p-Index From 2021 - 2026
6.917
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi P2M STKIP Siliwangi Journal of Governance The Indonesian Journal of Public Administration (IJPA) Jurnal Manajemen Indonesia Jurnal Organisasi Dan Manajemen Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Journal of Secretary and Business Administration Journal of Law Science Tourism Scientific Journal Jurnal Ilmu Sosial Politik dan Humaniora (Jisora) Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi SIASAT Journal Jurnal Papatung : Jurnal Ilmu Administrasi Publik, Pemerintahan dan Politik Ministrate: Jurnal Birokrasi dan Pemerintahan Daerah PROFESI (Profesional Islam): Media Publikasi Penelitian PREMIERE : Journal of Islamic Elementary Education Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Ilomata International Journal of Social Science Berdikari : Jurnal Ekonomi dan Statistik Indonesia International Journal of Science and Society (IJSOC) Jurnal Publik: Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Administrasi Negara Jurnal DIALEKTIKA : Jurnal Ilmu Sosial Empowerment Journal Indonesian Governance Journal (Kajian Politik-Pemerintahan) Jurnal Keperawatan Duta Medika Jurnal Kegawatdaruratan Medis Indonesia Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal Of Medicine And Health Sciences (Medisci) Journal Of Economic Sciences (Ekuisci) Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Journal of Advanced Research in Social Sciences and Humanities Bilingua Indonesian Governance Journal : Kajian Politik-Pemerintahan Lasalle Health Journal Galen: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan Jurnal Sekretaris & Administrasi Bisnis
Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Kompres Hangat Pada Leher Untuk Mengurangi Nyeri Kepala Pada Penderita Hipertensi Di Desa Ngaru-Aru Putri Lia Sari; Mulyaningsih
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 7 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i7.1762

Abstract

Hipertensi adalah penyakit yang dapat menyerang siapa saja baik muda maupun tua. Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi medis serius yang secara signifikan meningkatkan risiko jantung, otak, ginjal, dan penyakit lainnya. Data Kabupaten Boyolali (2023) menunjukkan jumlah hipertensi sejumlah 208.770 orang. Terapi non-farmakologis yang dapat dilakukan yaitu kompres hangat untuk mengurangi nyeri pada penderita hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk Mendiskripsikan hasil implementasi penerapan terapi kompres hangat untuk mengurangi nyeri kepala pada penderita hipertensi. Penerapan ini menggunakan studi kasus dengan 2 responden penderita hipertensi yang mengalami nyeri kepala. Penerapan kompres hangat dilakukan sebanyak 3 kali dalam 1 minggu selama 15-20 menit. Setelah dilakukan penerapan kompres hangat terdapat penurunan skala nyeri pada pasien yang diberi terapi kompres hangat yaitu skala nyeri ringan skala 2 dan skala 1. Penerapan kompres hangat pada leher dapat mengurangi nyeri pada penderita hipertensi.
Penerapan Senam Prolanis Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Gondangrejo Nanda Gita Pratiwi; Mulyaningsih
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 7 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i7.1775

Abstract

Hipertensi merupakan keadaan dimana tekanan darah seseorang diatas batas normal. Dikatakan hipertensi apabila tekanan darah di sistolik >140 mmHg dan diastolic >90 mmHg. Menurut WHO hipertensi pada tahun 2023 jumlah orang penderita hipertensi hampir dua kali lipat selama tiga dekade terakhir menjadi 1,3 miliar. Puskesmas gondangrejo telah memiliki upaya dalam menangani hipertensi dengan pemberian obat tekanan darah pada saat kontrol rutin serta program olahraga senam hipertensi setiap hari Jum’at pagi setiap sebulan sekali.Tujuan: Mengetahui hasil penerapan senam prolanis terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di Wilayah Gondangrejo. Metode:Jenis penelitian ini menggunakan studi kasus. Hasil: tekanan darah sebelum penerapan Ny. G 152/98 MmHg (Hipertensi grade 1) dan tekanan darah sesudah penerapan Ny. G 134/84 (high normal), tekanan darah sebelum penerapan Ny. D 151/95 MmHg (Hipertensi grade 1) dan sesudah penerapan Ny. D 138/88 MmHg (high normal). Kesimpulan: terdapat penurunan tekanan darah pada Ny. G dan Ny. D setelah di lakukan penerapan senam prolanis
Penerapan Rendam Air Hangat Garam Terhadap Skala Nyeri Pada Lansia Dengan Gout Arthritis Anastasya Yuntia Eka Wardani; Mulyaningsih
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 7 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i7.1780

Abstract

Gout Arthritis merupakan fenomena radang sendi yang disebabkan oleh penumpukan kristal asam urat pada sendi. Ketika kadar asam urat meningkat, maka akan mengakibatkan peradangan sehingga dapat terjadi nyeri pada persendian. Untuk mengurangi nyeri yang dirasakan penderita dapat dilakukan penatalaksanaan nonfarmakologis seperti rendam air hangat garam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui skala nyeri gout arthritis pada lansia sebelum, sesudah dan perbandingan responden selama penerapan rendam air hangat garam. Penelitian deskriptif melalui studi kasus dengan menerapkan rendam air hangat garam pada 2 responden. Kriteria inklusi yaitu lansia penderita gout arthritis dengan nyeri ringan dan sedang, lansia yang memiliki skala skor SPMSQ yaitu skor salah tidak lebih dari 5. Rendam air hangat dengan garam dilakukan selama 7 hari dengan durasi 20 menit, pengukuran menggunakan intensitas skala nyeri Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah penerapan. Hasil studi menunjukkan adanya penurunan nilai skala nyeri sebelum dan sesudah terapi rendam air hangat dengan garam. Kedua responden mengalami penurunan dari nyeri sedang menjadi nyeri ringan. Pemberian terapi rendam air hangat garam berpengaruh terhadap penurunan skala nyeri pada lansia dengan gout arthritis.
Penerapan Teknik Genggam Jari Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Nopiya Nur Hidayati; Mulyaningsih; Muhammad Natsir
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 7 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i7.1790

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas di Indonesia, terutama pada kelompok pra lansia. Salah satu metode non-farmakologis yang dapat digunakan untuk menurunkan tekanan darah adalah teknik genggam jari, yaitu metode relaksasi yang melibatkan stimulasi pada jari-jari tangan untuk membantu mengaktifkan sistem saraf parasimpatis dan menurunkan respon stres. Tujuan: Mengetahui hasil perbedaan tekanan darah sebelum dan sesudah perepan teknik genggam jari pada penderita hipertensi. Metode: Jenis penelitian ini studi kasus yang menggunakan metode deskriptif, melibatkan 2 responden. Hasil: Teknik genggam jari, peneliti menyatakan bahwa terdapat penurunan tekanan darah sebelum dan sesudah dilakukan selama 5 hari berturur-turut di pagi dan sore hari selama 30 menit. Kesimpulan: Teknik genggam jari dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.
Application of Guided Imagery Therapy in Hypertension Patients at Kartini General Hospital Karanganyar Rahmawanti, Dinda; Mulyaningsih; Listyorini, Dewi
Jurnal Kegawatdaruratan Medis Indonesia Vol. 4 No. 2: August 2025
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/jkmi.v4i2.498

Abstract

Background: Guided imagery therapy is a technique that uses an individual's imagination with the specific aim of achieving control and relaxation. Relaxation can have a direct effect on bodily functions. The effects of relaxation include reducing muscle tension, improving concentration, lowering respiratory rate and pulse, as well as decreasing blood pressure. Objective: To determine the effectiveness of Guided Imagery therapy in reducing blood pressure among hypertensive patients at Kartini General Hospital Karanganyar. Methods: This study employed a descriptive case study approach, involving two hypertensive patients at Kartini General Hospital Karanganyar who had high blood pressure. The therapy was administered once daily for 20 minutes over a period of one day. Results: After undergoing Guided Imagery therapy for one day (one session of 20 minutes conducted in the afternoon), both respondents showed a reduction in blood pressure. Conclusion: Guided Imagery therapy has proven effective in helping to lower blood pressure among hypertensive patients and can be recommended as a management strategy for reducing blood pressure in hospital settings and the broader community.
Penerapan Senam Ergonomik Untuk Menurunkan Tekanan Darah Pada Lansia Penderita Hipertensi Anita Rahmawati; Mulyaningsih
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 8 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i8.1837

Abstract

Seiring bertambahnya usia, lansia mengalami penurunan fungsi fisiologis organ tubuh akibat proses penuaan maupun penyakit, salah satunya hipertensi. Hipertensi pada lansia merupakan masalah kesehatan yang umum terjadi akibat penurunan fungsi organ dan kurangnya aktivitas fisik. Salah satu metode nonfarmakologis yang efektif untuk menurunkan tekanan darah adalah senam ergonomik. Senam ergonomik efektif dan efisien dalam memelihata kesehatan tubuh dimana dapat mengendalikan posisi atau kelenturan sistem saraf dan aliran darah, memaksimalkan suplai darah ke otak, membuka sistem kecerdasan, membakar asam urat, kolestrol, gula darah dan kekebelan tubuh. Tujuan; untuk mengetahui pengaruh senam ergonomik terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Metode; Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan dua responden lansia, yang mengikuti senam ergonomik selama 15–20 menit, 3 kali dalam seminggu selama 1 minggu. Hasil; Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tekanan darah pada kedua responden dari kategori hipertensi sedang menjadi hipertensi ringan. Kesimpulan; senam ergonomik efektif membantu menurunkan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi jika dilakukan secara teratur.
Penerapan Senam Tera Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi Anisa Yuniati; Mulyaningsih
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 8 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i8.1838

Abstract

Lansia lebih rentan mengalami berbagai penyakit degeneratif dibanding dengan usia muda. Salah satunya yang sering timbul tanpa gejala adalah hipertensi. Angka kejadian hipertensi di Indonesia mencapai 36%. Riset Kesehatan Dasar Indonesia menunjukan prevalensi kejadian hipertensi di provinsi Jawa Tengah tahun 2023 sebanyak 8.554.672 orang atau sebesar 38,2% dari seluruh penduduk. Prevalensi hipertensi di Puskesmas Gambirsari tahun 2023 sebanyak 6.751 tertinggi di kota Surakarta, salah satu terapi non farmakologis yang dapat diberikan pada penderita hipertensi lansia adalah senam tera. Tujuan: Mengetahui hasil perbandingan tekanan darah sebelum dan sesudah dilakukan penerapan senam tera pada lansia. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian dengan pendekatan studi kasus dengan melakukan observasi tekanan darah pada 2 responden lansia , dilakukan 6x dalam 2 minggu selama 30 menit. Instrument yang digunakan Blood Pressure Monitor. Hasil : Adanya penurunan tekanan darah sebelum dilakukan penerapan senam tera pada Ny. Z kategori hipertensi grade 2 sedangkan Ny. S kategori hipertensi grade 1 dan setelah dilakukan penerapan senam tera tekanan darah Ny. Z dan Ny. S terdapat persamaan mengalami penurunan 1 grade. Kesimpulan : Penerapan senam tera dapat menurunkan tekanan darah pada lansia hipertensi pada kedua responden
Evaluasi Persiapan Pemerintah Daerah dalam Mengadopsi Smart City Studi Kasus Pemerintah Daerah Kota Pariaman, Kabupaten Balangan, Kota Yogyakarta, Kabupaten Blora, dan Kota Ternate Mulyaningsih; Widiastuti, Ika; Fauzi, Fahmi
Jurnal Ekonomi Dan Statistik Indonesia Vol 5 No 2 (2025): Berdikari: Jurnal Ekonomi dan Statistik Indonesia (JESI)
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/jesi.05.02.07

Abstract

Transformasi menuju smart city menjadi prioritas strategis bagi pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan kualitas layanan publik, efisiensi tata kelola, dan pembangunan berkelanjutan. Namun, kesiapan adopsi konsep ini sangat bervariasi antar wilayah, dipengaruhi oleh faktor kelembagaan, teknologi, sumber daya manusia, regulasi, dan pendanaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kesiapan Pemerintah Daerah Kota Pariaman, Kabupaten Balangan, Kota Yogyakarta, Kabupaten Blora, dan Kota Ternate dalam mengimplementasikan smart city secara menyeluruh. Menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain studi kasus eksploratif, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi lapangan, studi dokumentasi, dan penyebaran kuesioner kepada pemangku kepentingan internal dan eksternal. Temuan menunjukkan bahwa kesiapan infrastruktur digital dan komitmen manajerial berada pada tingkat memadai, namun masih terdapat tantangan signifikan dalam hal penguatan kapasitas sumber daya manusia, keterpaduan regulasi, dan keberlanjutan pendanaan. Analisis tematik dan deskriptif mengungkap adanya ketimpangan antar dimensi kesiapan, serta pentingnya sinergi lintas sektor untuk mendukung implementasi yang efektif. Penelitian ini berkontribusi terhadap pengembangan model evaluasi kesiapan daerah berbasis kerangka Technology Readiness Model (TRM), Giffinger’s Smart City Framework, dan Technology Acceptance Model (TAM), yang secara konseptual mampu menangkap kompleksitas kesiapan digital di tingkat lokal. Implikasi dari hasil penelitian ini mendorong perlunya penyusunan roadmap transformasi digital yang kontekstual, peningkatan kompetensi digital aparatur, serta reformasi kebijakan yang adaptif guna memastikan keberhasilan program smart city di daerah non-metropolitan.
Deskripsi Perilaku Birokrasi dalam Pelayanan Perizinan Usaha Mikro Widiastuti, Ika; Mulyaningsih; Sumarna, Eeng; Geohansa, Ahmad; Fauzi, Fahmi
Jurnal Ekonomi Dan Statistik Indonesia Vol 5 No 2 (2025): Berdikari: Jurnal Ekonomi dan Statistik Indonesia (JESI)
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/jesi.05.02.08

Abstract

Pelayanan publik merupakan cerminan langsung dari kualitas birokrasi, terutama dalam konteks pemerintah daerah yang menjadi ujung tombak interaksi dengan masyarakat, termasuk dalam hal perizinan usaha mikro. Namun, pelayanan birokrasi sering kali diwarnai dengan masalah prosedural, keterbatasan komunikasi, dan rendahnya responsivitas, yang pada akhirnya menghambat kemudahan berusaha di tingkat lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam perilaku birokrasi dalam proses pelayanan perizinan usaha mikro, serta mengidentifikasi pola, hambatan, dan dinamika interaksi yang terjadi antara aparatur dan pelaku usaha. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan strategi pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi, yang dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku birokrasi ditandai oleh dominasi prosedur formal, rendahnya keterbukaan informasi, variasi sikap personal aparatur, serta adanya diskresi dalam pengambilan keputusan pelayanan. Hambatan struktural dan budaya organisasi turut memperkuat ketidakefisienan layanan, sementara persepsi pelaku usaha menunjukkan adanya pengalaman ambivalen terhadap kualitas pelayanan yang diterima. Penelitian ini berkontribusi pada penguatan teori street-level bureaucracy dengan mengusulkan dimensi baru berbasis konteks sosial-kultural birokrasi lokal, serta memberikan implikasi praktis dalam merancang kebijakan pelayanan publik yang lebih adaptif, etis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat usaha mikro.
Deksripsi Pelayanan Administrasi Publik Berbasis Digital di Kecamatan Studi Kasus Kecamatan Cibinong Widiastuti, Ika; Mulyaningsih; Geohansa, Ahmad
Jurnal Ekonomi Dan Statistik Indonesia Vol 5 No 2 (2025): Berdikari: Jurnal Ekonomi dan Statistik Indonesia (JESI)
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/jesi.05.02.09

Abstract

Digitalisasi pelayanan publik telah menjadi salah satu pilar utama dalam agenda reformasi birokrasi di Indonesia, sebagaimana diamanatkan dalam kebijakan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Namun, implementasi layanan administrasi digital di tingkat kecamatan sebagai ujung tombak pelayanan langsung kepada masyarakat menghadapi berbagai tantangan teknis dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pelayanan administrasi publik berbasis digital yang diterapkan di Kecamatan Cibinong, mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat implementasinya, serta menganalisis persepsi masyarakat terhadap kebijakan tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sistem digital telah mencakup beberapa jenis layanan utama dan mempercepat proses birokrasi, efektivitasnya masih dibatasi oleh rendahnya literasi digital masyarakat, keterbatasan infrastruktur, serta ketergantungan petugas pada mekanisme manual saat terjadi gangguan teknis. Respons masyarakat bervariasi, dengan sebagian besar warga usia produktif menunjukkan penerimaan yang positif, sedangkan kelompok rentan seperti lansia mengalami hambatan signifikan. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris terhadap literatur mengenai implementasi e-Government di tingkat lokal dengan menekankan pentingnya pendekatan partisipatif dan berbasis kebutuhan masyarakat dalam merancang layanan digital. Temuan ini juga merekomendasikan peningkatan kapasitas digital masyarakat dan perbaikan koordinasi lintas sektor sebagai langkah strategis untuk memperkuat keberlanjutan pelayanan publik berbasis teknologi informasi di tingkat kecamatan.
Co-Authors Abdullah Ramdhani Ade Burhanudin Ade Setiadi Adinda Dwi Haniza Ahmad Geohansa Akbar, Gugun Geusan Akbar, Gugun Geusan Akmala Hadita Alif Muhammad Suhada Anastasya Yuntia Eka Wardani Anisa Ismawanti Anisa Yuniati Anita Rahmawati Arika Hafizhah Annabila Astrid Rahmayanti Benni Yandiana Dea Rahma Wulan Devega, Lidya Septia Dewi Listyorini, Dewi Dewi Noor Ratri, Erika diah Ahmad Edah Jubaedah Edi Tito Eeng Sumarna Elsa Dewiyana Erika Dewi Noorratri Eska Dwi Prajayanti Fahmi Fauzi Fajar Putradi, Didit Fauzi, Fahmi Febrina, R. Ismira Fihudha, Ganis Dina Geohansa, Ahmad Geusan Akbar, Gugun Gumilar, Budi Gan Gan Gumilar, Budi Gan Gan Gumilar Heni Safitria Ieke Sartika Iriany Ika Widiastuti Ika Widiastuti, Ika Ikeu Kania Indrawan, Fani Irma Nurul Fauziah Kadarusman, Alit Kusmiati, Eti Luluh Abdilah Kurniawan Maya Sulistia Masrifa Mila Meliana Mirza Azkia Muhammad Adiba Muhammad Natsir Mulyana, Agung Putra Nadia Dwi Puspitasari Nanda Gita Pratiwi Nazilah Hidayah Mubarokah Nopiya Nur Hidayati Novi Silvia Nurroniah Novie Susanti Suseno NURHADI Nurhadi Nurnafajrin, Riska Oktavia Putri Fadila Opid Opid Purnama Indah Marshela Puteri Santika, Aprilia Putradi, Didit Fajar Putri Eliyani Putri Lia Sari Rahmat Nugraha Rahmawanti, Dinda Regtria Cahaya Maulida ROSTIENA PASCIANA Rostiena Pasciana Sedarmayanti, Sedarmayanti Setiadi, Ade Silmi Halimatussya Siti Patonah Siti Salma Sopa Siti Marwah Sukardi Sugeng Rahmad Sumarna, Eeng Sutiawan, Irwan Tidi Orchida Triana H.S., Yagus Ulumudin, Aceng Vindy Ramdani WAHYUNI wahyuni wahyuni Wawan Hermawan Yagus Triana Yagus Triana HS yudiardi, dodi Yusana, Acep