Claim Missing Document
Check
Articles

REVITALISASI PENDIDIKAN MELALUI INOVASI AI: UPAYA BAGI GURU-GURU DI SUMBA Audrey Louise Makatita1; Yoin Matulessy; Anita Tamu Ina; Darius Imanuel Wadu; Iona Lisa Ndukalarak; Mayun Nggaba
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 03 (2024): JUNI 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas bagaimana penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) dapat membantu meningkatkan pendidikan di Pulau Sumba Kami mengeksplorasi cara di mana AI dapat membantu guru-guru dalam mengajar lebih efektif dan mempersonalisasi pengalaman belajar siswa. Namun, kami juga menyadari bahwa masih ada tantangan seperti akses terhadap teknologi dan pelatihan bagi guru. Dalam artikel ini, kami menyoroti pentingnya kerjasama antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan komunitas lokal untuk mengatasi hambatan ini dan memastikan keberhasilan penggunaan AI dalam pendidikan di Sumba. Hasil dari kegiatan PkM ini adalah sebesar 85,42% para guru memahami berbagai model pembelajaran dan berharap mendapat pelatihan yang lebih lagi dari kegiatan PkM ini.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa melalui Model Pembelajaran Kooperatif STAD Menggunakan Media Kartu Pertanyaan Disertai LKPD TTS di SMA Negeri 2 Umalulu Ndai, Kartini Rambu; Ina, Anita Tamu; Huda, Marleni Rosalia Ndapa
Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu Vol. 5 No. 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/pelita.5.2.2025.891

Abstract

Peningkatan hasil belajar siswa menjadi salah satu tantangan utama dalam pendidikan. Model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan penggunaan media inovatif seperti kartu soal dan LKPD TTS diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar siswa. Penelitian ini penting untuk menguji efektivitas penerapan model dan media tersebut dalam meningkatkan hasil belajar kognitif dan afektif siswa di SMA Negeri 2 Umalulu, dengan harapan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik di SMA Negeri 2 Umalulu melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions) yang dibantu dengan media kartu soal dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbentuk teka-teki silang (TTS). Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas X MIPA yang terdiri dari 30 peserta didik. Penelitian dilakukan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada hasil belajar kognitif dan afektif siswa. Pada hasil belajar kognitif, persentase ketuntasan pada pra-siklus hanya 24%, meningkat menjadi 73% pada siklus I, dan 85% pada siklus II. Begitu pula pada hasil belajar afektif, yang mengalami peningkatan dari 30% pada pra-siklus, menjadi 82% pada siklus I, dan 90% pada siklus II. Penelitian ini membuktikan bahwa penerapan model pembelajaran STAD dengan media kartu soal dan LKPD TTS dapat meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan.
MODEL KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH MENGGUNAKAN BOOKLET DAN LKS KAHOOT UNTUK PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII Tammar, Jeli Dembi; Ina, Anita Tamu; Tamaela, Kevin Andrea
INDIGENOUS BIOLOGI : JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS BIOLOGI Vol 8 No 2 (2025): INDIGENOUS BIOLOGI : JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS BIOLOGI
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Kristen Artha Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33323/indigenous.v8i2.729

Abstract

Hasil belajar merupakan suatu proses pembentukan karakater melalui proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk mengukur hasil belajar siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Umalulu melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match menggunakan media booklet dan Lembar Kerja Siswa (LKS) kahoot. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada hasil belajar siswa. Pada tahap prasiklus, 4 siswa mencapai ketuntasan belajar, sementara 23 siswa tidak tuntas. Setelah penerapan model pembelajaran Make A Match pada siklus I, jumlah siswa yang tuntas meningkat menjadi 18 siswa dan pada siklus II terjadi peningkatan menjadi menjadi 24 siswa. Sementara itu, keaktifan siswa juga mengalami peningkatan. Pada prasiklus, 6 siswa yang menunjukkan keaktifan belajar. Siklus I ada peningkatan menjadi 17 siswa. Siklus II, seluruh siswa menunjukkan keaktifan dalam pembelajaran. oleh karena itu penerapan model pembelajaran kooperatif tipe make a match berbantuan booklet dilengkapi LKS kahoot dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas VIII SMP Negeri 2 Umalulu.
HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN NHT BERBANTUAN MEDIA FLIPBOOK DAN LKPD WORD SQUARE DI SMP NEGERI 1 UMALULU Ana Awa, Ana Rambu; Ina, Anita Tamu; Ndjoroemana, Yohana
INDIGENOUS BIOLOGI : JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS BIOLOGI Vol 8 No 2 (2025): INDIGENOUS BIOLOGI : JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS BIOLOGI
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Kristen Artha Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33323/indigenous.v8i2.730

Abstract

Media pempelajaran merupakan salah satu perangkat pendukung dan penentu hasil belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat hasil belajar siswa di SMP N 1 Umalulu setelah diberi perlakuan model pembelajaran NHT berbantuan media flipbook serta LKPD word square. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Hasil penelitian menunjukan peningkatan hasil belajar yang signifikan setelah diterapkan model pendidikan NHT berbantuan media flipbook serta LKPD word square. Pada sesi prasiklus, 22,58% siswa yang mencapai nilai KKM. Pada siklus ke satu terjadi peningkatan menjadi 64,51%. Hasil belajar setelah siklus II, jumlah siswa yang tuntas mencapai 93,54%. Pada aspek psikomotorik, untuk prasiklus diperoleh data 32,26% siswa tuntas, siklus I meningkat menjadi 67,74% tuntas, dan untuk siklus ke 2 diperoleh persen ketuntasan hasil belajar 87,10%. Data ini menunjukan adanya pengaruh positif penerapan model pembelajaran NHT berbantuan media flipbook serta LKPD word square terhadap hasil belajar siswa dan aspek psikomotorik siswa.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning Didukung Media Smart Box Dan Kartu Domino Di SMP Negeri 1 Umalulu Bunggih, Agustina Uru; Ina, Anita Tamu; Enda, Riwa Rambu Hada
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.11631

Abstract

The purpose of this study is to improve student learning outcomes after using problem-based learning models assisted by smart box media and domino cards. The results of this study indicate that the application of problem-oriented learning methods, known as Problem Based Learning, combined with tools such as smart boxes and domino cards, can improve students' academic achievement, especially in the material on the earth and the solar system. The cause of this study is the low academic results of students caused by the selection of inappropriate methods. This study uses a classroom action method that is carried out in two cycles through four stages, namely: planning, implementation, observation, and reflection. The results of the study showed a significant increase in learning outcomes after the application of problem-based learning methods using smart box media and domino cards. In the cognitive aspect, in the pre-cycle, only 22.58% of students met the minimum completion standard, while in cycle I, the percentage increased to 38.30%, and in cycle II, the number of students who achieved completion jumped to 90.33%. In the affective aspect, in the pre-cycle, there were 16.12% of students who achieved completion, this figure increased to 70.97% in cycle I, and in cycle II increased again to 90.55%. Therefore, the results of this study indicate that the use of problem-focused learning models supported by smart box media and domino cards has proven effective in improving student learning outcomes, both in terms of cognitive and affective aspects. 
Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Number Head Together Berbantuan Media Leaflet Terhadap Hasil Belajar Siswa di SMAN 1 Restorasi Umbu Ratu Nggay Talu Riwu, Alpi Gaba; Ina, Anita Tamu; Tamaela, Kevin Andrea
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 7 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v5i7.3416

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar Biologi siswa kelas XII di SMAN 1 Restorasi Umbu Ratu Nggay, di mana sebagian besar siswa belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan. Kondisi ini diduga disebabkan oleh model pembelajaran yang kurang variatif dan minimnya pemanfaatan media pembelajaran. Riset ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran  Kooperatif Tipe Number Head Together Berbantuan Media Leaflet Terhadap Hasil Belajar Siswa Di SMAN 1 Restorasi Umbu Ratu Nggay. Riset ini ialah penelitian Eksperimen dengan pendekatan kuantitatif yang memiliki sifat asosiatif. Sampelnya yang diimplementasikan dalam studi ini mencakup dua kelas, yaitu Kelas XII IPA A (kelas kontrol) jumlahnya 20 orang dan XII IPA B (kelas eksperimen) jumlahnya 19 orang dengan jumlah keseluruhan 39 orang  di SMAN 1 Restorasi Umbu Ratu Nggay. Untuk pengumpulannya data, metode yang diimplementasikan meliputi wawancara, pengujian dan dokumentasi. Proses analisis data dilaksanakan melalui beberapa tahapan, termasuk: Uji Validitas, reliabilitas, normalitas, homogenitas, dan uji t (independent sampel t-test). Dari hasil berpengaruh  signifikan terhadap H0, H1. Analisis hipotesis dengan mengimplementasikan independent sampel  t-test menunjukkan  nilai (2-tailed) yang mengindikasikan bahwa  model pembelajaran kooperatif tipe Number Head Together Berbantuan Media Leaflet memberikan dampak yang signifikan terhadap hasil belajarnya siswa.
PENGGUNAAN MODEL NHT BERBANTUAN POP-UP BOOK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMP NEGERI 1 KAMBERA Apu, Salestina Tamu; Ina, Anita Tamu; Matulessy, Yoin Meissy
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i4.7533

Abstract

This study aims to describe the improvement of students’ learning outcomes after the implementation of the cooperative learning model Numbered Heads Together (NHT) assisted by Pop-up Book media integrated with crossword puzzles in the topic of the human reproductive system for Grade IX students of SMP Negeri 1 Kambera. The problem identified was that only 38.46% of students achieved mastery, due to monotonous learning processes, teacher-centered lectures, and limited media variation. To address this issue, the study applied the NHT cooperative learning model combined with Pop-up Book media and interactive student worksheets (LKPD). The research was conducted in two cycles, each consisting of planning, implementation, observation, and reflection stages. Data were collected through cognitive tests (post-tests), affective observations using assessment rubrics, and documentation, then analyzed quantitatively. The results showed a significant improvement in both cognitive and affective domains. In the pre-cycle stage, mastery was only 19% (cognitive) and 23% (affective). After implementing the NHT model with the support of Pop-up Book media and interactive worksheets, mastery increased to 62% (cognitive) and 69% (affective) in cycle I, and further reached 92% (cognitive) and 96% (affective) in cycle II. Overall, there was a 73% increase across both aspects. Thus, it can be concluded that the implementation of the NHT cooperative learning model assisted by Pop-up Book media and interactive worksheets is effective in improving students’ learning outcomes, both cognitively and affectively, in Grade IX E of SMP Negeri 1 Kambera. ABSTRAKPenelitian ini, bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimanakah peningkatan hasil belajar peserta didik setelah penerapan model kooperatif tipe Numbered Head Together berbantuan media Pop-up Book dilengkapi TTS pada materi sistem reproduksi manusia di kelas IX SMP Negeri 1 Kambera. Berdasarkan permasalahan ditemukan bahwa hanya 38,46% hasil belajar siswa yang tuntas, karena proses pembelajaran yang monoton, berpusat pada ceramah guru, serta kurang variasi media. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) yang dipadukan dengan media Pop-up Book dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) interaktif. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, yang masing-masing mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Data diperoleh dari tes kognitif (post-test), pengamatan afektif melalui rubrik pengamatan, serta dokumentasi, kemudian dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian memperlihatkan adanya peningkatan signifikan pada ranah kognitif dan afektif siswa. Pada tahap pra siklus, ketuntasan kognitif hanya 19% dan afektif 23%. Setelah menggunakan model NHT dengan dukungan Pop-up Book dan LKPD interaktif, ketuntasan meningkat menjadi 62% (kognitif) dan 69% (afektif) pada siklus I, lalu mencapai 92% (kognitif) dan 96% (afektif) pada siklus II. Secara keseluruhan, terjadi kenaikan sebesar 73% pada kedua aspek. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model kooperatif NHT berbantuan Pop-up Book dan LKPD interaktif efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa, baik kognitif maupun afektif, pada kelas IX E SMP Negeri 1 Kambera.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL JIGSAW BERBANTUAN MEDIA BUKU SAKU DI SMP NEGERI 3 WAINGAPU Mandjarama, Febriany Imerin; Ina, Anita Tamu; Matulessy, Yoin Meissy
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i4.7534

Abstract

Jigsaw is a learning model that emphasizes learning on students, namely involving students in groups and solving a problem. This study aims to improve cognitive learning outcomes and students' learning interests through the application of the jigsaw type cooperative learning model in science subjects in class VIII D at SMP Negeri 3 Waingapu. The study was divided into three cycles: The first stage was the pre-cycle which was carried out on July 28, 2025, cycle I was carried out on July 29, 2025, and cycle II was carried out on July 31, 2025. The method used in this study was classroom action research that utilized the Kemmis and Mc Taggart research model which consisted of improving 1). Planning, 2). Action, 3). Observation and 4). Reflection. The results of the study showed that the utilization of the application of the jigsaw type cooperative learning model in science subjects showed significant cognitive learning outcomes and learning interest results. The cognitive learning outcomes in the pre-cycle stage reached a percentage of 43.75%, in the first cycle stage reached a percentage of 71.87%, and in the second cycle stage reached a percentage of 90.62%. It can be seen that each cycle saw a significant increase. The results of students' learning interest in the pre-cycle reached a percentage of 53.12%, in the first cycle reached a percentage of 65.62%, and in the second cycle reached a percentage of 90.62%. ABSTRAKJigsaw merupakan model pembelajaran yang menitik beratkan pembelajaran pada peserta didik yakni melibatkan peserta didik didalam kelompok dan memecahkan suatu masalah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatakan hasil belajar kognitif dan minat belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw pada mata pelajaran IPA  di kelas VIII D di SMP Negeri 3 Waingapu. Penelitian dibagi menjadi tiga siklus: Tahap pertama yaitu pra siklus yang dilaksanakan pada tanggal 28 Juli 2025, siklus I dilaksanakan pada tanggal 29 Juli 2025, dan siklus II dilaksanakan pada tanggal 31 Juli 2025. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang memanfaatkan model penelitian Kemmis dan Mc Taggart yang terdiri dari peningkatan 1). Perencanaan, 2).Tindakan, 3). Observasi dan 4). Refleksi. Hasil penelitian menunjukkan pemanfaatan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw pada mata pelajaran IPA terlihat hasil belajar kognitif dan hasil minat belajar yang signifikan. Hasil belajar kognitif pada tahap pra siklus mencapai presentase 43,75%, pada tahap siklus I mencapai presentase 71,87%, dan tahap siklus II mencapai presentase  90,62% dapat terlihat setiap siklus terjadi peningkatan yang signifikan. Hasil minat belajar peserta didik pada pra siklus mencapai presentase53,12%, pada siklus I mencapai presentase 65,62%, dan pada siklus II mencapai presesntase 90,62%.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Dengan Model Pembelajaran Make a Match Berbantuan Media Pembelajaran Wizer.me Di Lengkapi LKS Interaktif Di SMP Negeri 3 Waingapu: (Improvement Of Student Learning Outcomes With Implementing a Make a Match Learning Model Assisted by Media Learning Wizer.me In Complete With Interactive LKS At SMP Negeri 3 Waingapu) Inda, Hernida Hada; Ina, Anita Tamu; Huda, Marleni Rosalia Ndapa
BIODIK Vol. 11 No. 04 (2025): December 2025 (inprogress)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biodik.v11i04.50028

Abstract

This study aims to improve student learning outcomes through the application of the Make A Match model with Wizer.me learning media equipped with interactive LKS. This study is a classroom action research (CAR) using a descriptive qualitative approach, which was carried out in 2 stages, namely cycle I and Cycle II involving 32 people. The learning outcomes of students in cycle I had an average value of 66.25, there were 25 people who completed with a percentage of 78%, 7 people did not complete with a percentage of 22%. The Affective aspect assessment obtained an average value of 65.75. There were 21 people who completed with a percentage of 66%, while 11 people did not complete with a percentage of 34%. In cycle II, the cognitive aspect experienced an increase in the average posttest value of 80.25, there were 3 people who completed with a percentage of 91%, while 3 people did not complete with a percentage of 9%. The Affective Aspect Assessment cycle II averaged 73.25. 30 students completed with a percentage of 94%, while 2 people did not complete with a percentage of 6%. The achievement of learning outcomes in Cycle II was very satisfactory above KKTP 65. It can be concluded that the make a match learning model assisted by wizer.me learning media equipped with interactive LKS can improve student learning outcomes at SMP Negeri 3 Waingapu. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapkan model  Make A Match dengan media pembelajaran Wizer.me yang dilengkapi lembar kerja interaktif. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, yang dilaksanakan dalam 2 tahap yaitu siklus I, dan Siklus II dengan melibatkan 32 orang peserta didik. Peningkatan hasil belajar peserta didik pada siklus I memiliki nilai rata-rata sebesar 66,25 dari nilai post-test ini terdapat 7 peserta didik yang tidak memenuhi kriteria pencapaian tujuan pembelajaran (KKTP) 65, sedangkan yang memenuhi KKTP terdapat 25 peserta didik dari 32 orang peserta didik. Untuk melihat presentase yang mencapai KKTP adalah 78% sedangkan presentase yang tidak mencapai KKTP sebanyak 22 orang. Pada siklus I penilaian aspek Afektif memperoleh nilai rata-rata sebesar 65,75. Terdapat 21 siswa dalam kategori baik/cukup dengan persentase 66, sementara 11 siswa dikategorikan kurang dengan persentase 34. Hasil belajar siswa menunjukkan bahwa nilai Afektif Siklus 1 meningkat dari pra-siklus. Pada siklus II, aspek kognitif mengalami peningkatan lagi dengan skor rata-rata posttest 80,25, terdapat 3 siswa yang tidak memenuhi kriteria minimum KKTP 65, yang memenuhi KKTP terdapat 29 siswa dari 32 siswa, sedangkan yang tidak memenuhi KKTP terdapat 3 siswa. Persentase siswa yang mencapai KKTP adalah 91%. Persentase siswa yang tidak mencapai KKTP sebesar 9%, pada siklus II hasil belajar siswa sangat baik. Aspek afektif siklus II memiliki nilai rata-rata 73,25 yang dikategorikan sangat baik. Terdapat 30 siswa dengan persentase 94%, sedangkan 2 siswa dikategorikan kurang dari 6%. Berdasarkan data yang diperoleh, pencapaian hasil belajar pada Siklus II sangat memuaskan karena banyak siswa yang memperoleh nilai di atas KKTP, yaitu 65. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Make A Match berbantuan media pembelajaran Wizer.me yang dilengkapi lembar kerja interaktif dapat meningkatkan hasil belajar siswa di SMP Negeri 3 Waingapu.
Co-Authors Agustinus Umbu Luwa Djongu Alexander Kaka Aloysius Rivaldi Talo Ana Awa, Ana Rambu Andrew Setiawan Ratu Djingi Aply Rambu Day Apu, Salestina Tamu Arifudin Arifudin Aryanti Huki Landutana Ataluda, Ningsih Rambu Audrey Louise Makatita1 Audrey Makatita Audrey Makatita Awang, Irene Ana Awang, Richarlians Landu Awang, Sriratna Maramba Bano, Vidriana Oktoviana Bunggih, Agustina Uru Danga, Yumika Yaku Darius Imanuel Wadu Day, Aply Rambu Dilak, Eduar Dolon Dilak, Eduard Dolon Enda, Riwa Rambu H. Enda, Riwa Rambu Hada Ensi Bangu Kahi Erfy Melany Lalupanda Erfy Melany Lalupanda Erfy Melany Lalupanda Erfy Melany Lalupanda Erli Dai Waha Erlia Vany Roselince Eut, Felitas Rambu Ema Ferdi U.H. Hamataka Ferdinand Ndawa Lu Remindima Grasela Adythia Nawar Hamataku, Ferdi Umbu Hoki Huda, Marleni Rosalia Ndapa Humba, Elsanti Ana Humbang, Ade Ida Dembi Inda, Hernida Hada Iona Lisa Ndukalarak Isda Bana Ata Siwu Iven Patu Sirappa Jati, Mayesti Rambu Jawaray, Wilfridus Balla Jelita M.R. Kalli Jelita Muluana Kalli Jelita Muluana Rasi Kalli Jesi Tenga Lunga Kambombu, Simson Hiwal Kartini R. Ndai Kawawu Taranau, Ospensius Kusumanegara, Agus Lalupan, Erfy Melany Lalupanda, Erfy Melany Lemba, Selvina Padu Lobo, Murry Albert Agustin Makaborang, Yohana Makatita, Audrey louise Makatita, Audrey Louse Makatita, Audrey Luoise Mandjarama, Febriany Imerin Maria Wanda Matulessy, Yoin Meissy Mayun Nggaba Mbana, Febyningsi Rambu Ladu Mbati, Miranti Dai Merni Harabi Loda Mura, Desri Windi Rambu Nani, Irmalia Lunga Narwasti Dehu Mboru Ndai, Kartini Rambu Ndapa Huda, Marleni Rosalia Ndjoeroemana, Yohana Ndjoroemana, Yohana Netri R. Sida Orfi Randjamandi Panda, Getrudis Melansia Rambu Feny Radandima Rewa, Arni Hada Rewa, Karolina Albina Ribka Kareri Hara Riwa Rambu Hada Enda Riwa Rambu Hada Endah Riwu, Alpi Gaba Talu Sem Nggala Dehi Sriratna Maramba Awang Susani Rambu Anahau Talu Riwu, Alpi Gaba Tamaela, Kevin Andrea Tammar, Jeli Dembi Tanahomba, Aprito Kapenga Trivanka Ersiane Eli Vidriana Oktoviana Bano Vidriana Oktoviana Bano Wagi, Ranian Rambu Roku Wori Hana Yesti R.Y. Danga Yohana Makaborang Yohana Makaborang Yohana Makaborang Yohana Makaborang Yohana Makaborang Yohana Ndjoeroemana Yohana Ndjoeroemana Yoin Matulessy Yoin Meissy Matulessy Yowa, Yohana Tangu Yubinanto Konda Meha Yulius, Chatrine Gracela Putri Yunita Suhartini Milla