Mohamad Wahyu Kasim; Vivien Novarina A. Kasim; Nirwanto K. Rahim
Journal of Telenursing (JOTING) Vol. 7 No. 6 (2025): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/8d94ej98

Abstract

This study aims to analyze the effect of peer-assisted learning on knowledge in preventing sexual violence among adolescents. The method employed was a quantitative approach, utilizing a pre-experimental research design and an intact-group comparison design. Bivariate analysis was performed using the Wilcoxon signed-rank test and the Mann-Whitney U-test. The results showed a p-value of 0.000 for the intervention and control groups. The Mann-Whitney test showed an effect of peer-assisted learning on knowledge of sexual violence (p = <0.05), with the intervention group having a mean score of 37.37 and the control group 17.63. Thus, there is a difference in knowledge of sexual violence between the intervention and control groups. In conclusion, the peer-assisted learning method affects knowledge in preventing sexual violence among adolescents at SMPN 1 Gorontalo City.   Keywords: Sexual Violence, Peer-Assisted Learning, Adolescents
The Relationship of Adolescents' Knowledge of Child Grooming with Sexual Violence Prevention Attitudes at SMAN 2 Gorontalo Rahmat Anugerah Manto; Siti Rahma; Nirwanto K. Rahim
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Vol. 8 No. 1: Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v8i1.9464

Abstract

Sexual violence against children and adolescents is a serious problem that continues to increase and requires special attention from various parties, including educational institutions. One form of violence that is often unaware of is child grooming, which is the perpetrator's attempt to build emotional closeness with the victim as the first step towards sexual violence. Adolescents' knowledge of child grooming plays an important role in shaping a preventive attitude towards such actions. This study aims to determine the relationship between adolescents' knowledge about child grooming and attitudes to prevent sexual violence at SMAN 2 Gorontalo. This study is a quantitative research with a Cross-Sectional approach. The population in this study amounted to 1,147 respondents and a sample of 297 respondents using the Cluster Random Sampling technique. This research instrument uses a questionnaire that has been tested for validity and reliability. Bivariate analysis using the Spearman Rho test. The results of the study obtained a P-Value = <0.001 (< ? (0.05) with a correlation value of 0.527, which means that there is a significant and quite strong relationship between adolescents' knowledge of child grooming and sexual violence prevention attitudes at SMAN 2 Gorontalo. This research is expected to be a reference and can be developed for future research, especially in examining other factors that can affect attitudes to prevent sexual violence.
The Effect of Providing Education on Secondary Sex Changes During Puberty on Knowledge in Adolescent Girls in Man Insan Cendekia Gorontalo Nurmelisa R. Djaini; Ika Wulansari; Nirwanto K. Rahim
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Vol. 8 No. 1: Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v8i1.10023

Abstract

In adolescence, a person experiences rapid development both physically, psychologically and socially. The most noticeable changes are physical changes that occur naturally and sometimes adolescents are unaware of these changes. Changes in puberty are related to the maturity of the reproductive organs, physical and sexual maturity, one of which is the development of secondary sex, but many adolescents do not know about the development of secondary sex, therefore, there is a need to make efforts to increase adolescent knowledge, one of which is by providing education. This study aims to analyze the effect of providing education about secondary sex changes during puberty on knowledge in adolescent girls at Man Insan Cendekia Gorontalo. The design of this study uses quantitative research using pre-experiment with a pre-test-post test without control group design. The population in this study is 60 young women at MAN Insan Cendekia. The sample was taken using the purposive sampling technique with a total of 38 respondents who met the inclusion criteria. The level of knowledge was measured using a knowledge questionnaire instrument. Data analysis was conducted using a paired t-test. The results of the study found that the p-value = 0.000 (<0.05), so it can be concluded that there is an effect of providing education about secondary sex changes during puberty on knowledge in adolescent girls at Man Insan Cendekia Gorontalo. The conclusion is that education about secondary sex changes significantly increases adolescents' knowledge of secondary sex development as it relates to their physical development.
Co-Authors Abdul Wahab Pakaya Adjie, Mohammad Agung Adolo, Sri Mauliddina Agung Waluyo Ahmad Aswad Akase, Kurniawan A. Ali, Nabila Salsabila H. Alyaa Aladawiyah Lalapa Anindya Prananda Ishak Antu, Mihrawaty S Arifin Suking Astrit Lamadi Ayu Rofia Nurfadhilah Ayu Rofia Nurfadillah Basir, Ita Sulistiani Dea Aprilya A. Mano Desy Sulistiawati Alimudin Dewi Apriani Dunggio Dewi Suraynigsih Hiola Djamaluddin , Nurdiana Dumar, Bergita Dungga, Elvie F. Eko Santoso Elvie F. Dungga Erwin Purwanto Filsa Husain Firmawaty, Firmawaty Gani, Febriansyah M. Herlina Jusuf Hunawa, Rachmawaty Dirham Hunowu, Sri Yulian Hunta, Fairuz Adilisty Husain, Filsa Ika Wulansari Indra Ino, Mirsa Setyawan Isra Nur Ita Sulistiani Ita Sulistiani Ita Sulistiani Ita Sulistiani Basir Jamal Bahua Johan Arya Harun Kaluku, Nur Sasya Aulia Kasiem, Vivien Novarina A. Kasim, Mohamad Wahyu Katili, Ansar Kevin Efrain Tololiu M Soeli, Yuniar M. Yusril Ihza Djakaria Mano, Dea Aprilya A. Maryam Rauf Maudy Balqish Pataria Mirsa Setyawan Ino Moh Amin Mosi Mohamad Wahyu Kasim Mohamad, Clara Alvioni Puteri I Mohamad, Parlan Mosi, Moh Amin Nasrun Pakaya Nikma Suryana Harun Nis Fenti Tongkonoo Nur Afdillah Husa Nur Alifta Manopo Nur Ayun R Yusuf Nur Ayun R. Yusuf Nur Ayun R. Yusuf Nur Fitriah Jumatrin Nurdiana Djamaluddin Nurdiana Djamaluddin Nurdiana Djamaluddin Nurdin, Zulkifli T. Nurfadhillah, Ayu Rofia Nurlin Nurlin, Nurlin Nurlinda Shafitri R. Paris Nurmelisa R. Djaini Paris, Nurlinda Shafitri R. Parlan Mohamad Poloalo, Amanda Rizki Popalo, Siti Rahma Febri Prisilia Nur Fadila Masionu Rachmawaty Hunawa Rahman, Syahrul Rahmat Anugerah Manto Reasioanto, Candra Rhein Djunaid Rhein Djunaid Djunaid Ridha Hafid Ronaldi Rosmin Ilham Rosmin Ilham Safira R. Pagau Saleh, Rahmatia Sabrun Salwia Hunowu Sartika Siti Rahma Sitti Fatimah M. Arsad Sitti Fatimah Meylandri Arsad Sitti Roskina Mas Soeli, Yuniar M. Sri A. Ibrahim Sri Rahayu A. Aswadi Sri Wahyuni Kasim Sri Yona Suleman Ibrahim Sulistiani, Ita Suwardha Yunus Suwarly Mobiliu Suwarly Mobiliu Vivien Novarina A. Kasim Vivien Novarina Kasim Widyawati Bawu Wirda Y Dulahu Wulansari, Ika Yugita Achmad Yuniar M Soeli Yuniar M. Soeli Yuniar M. Soeli Yuniar M. Soeli Yuniar M. Soeli Yuniar Mansye Soeli Yuniar Mansye Soeli Yunisa Bakari Yunus, Suwardha Yusuf, Nur Ayun R. Zuhriana K. Yusuf Zuhriana K. Yusuf Zuhriana K.Yusuf Zulkifli B. Pomalango Zulkifli B. Pomalango